Senin, 31 Maret 2025

Keluarga Besar MS Arifin Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Therapy Banyu Urip

YOGYAKARTA - Seiring datangnya Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi, segenap keluarga besar MS Arifin mengucapkan selamat hari raya kepada seluruh umat muslim di Indonesia.

Saat ini MS Arifin menjabat sebagai Pimpinan Therapy Banyu Urip. Kita tahu Cabang Therapy Banyu Urip tersebar hingga di luar negeri. 

Ia juga dipercaya dan terpilih jadi Ketua DPD P-AP3I Jawa Timur. P-AP3I adalah sebuah pengobatan alternatif berbasis pijat tradisional. 

"Dari dasar hati paling dalam, kami mengajak semua kaum muslim memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Fitri sebagai kesempatan memperkuat silaturahmi dan memperbarui komitmen untuk menjalankan ajaran Islam," harapnya. 

Dari kawasan Jalan Selokan Mataram, keluarga besar MS Arifin juga mengajak seluruh umat muslim bersikap bijak, memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memperjuangkan kepentingan umat Islam.

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, mohon maaf lahir & batin. Semoga hari raya ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk memperbarui komitmen dalam menjalankan ajaran Islam," kata MS Arifin.

Selanjutnya, keluarga besar MS Arifin berharap bahwa Hari Raya Idul Fitri 1446 H melahirkan sikap bijak jadi momentum yang membawa kebaikan dan keberkahan bagi seluruh umat muslim di Indonesia. [Surya]

Khotbah Shalat Idul Fitri 1446 H di Masjid Al-Istikmal: Peningkatan Iman dan Takwa

Ponpes al-istikmal

SUMENEP -  Shalat Idul Fitri 1446 H sudah dilaksanakan dengan khidmat di Masjid Al-Istikmal, Dusun Pakotan, Desa/Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Selasa (1/4/2025). 

Khotbah shalat Idul Fitri disampaikan KH Kholilurrahman, salah satu pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Istikmal.

Dalam khotbahnya, KH Kholilurrahman menekankan pentingnya peningkatan iman dan takwa terhadap Allah SWT. 

Menurutnya, dul Fitri adalah momentum untuk memperbarui komitmen kita sebagai hamba Allah SWT.

"Idul Fitri adalah hari kemenangan bagi kita. Tapi kemenangan sebenarnya adalah saat kita bisa meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT," ucap KH Kholilurrahman.

Beliau juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan memperkuat hubungan sosial dengan sesama. 

"Idul Fitri merupakan momentum untuk memperkuat hubungan kita dengan sesama. Memohon ampun kepada Allah SWT atas segala kesalahan," tambahnya.

Masjid Al-Istikmal adalah satu-kesatuan dengan Ponpes Al-Istikmal, dan telah menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pendidikan di wilayah Pasongsongan. 

Shalat Idul Fitri di masjid ini dihadiri oleh ratusan jemaah dari berbagai wilayah di Pasongsongan

Karena Ponpes Al-Istikmal telah melahirkan ribuan alumni yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada sebagian di luar negeri. [Surya]

Harmoni Indah Lusyana Jelita & Umar Dhany Kawesa dalam "Untung Masih Ada Ramadhan"

Artis Sumenep madura
Dari kiri: Umar Dhany Kawesa dan Lusyana Jelita. [Foto: Surya]

SUMENEP - Ramadhan selalu menjadi momen spesial yang dinantikan umat muslim di seluruh dunia, tak terkecuali di Sumenep. Selasa (1/4/2025). 

Tahun ini, dua penyanyi berbakat asal Sumenep - Lusyana Jelita dan Umar Dhany Kawesa - menghadirkan sebuah lagu religi penuh makna berjudul "Untung Masih Ada Ramadhan". 

Kolaborasi ini sukses menyentuh hati pendengar dengan lirik yang dalam dan harmonisasi vokal yang memukau.

Profil Singkat Penyanyi

1. Lusyana Jelita: Bintang Dangdut Muda yang Bersinar

Lusyana Jelita, yang akrab disapa Lusy, lahir di Sumenep, Madura. 

Sejak kecil, ia sudah menunjukkan bakat di dunia tarik suara, meski awalnya tidak menyukai dangdut. 

Tapi, pengaruh ibunya yang sering menyanyikan lagu dangdut akhirnya membuat ia jatuh cinta pada genre musik ini. 

Kariernya kian bersinar sejak bergabung dengan grup musik OM Adella, salah satu orkes dangdut ternama di Jawa Timur. 

2. Umar Dhany Kawesa: Musisi Multigenre Berpengalaman

Berbeda dengan Lusyana yang lebih dikenal di dunia dangdut, Umar Dhany Kawesa adalah musisi yang telah lama malang melintang di industri rekaman Jakarta. 

Ia dikenal sebagai penyanyi yang menguasai berbagai genre, mulai dari pop-rock, lagu Madura, hingga religi. 

Pengalamannya di dunia musik membuat kolaborasi ini makin istimewa, karena ia membawa nuansa berbeda ke dalam lagu religi kali ini.

Makna Lagu "Untung Masih Ada Ramadhan"

"Lagu ini menggambarkan rasa syukur atas datangnya bulan suci Ramadhan, dimana umat muslim diberi kesempatan untuk memperbaiki diri, mendekatkan diri kepada Allah, dan berbagi kebaikan," ucap Umar. 

Ia menambahkan kalau lagu yang dinyanyikan tersebut adalah hasil ciptaannya. 

Liriknya yang sederhana namun penuh makna membuat pendengar teringat akan keindahan Ramadhan.

Kolaborasi vokal Lusyana Jelita yang merdu dengan sentuhan emosional Umar Dhany Kawesa menciptakan harmoni cukup sempurna, membuat lagu ini makin manis.

Sebuah Kolaborasi yang Memikat

"Untung Masih Ada Ramadhan" bukan sekadar lagu, melainkan sebuah doa dan ungkapan syukur. 

Kolaborasi antara Lusyana Jelita dan Umar Dhany Kawesa membuktikan bahwa musik religi bisa menyatukan berbagai genre dan generasi. 

Dengan suara yang memukau dan pesan yang dalam, lagu ini layak menjadi soundtrack Ramadhan yang bermakna.[Surya]

Minggu, 30 Maret 2025

"Sultan Madura" dan Kepedulian yang Semu: Ketika THR Lebaran Tak Cukup untuk Mengentaskan Kemiskinan

Hari raya Idul Fitri 2025

Dimana-mana takbir berkumandang lewat sudut-sudut masjid dan mushola. 

Suasana meriah menghias di setiap desa dan kampung. Suara petasan menambah hingar-bingar Hari Raya Idul Fitri 1446 H. 

Di media sosial, kita sering melihat fenomena para hartawan Madura - yang kerap dijuluki "Sultan Madura" - dengan bangga membagikan angpao, sembako, atau bingkisan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada masyarakat kurang mampu. 

Aksi mereka viral, dipuji, dan dianggap sebagai bukti kedermawanan. 

Tapi, setelah Lebaran 2025 usai, apa yang terjadi? Si miskin tetap sengsara, sementara para miliarder kembali hidup dalam kemewahan.

THR dan Bantuan Sesaat: Hanya Pencitraan?

Tak bisa dipungkiri, bantuan langsung seperti uang atau sembako memang meringankan beban sesaat. Hanya Instan. 

Tapi, apakah ini solusi jangka panjang? Atau justru hanya bentuk "kepedulian semu" yang lebih berfungsi sebagai pencitraan di media sosial?

Faktanya, kemiskinan tidak bisa diatasi sekadar dengan bagi-bagi uang saat Lebaran. 

Yang dibutuhkan adalah pemberdayaan ekonomi, bukan sekadar sedekah yang membuat masyarakat terus bergantung.

Mengapa Tidak Menciptakan Lapangan Kerja?

Para "Sultan Madura" sebenarnya memiliki kekuatan besar untuk mengubah nasib orang-orang di sekitarnya. 

Daripada hanya memberi THR sekali setahun, mengapa tidak:

1. Membuka lowongan kerja bagi warga sekitar, baik di bisnis properti, perdagangan, atau usaha lainnya.

2. Memberikan pelatihan keterampilan agar masyarakat bisa mandiri secara ekonomi.

3. Membangun usaha kolektif seperti koperasi atau UMKM berbasis lokal.

Dengan cara ini, kesejahteraan tidak hanya dinikmati segelintir orang, tapi bisa dirasakan secara lebih merata.

Keadilan Sosial vs. Kemewahan yang Menyolok

Ironisnya, sementara para hartawan Madura memamerkan kekayaan melalui mobil mewah dan rumah megah, banyak tetangga mereka masih kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. 

Jika benar mereka peduli, sejatinya ada upaya nyata untuk "mengangkat derajat" orang-orang di sekitarnya, bukan sekadar memberi bantuan yang habis dalam hitungan hari.

Dari Sedekah ke Pemberdayaan

Memberi THR atau bantuan sesaat memang baik, tapi itu bukan solusi. 

Jika para "Sultan Madura" benar-benar ingin dikenang sebagai dermawan sejati, mereka harus beralih dari "kepedulian semu" ke pemberdayaan berkelanjutan.

Kekayaan sejati bukanlah ketika seseorang bisa membagikan uang, tapi ketika ia bisa membuat orang lain mandiri dan sejahtera. [Surya]

Jumat, 28 Maret 2025

Parade Musik Tongtong Gema Ramadhan 2024: 12 Grup Tampil hingga Dini Hari

Musik tongtong, Pelabuhan Pasongsongan, Forpimka Pasongsongan
Panitia dan pimpinan grup musik tongtong menerima penghargaan. [Foto: Surya]

Sumenep - Parade musik tongtong "Gema Ramadhan" di Pasongsongan bukan sekadar hiburan, tapi juga upaya melestarikan budaya lokal. 

Dengan semangat kebersamaan, acara ini jadi bukti, bahwa tradisi musik tetap hidup di tengah modernisasi. Jumat (28/3/2025). 

Pelabuhan Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, jadi pusat perhatian pada malam spesial di akhir bulan Ramadhan. 

Parade musik tongtong, dengan tajuk "Gema Ramadhan", berhasil menghibur ratusan penonton yang memadati area pelabuhan. 

Ada sebanyak 12 grup musik tongtong unggulan tampil memukau, menciptakan atmosfer semarak yang menggetarkan hati.

"Tiap grup musik tongtong tampil dengan durasi terbatas 15 menit. Masing-masing kelompok memberikan penampilan terbaik," ucap Alimurrahman, salah seorang panitia. 

Inilah grup musik tongtong yang berpartisipasi: Dewa Amor, Angin Ribut, Puser Angin, Bintang Kejora, Bagaspati, Lanceng Sarkaju, Poetra Djennengan, Telaga Biru, Pangeran Girpapas, Peccot Ngamox, Gelora Pesisir, dan Nawasena. 

Meski waktu tampil singkat, tiap grup sukses memukau penonton dengan irama khas tongtong, perpaduan beberapa alat musik perkusi yang energik. 

Acara selesai hingga pukul 01.25 WIB, membuktikan antusiasme tinggi baik dari penampil maupun penonton. 

"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung. Semoga acara yang sama tahun depan bisa lebih meriah!" harap Alimurrahman. [Surya]

Makna Mendalam di Balik Bingkisan Lebaran 2025: Dari Momen Memaafkan hingga Menguatkan Ukhuwah

Hari raya idul fitri 2025

Lebaran Idul Fitri selalu menjadi momen yang dinanti - saat kebahagiaan, maaf, dan kebersamaan bersatu dalam sukacita. 

Tapi, di tengah kesibukan menguras waktu dan jarak memisahkan, tak jarang hubungan persahabatan atau persaudaraan menjadi renggang. 

Bahkan, terkadang perselisihan kecil mengkristal jadi jarak yang terasa sulit dijembatani. 

Di sinilah bingkisan Lebaran 2025 bisa jadi "senjata" melawan lupa, pengingat kasih sayang yang sempat tertunda, dan pemutus kebekuan hubungan mendalam.

Bingkisan Lebaran: Pengusir Rindu di Tengah Kesibukan

Hidup serba cepat acapkali membuat kita lupa menyapa teman lama, saudara, atau kerabat yang dulu dekat. 

Kesibukan kerja, urusan keluarga, atau jarak geografis perlahan mengikis kehangatan hubungan.

Kue Lebaran buatan tangan atau oleh-oleh khas daerah bisa jadi pengingat kenangan manis masa silam: "Aku masih ingat dikau."

Surat atau kartu ucapan tulisan tangan yang berisi ungkapan rindu dan permohonan maaf lebih personal daripada sekadar pesan singkat di aplikasi sosial media. 

Bingkisan sebagai Pemutus Rantai Perseteruan

Kadangkala perselisihan terjadi bukan karena kebencian, tapi karena ego tak tercurahkan lewat mimbar pertemuan. 

Bingkisan Lebaran bisa jadi jalan damai tanpa perlu kata-kata yang rumit. Tanpa butuh kalimat puitis. 

Kue kering atau kurma bisa menjadi simbol permohonan maaf - misalnya tradisi halal bihalal, dimana makanan menjadi pemersatu.

Kalimat tulus seperti "Maafkan jika ada salah, mari kita sambung lagi silaturahmi yang terputus" bisa mencairkan kebekuan.

Lebaran adalah Momentum Memperbaiki yang Retak

Di era digital, kehangatan sentuhan fisik dan hadiah nyata seringkali tergantikan oleh chat dan emoji. 

Namun, bingkisan Lebaran tetap memiliki kekuatan magis - menggugah ingatan, melebur dendam, dan mengikat kembali tali yang hampir terlepas.

Lantaran sejatinya, Idul Fitri bukan hanya tentang busana baru, tapi juga memperbarui hubungan yang sempat terlupakan.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, semoga silaturahmi kita terus terjaga!

[Pimred apoymadura.com]

Kamis, 27 Maret 2025

Pengobatan Pengerutan Otak dengan Ramuan Banyu Urip: Tutorial dari MS Arifin

Therapy Banyu Urip
MS Arifin (kiri) saat memberikan tutorial pengobatan Pengerutan otak. [Foto: Surya]

YOGYAKARTA - Pengerutan otak atau atrofi otak adalah kondisi dimana jaringan otak mengalami pengecilan atau pengerutan. Jumat (28/3/2025). 

"Biasanya penyakit ini menyebabkan berbagai gejala seperti kelemahan otot, kesulitan berbicara, dan gangguan kognitif," terang MS Arifin, pimpinan Therapy Banyu Urip di kantornya, kawasan Jalan Selokan Mataram, Sleman, Yogyakarta. 

Pengobatan untuk kondisi ini umumnya melibatkan penggunaan obat-obatan dan terapi.

Tapi beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa pengobatan dengan ramuan tradisional bisa menjadi alternatif yang efektif.

Salah satu contoh pengobatan tradisional yang bisa digunakan untuk mengobati pengerutan otak adalah Ramuan Banyu Urip. 

MS Arifin memberikan tutorial tentang cara menyembuhkan pasien pengidap penyakit pengerutan otak dengan Ramuan Banyu Urip.

Menurut MS Arifin, pengobatan dengan Ramuan Banyu Urip bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:

Pertama, kapas kecil diolesi dengan Ramuan Banyu Urip dan dimasukkan ke telinga kanan-kiri pasien. 

Selanjutnya, kompres kepala, dada, perut, dan punggung pasien juga diolesi dengan Ramuan Banyu Urip.

Setelah itu, pasien diminta untuk minum 2 sendok Ramuan Banyu Urip dan menggurahnya di bawah lidah selama 25 menit. 

Dengan cara ini, Ramuan Banyu Urip bisa bekerja efektif untuk mengobati pengerutan otak.

"Ramuan Banyu Urip telah terbukti efektif dalam mengobati berbagai penyakit, termasuk pengerutan otak," tegas eks Polisi Militer ini meniscaya. 

Ramuan ini bekerja dengan cara memperbaiki fungsi otak dan meningkatkan kesehatan sel-sel otak.

Pengobatan dengan Ramuan Banyu Urip bisa jadi alternatif yang efektif untuk mengobati pengerutan otak. [Surya]

Surat Terbuka untuk Haji Her (H Khairul Umam): Ajakan untuk Membangun Kesejahteraan Bersama

Haji her pamekasan madura
H. Khairul Umam (Haji Her)

Kepada Yth. H. Khairul Umam (Haji Her), Pengusaha Tembakau, Ketua P4TM, dan "Sultan Madura" yang Dermawan,

Salam sejahtera untuk Bapak. Perkenankan saya menyampaikan surat ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus harapan dari masyarakat yang mengagumi perjalanan hidup dan kesuksesan Bapak.

Bapak dikenal sebagai sosok pengusaha tembakau yang sukses, pemimpin Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Madura (P4TM), dan figur yang dijuluki "Sultan Madura" karena kemewahan rumah, koleksi mobil mewah, serta kedermawanan Bapak yang sering membantu masyarakat. 

Tidak bisa dipungkiri, Bapak adalah inspirasi bagi banyak orang, terutama warga Madura, yang melihat kesuksesan Bapak sebagai bukti bahwa kerja keras bisa mengubah nasib.

Namun, di balik kekayaan yang Bapak miliki, ada harapan besar dari masyarakat. 

Banyak yang berandai-andai: "Bagaimana jika Haji Her mendirikan perusahaan besar yang bisa menampung ribuan tenaga kerja?" atau "Andai kekayaan beliau bisa lebih berdampak luas untuk mengurangi pengangguran di Madura."

Potensi Menciptakan Lapangan Kerja

Madura memiliki banyak pemuda usia produktif yang butuh kesempatan. 

Dengan sumber daya yang Bapak miliki - jaringan bisnis, modal, dan pengalaman - Bapak bisa menjadi pelopor pembukaan lapangan kerja baru, tidak hanya di sektor tembakau tetapi juga di bidang lain seperti pertanian modern, industri pengolahan, atau bahkan pariwisata.

Bayangkan jika Bapak mendirikan pabrik atau usaha skala besar yang melibatkan ribuan karyawan. 

Dampaknya tidak hanya mengurangi pengangguran, tetapi juga mengurangi kesenjangan antara si kaya dan si miskin. Kekayaan Bapak akan lebih bermakna ketika bisa mengangkat harkat hidup banyak keluarga.

Kedermawanan yang Berkelanjutan

Bapak sudah terbukti dermawan, tetapi bantuan yang bersifat charity (seperti santunan atau sumbangan) kadang hanya bersifat sementara. 

Masyarakat justru lebih membutuhkan kesempatan untuk mandiri melalui pekerjaan yang stabil. 

Dengan menciptakan lapangan kerja, Bapak tidak hanya memberi ikan, tetapi juga kail untuk mencari ikan.

Warisan yang Abadi

Jika Bapak berkenan mewujudkan hal ini, nama Bapak tidak hanya akan dikenang sebagai pengusaha kaya dan dermawan, tetapi juga sebagai pahlawan pembangunan Madura yang mengubah nasib ribuan keluarga. 

Kekayaan Bapak akan menjadi berkah yang terus mengalir untuk generasi mendatang.

Semoga surat ini sampai ke hati Bapak. Kami yakin, dengan niat baik dan kemampuan yang Bapak miliki, Madura bisa menjadi lebih sejahtera.

Hormat kami,

[Pimred apoymadura.com/Atas Nama Masyarakat Pasongsongan]

Rabu, 26 Maret 2025

Kemacetan Jalan Raya Pasar Waru Pamekasan, Biang Keroknya adalah Pedagang di Trotoar

Pasar waru Kabupaten Pamekasan
Suasana Pasar Waru Kabupaten Pamekasan. [Foto: Surya]

PAMEKASAN - Kemacetan jalan raya Pasar Waru Kabupaten Pamekasan, khususnya tiap Kamis dan Ahad, telah menjadi fenomena yang tak bisa dihindarkan. Kamis (27/3/2025). 

Karena pada kedua hari tersebut merupakan hari pasaran. 

Banyaknya pedagang sayur, ikan, dan penganan yang menempati trotoar jadi biang utama terjadinya kemacetan ini.

Menjelang Lebaran yang tinggal 2 hari lagi, banyak masyarakat yang berbondong-bondong untuk berbelanja kebutuhan Lebaran. Hal ini membuat kemacetan arus lalulintas semakin parah. 

Petugas lalulintas pun kewalahan untuk mengatur arus lalulintas.

Kemacetan arus lalulintas di Pasar Waru Pamekasan dimulai sejak pukul 05.00 WIB. 

Banyaknya kendaraan yang melintas di jalan raya membuat kemacetan semakin parah. 

Pedagang yang menempati trotoar juga membuat jalan raya semakin sempit.

"Pemerintah setempat dan petugas lalulintas sejatinya harus segera mengambil tindakan guna mengatasi kemacetan ini," kritik salah seorang pengunjung Pasar Waru. 

Salah satu solusi yang mungkin bisa dilakukan adalah dengan mengatur pedagang yang menempati trotoar dan membuat jalan raya lebih luas.

Dengan demikian, kemacetan arus lalulintas di Pasar Waru Pamekasan bisa diminimalkan dan masyarakat bisa berbelanja dengan lebih nyaman. [Surya]

MS Arifin Jalin Kerjasama untuk Meningkatkan Kualitas Pengobatan Therapy Banyu Urip

Therapy Banyu Urip
MS Arifin, owner Therapy Banyu Urip.[Foto: Surya]

YOGYAKARTA - MS Arifin, owner Therapy Banyu Urip, adalah sosok yang sangat peduli dengan kesehatan masyarakat. Kamis (27/3/2025). 

Ia senantiasa menjalin kerjasama dengan banyak pihak untuk meningkatkan kualitas pengobatan yang ditawarkan. 

Salah satu contoh kerjasama yang telah dijalin MS Arifin adalah dengan rumah sakit dan dokter. 

Kerjasama ini bertujuan guna meningkatkan kualitas pengobatan yang ditawarkan Therapy Banyu Urip, serta untuk memastikan bahwa pengobatan yang dilakukan sesuai standar medis.

Selain itu, MS Arifin juga menjalin kerjasama dengan owner dari beberapa pengobatan alternatif lain. 

Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengobatan alternatif, serta untuk mempromosikan Therapy Banyu Urip sebagai salah satu pilihan pengobatan alternatif yang efektif dan aman.

Therapy Banyu Urip sendiri adalah metode pengobatan tradisional yang dikemas modern. 

"Metode pengobatan kami menggunakan ramuan alami yang  diolah dengan cara tepat untuk mengobati berbagai macam penyakit," terang eks Polisi Militer ini bersahaja. 

Dengan kerjasama yang telah dijalin oleh MS Arifin, Therapy Banyu Urip telah menjadi salah satu pilihan pengobatan alternatif yang paling populer di Indonesia. 

"Sudah banyak orang yang telah merasakan manfaat dari pengobatan kami. Mereka juga sudah memberikan testimonial yang positif tentang Therapy Banyu Urip," tambah MS Arifin. 

MS Arifin dan Therapy Banyu Urip terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pengobatan yang ditawarkan.

"Kami senantiasa mempromosikan pengobatan alternatif sebagai salah satu pilihan pengobatan yang efektif dan aman," pungkasnya. [Surya]

Tantangan dalam Membangun Kepercayaan Masyarakat terhadap Ramuan Tradisional

Therapy Banyu Urip
MS Arifin (paling kanan) bersama para mitra kerja. [Foto: Surya]

YOGYAKARTA - Meskipun memiliki banyak manfaat, ramuan tradisional masih sering dianggap kuno, tidak ilmiah, atau kurang efektif dibanding obat kimia. Kamis (37/3/2025). 

Ketika MS Arifin diwawancarai apoymadura.com di tempat praktiknya, kawasan Jalan Selokan Mataram, ia mengatakan bahwa alam telah menyediakan segala yang dibutuhkan umat manusia untuk sehat. 

"Ramuan tradisional bukan sekadar warisan budaya, melainkan solusi kesehatan yang berkelanjutan," cetusnya. 

MS Arifin mengingatkan kembali, dengan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat secara terus menerus, maka akan terbangun kesadaran mereka. 

"Kita pasti bisa membangun mindset bahwa pengobatan alami adalah jalan terbaik untuk hidup sehat tanpa ketergantungan pada bahan kimia," ucapnya. 

Hingga saat ini, MS Arifin terus mengampanyekannya lewat bakti sosial (baksos), menyeru untuk kembali pada alam sekitar. 

"Jika kita mau belajar dari nenek moyang dan menggabungkannya dengan pengetahuan modern, ramuan tradisional akan menjadi kekuatan besar dalam dunia kesehatan Indonesia," ucapnya. 

MS Arifin dengan Ramuan Banyu Urip hadir sebagai bukti bahwa pengobatan tradisional tetap relevan di era modern. [Surya]

Membangun Mindset Masyarakat Indonesia tentang Keampuhan Ramuan Tradisional

Therapy Banyu Urip
MS Arifin (3 dari kiri) bersama mitra kerja. [Foto: Surya]

YOGYAKARTA - Di tengah pesatnya perkembangan dunia medis modern, ramuan tradisional Indonesia tetap menjadi warisan berharga yang tidak boleh dilupakan. Kamis (27/3/2025). 

Tidak bijak rasanya kalau warisan pengobatan tradisional dilupakan begitu saja. 

MS Arifin, owner Ramuan Banyu Urip, dengan tegas menyatakan:

"Alam telah menyediakan segalanya. Nenek moyang kita dulu mengobati penyakit dengan ramuan dari alam sekitar, dan itu terbukti efektif."

Pernyataan ini mengingatkan kita bahwa Indonesia memiliki kekayaan hayati yang melimpah, dengan ribuan jenis tanaman obat yang telah digunakan turun-temurun. 

Namun, seiring modernisasi, kepercayaan masyarakat terhadap pengobatan tradisional mulai luntur. 

"Penting membangun kembali mindset, bahwa ramuan tradisional bukan sekadar alternatif, melainkan solusi alami yang ampuh dan minim efek samping," tambah MS Arifin ketika dijumpai di kantor Pusat Therapy Banyu Urip Ykgyakarta. 

Sejak zaman dahulu, masyarakat Indonesia telah memanfaatkan bahan-bahan alami.

Seperti jahe, kunyit, temulawak, sambiloto, dan kencur untuk mengobati berbagai macam penyakit. 

Ramuan tersebut tidak hanya bersifat kuratif (menyembuhkan), tapi juga preventif (mencegah).

"Kunyit sebagai antiinflamasi dan penambah imunitas. Daun sirih untuk antiseptik alami. Temulawak untuk meningkatkan nafsu makan dan kesehatan liver," terangnya. 

MS Arifin menegaskan, bahwa banyak penyakit modern sebenarnya bisa dicegah dan diatasi dengan ramuan tradisional jika digunakan secara tepat. [Surya]

Selasa, 25 Maret 2025

Ramuan Banyu Urip Terbukti Cocok Bagi Masyarakat Dunia dalam Hal Penyembuhan Penyakit

Therapy Banyu Urip Pusat Yogyakarta
Dari kiri: Mohammad Ikbal warga Singapura yang menetap di Prancis yang berobat di Pusat Therapy Banyu Urip Yogyakarta, bersama MS Arifin. [Foto: Surya]

YOGYAKARTA -  Ramuan Banyu Urip telah terbukti sebagai salah satu metode pengobatan paling efektif dan cocok bagi masyarakat dunia. Rabu (27/3/2025). 

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya warga asing yang datang langsung ke Pusat Therapy Banyu Urip Yogyakarta, demi mencari penyembuhan atas penyakit yang dideritanya.

Menurut MS Arifin, pimpinan Pusat Therapy Banyu Urip Yogyakarta, banyak warga asing yang sudah sembuh setelah menjalani metode pengobatan Therapy Banyu Urip.

"Kami telah menerima banyak kunjungan dari warga asing yang ingin mencari penyembuhan atas penyakitnya," ungkap MS Arifin kepada jurnalis apoymadura.com. 

Dan ternyata, banyak diantara mereka yang sembuh setelah menjalani metode pengobatan Therapy Banyu Urip

Eks Polisi Militer ini juga menjelaskan kalau Ramuan Banyu Urip sudah terbukti sebagai salah satu metode pengobatan paling efektif dan aman. 

"Kami sudah melakukan penelitian dan uji coba untuk memastikan, bahwa Ramuan Banyu Urip aman dan efektif untuk digunakan sebagai metode pengobatan," tegas MS Arifin.

Dengan pembuktian ini, Pusat Therapy Banyu Urip Yogyakarta siap menerima kunjungan dari masyarakat dunia.

Mereka ingin mencari penyembuhan atas penyakitnya, tentu dengan menggunakan metode pengobatan Therapy Banyu Urip. [Surya]

Pengobatan Alternatif Ramuan Banyu Urip: Solusi untuk Penyakit yang Gagal Disembuhkan

Therapy Banyu Urip
MS Arifin (paling kanan) bersama para mitra kerja. [Foto: Surya]

YOGYAKARTA - Pengobatan alternatif Ramuan Banyu Urip jadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat internasional. Selasa (25/3/2025). 

Banyak orang penasaran, tentang bagaimana ramuan herbal ini bisa menyembuhkan penyakit yang gagal disembuhkan oleh pengobatan kedokteran.

Menurut MS Arifin, owner Therapy Banyu Urip, pengobatan alternatif Ramuan Banyu Urip telah digunakan oleh masyarakat nusantara sejak zaman dulu. 

"Masyarakat nusantara zaman dulu menggunakan ramuan dalam penyembuhan penyakit," jelas MS Arifin di tempat praktiknya, kawasan Jalan Selokan Mataram, Sleman, Yogyakarta. 

Ramuan Banyu Urip adalah salah satu contoh pengobatan alternatif yang menggunakan bahan-bahan alami untuk menyembuhkan penyakit. 

Dengan menggunakan ramuan herbal ini, banyak orang yang berhasil disembuhkan dari penyakit yang gagal disembuhkan oleh pengobatan medis.

"Contoh buta warna. Herbal kami sudah menyembuhkan ribuan orang penderita buta warna dan kami punya catatannya," terang MS Arifin. 

Dengan demikian, pengobatan alternatif Ramuan Banyu Urip telah jadi solusi untuk penyakit yang gagal disembuhkan oleh pengobatan medis. 

Wajar kalau saat ini pengobatan alternatif Ramuan Banyu Urip menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat dunia. [Surya]

Senin, 24 Maret 2025

Pelatihan Therapy Banyu Urip: Solusi Kesehatan Alternatif yang Efektif

Therapy Banyu Urip
Pelatihan Therapy Banyu Urip selalu nanyak pesertanya. [Foto: Surya]

YOGYAKARTA - Pelatihan Therapy Banyu Urip sudah menjadi salah satu program pelatihan paling populer di Indonesia. 

Setiapkali pelatihan diadakan, selalu ramai pesertanya. 

Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat di tanah air sangat peduli terhadap kesehatan diri dan keluarganya.

Therapy Banyu Urip adalah salah satu metode pengobatan alternatif yang menggunakan ramuan tradisional sebagai media terapi. 

Metode ini dipercaya bisa membantu mengobati berbagai macam penyakit, mulai dari penyakit ringan hingga penyakit kronis.

Masyarakat Indonesia sadar bahwa biaya rumah sakit yang bagus saat ini mahal tarifnya. 

Oleh karena itu, mereka mencari alternatif pengobatan yang lebih terjangkau dan efektif. 

"Rupanya Therapy Banyu Urip menjadi salah satu alternatif yang dipilih oleh masyarakat saat ini," ucap MS Arifin, owner Therapy Banyu Urip. 

Lebih jauh MS Arifin menjelaskan, bahwa pelatihan Therapy Banyu Urip tidak hanya membantu masyarakat memahami cara kerja metode ini, tapi juga membantu masyarakat mempraktikkan metode ini secara langsung. 

Pada akhirnya masyarakat dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengobati diri dan keluarganya. 

Demikian petikan wawancara jurnalis apoymadura.com dengan MS Arifin di tempat praktiknya, kawasan Selokan Mataram, Sleman, Yogyakarta. [Surya]

Pria Asal Sukabumi Sembuh dari Sakit Lutut setelah Jalani Therapy Banyu Urip

Therapy Banyu urip
Dari kiri: MS Arifin dan pasien asal Sukabumi. [Foto: Surya]

YOGYAKARTA - Pria asal Sukabumi, Jawa Barat, telah mengalami kesembuhan luar biasa dari sakit lutut yang sudah menderanya selama hampir 1 tahun. Selasa (25/3/2025). 

Ia menjalani proses terapi menggunakan Ramuan Banyu Urip di Pusat Therapy Banyu Urip Yogyakarta, dan hasilnya sangat menakjubkan.

"Alhamdulillah, selesai menjalani terapi Ramuan Banyu Urip, lutut saya yang sebelumnya sakit dan berbunyi, sekarang sudah tidak sakit lagi,' ucapnya. 

Sebelum menjalani terapi, pria ini mengalami kesulitan besar ketika hendak sujud dan berdiri saat shalat, karena lututnya berbunyi dan terasa sakit. 

Rasa sakit tersebut telah membuatnya merasa tersiksa dan tidak nyaman.

Tapi, setelah menjalani proses terapi menggunakan Ramuan Banyu Urip selama 5 menit, ia sembuh. 

Rasa sakit pada lututnya hilang, dan ia bisa bergerak lebih nyaman.

Ia diterapi langsung oleh MS Arifin, seorang ahli terapi yang telah berpengalaman dalam menggunakan Ramuan Banyu Urip untuk mengobati berbagai macam penyakit.

Kesembuhan pria ini menjadi bukti nyata bahwa Ramuan Banyu Urip menjadi solusi yang efektif untuk mengobati sakit lutut dan penyakit lainnya. 

"Ramuan kami terbuat dari bahan-bahan alami yang aman dan efektif," ucap MS Arifin. 

Ramuan Banyu Urip sudah membantu banyak orang untuk menjalani kesembuhan dan kembali hidup sehat. [Surya]

SPBU Bindang Pamekasan: Pertalite Tak Pernah Kosong Lagi, Ini Alasannya!

Spbu bindang kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan

PAMEKASAN - SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) Bindang yang berlokasi di Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, telah jadi salah satu titik pengisian bahan bakar paling ramai di wilayah tersebut. Selasa (25/3/2025). 

Berlokasi strategis lantaran berbatasan dengan Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.

SPBU ini menjadi pilihan utama bagi pengendara yang melintas di wilayah tersebut.

Dalam dua bulan terakhir, SPBU Bindang sudah mencatat penjualan Pertalite sangat tinggi. 

Bahkan, stok Pertalite di SPBU ini tidak pernah kosong setiap harinya. 

Hal ini menunjukkan bahwa SPBU Bindang menjadi salah satu titik pengisian bahan bakar paling populer di wilayah Pamekasan.

Masyarakat setempat juga sangat senang dengan ketersediaan Pertalite yang melimpah di SPBU Bindang. 

Pertalite adalah jenis bahan bakar minyak (BBM) termurah harganya, sehingga amat membantu masyarakat yang ingin menghemat biaya.

Terdengar desas-desus bahwa perubahan itu lantaran manajer SPBU Bindang berganti orang baru. 

Meskipun belum diketahui secara pasti siapa orang baru tersebut, tapi perubahan ini diharapkan bisa membawa perubahan lebih baik bagi SPBU Bindang. [Surya]

Minggu, 23 Maret 2025

Pasar Waru Pamekasan: Antara Keramaian dan Kemacetan

Pasar waru kabupaten Pamekasan madura
Suasana pinggir jalan raya Pasar Waru Kabupaten Pamekasan. Foto diambil pada Ahad, 23 Maret 2025. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Pasar Waru di Kabupaten Pamekasan tergolong pasar tradisional sangat ramai, terutama pada Kamis dan Sabtu. 

Keberadaan pasar ini telah jadi bagian integral dari kehidupan masyarakat sekitar, tapi juga melahirkan beberapa persoalan. 

Sekitar Pasar Waru, sepanjang jalan raya berdiri pertokoan dan perkantoran pemerintah, yang menambah keramaian di area tersebut. 

Pasar Waru Kabupaten Pamekasan madura

Ditambah pedagang kecil memenuhi trotoar, sehingga banyak pejalan kaki terpaksa melintas di bahu jalan. 

Hal ini menyebabkan arus lalu lintas jalan raya Pasar Waru seringkali macet, terutama pada hari-hari keramaian.

Keberadaan Pasar Waru yang terkesan kumuh memang memerlukan perhatian serius dari pemangku kebijakan. 

Mereka harus mencarikan solusi jitu dan bijak untuk mengatasi permasalahan yang ada, seperti kemacetan dan kekumuhan. [Surya]

Pondok Pesantren Annidhamiyah Rayakan Milad ke-41 dengan Pembacaan Surat Yasin dan Buka Puasa Bersama

Pondok Pesantren annidhamiyah bindang Pasean Pamekasan
Para tamu undangan pada acara milad ke-41 Pondok Pesantren Annidhamiyah. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Pondok Pesantren Annidhamiyah yang berlokasi di Desa Bintang Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan, baru-baru ini merayakan miladnya yang ke-41. 

Kemarin, perayaan milad dilaksanakan (Ahad, 23 Ramadhan 1446 Hijriah/23 Maret 2025) di musholla Annidhamiyah. 

Acara milad tersebut diawali dengan pembacaan Surah Yasin yang dilanjutkan dengan zikir tahlil. 

Setelah itu, pengasuh dan dewan pengajar serta tamu undangan bersama-sama berbuka puasa.

Maimun Marzuki, Kepala MTs Annidhamiyah, selesai acara menjelaskan bahwa Pondok Pesantren Annidhamiyah terus mengalami peningkatan signifikan sejak berdiri 41 tahun silam. 

Peningkatan tersebut tidak hanya terjadi pada jumlah peserta didik, tapi juga pada sisi bangunan dan infrastruktur lainnya.

"Kami sangat bersyukur atas peningkatan selama ini. Kami berharap bahwa Pondok Pesantren Annidhamiyah bisa terus jadi lembaga pendidikan berkualitas dan menghasilkan generasi beriman, berilmu, dan berakhlak mulia," harap Maimun Marzuki.

Dengan perayaan milad ini, keluarga besar Pondok Pesantren Annidhamiyah berharap bisa terus memperkuat komitmennya dalam menyediakan pendidikan yang berkualitas dan membentuk generasi beriman dan berakhlak mulia. [Surya]

Joko Sura, Pembeli Emas dan Uang Asing yang Sabar dan Tawakal

Pasar Waru Pamekasan

apoymadura.com -Joko Sura, seorang lelaki yang memiliki profesi unik, yaitu sebagai pembeli emas dan uang asing di beberapa pasar di Pamekasan, Madura. Senin (24/3/2025). 

Selain di Pasar Waru, Sura juga membeli emas dan uang asing di Pasar Pasean dan Pasar Tamberu.

Meskipun memiliki profesi yang menjanjikan, Sura tidak selalu mendapatkan hasil yang memuaskan. 

Kadang-kadang, tidak ada yang menjual emas kepadanya, sehingga ia pulang ke rumah tanpa membawa hasil apa-apa.

Namun, Sura tidak pernah putus asa. Ia memiliki prinsip yang kuat, yaitu sabar dan tawakal. 

"Yang penting saya sudah ikhtiar. Rezeki Allah yang ngatur," ucap Sura dengan santai.

Dengan sikap yang positif dan tawakal, Sura terus menjalankan profesinya dengan sabar dan tidak pernah menyerah. 

Pria berasal dari Tagangser Laok Kecamatan Waru ini yakin, bahwa rezeki Allah akan selalu menyertainya, asalkan ia terus berikhtiar dan bersabar. [Surya]

Sabtu, 22 Maret 2025

TK Satu Atap: Solusi Jitu Sekolah Dasar Hadapi Krisis Peserta Didik Baru

Sdn sumenep

apoymadura.com - Fenomena beberapa SDN (Sekolah Dasar Negeri) di Kota Keris Sumenep yang diregrouping menjadi catatan buruk tentang pengelolaan pendidikan. 

Hal ini tentu sangat merugikan banyak pihak, terutama aset sekolah terbuang sia-sia. 

Persaingan antara SDN dan lembaga pendidikan swasta semakin ketat, bahkan seringkali mengarah pada praktik yang tidak sehat. 

Salah satu dampaknya adalah krisis peserta didik baru, dimana banyak SDN kesulitan menarik minat calon siswa. 

Untuk mengatasi hal ini, mendirikan Taman Kanak-Kanak (TK) satu atap menjadi solusi strategis.

Dengan memiliki TK satu atap, SD dapat membangun loyalitas sejak dini. 

Anak-anak yang bersekolah di TK tersebut cenderung melanjutkan pendidikannya ke SD yang sama karena sudah familiar dengan lingkungan dan sistem pembelajaran. 

Orang tua juga lebih percaya dan memilih SD tersebut karena telah melihat kualitas pendidikan sejak usia dini. 

Bagaimana pendapat Anda tentang persoalan ini? Silakan tulis di kolom komentar! [Surya]

MS Arifin, Ketua DPD P-AP3I Jawa Timur, Jelaskan Tujuan dan Peran P-AP3I dalam Menjaga Etika Profesi Pijat Penyehatan

Pap3i
MS Arifin (kanan) bersama mitra kerja dari P-AP3I. [Foto: Surya]

apoymadura.com - MS Arifin, Ketua DPD P-AP3I Jawa Timur, menjelaskan bahwa Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyehatan Indonesia (P-AP3I) adalah organisasi yang didirikan dengan tujuan mulia, salah satunya untuk menjaga etika dan kejujuran profesi pijat penyehatan. Ahad (23/3/2025). 

Organisasi ini berkomitmen untuk memastikan bahwa para anggotanya menjalankan praktik pijat dengan standar yang tinggi dan bertanggung jawab. 

"Adanya P-AP3I, diharapkan profesi pijat penyehatan bisa jadi layanan kesehatan yang profesional," ucap MS Arifin. 

Salah satu upaya P-AP3I dalam mewujudkan tujuannya adalah dengan menetapkan kode etik yang ketat bagi seluruh anggotanya. 

"Kode etik ini mencakup prinsip-prinsip seperti kerahasiaan, profesionalisme, dan tanggung jawab terhadap klien,' urai eks Polisi Militer ini tegas. 

MS Arifin menekankan, bahwa kerahasiaan adalah hal yang amat penting dalam profesi ini, mengingat klien sering kali membagikan informasi pribadi atau masalah kesehatan yang sensitif. 

Selain itu, profesionalisme dalam memberikan layanan juga menjadi kunci untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap profesi pijat penyehatan.

Dengan adanya kode etik dan standar yang jelas, P-AP3I berharap bisa meningkatkan citra profesi pijat penyehatan di mata masyarakat. 

MS Arifin menegaskan bahwa organisasinya tidak hanya fokus pada peningkatan keterampilan teknis anggotanya, tapi juga pada pembangunan karakter dan kejujuran. [Surya]

Jumat, 21 Maret 2025

P-AP3I: Meningkatkan Pengakuan dan Perlindungan bagi Profesi Pijat Penyehatan

Pap3i
MS Arifin (dua dari kanan) bersama para pengurus P-AP3I. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyehatan Indonesia (P-AP3I) adalah sebuah organisasi yang didirikan dengan beberapa tujuan, salah satunya adalah untuk meningkatkan pengakuan dan perlindungan bagi profesi pijat penyehatan. Sabtu (22/3/2025). 

Menurut MS Arifin, Ketua DPD P-AP3I Jawa Timur, organisasi ini berupaya memastikan bahwa profesi pijat penyehatan diakui secara resmi dan dihargai sesuai dengan kontribusinya bagi kesehatan masyarakat.

"Untuk mencapai tujuan tersebut, P-AP3I bekerja sama dengan pemerintah dan pihak terkait untuk menyusun regulasi yang melindungi praktisi pijat penyehatan," urai MS Arifin, owner Therapy Banyu Urip. 

Organisasi ini juga berupaya memastikan bahwa profesi pijat penyehatan memiliki standar kompetensi yang jelas dan diakui secara nasional.

Dengan demikian, diharapkan profesi pijat penyehatan bisa berkembang secara profesional dan dihargai sesuai dengan kontribusinya bagi kesehatan masyarakat. 

P-AP3I berkomitmen untuk terus meningkatkan pengakuan dan perlindungan bagi profesi pijat penyehatan dan memastikan bahwa profesi ini diakui secara resmi dan dihargai sesuai dengan kontribusinya bagi kesehatan masyarakat. [Surya]

P-AP3I: Membangun Jaringan Kuat untuk Pemijat Penyehatan di Indonesia

Pap3i
MS Arifin (2 dari kiri) bersama mitra kerja dari P-AP3I. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyehatan Indonesia (P-AP3I) adalah sebuah organisasi yang didirikan dengan tujuan untuk membangun jaringan yang kuat di antara para pemijat penyehatan di seluruh Indonesia. Sabtu (22/3/2025). 

Menurut MS Arifin, Ketua DPD P-AP3I Jawa Timur, organisasi ini bertujuan untuk memfasilitasi kolaborasi dan pertukaran pengetahuan di antara para anggotanya.

Dengan adanya jaringan yang kuat, para anggota P-AP3I bisa saling mendukung dan belajar satu sama lain. 

"Mereka juga bisa berbagi pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pijat penyehatan di Indonesia," ungkap MS Arifin. 

Selain itu, P-AP3I juga membuka peluang kerja sama dengan pihak-pihak terkait, seperti pemerintah, lembaga kesehatan, dan organisasi profesi lainnya. 

Dengan demikian, organisasi ini bisa memperluas jangkauan dan dampaknya dalam mempromosikan pijat penyehatan sebagai bagian penting dari gaya hidup sehat. [Surya]

P-AP3I: Meningkatkan Kesadaran Masyarakat tentang Manfaat Pijat Penyehatan

Pap3i
MS Arifin (3 dari kiri) bersama para terapis dari P-AP3I. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyehatan Indonesia (P-AP3I) adalah sebuah organisasi yang didirikan dengan tujuan untuk mempromosikan pijat penyehatan sebagai bagian penting dari gaya hidup sehat. Sabtu (22/3/2025). 

Menurut MS Arifin, Ketua DPD P-AP3I Jawa Timur, organisasi ini ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat pijat penyehatan bagi kesehatan fisik dan mental.

Melalui kampanye dan edukasi, P-AP3I berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pijat penyehatan dalam menjaga kesehatan. 

Organisasi ini juga ingin menunjukkan bahwa pijat penyehatan bukan hanya sekadar kegiatan relaksasi, tapi juga bisa menjadi salah satu metode terapi yang efektif dan aman.

Dengan demikian, diharapkan pijat penyehatan bisa diakui sebagai salah satu metode terapi yang efektif dan aman. 

"P-AP3I berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat pijat penyehatan dan mempromosikan pijat penyehatan sebagai bagian penting dari gaya hidup sehat," ucap MS Arifin. [Surya]

Peran P-AP3I dalam Meningkatkan Kualitas Pijat Penyehatan di Indonesia

Pap3i
MS Arifin (kanan) bersama para terapis P-AP3I. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyehatan Indonesia (P-AP3I) adalah sebuah organisasi yang didirikan dengan tujuan untuk memajukan dan mengembangkan profesi pijat penyehatan di Indonesia. Sabtu (22/3/2025). 

Menurut MS Arifin, Ketua DPD P-AP3I Jawa Timur, organisasi ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas profesi pijat penyehatan dan memperjuangkan hak-hak serta kesejahteraan para pemijat penyehatan.

"P-AP3I hadir untuk memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan para pemijat penyehatan, serta menciptakan lingkungan kerja yang adil dan aman bagi para terapis pijat," terang MS Arifin, owner Therapy Banyu Urip. 

Organisasi ini berupaya memastikan upah yang layak, perlindungan hukum, dan jaminan kesehatan bagi para anggotanya.

Dengan demikian, para anggota P-AP3I bisa bekerja dengan nyaman dan fokus pada pengembangan diri serta pelayanan. 

P-AP3I berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas profesi pijat penyehatan di Indonesia dan memperjuangkan hak-hak serta kesejahteraan para pemijat penyehatan. [Surya]

P-AP3I: Meningkatkan Standar Profesi Pijat Penyehatan di Indonesia

MS Arifin
MS Arifin (tengah) bersama pengurus P-AP3I. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyehatan Indonesia (P-AP3I) adalah sebuah organisasi yang didirikan dengan tujuan untuk memajukan dan mengembangkan profesi pijat penyehatan di Indonesia. Sabtu (22/3/2025). 

Organisasi ini hadir sebagai wadah bagi para terapis pijat untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas pengetahuan, serta memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan para praktisi pijat penyehatan.

Menurut MS Arifin, Ketua DPD P-AP3I Jawa Timur, salah satu tujuan utama P-AP3I adalah meningkatkan standar profesi pijat penyehatan di Indonesia. 

"Melalui pelatihan, sertifikasi, dan pendidikan berkelanjutan, organisasi ini berupaya memastikan bahwa setiap anggota memiliki kompetensi yang memadai sesuai dengan standar nasional dan internasional," beber MS Arifin. 

Dengan meningkatkan standar profesi pijat penyehatan, P-AP3I bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta membangun kepercayaan terhadap profesi pijat penyehatan. 

Dengan demikian, P-AP3I berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui pelayanan pijat penyehatan yang profesional dan berkualitas. [Surya]

Berbagi Pesan Inspiratif Kepala SDN Padangdangan 2 di Acara Buka Puasa Bersama

Sdn padangdangan 2 kecamatan pasongsongan Kabupaten Sumenep
Madun, S.Pd, Kepala SDN Padangdangan 2 Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. [Foto: Surya]

apoymadura.com - SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, gelar acara buka puasa bersama diikuti para siswa dan guru. Kamis (20/3/2025). 

Acara ini bertempat di halaman sekolah dan dihadiri oleh Kepala SDN Padangdangan 2, Madun, S.Pd.

Dalam kesempatan tersebut, Madun menyampaikan pesan singkat yang inspiratif kepada para siswa. 

"Secara dhahir, nikmat orang berpuasa yaitu ketika sedang berbuka puasa. Ini nikmat yang mungkin tidak kita jumpai di luar bulan Ramadhan," ucap Madun.

Menurutnya, rugi bagi mereka yang tidak berpuasa karena nikmat dunia tak didapat dan nikmat akhirat kelak pasti mereka tidak memperolehnya. 

Pesan tersebut disampaikan oleh Madun dengan harapan agar para siswa bisa menghargai nikmat yang diberikan Allah SWT selama bulan Ramadhan.

Dengan acara buka puasa bersama ini, diharapkan para peserta didik bisa memperkuat ikatan persahabatan dan memperdalam rasa kebersamaan di tengah-tengah perbedaan. [Surya]

Kamis, 20 Maret 2025

Therapy Banyu Urip di Tanah Merah, Bangkalan: MS Arifin Ajak Terapis Fokus pada Keluhan Pasien

Therapy Banyu Urip
MS Arifin (berdiri) bersama para peserta baksos di Tanah Merah, Bangkalan. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Di Desa Tanah Merah, Bangkalan, digelar bakti sosial (baksos) Therapy Banyu Urip. Jumat (21/3/2025). 

Acara ini dihadiri puluhan peserta dengan berbagai keluhan penyakit, mulai dari gangguan kesehatan ringan hingga kondisi yang membutuhkan perhatian khusus. 

"Baksos ini jadi wadah untuk memberikan terapi kesehatan, dan juga jadi momen penting dalam meningkatkan kesadaran akan perlunya menjaga kesehatan," ucap MS Arifin, owner Therapy Banyu Urip. 

Therapy Banyu Urip dikenal dengan metode pengobatan alternatif berbasis ramuan tradisional. 

Salah satu pesan penting yang disampaikan MS Arifin, selaku koordinator acara, kepada para terapis adalah untuk senantiasa menanyakan keluhan penyakit pasien sebelum memulai proses terapi. 

Hal ini dilakukan agar terapi yang diberikan bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.

"Setiap pasien memiliki kondisi yang berbeda. Dengan menanyakan keluhan mereka, kita bisa memberikan terapi yang tepat dan efektif," ujar MS Arifin.

Setelah proses terapi selesai, para terapis kembali menanyakan apa yang dirasakan oleh pasien.

Langkah ini penting untuk mengevaluasi efektivitas terapi dan memastikan bahwa pasien merasakan perubahan positif setelah menjalani sesi terapi. 

"Ini penting kita lakukan terhadap pasien, karena nilai kepercayaan masyarakat itu mahal harganya," pintasnya. [Surya]

Acara Buka Puasa Bersama SDN Panaongan 3: Wujudkan Sinergi Sekolah dan Masyarakat

Sdn panaongan 3
Buka puasa bersama di SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan. [Foto: Surya]

apoymadura.com - SDN Panaongan 3 sukses gelar acara Buka Puasa Bersama. Acara ini dihadiri para guru ngaji, komite sekolah, dewan guru, alumni, dan siswa. 

Tujuannya untuk mempererat silaturahmi dan kerja sama antara sekolah dan masyarakat. Kamis (20/3/2025). 

Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto,, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang hadir. 

Ia menekankan pentingnya acara ini sebagai wadah memperkuat hubungan sekolah dengan masyarakat. 

"Ini momen untuk mempererat ikatan dan meningkatkan kualitas pendidikan," ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, sekolah memberikan cinderamata kepada para guru ngaji yang telah berkontribusi membimbing siswa dalam memahami nilai-nilai agama. 

Acara ini juga diisi dengan ceramah agama, pembacaan doa, dan buka puasa bersama, menciptakan suasana kekeluargaan.

Agus Sugianto berharap kerja sama ini terus berlanjut agar SDN Panaongan 3 bisa menjadi sekolah unggul dan berkualitas. 

Acara ini mendapat apresiasi dari peserta, termasuk alumni yang merasa senang bisa berkumpul dan berkontribusi untuk almamater tercinta.

Sukses acara ini, SDN Panaongan 3 berharap hubungan harmonis dengan masyarakat terus terjaga demi kemajuan pendidikan dan pembentukan generasi berkarakter. [Surya]

Kepala SDN Padangdangan 2 Berikan Pesan Istimewa kepada Siswa di Acara Buka Puasa Bersama

Sdn padangdangan 2 kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep
Kepala SDN Padangdangan 2 ketika sedang memberikan pesan singkat di acara buka puasa bersama. [Foto: Surya]

apoymadura.com - SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, mengadakan acara buka puasa bersama yang diikuti oleh para siswa dan guru. Kamis (20/3/2025). 

Acara ini bertempat di halaman sekolah dan dihadiri oleh Kepala SDN Padangdangan 2, Madun, S.Pd.

Sdn padangdangan 2

Dalam kesempatan tersebut, Madun menyampaikan pesan singkat kepada para siswa. 

"Dalam libur sekolah, kalian sebisa mungkin tetap melaksanakan ibadah puasa. Ditambah tadarus Al-Quran sehabis shalat tarawih," ucap Madun.

Sdn padangdangan 2 pasongsongan sumene

Pesan tersebut disampaikan oleh Madun dengan harapan agar para siswa tetap menjaga semangat belajar dan meningkatkan kualitas ibadah selama bulan Ramadhan.

Dengan acara buka puasa bersama ini, diharapkan para siswa bisa memperkuat ikatan persahabatan dan memperdalam rasa kebersamaan di tengah-tengah masyarakat. [Surya]

Kegiatan Sosial Bulan Ramahan SDN Panaongan 3: Santunan untuk 13 Anak Yatim

Sdn Panaongan 3 kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep
Agus Sugianto langsung menyerahkan santunan anak yatim ke rumah masing-masing. [Foto: Surya]

apoymadura.com - SDN Panaongan 3 Pasongsongan Sumenep, mengadakan kegiatan santunan terhadap 13 anak yatim yang berada di sekitar sekolah, yakni Desa Panaongan dan Desa Padangdangan. Kamis (20/3/2025). 

Kegiatan santunan ini dilakukan langsung oleh Agus Sugianto, selaku Kepala SDN Panaongan 3. 

Ia sengaja mendatangi rumah masing-masing anak yatim untuk menyerahkan bantuan.

Menurut Agus Sugianto, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu meringankan beban keluarga anak yatim di bulan suci Ramadhan. 

"Kami ingin membantu keluarga mereka yang rata-rata bekerja sebagai petani, sehingga mereka tidak perlu repot-repot datang ke sekolah untuk menerima bantuan," terang Agus Sugianto. 

Kegiatan santunan ini merupakan bagian dari kegiatan sosial sekolah yang bertujuan untuk membantu masyarakat sekitar. 

Dengan demikian, sekolah bisa berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Semoga kegiatan santunan ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk selalu berbagi kasih dan membantu sesama. [Surya]

Rabu, 19 Maret 2025

Harga Telur di Pasar Waru, Pamekasan, Mengalami Naik-Turun Selama Bulan Ramadhan

Pasar Waru pamekasan
Salim, pedagang telur ayam di Pasar Waru Pamekasan. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Harga telur ayam di Pasar Waru, Pamekasan, mengalami naik-turun selama bulan Ramadhan. 

Hal itu disampaikan oleh Salim, salah satu pedagang telur yang berada di sebelah selatan masjid Waru.

Menurut Salim, harga telur di warungnya mengalami penurunan menjelang Lebaran.

"Sepuluh hari menjelang Lebaran, tepatnya Kamis (20/3/2025) harga telur di warung kami turun jadi Rp 25.000 per kilogram," terang Salim.

Salim juga menjelaskan bahwa, telurnya habis terjual sebelum pukul 09.00 WIB. Tidak seperti biasanya. 

Ia mengklaim bahwa hari itu telurnya terjual sebanyak 510 butir.

Naik-turun harga telur ayam ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti permintaan telur menjelang Lebaran dan ketersediaan stok telur.

Bagi masyarakat yang ingin membeli telur, disarankan untuk memantau harga telur di pasar setempat dan membeli telur dari pedagang yang terpercaya.

Dengan demikian, masyarakat bisa memperoleh telur dengan harga yang wajar dan kualitas yang baik. [Surya]

Toko Kurma Terlengkap di Pasar Waru Pamekasan, Pilihan Tepat untuk Berbuka Puasa

Pasar waru pamekasan madura
Umi Ija sedang melayani pembeli kurma. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Selama bulan Ramadhan, Pasar Waru Pamekasan jadi salah satu destinasi favorit bagi mereka yang mencari kurma. Kamis (20/3/2025). 

Toko kurma yang terletak di kios Waru Indah menjadi salah satu tujuan utama bagi pembeli. 

Dengan pelayanan yang ramah dan produk yang lengkap, toko kurma ini menjadi pilihan tepat bagi mereka yang ingin membeli kurma sebagai oleh-oleh haji atau untuk berbuka puasa.

Menurut Umi Ija, pelayan toko kurma tersebut, selama bulan Ramadhan, toko mereka menjadi sangat ramai dengan pembeli. 

"Mereka umumnya berbuka puasa diawali dengan makan kurma," kata Umi Ija. 

Dengan demikian, toko kurma ini menjadi salah satu tempat yang paling dicari selama bulan Ramadhan.

Jika Anda sedang mencari kurma untuk berbuka puasa atau sebagai oleh-oleh haji, toko kurma ini menjadi pilihan yang tepat. [Surya]

Rumah Sehat Gondotopo: Solusi Alternatif untuk Penyakit Ginjal

Rumah Sehat gondotopo
Pasien di Rumah Sehat Gondotopo, Bondowoso. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Rumah Sehat Gondotopo, beralamat di Dusun Pagungan, RT.04/RW.01 Desa Mengok, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, baru-baru ini menerima pasien dengan keluhan sakit perut tembus pinggang. Rabu (19/3/2025). 

Setelah diperiksa dokter, ternyata penyakit pasien disebabkan oleh kreatinin ginjal yang sudah melebihi batas normal.

Tapi berkat terapi pijat saraf dan penggunaan Herbal Gondowangi dan Gondowangi Gel, kondisi pasien sekarang sudah membaik. Pasien sudah bisa buang air besar dan kencing normal lagi.

Menurut Supriyadi, terapis dari Rumah Sehat Gondotopo, pasien sudah 4 kali ke rumah sakit tapi penyakitnya tak kunjung sembuh. 

"Kami berharap bahwa Rumah Sehat Gondotopo bisa jadi solusi alternatif bagi mereka yang mencari pengobatan alami dan efektif," kata Supriyadi.

Rumah Sehat Gondotopo menawarkan terapi pijat saraf dan penggunaan herbal alami untuk membantu mengobati berbagai jenis penyakit, termasuk penyakit ginjal. 

Dengan menggunakan metode pengobatan alami dan efektif, Rumah Sehat Gondotopo berharap bisa membantu pasien mencapai kesehatan optimal.

Jika Anda sedang mencari solusi alternatif untuk pengobatan penyakit ginjal, maka Rumah Sehat Gondotopo bisa jadi pilihan tepat. [Surya]

Rumah Sehat Gondotopo: Solusi Alternatif untuk Pasien Sakit Perut Tembus Pinggang di Bondowoso

Rumah sehat gondotopo
Pasien Rumah Sehat Gondotopo dengan keluhan sakit perut tembus pinggang. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Rumah Sehat Gondotopo, berlokasi di Dusun Pagungan, RT.04/RW.01, Desa Mengok, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, kembali menunjukkan perannya sebagai tempat pengobatan alternatif yang efektif. Rabu (19/3/2025). 

Kali ini, pasien dengan keluhan sakit perut tembus pinggang berhasil merasakan perbaikan kondisi setelah menjalani terapi di tempat ini. 

Pasien tersebut sebelumnya telah menjalani perawatan medis di rumah sakit sebanyak empat kali, tapi belum menemukan kesembuhan.

Menurut diagnosis dokter, keluhan yang dialami pasien disebabkan oleh kadar kreatinin ginjal yang sudah melebihi ambang batas normal. 

"Kreatinin adalah zat sisa metabolisme otot yang seharusnya disaring oleh ginjal," terang Supriyadi, terapis Rumah Sehat Gondotopo. 

Ketika kadar kreatinin tinggi, hal ini menandakan bahwa fungsi ginjal sedang terganggu. 

Kondisi ini menyebabkan pasien mengalami kesulitan buang air besar dan buang air kecil, serta rasa sakit yang hebat di perut hingga tembus ke pinggang.

Setelah dirujuk ke Rumah Sehat Gondotopo, pasien menjalani terapi pijat saraf dan menggunakan produk herbal unggulan dari tempat ini, yaitu Herbal Gondowangi dan Gondowangi Gel. 

"Terapi pijat saraf bertujuan untuk memperbaiki sirkulasi darah dan merangsang fungsi organ tubuh, termasuk ginjal," ucap Supriyadi. 

Sementara itu, Herbal Gondowangi dan Gondowangi Gel berkhasiat membantu detoksifikasi tubuh dan memperbaiki fungsi organ dalam.

Supriyadi menjelaskan bahwa pasien telah menjalani empat kali perawatan di rumah sakit namun belum menunjukkan ada perbaikan signifikan. 

"Menurut pihak keluarga, pasien ini sudah beberapa kali berobat ke rumah sakit, tapi penyakitnya tak kunjung sembuh. Setelah menjalani terapi di sini, alhamdulillah kondisinya mulai membaik," ujar Supriyadi. [Surya]

Pembelajaran Bermakna di SDN Panaongan 3 Selama Bulan Suci Ramadhan

Sdn Panaongan 3 Pasongsongan Sumenep
Para murid SDN Panaongan 3 mengikuti pembelajaran doa antara dua sujud. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Proses pembelajaran di SDN Panaongan 3 Pasongsongan Sumenep, pada hari ke-12 bulan Ramadhan tetap berjalan lancar dengan penyesuaian waktu. Rabu (19/3/2025). 

Proses pembelajaran dibagi menjadi dua sesi: sesi pertama berupa pelajaran umum dan dilanjutkan istirahat. 

Sesi kedua difokuskan pada materi khusus Ramadhan sesuai jenjang kelas masing-masing. 

Untuk siswa kelas 1, 2, dan 3, materi yang diajarkan adalah pembacaan doa antara dua sujud oleh Abdul Wasik.

Sdn Panaongan 3

Ia menjelaskan tata cara dan pentingnya doa tersebut dengan metode yang mudah dipahami, sambil menekankan nilai ketekunan dalam beribadah. 

Sementara itu, siswa kelas 4, 5, dan 6 mendapatkan materi tentang Takbiran dan Idul Fitri dengan pengajar Yiyik Sufiyah. 

Ia menjelaskan makna takbiran sebagai simbol kegembiraan dan syukur, serta momentum untuk mempererat silaturahmi. 

Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto, mengapresiasi peran aktif para guru dalam mendampingi siswa selama bulan Ramadhan. 

"Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga memiliki iman dan taqwa yang kuat," ujarnya. 

Pembelajaran di SDN Panaongan 3 ini membuktikan, bahwa meskipun sedang berpuasa, siswa tetap bisa belajar dengan semangat yang tinggi. 

Sekolah berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman belajar yang bermakna, mengintegrasikan nilai-nilai agama agar siswa tumbuh cerdas secara intelektual dan spiritual. [Surya]

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...