Senin, 31 Januari 2022

Mabes NGO Ngluruk Kantor Pemkab Pamekasan, Tuntut Tolak Fattah jasin

Massa pengunjuk rasa

Pamekasan – Lebih seratus orang  pengunjuk rasa menolak Fattah Jasin sebagai bakal calon Wakil Bupati Pamekasan. Senin (31/1/2022).

Sementara yang masuk daftar calon Pengganti Antar Waktu (PAW) Wakil Bupati Pamekasan ada dua, antara lain Fatah Yasin (mantan ASN Provinsi Jatim) dan Agus Mulyadi (mantan Kepala Dinas Perizinan Kabupaten Pamekasan).

Dua nama diatas tersebut sudah disepakati partai koalisi pasangan Berbaur yang terdiri dari PKB, PAN, PKS dan Gerindra.

Abdus Salam Marhaen dalam orasinya: Innalillahi wainnailaihi rojiun Telah mati hati nurani serta kecerdasan Bupati Pamekasan dan 45 ekor Anggota Dewan dalam memilih calon Wabub import seperti Fattah Jasin yang diduga tersandung kasus korupsi.”

Bupati dan DPRD diduga telah melacurkan dirinya hanya demi kepentingan uang dan mahar rekomendasi dari partai pengusung Berbaur,” ungkap Abdus Salam Marhaen dalam orasinya.

"Terkutuklah kalian wahai Bupati dan DPRD karena kalian telah mengkhianati Alm. Wabub (Rojei)  karena kalian telah abai dan tidak bisa menjaga marwah orang Pamekasan."

Sementara Korlap Aksi lainnya Ach Sujei menyampaikan, bahwa Fattah Jasin terindikasi tersandung kasus korupsi di Tulungangung. Dan entah kenapa Bupati masih mangusulkan calon Wabub import? Apakah di Pamekasan tidak ada yang layak untuk diusulkan menjadi calon Wabub? Jangan jadikan Pamekasan menjadi tempat pembuangan produk politisi “gagal? tegas Ach Sujei dalam orasinya.

Kami atas nama Markas Besar Lintas LSM Kabupaten Pamekasan (MABES NGO), menuntut kepada panitia pemilihan cabut dan batalkan calon Wabub Fattah Jasin,” timpalnya.

Sementara Ketua DPRD Pamekasan, Fathor Rohman, M.Si menyampaikan beberapa patah kata dihadapan para demonstran:

“Bahwasanya kami masih menunggu hasil verifikasi faktual dulu. Jadi itu yang perlu kami sampaikan kepada adik-adik sekalian,” tandasnya. (Sl/Yant Kaiy)



Minggu, 30 Januari 2022

Telusur: Menyingkap Masa Hidup Syekh Ali Akbar Pasongsongan

Daun pintu Astah Syekh Ali Akbar Pasongsongan yang menerangkan wafat dan beberapa gelar beliau. (Foto: Yant Kaiy)

Catatan: Yant Kaiy

Seorang pengamat sejarah berasal dari Bondowoso lewat pesan singkat di sosial media bertanya tentang masa hidup Syekh Ali Akbar. Saya katakan, Syekh Ali Akbar meninggal dunia pada 14 Jumadil Akhir 1592 Hijriah atau Sabtu, 28 Maret 1592 Masehi.

Catatan tentang wafat beliau terdapat di daun pintu Astah Syekh Ali Akbar di Dusun Pakotan Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Tulisan berhuruf Arab di daun pintu itu juga menerangkan beberapa gelar yang diberikan Raja Sumenep terhadap beliau.

Dari bukti valid ini tentu tak bisa terbantahkan kalau jasa-jasa beliau sangat besar terhadap Kerajaan Sumenep.

Untuk tidak menimbulkan keragu-raguan tentang cerita dari mulut ke mulut (folklor) di tengah-tengah masyarakat, saya kemudian mencari bahan bacaan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep.

Berikut beberapa Raja Sumenep yang berkuasa di masa hidup Syekh Ali Akbar:

- Pangeran Adipoday (1399-1415)

- Pangeran Jokotole (1415-1460)

- R. Wigonando (1460-1502)

- P. Siding Puring (1502-1559)

- RT. Kanduruan (1559-1562)

- P. Wetan dan P. Lor (1562-1567)

- R. Keduk (1567-1574)

- R. Rajasa (1574-1589)

- R. Abdullah (1589-1626)

Demikian, kalau kita telisik dari masa hidup Syekh Ali Akbar yang disejajarkan dengan para Raja Sumenep yang berkuasa.[]



Tri Sutrisno Effendi, SH (TriLaw) Minta Harus Bijak Menyikapi ASN Memakai Baju Beratribut Parpol

Tri Sutrisno Effendi, SH

Sumenep - Viral dipemberitaan beberapa media online dan group WhatsApp hari ini, dimana seorang ASN yang menggunakan baju beratribut salah satu partai politik menjadi pembincangan dibeberapa group WhatsApp.

ASN yang diketahui seorang pendidik disalah satu sekolah menengah atas Kabupaten Sumenep berinisial T, memakai atribut partai politik pada saat menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak erupsi gunung Semeru  Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Ahad (5/12/2021) lalu.

Menanggapi hal tersebut, seorang pemerhati hukum Tri Sutrisno Effendi, SH (akrab di kenal TriLaw) menyampaikan, sesuai aturan seorang ASN memang tidak boleh ikut serta dalam ke anggotaan partai atau giat-giat politik.

"ASN itu wajib netral. Tidak boleh mendukung atau menjadi anggota partai politik. Apalagi sudah jelas ada larangan yang mengaturnya. Akan tetapi kita juga harus bijak dalam menyikapi permasalahan itu," ujarnya pada apoymadura.com. Ahad (30/1/2022)

Lanjutnya," Apa benar ASN yang berinisial T itu menjadi anggota partai politik tersebut. Jikalau memang terbukti menjadi anggota partai politik harus diberikan tindakan tegas," katanya.

Lebih jauh Ayek TriLaw menambahkan, kita juga harus klarifikasi kepada yang bersangkutan jangan sampai pemberitaan itu hanya sepihak tanpa ada konfirmasi yang jelas.

"Kejadiannya itu sudah hampir 2 bulan yang lalu. Tumben, kok baru sekarang muncul pemberitaan itu. Kalau memang terbukti harusnya dilaporkan saja ke lembaga ataupun instansi yang berwenang," tegasnya.

Didalam pemberitaan tersebut, bantuan yang dilakukan ASN berinisial T dengan memakai atribut partai politik itu rupanya tidak dilakukan sendirian, melainkan dengan beberapa orang yang sama-sama memakai atribut partai politik.

 Iin (jurnalis Megapost), salah satu teman ASN  berinisial T, saat itu juga bersama-sama memberikan bantuan ke lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru mengatakan, bahwa pada saat itu tidak ada unsur kesengajaan inisial T untuk memakai atribut partai politik

 “Kami berangkat bersama 5 orang dari Sumenep, salah satunya Mas T itu, untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru Lumajang. Setibanya di lokasi, kami tidak diperkenankan masuk kecuali dari partai politik atau lembaga kemasyarakatan. Sehubungan pada saat itu Mas T tidak punya baju ataupun seragam, agar bisa diperkenankan masuk untuk memberikan bantuan, saya pinjamkan baju saya untuk dipakai. Jadi itu sesungguhnya bukan baju Mas T. Saya siap mempertanggungjawabkan ucapan ini kalau memang dibutuhkan untuk klarifikasi. Jujur, saya yang anggota Partai Nasdem. Bukan Mas T," cerita Iin bersemangat. (Sl/Yant Kaiy)



Gila Rindu



Gila Rindu

Puisi: Yant Kaiy


hati rindu bergelora

luas samudra dikalahkannya

untaian kata begitu sempit

tak bisa lagi menjabarkanya

 

tak bisa hinggap kelain bunga

selain dia pujaan jiwa

tiap waktu rautnya menjelma

terbayang akan kecantikannya

 

apakah dia merasakan getar rinduku

meski cinta tak harus memiliki.

 

Pasongsongan, 30/1/2022



Bantuan Sembako Almana Dihadiri Kapolsek Kangayan

Kapolsek Kangayan  IPDA Miftahol Rahman SH.MH diacara Bakti Sosial Almana.

Sumenep – Almana (Alumni Nurul Hidayah) Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep memberikan bantuan sembako terhadap warga yang kurang mampu didaerah Kangayan. Selain sembako, ditambah lagi bantuan baju dan uang. Ahad (30/1/2022).

Kegiatan bakti sosial Almana ini dihadiri Kapolsek Kangayan IPDA Miftahol Rahman SH.MH dan jajarannya.

“Saya turut senang dan bangga terhadap warga disini. Berbagi itu indah. Peduli terhadap warga kurang mampu itu sangat baik. Dalam tuntunan agama sendiri juga amat dianjurkan,” ujar Kapolsek Kangayan kepada apoymadura.com dan beberapa awak media.

Lebih jauh Kapolsek Kangayan menambahkan, jalinan kebersamaan semacam ini perlu terus diagendakan agar tercipta kerukunan dan cinta kasih terhadap sesama.

Hadir pula dalam kegiatan bakti sosial Almana ini Forpimka Kangayan, Ketua Almana dan Pengurus Yayasan Nurul Hidayah. (Yant Kaiy)



Sabtu, 29 Januari 2022

Cuaca Terkini di Pelabuhan Pasongsongan: Nelayan Tetap Dilarang Melaut

Alimurrahman sedang berada di Pelabuhan Pasongsongan-Sumenep. (Foto: Yant Kaiy)

Sumenep – Keadaan cuaca masih belum membaik di sekitar wilayah Pelabuhan Pasongsongan Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Angin sesekali berhembus kencang. Tinggi gelombang juga tidak aman bagi perahu untuk berlayar. Namun intensitas curah hujan biasa-biasa saja. Ahad (30/1/2022).

Menurut Alimurrahman, Staf UPT Pelabuhan Perikanan Pasongsongan, dirinya masih tetap memberikan lampu merah kepada para nelayan untuk melaut.

“Kita menjaga kemungkinan yang tidak dikehendaki bersama. Situasi dan kondisi cuaca saat ini tidak mendukung bagi nelayan untuk menangkap ikan. Yang kami khawatirkan, angin kadang-kadang bertiup kencang,” ujar Alimurrahman pada apoymadura.com.

Lagi pula saat ini perahu para nelayan Pasongsongan banyak yang hijrah ke Pelabuhan Bintaro Gapura dan Pelabuhan Talango Kabupaten Sumenep. Mereka mencari ikan disana. Lantaran cuacanya amat kondusif.

“Kita tunggu hingga pertengahan Pebruari. Kita tidak ingin berspekulasi dalam persoalan ini,” tegas Alimurrahman. (Yant Kaiy)



Bersama Ibu, Kapolres Sumenep Tinjau Vaksinasi Covid-19 Siswa TK Kemala Bhayangkari 81

Vaksinasi Covid-19 di TK Kemala Bhayangkari 81

Sumenep - Kapolres Sumenep, AKBP Rahman Wijaya, S.I.K., S.H., M.H., didamping Ibu Ketua Bhayangkari Cabang setempat, meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia dini (6 sampai 11 tahun) di TK Kemala Bhayangkari 81. Sabtu (29/1/2022).

Sejumlah siswa di TK Kemala Bhayangkari 81 Kabupaten Sumenep, terlihat tanpa merasa takut ketika divaksin Covid-19.

"Gerakan vaksinasi ini merupakan tindak lanjut dan langkah positif dari pemerintah dalam rangka melindungi anak usia dini dari Covid-19 khususnya varian baru yang sekarang mulai pandemik jenis Omicron," ujarnya.

Kapolres berharap siswa yang divaksinasi akan mempercepat proses kekebalan tubuhnya dari Covid-19, sehingga proses pembelajaran tatap muka secara penuh dapat dilakukan.

“Kita berharap dengan sukses vaksinasi anak seperti ini, kedepan proses belajar tatap muka dapat berjalan normal. Dan anak-anak dapat menimba ilmu di sekolah lebih maksimal,” pungkasnya. (Sl/Yant Kaiy)



Harlah NU dan Macapat Lesbumi MWC NU Pasongsongan

Akhmad Jasimul Ahyak, Ketua Lesbumi MWC NU Pasongsongan-Sumenep. (Foto: Yant Kaiy)

Sumenep – Pada Harlah NU ke-96 Lesbumi MWC NU Pasongsongan Kabupaten Sumenep akan mengadakan pementasan Macapat Madura. Program tersebut disampaikan langsung Ketua Lesbumi Pasongsongan, Akhmad Jasimul Ahyak, S.Pd.I di kediamannya tadi sore. Sabtu (29/1/2022).

“Kami telah mengagendakan seni pertunjukan Macapat Madura itu jauh hari sebelumnya. Rencana ini telah kami komunikasikan bersama jajaran pengurus MWC NU Pasongsongan awal Januari kemarin. Rekan-rekan banyak yang mengamini,” terang Jasimul, panggilan akrabnya.

Ia memang sangat peduli terhadap seni tradisi Macapat Madura yang kurang peminatnya itu. Tapi dirinya tidak patah semangat.

“Dengan menggali warisan budaya leluhur lewat acara-acara resmi, diharapkan nantinya bisa menumbuhkan gairah belajar terhadap generasi muda. Ikhtiar semacam ini perlu dilanjutkan supaya Macapat Madura tidak musnah,” ujar Jasimul.

Lebih jauh Jasimul mengatakan, bahwa pagelaran Macapat Madura itu ditempatkan di rumah salah seorang aktivis muda NU Pasongsongan.

“Di rumah saudara Totok, Desa Panaongan. Bukan di panggung terbuka karena musim hujan. Pelaksanaannya, Sabtu malam, tanggal 5 Pebruari, ” ucap Jasimul mengakhiri. (Yant Kaiy)

Sumenep – Pada Harlah NU ke-96 Lesbumi MWC NU Pasongsongan Kabupaten Sumenep akan mengadakan pementasan Macapat Madura. Program tersebut disampaikan langsung Ketua Lesbumi Pasongsongan, Akhmad Jasimul Ahyak, S.Pd.I di kediamannya tadi sore. Sabtu (29/1/2022).

“Kami telah mengagendakan seni pertunjukan Macapat Madura itu jauh hari sebelumnya. Rencana ini telah kami komunikasikan bersama jajaran pengurus MWC NU Pasongsongan awal Januari kemarin. Rekan-rekan banyak yang mengamini,” terang Jasimul, panggilan akrabnya.

Ia memang sangat peduli terhadap seni tradisi Macapat Madura yang kurang peminatnya itu. Tapi dirinya tidak patah semangat.

“Dengan menggali warisan budaya leluhur lewat acara-acara resmi, diharapkan nantinya bisa menumbuhkan gairah belajar terhadap generasi muda. Ikhtiar semacam ini perlu dilanjutkan supaya Macapat Madura tidak musnah,” ujar Jasimul.

Lebih jauh Jasimul mengatakan, bahwa pagelaran Macapat Madura itu ditempatkan di rumah salah seorang aktivis muda NU Pasongsongan.

“Di rumah saudara Totok, Desa Panaongan. Bukan di panggung terbuka karena musim hujan. Pelaksanaannya, Sabtu malam, tanggal 5 Pebruari, ” ucap Jasimul mengakhiri. (Yant Kaiy)



Jumat, 28 Januari 2022

Destinasi Wisata Pantai Cemara Batukerbuy-Pasean

Destinasi wisata Pantai Cemara Batukerbuy-Pasean. (Foto: Yant Kaiy)

Pamekasan – Terletak di Dusun Bakong Desa Batukerbuy Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan, wahana destinasi wisata anyar bernama Pantai Cemara. Suara debur ombak menghantam batu karang, hembusan angin laut yang segar dan suasana rindang pohon cemara membuat para wisatawan merasa betah berlama-lama disitu.

“Tempat wisata Pantai Cemara ini sudah lama ada. Cuma tidak terekspos. Orang yang datang biasanya tahu dari sosial media,” terang Syamsul Arifin pada apoymadura.com. Jumat (28/1/2022).

Pengunjung untuk masuk areal wisata Pantai Cemara ini tidak dipungut biaya alias gratis. Disitu ada tempat berjualan makanan dan minuman.

“Jikalau turun hujan, pengunjung tidak perlu khawatir. Karena disini tersedia tempat duduk beratap, orang menyebutnya tempat kongko-kongko,” ujar Syamsul , lelaki asli warga Batukerbuy Pasean.

Sebenarnya Pantai Cemara ini tidak kalah menarik dengan destinasi wisata pantai lainnya yang ada di pesisir utara Pulau Madura.

Ada tambahan sedikit. Tempat wisata ini milik pribadi Kepala Desa Batukerbuy. Sengaja dibangun guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan tempat wisata gratis tapi mempesona. (Yant Kaiy)



Kamis, 27 Januari 2022

Dandim dan Kapolres Sumenep Tinjau Gebyar Vaksinasi Tahap 2 Talango

Gebyar Vaksin tahan 2 Desa Palasa Kecamatan Talango-Sumenep.

Sumenep - Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Nur Cholis, A.Md bersama Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijawa, SIK, SH, MH meninjau Gebyar Vaksin Dosis Satu dan Dua terhadap warga yang diadakan di Balai Desa Palasa Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep. Kamis (27/1/2022).

Dandim 0827 Sumenep, Letkol Inf Nur Cholis, A.Md mengatakan, bahwa kegiatan vaksinasi ini merupakan Program Serbuan Vaksin Nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI, sehingga diharapkan bisa terlaksana dengan baik dan terpenting kekebalan kelompok atau herd immunity masyarakat dapat terpenuhi.

“Ayo dukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, serta tetap taat pada Protokol Kesahatan (Prokes). Memerangi virus corona bersama-sama dengan vaksinasi supaya semua kembali normal,” tegasnya.

Dandim menyampaikan, perjuangan kita dalam menghadapi pandemi Covid-19 belum berakhir, untuk itu tetap jaga kesehatan dan jangan lupa berdoa kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa agar pandemi ini cepat berakhir.

“Gebyar vaksinasi ini merupakan upaya kinerja kita dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan semua warga nantinya akan divaksin,” imbuhnya.

“Kami berharap pelaksanaan gebyar vaksinasi di desa Palasa ini agar kehidupan masyarakat kembali normal, dimana masyarakat nanti punya herd immunity hingga tidak ada pembatasan-pembatasan. Ini bertujuan agar peningkatan perekonomian dan jam sekolah kembali normal seperti sebelum adanya pandemi. Begitu pula para penggiat seni bisa beraktifitas lagi. Jadi harus terus lakukan percepatan vaksinasi seperti acara gebyar vaksinasi yang diadakan oleh Desa Palasa setiap hari,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh kepala Desa Palasa, Bambang Eko Iswanto, kepada media yang hadir di acara gebyar vaksin di Balai Desa Palasa.

“Optimalisasi Desa Palasa cukup maksimal melakukan upaya agar masyarakatnya tercover vaksin semua. Bahkan hampir tiap hari Pak Kades dan Tim Nakes turun ke dusun-dusun mengajak masyarakatnya vaksin.

“Demi masyarakat Desa Palasa, saya bersama aparat desa dan tim nakes melakukan kegiatan gebiar vaksin. Bahkan sampai turun ke dusun-dusun bersosialisasi dan memvaksin masyarakat desa Palasa agar seluruh masyarakat desa Palasa bisa beraktifitas kembali,” tandasnya pada awak media. (Sl/Yant Kaiy)



Sekda Sumenep Harapkan BPD Maksimalkan Pengawasan Desa

Dialog ke-BPD-an di Aula Universitas Bahauddin Mudhari (UNIBA) Madura.

Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep sangat mengharapkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk membantu dalam hal pengawasan terhadap pemerintahan desa. Hal ini bertujuan dalam rangka mencegah potensi terjadinya pelanggaran hukum. Kamis ( 27/1/2022)

"BPD yang tergabung dalam Pengurus Daerah Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Sumenep ini, bisa mengawasi kinerja pemerintahan desa,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Ir. Edy Rasiyadi, M.Si, mewakili Bupati Achmad Fauzi, SH, MH, pada Pelantikan PABPDSI, di Aula Universitas Bahauddin Mudhari (UNIBA) Madura.

Karena itulah, BPD yang belum ada PABPDSI kecamatan untuk segera membentuk kepengurusan lembaganya. Sehingga dimasa yang akan datang keberadaannya sangat membantu terhadap desa guna menjalankan sistem pemerintahan desa.

Keberadaan BPD disetiap desa harus mampu mendeteksi lebih awal manakala ada potensi pelanggaran yang dilakukan pemerintahan desa, supaya tidak merugikan masyarakat,” imbuhnya.

“BPD dan kepala desa harus bersinergi dalam rangka pembangunan desa, termasuk maksimalisasi pengawasan, dengan harapan semua program pemerintah desa tidak menuai masalah bahkan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” terangnya.

Pengurus Daerah Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Sumenep, melantik pengurus kecamatan secara serentak tersebar di 17 dari 27 Kecamatan se-Kabupaten Sumenep.

Pelantikan serentak tingkat kecamatan perdana di Indonesia ini dikemas dengan dialog ke-BPD-an, mengangkat tema "Menakar Peran Strategis BPD dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa". Menghadirkan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Achsanul Qosasi sebagai keynote speaker.

Sebagai pemateri, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep, Darul Hasyim Fath dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat, Moh. Ramli.

Rangkaian resepsi pelantikan juga dilaksanakan penandatanganan kerja sama MoU (Memorandum of Understanding) antara pengurus PD PABPDSI Kabupaten Sumenep dengan Rektor UNIBA Madura berupa komitmen melahirkan satu desa satu sarjana.

Sementara Ketua PD PABPDSI Kabupaten Sumenep, Sukran Hamidi mengungkapkan, keberadaan PABPDSI di masing-masing kecamatan mampu  menguatkan peran BPD di desa untuk memberikan solusi dan kontribusi dalam pembangunan desa.

Yang jelas, pihaknya menekankan kepada BPD supaya jangan sampai kontra produktif terhadap pemerintah desa. Tetapi , justru harus berkolaborasi dengan kepala desa bersama-sama memajukan desa demi kesejahteraan masyarakat.

“Jumlah anggota BPD se-Kabupaten Sumenep 2.448, sehingga jika peran dan fungsinya dimaksimalkan bisa membatu kepala desa dalam mewujudkan kemajuan desa,” pungkas Sukran Hamidi. (Sl/Yant Kaiy)



Rabu, 26 Januari 2022

Satresnarkoba Polres Sumenep Tangkap 3 Orang Pemuda

Tiga tersangka yang melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu.

Sumenep - Lakukan pesta narkotika jenis sabu-sabu, 3 orang pemuda ditangkap Satresnarkoba Polres Sumenep, di Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kamis (27/01/2022)

Pada awalnya Satresnarkoba Polres Sumenep menerima informasi dari masyarakat. Bahwa ke-3 tersangka sering melakukan transaksi narkotika jenis sabu-sabu. Kemudian anggota Satresnarkoba Polres Sumenep melakukan lidik secara intensif terhadap kegiatan tersangka.

Sementara, Kasat Narkoba Polres Sumenep Iptu Taufik Hidayat, S.H, melalui Kasubag Humas AKP Widiarti, S.H, mengatakan bahwa benar adanya kejadian tersebut, sehingga pihaknya langsung melakukan penggerebekan di rumah tersangka.

“Terlihat 2 orang didalam kamar yaitu Budi Hartono (34 tahun) dan H. Baihaqi (40 tahun) telah melakukan pesta sabu,” ucapnya

Lanjut Widi, saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti di lantai, tepatnya dibawah tempat tidur berupa: 1 poket/kantong plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu berat kotor ± 0,36 gram. Seperangkat alat hisap terdiri dari: sebuah bong terbuat dari botol merk Kratingdaeng yang pada tutupnya terdapat dua lubang, masing-masing tersambung dengan potongan sedotan warna putih dan bening. Sebuah pipet kaca terdapat sisa sabu yang sempat dibuang oleh tersangka.

“Setelah ditunjukkan, tersangka Budi Hartono mengakui bahwa barang bukti adalah miliknya yang diperoleh dari Moh. Rawi (62 tahun) warga Desa Batuan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.

Penangkapan tersebut pada Kamis 27 Januari 2022, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Diketahui ke-3 tersangka ditangkap didalam kamar milik Budi Hartono alamat Dusun Gilir, Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.

“Kemudian saat dilakukan interogasi terhadap Moh. Rawi, ia mengakui telah menjual sabu-sabu kepada Budi Hartono dan ditemukan barang bukti 1 unit HP merk Nokia warna hitam, uang tunai sebesar Rp 100.000,- dan 1 unit sepeda motor merk Scoopy warna putih No.Pol: M-4937-WV,” terang Widi.

Selanjutnya ke-3 tersangka berikut barang buktinya diamankan di kantor Satresnarkoba Polres Sumenep guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Atas kejadian tersebut tersangka terjerat Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) Subs. Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Sl/Yant Kaiy)



Pelaksanaan Tes Urine bagi Anggota Satreskrim Polres Sumenep

Pelaksanaan tes urine bagi 43 anggota Satreskrim Polres Sumenep.

Sumenep - Kegiatan tes urine yang diikuti 43 anggota Satreskrim dan dilaksanakan di Mapolres Sumenep, tepatnya di lapangan Tennis Pesat Gatra Polres Sumenep, Jalan Urip Sumoharjo Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep. Rabu (26/1/2022).

Wakapolres Sumenep, Kompol Palma Fitri Pahlevi, SIP, SIK, MIK, melakukan pengawasan secara langsung didampingi Kasat Reskrim AKP Fared Yusuf,SH; Kasat Reskoba AKP Taufik Hidayat, SH; Kasi Propam IPTU Abd Kohar SH; Kasiwas IPDA Taufik Rahman; Kasi Dokkes Aipda Eko Agus Setiawan,Amd; Kasubag Humas AKP Widiarti SH dan anggota Satreskrim Polres Sumenep.

Lebih jauh Wakapolres Sumenep menyampaikan, sebanyak 43 anggota Satreskrim Polres Sumenep melaksanakan tes urine oleh petugas urusan kesehatan Polres Sumenep.

"Bagi kami program ini penting dilakukan. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini dalam rangka mengantisipasi penyalahgunaan narkoba dan zat-zat terlarang lainnya di lingkungan Satreskrim Polres Sumenep, " ujarnya.

"Hal ini untuk mengetahui secara pasti ada tidaknya personel anggota yang terlibat narkoba. Alhamdulillah, hasilnya semua anggota satreskrim yang berjumlah 43 orang negatif. Ini tentu sangat membanggakan bagi kami," pungkasnya. (Sl/Yant Kaiy)



Selasa, 25 Januari 2022

Mengamati Ruang Kosong Sepeda Motor Dibawah 100 cc di Indonesia

Catatan: Yant Kaiy

Sudah sebelas tahun lebih saya kemana-mana mengendarai sepeda motor rantai 110 cc. Paling banter melarikan sepeda motor 60 Km/jam. Walau di speedo meter kendaraan tertulis 160 Km/jam. Intinya, bagi saya mubazir mesin motor besar kalau kebutuhan melarikan kendaraan kecepatannya tidak lebih dari angka 60 Km/jam.

Sedangkan saat ini perusahaan kendaraan roda dua cc-nya semakin tinggi. Seiring itu pula konsumsi bahan bakar minyak, bayar pajak, ganti suku cadang makin membengkak biayanya.

Baik secara langsung dan tidak, pabrik kendaraan itu telah menjadi penyebab utama habisnya cadangan bahan bakar minyak bumi sebelum waktunya.

Berbanding terbalik dengan kampanye perusahaan kendaraan, bahwa jenis produk kendaraannya yang teririt di kelasnya dan paling ramah lingkungan. Semuanya gombal. Perusahaan lebih mengutamakan keuntungan dari pada kepentingan hidup penduduk di negeri ini.

Sementara di negara asal perusahaan kendaraan tersebut, produk kendaraan roda dua mereka cc-nya dibawah 100. Mereka hebat. Kita hanya bisa heboh.[]



Senin, 24 Januari 2022

Jasimul Nakhodai Perkumpulan ZS Pasongsongan

Akhmad Jasimul Ahyak dalam sebuah acara. (Foto: Yant Kaiy)

Sumenep – Secara aklamasi Akhmad Jasimul Ahyak, S.Pd.I dipercaya oleh segenap anggotanya untuk memimpin Perkumpulan Zikir Samman Pasongsongan (PZSP) Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep-Madura. Selasa (25/1/2022).

Budayawan muda kelahiran 1973 ini dipercaya menakhodai Perkumpulan ZS Pasongsongan bukan tanpa alasan. Sukses mengarsiteki Perkumpulan Macapat Lesbumi MWC NU Pasongsongan menjadi bahan pertimbangan segenap anggotanya.

“Sesungguhnya sudah berulangkali saya menolak, tapi teman-teman tetap ngotot. Telah saya sampaikan, bahwa kesibukan yang menjadi alasan utama saya menolaknya,” ujar perupa yang lahir dan besar di Pasongsongan lebih jauh.

Disamping mengajar di lembaga pendidikan swasta di bawah naungan LP Maarif MWC NU Pasongsongan, ia juga aktif di organisasi kemasyarakatan lainnya.

Ia juga aktif membuat konten video untuk sosial media dan menulis dibeberapa website.

“Selebihnya, saya terima keputusan rekan-rekan. Prinsip pribadi, saya ingin berbuat yang terbaik bagi segenap masyarakat. Saya tidak suka mencari muka atau ingin punya nama populer. Hal itu bertolak belakang dengan kepribadian saya,” tegas Jasimul.

Ia percaya, masih banyak sosok yang lebih kompeten dari dirinya memimpin perkumpulan bernuansa Islami tersebut.

“Saya dari dulu memang punya atensi terhadap Zikir Samman. Menurut cerita orang tua dulu, Zikir Samman Pasongsongan itu berasal dari Aceh yang dibawa Nyai Agung Madiya pada abad XVII. Siapa Nyai Agung Madiya itu? Beliau adalah putri Syekh Ali Akbar Syamsul Arifin,” terang Jasimul.

Ada tambahan sedikit. Syekh Ali Akbar adalah penyebar agama Islam di pesisir utara Kabupaten Sumenep dan Pamekasan pada abad VIV Masehi. Beliau meninggal dunia pada 14 Jumadil Akhir 1000 Hijriah atau Sabtu, 28 Maret 1592 Masehi.

Syekh Ali Akbar adalah paman Raja Sumenep, Bindara Saod. Karena ibunda Raja Bindara Saod (Nyai Nairima) saudara sepupu Syekh Ali Akbar.

“Sebagai orang Pasongsongan, memang sepatutnya kita melestarikan seni tradisi warisan leluhur,” pungkas Jasimul. (Yant Kaiy)



Bupati Sumenep Berdzikir Manaqib di Masjid As-Syuhada Batuputih

Bupati Sumenep di tengah-tengah jamaah Masjid As-Syuhada Batuputih.

Sumenep – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH, MH. menghadiri pelaksanaan Dzikir Manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jalani dan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara. Momen religiusitas tersebut berlangsung di Masjid As-Syuhada, Gedang-gedang Kecamatan Batuputih. Minggu (23/01/2022).

Pada acara tersebut hadir Forpimka Batuputih, alim ulama, para Kepala Desa dan kaum muslimin-muslimat se-Kecamatan Batuputih.

Bupati Sumenep dalam kata sambutannya mengapresiasi kegiatan keagamaan yang sangat penting tersebut. Kegiatan manaqib merupakan wujud kecintaan masyarakat kepada waliyullah dan Rasulullah.

Bupati Sumenep berjanji, dirinya akan siap hadir pada acara manaqib dan pengajian dilain waktu.

“Selanjutnya saya siap menjadi pembina organisasi keagamaan yang positif. Tujuannya untuk pembangunan SDM, khususnya keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” tegas Bupati Sumenep.

Acara manaqib dan doa bersama juga dapat meningkatkan kebersamaan dan silaturrahim, tanpa ada sekat dan diskriminasi. Silaturrahim dapat menambah panjang umur, sekaligus interaksi untuk menjadi insan yang berguna bagi orang lain.

Bupati Sumenep mengajak masyarakat untuk selalu mengaji keberadaan dirinya. Bukan selalu mencari-cari bentuk kesalahan orang lain. Sebab kita pun tidak lepas dari khilaf dan lupa.

“Pada buku diri kita ada catatan-catatan yang harus dikaji dan dijadikan referensi untuk introspeksi. Yang jelek harus dihapus, yang kurang diperbaiki dan yang baik harus ditingkatkan,” ujar Bupati Sumenep berfilosofi.

Apabila kita senang membaca buku diri sendiri akan menjadikan pelajaran amat berarti. Pribadi yang sombong mungkin akan mulai menurun tensinya. Sebaliknya, kalau kita senang membaca buku orang lain akan muncul persepsi diri sebagai orang yang terbaik. Orang lain selalu dinilai, dikritisi, disalahkan dan bertendensi negatif lainnya.

"Marilah kita tingkatkan jalinan kebersamaan dan doa, semoga kita menjadi orang yang beriman dan bertaqwa. Semoga bangsa dan negara kita dalam lindungan Allah SWT. Aman dari penyebaran virus omicron," pungkasnya. (Sl/Yant Kaiy)



Reorganisasi Perkumpulan Zikir Samman Pasongsongan

Akhmad Jasimul Ahyak (kiri) bersama Kiai Haji Imam Arifin. (Foto: Yant Kaiy)

Sumenep – Rapat reoganisasi Perkumpulan Zikir Samman Pasongsongan berlangsung di Mushalla Siddiqiyah Dusun Pakotan Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Senin malam (24/1/2022).

“Setelah menimbang dan mengcover masukan dari semua pengurus dan anggota, kami sebagai pendiri Perkumpulan Zikir Samman Pasongsongan mengambil inisiatif menyelenggarakan rapat reorganisasi,” terang Kiai Haji Imam Arifin pada apoymadura.com.

Hal itu dilakukan agar seni budaya muslim peninggalan para waliyullah itu tidak musnah, tambah Kiai Imam.

Dalam rapat tersebut terpilih secara aklamasi sebagai ketua yaitu Akhmad Jasimul Ahyak, S.Pd.I.

“Saya sesungguhnya agak kaget terpilih jadi ketua. Soalnya yang lebih tua dari saya banyak, ” timpal Jasimul.

Ketika ditanya, apa program Perkumpulan Zikir Samman Pasongsongan kedepan.

“Langkah awal, saya akan lebih memperkenalkan Zikir Saman terhadap masyarakat luas. Selanjutnya mempromosikan via sosial media semaksimal mungkin. Bagi saya target penting. Tapi saya tidak mau muluk-muluk dulu,” ucap Jasimul. (Yant Kaiy)



MI Annajah Pasongsongan dan Penerimaan Piala Porseni

 

Akhmad Jasimul Ahyak sedang menyerahkan trofi kepada para peserta didiknya yang berprestasi. (Foto: Yant Kaiy)

Sumenep – Salah satu lembaga pendidikan swasta terbaik di bawah naungan LP Maarif MWC NU Pasongsongan, yakni Madrasah Ibtidaiyah (MI) Annajah Pasongsongan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Tadi pagi ada beberapa siswa-siswinya yang menerima piala Porseni. Senin (24/1/2022).

Sebenarnya di lembaga pendidikan LP Maarif ini tergabung juga RA, MTs dan MA dalam satu lokasi

Akhmad Jasimul Ahyak, S.Pd.I bertindak selaku pembina upacara memberikan beberapa pesan penting kapada para anak didiknya.

“Memacu diri terus belajar tidak akan memberikan dampak kerugian apa-apa. Karena kedepan tantangan keilmuan akan terus berkembang. Seiring kurikulum kompetensi yang berbasis komputer,” papar Jasimul.

Selain itu Jasimul menekankan, anak didiknya terus dipacu untuk membiasakan diri belajar kembali di rumah dan mengerjakan tugas sebaik mungkin. Sedangkan di lingkungan sekolah tetap menaati peraturan sekolah.

“Disiplin ketika menimba ilmu juga tidak kalah penting. Dengan disiplin seseorang akan sukses. Salah satu kunci sukses lainnya adalah manfaatkan waktu semaksimal mungkin," tandas Jasimul.

"Siswa dijaman sekarang untuk menjadi yang terbaik harus pula memiliki nilai keilmuan dibidang digital," tegas Ketua Lesbumi MWC NU Pasongsongan ini lebih jauh.

Selesai upacara, Jasimul menyerahkan hadiah berupa trofi kepada para siswa berprestasi. Mereka yang menerima hadiah telah memenangkan kompetisi Porseni tingkat Kabupaten Sumenep. (Yant Kaiy)





Minggu, 23 Januari 2022

Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa dari Bupati Sumenep dan BAZNAS

bupati+sumenep+Jawa+timur
Kegiatan sosial Bupati Sumenep dan Baznas.

Sumenep - Selesai melepas acara Touring Gesits seri ke-2 di depan kantor Gesits Kelurahan Karangduak Sumenep. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH MH, melanjutkan dengan memberikan santunan terhadap anak yatim dan kaum dhuafa. Kegiatan sosial ini bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional Sumenep, Minggu (23/01/22).

Ada sejumlah 20 orang anak yatim dan dhuafa di Kecamatan Dasuk mendapatkan santunan berupa uang dalam acara Gesits Sumenep Community (GSC).

Bupati Achmad Fauzi mengharapkan, bahwa santunan anak yatim dan kaum dhuafa bisa dilaksanakan secara merata pada tiap-tiap kecamatan di wilayah Kabupaten Sumenep.

Pada kesempatan lain, ketua Badan Amil Zakat Nasional Sumenep (BAZNAS), Mohammad Jasuli menyampaikan, pihaknya selalu bersinergi dengan pemerintah kabupaten dalam banyak program Baznas.

"Pada Ahad, hari ini, ada pemberian santunan untuk anak yatim dan kaum dhuafa berjumlah 20 orang. Secara simbolis, bantuan diberikan langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi," Tegasnya.

Menurutnya, ada 2 program santunan Baznas. Yang pertama ada program Baznas tersendiri dan yang kedua atas usulan dan pengajuan.

Baznas Sumenep berharap, santunan tersebut menandakan bahwa pemerintah peduli akan nasib mereka.

"Paling tidak buat mereka itu ada yang memperhatikan, ketika tidak ada orang tuanya. Yang pasti Baznas akan senantiasa hadir di kehidupan mereka," harapnya cukup meniscaya. (SL/Yant Kaiy)

#SantunanBupatiSumenep #BaznasSumenep #AnakYatim



# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...