Selasa, 31 Desember 2024

Teknik Pengobatan Guasha dan Barqun di Griya Sehat Alami Holistik (GSAH) Yogyakarta

Therapy Banyu Urip
Bunda Rewin (kanan) sedang menerapi pasien. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Pengobatan tradisional semakin diminati masyarakat yang mencari solusi kesehatan alami dan holistik. 

Salah satu teknik yang mulai berkembang adalah guasha, metode terapi tradisional yang telah dimodifikasi dengan pendekatan modern oleh Griya Sehat Alami Holistik (GSAH) Yogyakarta.

"Di tempat kami, alat guasha terbuat dari tanduk kerbau yang dipercaya memiliki sifat alami yang bermanfaat untuk tubuh," terang Bunda Rewin, 

Selain itu, GSAH juga mengembangkan metode barqun, yaitu teknik serupa yang menggunakan alat berbahan tanduk sapi qurban.

Menurut Bunda Rewin, pemilik GSAH, penggunaan bahan alami seperti tanduk kerbau dan sapi qurban yang memberikan efek merangsang sistem penyembuhan alami.

Untuk meningkatkan efektivitas terapi, GSAH tidak hanya mengandalkan guasha dan barqun. 

Mereka juga menggunakan Itera-care, alat modern yang memancarkan energi tertentu untuk membantu proses pemulihan tubuh. 

"Selain itu, pasien di tempat kami juga diberikan Ramuan Banyu Urip, herbal khusus yang diracik dari bahan-bahan alami untuk mempercepat penyembuhan," cetus Bunda Rewin. 

Kombinasi teknik tradisional dan teknologi modern ini menjadi ciri khas pengobatan di GSAH.

Bagi masyarakat yang tertarik mencoba terapi guasha atau barqun, GSAH siap melayani di alamat: Pogung Baru D35 RT.008/RW.050, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta.

"Untuk informasi lebih lanjut atau konsultasi, Anda bisa menghubungi saya di nomor 0856 4350 0068," imbuh Bunda Rewin. [Surya]

Mengatasi Hernia dengan Ramuan Banyu Urip, Solusi Cepat dan Efektif

Therapy Banyu Urip

apoymadura.com - Penyakit hernia, kondisi dimana organ tubuh menonjol melalui celah otot atau jaringan sekitarnya, seringkali menjadi momok bagi penderitanya. 

Selain menimbulkan rasa kurang nyaman, hernia juga bisa memengaruhi aktivitas sehari-hari. 

Tapi, Ramuan Banyu Urip kini jadi viral karena klaimnya yang mampu menyembuhkan hernia hanya dalam hitungan menit.

Menurut MS Arifin, owner Ramuan Banyu Urip, solusi ini bekerja secara alami dan cepat. 

"Prosesnya sederhana, ramuan ajaib ini dioleskan langsung ke area hernia, kemudian dibungkus menggunakan plastik. Dalam waktu singkat, pembengkakan hernia mengempis, membawa kelegaan bagi pasien," ungkapnya. 

MS Arifin menjelaskan bahwa bahan-bahan dalam ramuan ini berasal dari alam dan diracik dengan teknik tradisional yang diwariskan turun-temurun. 

Kombinasi bahan-bahan tersebut dipercaya bisa meresap ke dalam jaringan, meredakan pembengkakan, dan mengembalikan posisi organ yang menonjol.

"Banyak pasien hernia yang pulih dengan Ramuan Banyu Urip," imbuh MS Arifin. 

Bahkan beberapa diantaranya melaporkan sembuh total tanpa perlu menjalani operasi. 

Kesederhanaan proses pengobatan ini menjadikannya pilihan populer di kalangan masyarakat yang mencari solusi alternatif.

Dengan kian banyaknya pasien yang memberikan testimoni positif, Ramuan Banyu Urip kini jadi harapan baru bagi penderita hernia.  [Surya]


Kisah Dr. Suwarti, Sp.A, Keajaiban Ramuan Banyu Urip untuk Kesehatan Keluarga

Therapy Banyu Urip

apoymadura.com - Dr. Suwarti, Sp.A, seorang dokter spesialis anak yang sudah berpengalaman bertahun-tahun di bidangnya, menemukan secercah harapan baru melalui sebuah ramuan tradisional yang bernama Banyu Urip. 

Ramuan ini bukan hanya sekadar solusi kesehatan, tetapi juga menjadi titik balik bagi kesehatan keluarganya, terutama dalam memulihkan penyakit ginjal yang telah bertahun-tahun diderita oleh anaknya.

Berawal dari usaha panjang yang tidak membuahkan hasil, Dr. Suwarti sempat membawa anaknya berkonsultasi dengan berbagai dokter ahli, baik di dalam maupun luar negeri. 

Tapi, kondisi penyakit ginjal anaknya tetap memburuk, bahkan banyak dokter akhirnya menyatakan tidak bisa memberikan solusi yang efektif. 

Dalam keputusasaan itu, ia diperkenalkan dengan Ramuan Banyu Urip oleh seorang kolega.

Ramuan Banyu Urip, yang berasal dari warisan leluhur Indonesia, dikenal sebagai pengobatan multi-fungsi yang telah digunakan turun-temurun. 

Mengandung berbagai bahan herbal, ramuan ini dipercaya mampu menyelaraskan keseimbangan tubuh, memulihkan fungsi organ, dan memperbaiki sistem imun secara menyeluruh.

"Setelah mengonsumsi Ramuan Banyu Urip secara rutin sesuai anjuran, anak kami mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan signifikan," ungkap Dr. Suwarti. 

Fungsi ginjalnya yang sebelumnya sangat terganggu perlahan pulih. 

Hasil tes medis pun menunjukkan perubahan positif yang tidak terduga. 

Hal ini menjadi titik awal ketertarikan Dr. Suwarti terhadap khasiat luar biasa dari ramuan ini.

"Awalnya saya skeptis terhadap pengobatan tradisional. Tapi pengalaman ini membuka mata hati saya bahwa pendekatan alami bisa memberikan hasil luar biasa," terang Dr. Suwarti.

Kisah Dr. Suwarti menunjukkan bahwa harapan selalu ada, bahkan di tengah keterbatasan. 

Ramuan Banyu Urip bukan hanya menyembuhkan anaknya, tapi juga jadi pelajaran berharga bagi dunia kesehatan. [Surya]

Senin, 30 Desember 2024

Khasiat Ramuan Banyu Urip: Penyembuh Alami Beragam Penyakit

Therapy Banyu Urip
Dari kiri: MS Arifin (owner Ramuan Banyu Urip), Salim bin Atan (Cabang Therapy Banyu Urip Makaysia), dan Wali Kota Yogyakarta. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Ramuan Banyu Urip adalah salah satu warisan pengobatan tradisional Indonesia, dikenal luas karena kemampuannya bisa memulihkan berbagai macam penyakit. Senin (30/12/2024). 

Dengan penggunaan yang sederhana, ramuan ini tidak hanya populer di dalam negeri, tapi juga telah menarik perhatian dunia internasional. 

MS Arifin sebagai owner menerangkan beberapa khasiat yang terkandung di dalam Ramuan Banyu Urip. 

"Ramuan Banyu Urip bisa meningkatkan imunitas tubuh," cetusnya. 

Kandungan alami dalam ramuan ini mampu membantu tubuh melawan berbagai penyakit dengan meningkatkan daya tahan tubuh. 

MS Arifin menambahkan, bahwa Ramuan Banyu Urip juga bisa mengatasi peradangan. 

"Ramuan ini sering digunakan untuk meredakan peradangan, baik yang bersifat internal maupun eksternal," imbuh eks-Polisi Militer ini tegas. 

Selain itu, Ramuan Banyu Urip juga mampu membantu memperbaiki sirkulasi darah yang berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Lebih jauh MS Arifin menjelaskan, bahwa Ramuan Banyu Urip juga bisa menyembuhkan penyakit kronis. Seperti asma, diabetes, kanker darah, prostat, ginjal dan hipertensi.

Yang tak kalah pentingnya, Ramuan Banyu Urip juga bisa meningkatkan energi dan vitalitas tubuh. 

Popularitas Internasional

Ramuan Banyu Urip tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga telah menembus pasar internasional. 

Keberhasilan ramuan ini dalam mengatasi berbagai penyakit di berbagai negara membuktikan bahwa khasiatnya diakui secara global. 

Banyak cabang Therapy Banyu Urip yang berdiri di luar negeri, memberikan layanan penyembuhan tradisional dengan metode yang sama seperti di tanah air. 

"Pengguna dari berbagai negara memberikan testimoni positif, menunjukkan kecocokan dengan berbagai kondisi kesehatan di berbagai budaya," pungkas MS Arifin. [Surya]

Minggu, 29 Desember 2024

Penyerahan Bantuan Ramuan Banyu Urip dalam Bakti Sosial Berkah di Godean Yogyakarta

Therapy banyu urip international
Sri Wigati (paling kanan) dalam acara Bakti Sosial Berkah di Godean Yogyakarta. [Foto: Surya]

apoymadura.com -  Berbagi itu indah. Seindah alam semesta ini. Demikian banyak orang bijak bilang. 

Seperti Bakti Sosial Berkah yang dilaksanakan pada akhir pekan ini, menjadi momen istimewa bagi masyarakat sekitar Godean, Yogyakarta. Sabtu (28/12/2024). 

Acara dihadiri lebih dari 45 peserta ini mendapatkan perhatian khusus berkat kehadiran Komisaris PT Bintang Banyu Urip, Sri Wigati. 

Dalam acara ini, Sri Wigati menyerahkan bantuan berupa Ramuan Banyu Urip kepada seluruh peserta, sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan masyarakat.

Ramuan Banyu Urip dikenal luas sebagai produk herbal yang bermanfaat untuk memulihkan berbagai macam penyakit. 

Penyerahan bantuan ini menjadi simbol kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, juga mencerminkan komitmen PT Bintang Banyu Urip dalam mendukung gaya hidup sehat.

Yang menarik, Bakti Sosial Berkah kali ini tidak hanya diikuti oleh warga lokal Godean, tetapi juga oleh peserta yang datang dari luar daerah, termasuk Jawa Timur. 

Kehadiran mereka yang jauh menunjukkan bahwa acara ini memiliki daya tarik yang luas dan mampu menjangkau masyarakat dari berbagai wilayah.

Dalam sambutan singkatnya, Sri Wigati menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan untuk berbagi dengan masyarakat. 

“Bakti Sosial Berkah ini adalah bentuk nyata dari kebersamaan dan rasa peduli terhadap kesehatan masyarakat Indonesia," ucap Sri Wigati. 

Ia berharap Ramuan Banyu Urip yang diberikan bisa jadi manfaat bagi kesehatan kepada seluruh peserta. 

Acara ini juga diisi dengan pengobatan gratis kepada seluruh peserta. 

Kehangatan dan kebersamaan terasa kental sepanjang acara, menciptakan suasana yang penuh semangat dan harapan.

Dengan suksesnya Bakti Sosial Berkah ini, diharapkan akan ada lebih banyak lagi kegiatan serupa yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sri Wigati menutup acara dengan pesan inspiratif, “Kita semua memiliki peran untuk saling membantu dan mendukung. Semoga kegiatan ini menjadi berkah bagi kita semua.” [Surya]

MS Arifin yang Menginspirasi dengan Inovasi dan Kolaborasi

Therapy banyu urip international
Dari kiri: MS Arifin dan bakti sosial Therapy Banyu Urip di Godean Yogyakarta. [Foto: Surya]

apoymadura.com - MS Arifin, CEO Therapy Banyu Urip, dikenal sebagai sosok pemimpin visioner yang selalu mendorong inovasi dan kolaborasi dalam dunia terapi kesehatan. Ahad (29/12/2024). 

Di bawah kepemimpinannya, Therapy Banyu Urip telah berkembang menjadi jaringan besar yang mencakup banyak cabang.

Di dalam negeri cabangnya hampir ada di tiap kota. Sedangkan di luar negeri ada di kawasan Asia, Eropa, dan Amerika. 

Therapy Banyu Urip juga menjadi tempat bernaung bagi para terapis yang berbagi visi sama guna memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

"Kami memiliki keyakinan bahwa perpaduan antara metode pengobatan tradisional Therapy Banyu Urip dengan alat atau teknik modern akan menciptakan hasil lebih optimal," ungkap MS Arifin. 

Maka ia terus mendorong para terapis yang tergabung dalam keluarga besar Therapy Banyu Urip untuk berinovasi dan berkolaborasi.

“Inovasi adalah kunci keberlanjutan, sementara kolaborasi adalah fondasi kekuatan tim,” ucap MS Arifin di kantornya, Jalan Selokan Mataram, Sleman, Yogyakarta. 

Pernyataan ini mencerminkan komitmennya untuk memberikan ruang kepada para terapis agar terus belajar metode pengobatan baru yang efektif dan efisien. [Surya]

Baksos Therapy Banyu Urip: Menghadirkan Manfaat Bagi Masyarakat di Godean, Yogyakarta

Therapy banyu urip international
Peserta baksos Therapy Banyu Urip di Godean Yogyakarta. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Pelaksanaan bakti sosial (Baksos) yang digelar Therapy Banyu Urip International di Godean, Yogyakarta, penuh makna kepedulian. Sabtu (28/12/2024). 

Kegiatan ini dipimpin langsung CEO Therapy Banyu Urip International, MS Arifin, bersama Sri Wigati selaku Komisaris PT Bintang Banyu Urip.

"Baksos ini tidak hanya jadi ajang pengobatan gratis, tapi juga memberikan dukungan nyata kepada masyarakat dengan menyediakan ramuan herbal secara gratis," terang MS Arifin. 

Sebanyak lebih dari 45 orang hadir mengikuti program ini, termasuk ada beberapa peserta datang jauh-jauh dari luar Yogyakarta, seperti Jawa Timur.

MS Arifin, yang dikenal atas komitmennya dalam dunia pengobatan alternatif, turun langsung untuk memberikan layanan terapi kepada masyarakat. 

Tidak hanya itu, Sri Wigati sebagai Komisaris PT Bintang Banyu Urip juga aktif mendampingi kegiatan ini dengan membagikan ramuan herbal khas Banyu Urip kepada para peserta. 

"Ramuan ini diharapkan bisa mendukung proses pemulihan mereka sekaligus menjaga kesehatan badan," ucap MS Arifin. 

Kegiatan berbagi manfaat ini mendapat sambutan luar biasa dari peserta yang datang. 

Hal ini menunjukkan bahwa program Baksos memiliki daya tarik yang luas dan dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baksos ini mencerminkan dedikasi Therapy Banyu Urip International dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan sosial. 

Sementara itu, Sri Wigati memberikan komentarnya:

"Melalui acara ini, PT Bintang Banyu Urip berharap bisa terus berkontribusi untuk kesehatan masyarakat di berbagai daerah."

Semangat kepedulian ini menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap sesama.

Baksos seperti ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat. [Surya]

Sabtu, 28 Desember 2024

MS Arifin, Pemimpin Visioner di Therapy Banyu Urip yang Mendorong Inovasi dan Kolaborasi

Ceo therapy banyu urip international
MS Arifin, CEO Therapy Banyu Urip International [Foto: Surya]

apoymadura.com - Dalam dunia terapi kesehatan, inovasi dan kolaborasi menjadi kunci penting untuk memberikan hasil terbaik bagi pasien. 

MS Arifin, CEO Therapy Banyu Urip, memahami hal ini dengan sangat baik. Sabtu (28/12/2024). 

Sebagai pemimpin yang visioner, ia terus mendorong para terapis yang tergabung di Komunitas Therapy Banyu Urip untuk tidak stagnan. 

"Berpegang pada metode dasar, kita perlu juga mengintegrasikannya dengan pendekatan baru yang relevan," imbuhnya. 

Metode dasar Therapy Banyu Urip telah dikenal luas sebagai salah satu pendekatan yang efektif dalam mendukung penyembuhan berbagai kondisi kesehatan. 

Para terapis yang tergabung dalam tim ini sudah terlatih, bersertifikat, dan menguasai metode tersebut dengan baik. 

"Saya percaya bahwa fondasi yang kuat harus dijadikan pijakan untuk eksplorasi lebih luas, bukan sekadar zona nyaman," ucap MS Arifin. 

Baginya, dunia kesehatan terus berkembang, dan para terapis perlu mengikuti perkembangan tersebut agar tetap relevan. 

Ia menginspirasi timnya untuk selalu belajar dan mencoba metode baru yang dapat mempercepat proses penyembuhan pasien. 

Inovasi ini mencakup integrasi teknologi, penelitian terbaru, hingga pengembangan teknik terapi yang lebih modern.

Dengan menggabungkan metode dasar Therapy Banyu Urip dengan pendekatan dari disiplin ilmu lainnya, para terapis bisa menciptakan solusi yang lebih komprehensif bagi pasien.

"Semua upaya yang kami lakukan bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses penyembuhan," cetus MS Arifin di tempat praktiknya, kawasan Jalan Selokan Mataram, Sleman, Yogyakarta. 

Dengan menggabungkan metode dasar dengan pendekatan lain, para terapis mampu memberikan layanan lebih cepat dalam memperoleh hasil, juga lebih sesuai dengan kebutuhan setiap pasien. [Surya]

Drumband Gita Al-Husna SDN Pakandangan Sangra Raih Prestasi Tingkat Jawa Timur

Sdn pakandangan sangra kecamatan bluto kabupaten sume6

apoymadura.com - Drumband Gita Al-Husna dari SDN Pakandangan Sangra, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, berhasil mengharumkan nama sekolah dengan meraih juara ll dalam Festival Drumband Tingkat Jawa Timur.

Mereka berhasil menjadi Juara II dalam kategori kirab drumband non-brass, bersaing dengan tim-tim terbaik dari sekolah se-Jawa Timur.

Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-21 Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Hikmah (STAIDHI) Bangkalan, ajang STAIDHI Open Tournament 2024 telah digelar pada hari Jumat, 27 Desember 2024. 

Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah kecil ini, yang jumlah muridnya tidak mencapai seratus orang.

Kepala SDN Pakandangan Sangra, Susilawati, S.Pd., mengungkapkan bahwa perjalanan menuju keberhasilan ini tidaklah mudah. 

Saat pertama kali dibentuk, grup drumband ini menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal pendanaan. 

“Kami sempat kesulitan karena keterbatasan dana, tapi berkat kerja keras dan dukungan masyarakat serta beberapa perusahaan sekitar yang jadi sponsor, drumband ini akhirnya bisa berkembang,” ungkapnya.

Sukses ini tidak lepas dari peran pelatih mereka, Muhammad Imam Syaiful, yang dengan penuh dedikasi membimbing anak-anak agar mampu tampil maksimal. 

"Latihan intensif, disiplin tinggi, dan semangat para siswa menjadi kunci sukses dalam meraih prestasi ini," terang Susilawati. 

Drumband Gita Al-Husna kini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Kabupaten Sumenep, khususnya di daerah dengan jumlah siswa yang terbatas. 

"Kami ingin menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih prestasi. Dengan kerja keras dan semangat, semua bisa diwujudkan," tambah Guru Penggerak ini bangga. 

Prestasi ini menjadi motivasi bagi SDN Pakandangan Sangra untuk terus mengembangkan potensi siswa, khususnya di bidang seni dan olahraga. [Surya]

Jumat, 27 Desember 2024

Merangkul Keragaman Peserta Didik Kelas VI di SD Negeri Pasongsongan I, dalam Pembelajaran Matematika : Petualangan Menyenangkan atau Tantangan Menakutkan?

Sdn pasongsongan 1 kecamatan pasongsongan kabupaten sumenep

Oleh: Husniyah Warti 

Guru SDN Pasongsongan I Kecamatan Pasongsongan sekaligus Mahasiswi jurusan PGSD STKIP PGRI Sumenep.

SETIAP anak adalah unik. Dengan bakat, minat dan gaya belajar yang berbeda. Dalam konteks kelas, keragaman peserta  didik merupakan sebuah anugerah yang perlu dikelola dengan bijak. 

Keragaman peserta didik dalam dunia pendidikan merupakan salah satu aspek penting yang mencakup perbedaan latar belakang serta minat belajar dan karakteristik pribadi masing-masing. Terutama dalam pembelajaran matematika, dimana setiap anak memiliki gaya belajar, kecepatan, dan minat yang berbeda-beda.

Adanya keragaman tentu menghadirkan tantangan tersendiri bagi guru, khususnya saya selaku guru kelas di kelas VI SDN Pasongsongan I. Setiap peserta didik di SDN Pasongsongan I khususnya kelas VI memiliki cara pandang yang unik terhadap konsep matematika. Ada yang lebih visual, ada yang lebih auditori, dan ada pula yang kinestetik. Menurut saya pribadi jika guru hanya menggunakan satu metode pembelajaran, khususnya materi pembelajaran matematika maka potensi yang dimiliki banyak anak akan terabaikan.

Matematika, bagi anak Sekolah Dasar, seringkali menjadi subjek yang menarik perhatian sekaligus menimbulkan rasa khawatir bahkan menakutkan. Persepsi mereka terhadap mata pelajaran ini sangat beragam. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti konsep yang sulit dipahami, metode pembelajaran membosankan yang hanya berfokus pada penghafalan rumus dan penyelesaian soal-soal sehingga menghilangkan minat untuk belajar dan menyukai pembelajaran matematika.

Dibalik tantangan yang terjadi pada peserta didik khususnya kelas VI SDN Pasongsongan I yang biasa kita sapa dengan SDN PASTU tersebut, tersimpan peluang besar untuk membuat mereka tertarik dan berminat belajar matematika serta membuat pembelajaran matematika lebih menyenangkan. Yaitu pertama, dengan menvariasikan metode-metode yang digunakan jangan hanya mengandalkan ceramah akan tetapi penggunaan alat peraga sangat berguna dalam menfasilitasi media untuk pelengkap pembelajaran. Kedua, guru juga bisa menghubungkan matematika dengan kehidupan sehari-hari artinya memberi contoh nyata yang terkait dengan kehidupan sehari-hari. Ketiga, buat suasana pembelajaran yang positif artinya menciptakan suasana yang menyenangkan tidak monoton dan bebas dari tekanan serta memberikan pujian dan dorongan sekalipun hasil yang mereka peroleh belum memuaskan.

Dengan demikian keragaman peserta didik dalam pembelajaran matematika adalah sebuah kenyataan yang harus saya hadapi. Namun, dengan pendekatan yang tepat, keragaman peserta didik khususnya kelas enam SDN PASTU justru dapat menjadi kekuatan yang mendorong peserta didik untuk mencapai potensi terbaiknya. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, dimana setiap peserta didik  merasa dihargai dan memiliki kesempatan untuk berkembang khususnya dalam pembelajaran matematika. sehingga peserta didik dapat menikmati proses belajar matematika dan mengembangkan minat.[]

Kamis, 26 Desember 2024

Agus Sugianto: Kepala Sekolah yang Berdedikasi pada Pendidikan di Pasongsongan

Sdn Panaongan 3 kecamatan pasongsongan kabupaten Pamekasan
Agus Sugianto (belakang dua dari kiri) bersama para guru SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, adalah sosok yang patut menjadi teladan dalam dunia pendidikan. Jumat (27/12/2024). 

Kepeduliannya pada kemajuan pendidikan di Kecamatan Pasongsongan cukup baik.

Contoh konkretnya yakni membantu para guru honorer yang tengah berjuang meraih status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

"Saya secara aktif memberikan pendampingan kepada mereka yang akan mengikuti seleksi PPPK periode II," ujar Agus Sugianto. 

Langkah ini menunjukkan betapa besar komitmen dia dalam memperjuangkan hak para tenaga pendidik di wilayahnya.

Salah satu tindakan nyata yang dilakukan Agus Sugianto menjadi inisiator grup Non K2, grup PAI, grup CGP, grup PPG, dan grup Guru Bahasa Madura Kecamatan Pasongsongan. 

Khusus grup Non K2 Pasongsongan, Agus Sugianto mendampingi para guru honorer untuk mengatasi berbagai kendala teknis, seperti pengunggahan dokumen ke akun SSCASN. 

Bahkan Agus Sugianto sering mendampingi beberapa guru honorer ke Dinas Pendidikan Sumenep karena ada dokumen yang salah. 

"Saya juga seringkali membantu memecahkan masalah yang dihadapi  para guru agar proses administrasi bisa berjalan lancar," ungkapnya. 

Hadirnya di tengah perjuangan para guru honorer ini menjadi bukti, bahwa seorang pemimpin yang peduli tidak hanya bekerja bagi institusi yang ia pimpin, tapi juga untuk kemajuan komunitas di sekitarnya. 

Komitmen ini tidak hanya memberikan motivasi kepada para guru, tapi juga menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih positif di Kecamatan Pasongsongan.

Dengan dedikasinya yang tinggi, Agus Sugianto tidak hanya membangun SDN Panaongan 3 menjadi lebih baik, tapi juga ikut andil dalam menciptakan masa depan lebih cerah bagi dunia pendidikan di Sumenep. [Surya]

Rabu, 25 Desember 2024

Pakde Kampret Terapis Andal dari Bangirejo Kini Bagian dari Therapy Banyu Urip

Therapy banyu urip international
MS Arifin (kiri) bersama Pakde Kampret. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Pakde Kampret beralamat di Bangirejo, Jatimulyo, Yogyakarta, adalah terapis andal yang telah dikenal masyarakat luas. Kamis (26/12/2024). 

Ia merupakan seorang terapis dengan kemampuan luar biasa dalam membantu memulihkan berbagai penyakit. 

Kemampuannya sering membuatnya diundang ke berbagai tempat oleh orang-orang yang membutuhkan pertolongan.

"Saya bersyukur dan bangga karena telah diterima menjadi bagian dari keluarga besar Therapy Banyu Urip," ucap Pakde Kampret dengan wajah bahagia. 

Therapy Banyu Urip ialah sebuah komunitas yang bergerak di bidang terapi kesehatan dengan pendekatan sosial budaya. 

"Komunitas ini tidak hanya memberikan ruang bagi saya untuk terus berkembang, tapi juga memungkinkan saya berbagi manfaat dengan lebih banyak orang," ucap Pakde Kampret penuh syukur.

Sedangkan MS Arifin, CEO Therapy Banyu Urip, mengungkapkan bahwa komunitas ini terbuka untuk siapa saja yang punya keahlian sebagai terapis.

"Kami siap menampung siapa saja yang mau bergabung, selama mereka memiliki kemampuan di bidang terapi dan hati yang tulus untuk membantu sesama," ujar MS Arifin.

Dengan bergabungnya Pakde Kampret, diharapkan Therapy Banyu Urip makin mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Pakde Kampret dan Therapy Banyu Urip menjadi bukti nyata bahwa keahlian, dedikasi, dan jiwa sosial bisa membawa manfaat besar bagi masyarakat luas. [Surya]

MS Arifin Dukung Musik Tongtong Menuju Panggung Dunia

Therapy Banyu Urip internationa

apoymadura.com - Putra asli Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, MS Arifin, punya perhatian besar terhadap musik tongtong. Kamis [26/12/2024]

Sebagai wujud kecintaannya terhadap seni tradisional Pasongsongan, MS Arifin dengan bangga jadi sponsor utama grup musik tongtong Dewa Amor. 

"Setiap ada event, baik festival atau atau lomba-lomba, saya bersama perusahaan Therapy Banyu Urip, turut serta mensupportnya,"  ungkap MS Arifin. 

Lebih jauh MS Arifin mengatakan, dahulu musik tongtong hanya dimainkan sebagai sarana membangunkan orang untuk sahur. 

Tapi kini musik tongtong telah menjelma jadi salah satu warisan seni budaya yang mendunia. 

MS Arifin menyadari pentingnya menjaga dan mempromosikan seni ini agar tidak hanya dikenal di tanah kelahirannya, tapi juga di panggung internasional.

"Musik tongtong adalah kebanggaan kita semua, terutama masyarakat Pasongsongan. Musik ini merupakan warisan budaya yang harus terus kita jaga," ujar MS Arifin saat memberikan dukungannya kepada grup Dewa Amor.

Festival musik tongtong di Sumenep ini menjadi ajang bergengsi yang diikuti oleh berbagai grup musik tongtong dari berbagai daerah. 

Dengan penampilan yang penuh semangat dan kreativitas, Dewa Amor menjadi salah satu grup yang paling dinantikan. 

Dukungan MS Arifin tidak hanya bantuan finansial saja, tapi juga motivasi kepada para anggota grup agar terus berkarya dan mencintai budaya mereka.

Kepedulian MS Arifin ini jadi bukti, bahwa cinta terhadap budaya lokal bisa berikan dampak besar, bukan sekadar melestarikan tapi juga mengangkat citra daerah di kancah global. [Surya]

Selasa, 24 Desember 2024

Yayasan Pondok Pesantren Annidhamiyah Gelar Silaturahmi dan Penyerahan Raport Semester 1 Tahun Pelajaran 2024/2025

Pondok pesantren Annidhamiyah dusun Jeppon Desa bindang kecamatan Pasean Kabupaten pamekasan

apoymadura.com - Yayasan Pondok Pesantren Annidhamiyah, berlokasi di Dusun Jeppon Desa Bindang Kecamatan Pasean  Kabupaten Pamekasan, menggelar acara Silaturahmi Wali Siswa dan Santri sekaligus Penyerahan Raport Semester 1. Rabu (25/12/2024). 

Acara yang berlangsung khidmat itu dihadiri para wali murid, wali santri, serta jajaran dewan guru. 

Adalah KH Muhlis, S.Ag, selaku pengurus Yayasan Pondok Pesantren Annidhamiyah, menyampaikan sambutan mewakili pengasuh Pondok Pesantren Annidhamiyah.

KH Muhlis, S.Ag menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi dan mengawasi putra-putrinya, khususnya saat berada di rumah. 

“Kami mengajak para wali murid dan wali santri untuk senantiasa memberikan perhatian kepada putra-putrinya. Pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah atau pesantren, tapi juga peran aktif dari orang tua di rumah amat diperlukan,” ujarnya.

Selain itu, KH Muhlis, S.Ag juga membuka ruang untuk masukan dan saran dari para wali siswa dan santri demi kemajuan Yayasan Annidhamiyah. 

Ia berharap adanya sinergi yang baik antara pihak yayasan dan orang tua untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih berkualitas.

Yayasan Pondok Pesantren Annidhamiyah sendiri mengelola beberapa lembaga pendidikan, yaitu RA, MI, SMP, SMA, serta MDTAl Annidhamiyah. 

Dengan berbagai jenjang pendidikan tersebut, yayasan ini berkomitmen untuk mencetak generasi yang berakhlak mulia dan berilmu pengetahuan.

Melalui acara ini, diharapkan hubungan antara yayasan, guru, orang tua, dan santri semakin erat, sehingga bisa mendukung tercapainya tujuan pendidikan yang lebih baik di masa depan. [Surya]

Therapy Banyu Urip Cabang Singapura, Sukses Berkat Kepemimpinan Salim bin Atan

Ramuan banyu urip international
Dari kanan: MS Arifin, Salim bin Atan, dan istri. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Pengobatan alternatif semakin diminati masyarakat Singapura sebagai solusi kesehatan yang alami. Selasa (24/12/2024). 

Salah satu nama yang berhasil menarik perhatian adalah Therapy Banyu Urip Cabang Singapura, pimpinan Salim bin Atan, warga asli Malaysia yang kini menetap di Negeri Singa. 

Sukses terapi ini membuktikan kalau metode pengobatan tradisional dapat diterima dengan baik di tengah masyarakat modern.

Therapy Banyu Urip menawarkan pendekatan unik dalam pengobatan alternatif. 

Dengan memadukan Ramuan Banyu Urip, pijat tradisional dan pendekatan ilmiah, terapi ini fokus pada pemulihan tubuh melalui keseimbangan energi dan ramuan tradisional. 

"Di bawah kepemimpinan Salim bin Atan, cabang Singapura ini telah berkembang pesat dan memiliki reputasi sebagai salah satu pusat terapi alternatif terbaik," ungkap CEO Therapy Banyu Urip, MS Arifin. 

Salim bin Atan membawa wawasan mendalam tentang metode penyembuhan tradisional yang telah ia pelajari sejak muda. 

"Salim bkn Atan percaya, bahwa pengobatan alternatif bisa menjadi pelengkap sempurna bagi layanan kesehatan modern," imbuh MS Arifin. 

Singapura dikenal sebagai negara dengan masyarakat yang menghargai kesehatan dan gaya hidup sehat. 

Warga Singapura terbiasa mencari solusi kesehatan yang alami, efektif, dan minim efek samping. 

Keberhasilan Therapy Banyu Urip Cabang Singapura adalah bukti bahwa pengobatan alternatif memiliki tempat di tengah masyarakat modern. 

Dengan terus berkembangnya kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat, cabang ini diharapkan bisa menjadi model bagi pengobatan alternatif lainnya di kawasan Asia Tenggara. [Surya]

Senin, 23 Desember 2024

Imanur Maulid Efendi dan Ahmad Buhari: Pendamping Setia Guru Honorer Kecamatan Pasongsongan dalam Rekrutmen PPPK 2024

Sdn panaongan 3 kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep
Imanur Maulid Efendi (atas) dan Ahmad Buhari (bawah) bersama para guru honorer Kecamatan Pasongsongan. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Kisah inspiratif dua tokoh pendidikan lokal Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, Imanur Maulid Efendi dan Ahmad Buhari. 

Dengan dedikasi luar biasa, keduanya telah menjadi pendamping setia bagi para guru honorer dalam menghadapi proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024.

Pendampingan yang mereka lakukan berfokus pada upaya memastikan para guru honorer tidak terhambat kendala teknis, terutama dalam proses unggah dokumen melalui akun SSCASN. 

"Kesalahan seperti penulisan nomor surat atau kelengkapan dokumen menjadi penyebab kegagalan pelamar ikut tes nantinya," tegas Imanur ketika mendampingi para guru honorer melakukan resume di SDN Panaongan 3. Selasa (24/12/2024). 

Imanur menambahkan, bahwa kesalahan sedikit saja akan berakibat fatal. 

"Kita tahu para guru honorer itu perjuangannya luar biasa. Tatkala salah mengunggah, otomatis harus menunggu masa sanggah," ungkap Imanur. 

Berdasar kepeduliannya, kedua tokoh ini tergerak untuk memberikan bimbingan komprehensif.

Imanur Maulid Efendi dan Ahmad Buhari secara langsung memeriksa setiap dokumen yang diunggah oleh para guru honorer. 

Sedangkan Ahmad Buhari juga sibuk mengoreksi dengan cerrnat semua berkas dari para guru honorer. 

"Kami memastikan bahwa dokumen-dokumen seperti SK pengangkatan, sertifikat pendukung, dan data lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ucap Ahmad Buhari. 

Menurutnya, proses tahun ini lebih menantang dibanding tahun-tahun sebelumnya. 

Ia menjelaskan bahwa perubahan regulasi dan peningkatan standar seleksi telah membuat para pelamar harus lebih teliti. 

"Pendampingan kami merupakan sebuah komitmen untuk membantu para guru honorer yang selama ini telah mengabdikan diri untuk dunia pendidikan," lanjut Ahmad Buhari. 

Selain pendampingan administratif, kedua tokoh ini juga memberikan dukungan moral. 

Mereka menyediakan waktu dan informasi terbaru terkait seleksi PPPK.

“Kami ingin memastikan para guru honorer tidak merasa sendirian. Bersama-sama kita bisa melewati semua tantangan ini,” ujar Ahmad Buhari. 

Menurutnya, guru honorer merupakan ujung tombak pendidikan dasar yang layak mendapatkan apresiasi dan kesempatan yang lebih baik.

Kerja keras Imanur dan Ahmad Buhari mendapat banyak apresiasi dari masyarakat Kecamatan Pasongsongan. 

Banyak yang berharap dedikasi mereka bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mendukung guru honorer. [Surya]

Kepedulian Agus Sugianto dalam Membantu Guru Honorer pada Seleksi PPPK Tahap 2

Sdn panaongan 3 kecamatan pasongsongan kabupaten Sumenep
Agus Sugianto (kiri) bersama mitra kerja dalam sebuah acara. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Dalam proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 2, Agus Sugianto jadi salah satu sosok yang punya peran penting dalam membantu para guru honorer. Senin (23/12/2024). 

Bertempat di SDN Panaongan 3, sebagian guru honorer dari sekolah tersebut ditambah SDN Padangdangan 2 dan SDN Sodara 1 berkumpul untuk bersama-sama me-resume. 

Tidak hanya sekadar hadir, Agus menunjukkan kepedulian luar biasa dengan turut serta dalam proses me-resume akun SSCASN secara kolektif.

"Saya memahami betapa pentingnya proses seleksi ini bagi para guru honorer," ucap Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan 3.

Ia berupaya memastikan kalau para guru honorer tidak masuk dalam kategori TMS (Tidak Memenuhi Syarat), yang bisa menghambat langkah mereka dalam seleksi PPPK. 

Ikhtiar Agus tidak hanya difokuskan pada satu sekolah saja, seperti SDN Panaongan 3, tapi juga melibatkan guru honorer dari berbagai sekolah lain. 

Bersama dengan para guru honorer, ia secara kolektif me-review, memastikan kelengkapan akun SSCASN mereka agar sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.

Langkah ini mencerminkan komitmen Agus Sugianto terhadap pengembangan pendidikan dan pengakuan terhadap perjuangan para guru honorer. 

"Saya tidak hanya memberikan bantuan teknis, tapi juga dukungan moral," ucap Agus. 

Dengan hadirnya sosok seperti Agus, para guru honorer merasa lebih optimis dan percaya diri dalam menjalani seleksi PPPK. 

Kepeduliannya jadi inspirasi bagi banyak orang bahwa kolaborasi dan saling dukung adalah kunci utama menghadapi tantangan bersama. 

"Saya dibantu Imanur Maulid Efendi dan Ahmad Buhari dalam me-resume akun SSCASN para guru honorer," tutupnya. [Surya]

Minggu, 22 Desember 2024

Apresiasi Tim Penilai Kinerja terhadap Kepala SDN Panaongan 3 dalam Program Literasi dan Numerasi

Sdn panaongan 3 pasongsongan kabupaten Sumenep
Sulaiman, M.Pd. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Sulaimam, M.Pd, Tim Penilai Kinerja Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Pendidikan Menengah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, memberikan apresiasi terhadap inovasi program literasi dan numerasi yang dijalankan Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto. 

Pada kunjungannya, 26 Nopember 2024, Sulaiman mengakui bahwa langkah yang diambil Agus Sugianto dalam membangun budaya literasi dan numerasi di sekolahnya merupakan teladan bagi kepala sekolah lainnya.

Agus Sugianto tidak hanya memberikan arahan, tapi juga secara aktif terjun langsung untuk memastikan keberhasilan program tersebut. 

Setiap pagi, ia berdiri di pintu masuk sekolah untuk menyambut para siswa. 

Dalam interaksi ini, Agus menggunakan Bahasa Madura untuk mendekatkan diri kepada peserta didik. 

Ia menanyakan hal-hal sederhana namun bermakna, seperti jumlah uang jajan yang mereka bawa. 

Agus juga menanyakan apa saja yang mereka temui di perjalanan menuju sekolah.

Pendekatan ini bertujuan untuk membangun kedekatan emosional antara kepala sekolah dan siswa, sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis anak-anak. 

Dengan menanyakan hal sehari-hari, Agus ingin menanamkan kebiasaan berpikir reflektif dan memperhatikan lingkungan sekitar.

Sulaiman, dalam keterangannya, menyebutkan bahwa langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi para murid di Kabupaten Sumenep. 

“Program ini tidak hanya menciptakan kedekatan antara kepala sekolah dan siswa, tapi juga membentuk karakter anak agar lebih peka dan kritis,” ujarnya.

Keberhasilan program ini tidak terlepas dari komitmen Agus Sugianto sebagai pemimpin di SDN Panaongan 3. 

Selain menyapa siswa di pagi hari, Agus juga mengintegrasikan program literasi dan numerasi ke dalam berbagai kegiatan pembelajaran di sekolah. 

Apresiasi yang diberikan tim penilai diharapkan bisa memotivasi sekolah lain untuk menerapkan program serupa. 

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa keberhasilan pendidikan bukan hanya tentang kurikulum, tapi juga pendekatan humanis yang melibatkan semua pihak. [Surya]

Sabtu, 21 Desember 2024

Keragaman Teknik Mengobati Pasien dari Cabang Therapy Banyu Urip

Therapy Banyu Urip international
MS Arifin (kiri) bersama salah seorang pasien. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Sejak lama Therapy Banyu Urip dikenal sebagai pengobatan alternatif yang efektif dalam membantu penyembuhan berbagai penyakit. Ahad (22/12/2024). 

MS Arifin, CEO Therapy Banyu Urip memang memberikan kebebasan terhadap setiap cabang dalam menawarkan pendekatan unik terhadap para pasien. 

"Tiap cabang memiliki teknik yang berbeda dalam menangani pasien, tapi dasar pengobatan Banyu Urip tetap jadi inti penyembuhan," terang MS Arifin. 

Menurut MS Arifin, setiap cabang Therapy Banyu Urip memiliki kebebasan untuk mengadaptasi metode pengobatan sesuai dengan kebutuhan. 

Kebebasan ini memungkinkan setiap cabang untuk menghadirkan solusi tetbaik. 

"Misalnya, beberapa cabang mungkin lebih fokus pada teknik terapi fisik, sementara cabang lain mengedepankan pendekatan elemen spiritual," imbuh MS Arifin.

Meski ada perbedaan dalam pendekatan teknis, metode dasar pengobatan di Therapy Banyu Urip tetap menjadi pedoman utama. 

Dengan keragaman teknik yang diterapkan di berbagai cabang memberikan keunggulan kompetitif bagi Therapy Banyu Urip. 

"Pasien memiliki kebebasan untuk memilih cabang yang paling sesuai dengan kebutuhan," imbuh MS Arifin. 

Selain itu, keragaman ini memungkinkan inovasi terus berkembang di setiap cabang, sehingga metode pengobatan bisa disempurnakan dari waktu ke waktu.

Menurut MS Arifin, pendekatan yang fleksibel namun tetap berlandaskan metode dasar ini adalah salah satu kunci keberhasilan Therapy Banyu Urip dalam menjangkau lebih banyak pasien. 

"Setiap cabang memiliki kiat khusus, tapi semua terhubung dalam misi yang sama, yaitu membantu pasien mendapatkan kesembuhan," ungkapnya. [Surya]

Kepala SDN Panaongan 3 Sumenep, Sibuk di Masa Libur Sekolah 2024

Sdn panaongan 3pasongsongan kabupaten Sumenep
Agus Sugianto. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Libur sekolah biasanya dimanfaatkan para tenaga pendidik untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. 

Tapi, ini tidak berlaku bagi Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. 

Di masa libur sekolah, ia justru menjadi sosok yang super sibuk. Sabtu (21/12/2024). 

"Saya sengaja berperan aktif, membantu para guru honorer dalam mempersiapkan diri guna mengikuti seleksi rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 2," terang Agus. 

Banyak diantara guru honorer yang mengalami kendala di pengunggahan berkas persyaratan.

Menurutnya, Kesalahan dalam proses ini bisa membuat pelamar TMS (Tidak Memenuhi Syarat), yang berarti harapan mereka punah. 

Untuk mengatasi permasalahan ini, Agus Sugianto mengambil langkah konkret dengan menjembatani para guru honorer yang butuh bantuan. 

Ia berkoordinasi dengan dua tokoh pendidikan, Ahmad Buhari dan Imanur Maulid Efendi, untuk membentuk forum Non-K2 Kecamatan Pasongsongan. 

"Forum ini bertujuan berikan pendampingan kepada para guru honorer," tambah Agus. 

Sehingga mereka bisa memenuhi semua persyaratan administrasi dengan benar.

Dengan adanya forum ini, banyak guru honorer yang merasa terbantu dan lebih percaya diri dalam menghadapi seleksi PPPK tahap 2. 

Agus Sugianto menunjukkan dedikasinya yang tinggi terhadap dunia pendidikan, tidak hanya bagi siswa tetapi juga bagi rekan-rekan sejawatnya. [Surya]

Jumat, 20 Desember 2024

Bunda Rewin, Terapis Wanita Luar Biasa dari Therapy Banyu Urip

Therapy Banyu urip international
Bunda Rewin (kanan) bersama dengan para teman kerjanya. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Bunda Rewin jadi salah satu terapis yang patut diperhitungkan keberadaanya di Komunitas Therapy Banyu Urip. Sabtu (21/12/2024).

Wanita luar biasa ini sukses membangun karier cemerlang.

Ia juga menghadirkan kontribusi besar dalam dunia kesehatan alternatif melalui pendekatan yang inovatif. 

Bunda Rewin adalah owner Griya Sehat Alami Holistik (GSAH), yang beralamat di Pogung Baru D35 RT.008/RW.050, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta.

GSAH bukan sekadar tempat terapi biasa. Tempat ini menawarkan pendekatan pengobatan yang mengintegrasikan metode tradisional dan modern. 

"Kami menggabungkan Therapy Banyu Urip dengan teknik unik lainnya yang dimiliki GSAH," terang Bunda Rewin. 

Pendekatan ini memberikan hasil  efektif bagi banyak pasien yang mencari solusi atas berbagai masalah kesehatan.

Therapy Banyu Urip sendiri merupakan metode yang menitikberatkan pada keseimbangan energi tubuh melalui ramuan, yang diyakini memiliki kemampuan menyembuhkan secara alami. 

Dengan memadukannya bersama teknik khas GSAH, Bunda Rewin mampu menciptakan sebuah sistem pengobatan yang menyeluruh, menyentuh aspek fisik, mental, dan emosional.

"Kami tidak hanya memiliki keahlian teknis, tapi juga dedikasi tinggi terhadap kesembuhan pasien," ungkap Bunda Rewin. 

Ia percaya bahwa pengobatan tidak hanya berfokus pada gejala, melainkan harus menyentuh akar permasalahan kesehatan. 

Dengan pendekatan personal dan penuh perhatian, Bunda Rewin membangun hubungan yang kuat dengan para pasien, sehingga menciptakan rasa percaya diri.

Perjalanan Bunda Rewin sebagai seorang terapis sekaligus pemilik GSAH menjadi inspirasi bagi banyak wanita lain. 

Melalui Griya Sehat Alami Holistik, Bunda Rewin terus memberikan kontribusi nyata dalam dunia terapi holistik di Yogyakarta. [Surya]

Kamis, 19 Desember 2024

SDN Panaongan 3 dapat Apresiasi di Hari Anti Korupsi Sedunia 2024 di Sumenep

Sdn panaongan 3 kecamatan Pasongsongan kabupaten Sumenep
Dari kanan: Badrul, Camat Ambunten. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia 2024, KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) menggelar sosialisasi penguatan nilai-nilai integritas dan kampanye anti korupsi. Kamis (19/12/2024). 

Acara ini berlangsung di Pendopo Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, dihadiri oleh para kepala sekolah serta bendahara dari Kecamatan Ambunten dan Pasongsongan.

Sebagai pemateri, Badrul dari Inspektorat Kabupaten Sumenep memaparkan pentingnya peran kepala sekolah dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran dan disiplin. 

Ia juga mengupas kegiatan positif yang telah dilakukan SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan. 

"Setelah saya mengikuti sosial media SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan, saya nilai sekolah ini sebagai contoh baik karena secara konsisten mengajarkan murid-muridnya berperilaku jujur, disiplin, dan bertanggung jawab," terang Badrul. 

Dalam pemaparannya, Badrul menyoroti bahwa pembentukan karakter harus dimulai dari hal-hal kecil. 

Badrul mengapresiasi para guru dan tenaga kependidikan yang terus berupaya menanamkan moralitas positif terhadap diri sendiri. 

"Kita akan terus berkomitmen untuk menciptakan pendidikan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi," tutup Badrul. [Surya]

Rabu, 18 Desember 2024

Therapy Banyu Urip Cabang Bekasi Gelar Pelatihan Offline dan Online Bersama Puji Suwok

Therapy banyu urip international
Puji Suwok (dua dari kiri, berdiri) bersama peserta pelatihan. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Therapy Banyu Urip Cabang Bekasi pimpinan Puji Suwok kembali akan menggelar pelatihan istimewa. 

Khususnya bagi masyarakat yang ingin mendalami pengobatan Therapy Banyu Urip. Kamis (19/12/2024). 

"Pelatihan ini tersedia dalam dua format, yakni offline dan online, sehingga peserta dapat memilih sesuai keinginan," ucap Puji Suwok. 

Menurut Puji Suwok, pelatihan offline akan dilaksanakan Minggu, 29 Desember 2024.

Pada pelatihan offline ini, peserta akan mendapatkan pembelajaran mendalam tentang:

1. Terapi Banyu Urip, metode terapi holistik yang memadukan Ramuan Tradisional yang mendunia sebagai medium penyembuhan.

2. Terapi Energi Suwok Bayu Cakra, teknik unik yang dikembangkan oleh Puji Suwok. 

3. Kaos eksklusif sebagai bagian dari fasilitas pelatihan.

4. Produk herbal yang mendukung proses penyembuhan.

5. Sertifikat resmi, sebagai tanda keikutsertaan dan penguasaan ilmu.

"Sedangkan pelatihan offline ini investasinya Rp 1,5 juta," terang Puji Suwok. 

Pelatihan ini akan diadakan secara tatap muka di Bekasi, sehingga peserta bisa merasakan langsung energi dan pengalaman interaksi langsung bersama Puji Suwok.

Sedangkan pelatihan online akan dilaksanakan pada Minggu, 22 Desember 2024.

"Bagi peserta yang tidak bisa hadir secara langsung, pelatihan online melalui Zoom Meeting akan diadakan pada pukul 20.00 WIB hingga selesai," terang Puji Suwok. 

Peserta pelatihan online juga akan mendapatkan:

1. Terapi Banyu Urip.

2. Terapi Suwok Bayu Cakra.

3. Kaos eksklusif.

4. Sertifikat.

5. Produk herbal.

"Untuk Investasi ilmu hanya Rp 750 ribu," ungkapnya. 

Pendaftaran dan Pembayaran

Untuk mengikuti salah satu atau kedua pelatihan ini, peserta dapat melakukan pembayaran melalui:

Bank BRI, Nomor Rekening: 7205 0100 8650 533, atas nama: Puji Mulyanto

"Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi saya di nomor 0812 8062 6333," ucap Puji Suwok. 

Ia berharap agar masyarakat tidak melewatkan kesempatan untuk belajar langsung dari sang pakar, Puji Suwok. 

"Dan dapatkan ilmu berharga yang bermanfaat bagi kesehatan dan kehidupan Anda," pungkasnya. [Surya]

Terbukti, ODGJ Pulih dengan Therapy Banyu Urip

Therapy banyu urip international
Pasien ODGJ (kiri) bersama H Imam Wahyudi. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Pengobatan alternatif Therapy Banyu Urip jadi pilihan untuk membantu Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Kamis (19/12/2024). 

Salah satu cabang Therapy Banyu Urip di Jombang, yang dipimpin H Imam Wahyudi, telah memberikan hasil meniscaya bagi banyak pasien.

"Kami memadukan Ramuan Banyu Urip dengan teknik pijat di titik-titik tertentu, termasuk kepala, jari kaki, dan tangan pasien," ucap H Imam. 

Teknik ini dikenal efektif meringankan beban pikiran serta memulihkan fungsi tubuh pasien. 

Metode pemulihan yang digunakan adalah pijat "jari petir", yang dilakukan di jari-jari kaki dan tangan pasien untuk memperbaiki aliran energi dalam tubuh.

Kisah Pemulihan Risanto

Salah satu pasien yang berhasil dibantu adalah Risanto (35 tahun), seorang buruh tani asal Desa Sumber Mulyo, Kabupaten Jombang. 

Risanto mengalami gangguan jiwa setelah kematian ayahnya satu tahu  lalu. 

Ia terpuruk dan mengurung diri di kamar sambil berbicara sendiri. 

Karena kondisinya yang sering mengamuk, pihak keluarganya sempat membawa ke penampungan ODGJ di Jombang. 

Tapi, disana ia justru mengalami tindak kekerasan dari sesama penghuni. 

Akhirnya, keluarga memutuskan untuk membawanya ke tempat praktik Therapy Banyu Urip.

"Saat pertama kali datang, kondisi Risanto sangat memprihatinkan," terang H Imam. 

Tangan kanan dan kirinya lumpuh total, dan ia kehilangan kemampuan berpikir jernih. 

Tapi, hasil terapi menunjukkan perkembangan yang signifikan:

Sesi pertama: Ingatan Risanto mulai kembali normal, dan ia dapat berkomunikasi lebih baik.

Sesi kedua: Tangan yang semula lumpuh mulai bisa diangkat, menandakan adanya perbaikan saraf dan fungsi otot.

"Perkembangan ini memberikan harapan baru bagi keluarga Risanto," ungkap H Imam. 

Mereka bersyukur atas perubahan positif yang terjadi dalam hidupnya setelah menjalani terapi di bawah bimbingan H Imam Wahyudi.

Dengan pendekatan penuh kasih, Therapy Banyu Urip berkomitmen membantu pasien ODGJ kembali menjalani hidup lebih baik.

Terapi ini bukan hanya soal pengobatan fisik, tapi juga menyentuh aspek emosional dan spiritual pasien. 

"Semoga kisah sukses Risanto ini bisa menginspirasi banyak orang untuk terus berupaya mencari pengobatan terbaik bagi ODGJ," harap H Imam. 

Dukungan Keluarga

Kesuksesan terapi seperti yang dialami Risanto tidak lepas dari peran besar keluarga. 

Dalam proses pemulihan ODGJ, dukungan keluarga adalah elemen utama yang tidak bisa diabaikan. 

Menurut H Imam selain Therapy Banyu Urip, keluarga juga berperan sebagai tempat aman dan nyaman bagi pasien.

Sayangnya, stigma terhadap ODGJ masih kerap jadi hambatan bagi mereka untuk mendapatkan perawatan layak. 

Masih menurut Imam, Banyak keluarga merasa malu, atau bahkan putus asa menghadapi anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa. 

"Padahal, sikap yang penuh kasih sayang, sabar, dan mendukung dari keluarga bisa menjadi katalisator pemulihan pasien," ucapnya. 

Menurut H Imam, ODGJ sejatinya membutuhkan perawatan yang tepat, dimulai dari keluarga terdekatnya. 

Konsultasi dan Informasi

Bagi masyarakat yang memiliki keluarga atau kenalan dengan kondisi serupa, konsultasi dengan H Imam Wahyudi bisa dilakukan melalui nomor HP: 0852-5933-3334. [Surya]

Therapy Banyu Urip, Harapan Baru untuk Pemulihan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)

Therapy banyu Urip
H Imam Wahyudi (kiri) bersama pasien ODGJ. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Penyakit gangguan jiwa seringkali sukar diatasi, butuh pendekatan khusus dan berkelanjutan. Rabu (18/12/2024].

Tapi, sebuah metode terapi alternatif bernama Therapy Banyu Urip mulai menarik perhatian masyarakat.

Karena terapi ini diklaim bisa membantu proses pemulihan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). 

Salah satu cabangnya di Jombang, dipimpin H Imam Wahyudi, telah memberikan hasil cukup signifikan bagi pasien ODGJ. 

Menurut H Imam Wahyudi, kunci utama dari metode ini adalah penggunaan Ramuan Banyu Urip yang dioleskan ke kepala pasien. 

"Kepala pasien dibasahi Ramuan Banyu Urip sambil dilakukan pijatan pada titik-titik tertentu," terang H Imam. 

Teknik ini, menurutnya, dapat membantu meringankan beban mental dan fisik pasien. 

Selain itu, Therapy Banyu Urip Cabang Jombang juga menerapkan terapi tambahan pada jari kaki dan tangan pasien. 

Terapi ini dikenal dengan istilah "pijat jari petir," yang diklaim mampu memperbaiki aliran energi tubuh. 

Therapy Banyu Urip menggabungkan elemen pijat refleksi, penggunaan bahan herbal, dan pendekatan spiritual. 

Menurut H Imam Wahyudi, proses pemulihan melibatkan:

1. Pembasahan Kepala: Kepala pasien dibasahi dengan Ramuan Banyu Urip sambil dipijat lembut. Teknik ini dirancang untuk merilekskan pikiran dan memperbaiki aliran darah ke otak.

2. Pijat Jari Petir: Fokus pada jari tangan dan kaki, teknik ini dipercaya membantu meredakan ketegangan serta meningkatkan koneksi antara tubuh dan pikiran pasien.

Masih menurut H Imam Wahyudi, sejumlah pasien dan keluarganya melaporkan perubahan positif setelah menjalani pengobatan di Therapy Banyu Urip Cabang Jombang. 

"Pengobatan ODGJ tidak hanya melibatkan tubuh, tapi juga pikiran dan jiwa. Therapy Banyu Urip menawarkan  pemulihan mental dan emosional pasien," ucap H Imam. 

Dengan semakin banyaknya pasien yang merasa terbantu oleh metode ini, Therapy Banyu Urip menjadi harapan baru untuk pemulihan gangguan jiwa. 

"Bagi yang mau berkonsultasi, silakan hubungi saya di Hp: 085259333334," tutup H Imam. [Surya]

Sabtu, 14 Desember 2024

SDN Panaongan 3 Gelar Kemah Pramuka di Tengah Cuaca yang Menantang

Sdn Panaongan 3 kecamatan Pasongsongan kabupaten Sumenep

apoymadura.com - SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, gelar kegiatan kemah Pramuka yang berlangsung di halaman sekolah tersebut. Ahad (15/12/2024). 

Meskipun cuaca sering hujan, semangat para peserta didik tetap berkobar untuk mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang telah terjadwal.

"Kegiatan kemah ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kemandirian dan kebersamaan," ucap Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan 3.

Berbagai aktivitas menarik seperti lomba keterampilan kepramukaan, hingga permainan edukatif menjadi bagian dari agenda kemah tersebut.

Agus Suginto, menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat peserta didik yang tak tergoyahkan oleh kondisi cuaca. 

"Mereka tetap antusias dan menjalankan setiap mata kegiatan dengan penuh semangat," ujarnya.

Agus juga menambahkan bahwa kegiatan kemah ini merupakan upaya sekolah untuk mendukung pendidikan karakter siswa. 

"Kami ingin memberikan pengalaman berharga, dimana belajar tidak hanya di kelas, tapi juga melalui aktivitas di luar ruangan," imbuhnya.

Walau hujan sesekali mengguyur, panitia telah mempersiapkan segala kebutuhan dengan baik, agar kegiatan bisa berjalan lancar. 

Para guru dan pembina Pramuka juga turut mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung. 

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para siswa dan orang tua.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SDN Panaongan 3 membuktikan komitmennya yang tidak hanya mengedepankan akademik, tapi juga pengembangan karakter dan kemandirian. [Surya]

Jumat, 13 Desember 2024

Program Sarapan Sabtu Bersama Nase’ Lemma’ (Sabernam) di SDN Padangdangan 2, Menanamkan Nilai Kebersamaan dan Kearifan Lokal

Sdn Padangdangan 2 kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep

apoymadura.com - SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, gelar program Sarapan Sabtu Bersama Nase’ Lemma’ (Sabernam) sebagai bagian dari upaya membangun kebersamaan di antara siswa, guru, dan staf sekolah. 

Kepala SDN Padangdangan 2, Madun, S.Pd, SD, menjelaskan bahwa program ini diadakan menjelang libur panjang, dengan tujuan menanamkan nilai solidaritas sekaligus melestarikan kearifan lokal.

Menurut Madun, Sabernam bukan sekadar kegiatan makan bersama, tapi sebuah momen yang memperkuat rasa kekeluargaan di sekolah. 

"Melalui program ini, kami ingin siswa memahami pentingnya kebersamaan. Nase’ lemma’, sebagai simbol makanan tradisional khas Pasongsongan, menjadi wujud nyata penghargaan terhadap budaya lokal," jelas Madun.

Dalam pelaksanaan Sabernam, seluruh siswa membawa nase’ lemma’ dari rumah masing-masing.

Acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan kegiatan sarapan di halaman sekolah. 

Suasana penuh keakraban tercipta saat guru dan siswa makan bersama sambil berbincang santai.

Selain mempererat hubungan antar warga sekolah, Sabernam juga merupakan bagian dari pendidikan karakter. 

Program ini mendorong siswa untuk berbagi, peduli terhadap teman, dan menghargai budaya daerah. 

"Kami ingin anak-anak tumbuh tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki kepribadian yang peduli terhadap sesama," tambah Madun.

Program Sabernam mendapat sambutan hangat dari siswa dan wali murid. 

Mereka merasa kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, tapi juga memberikan pelajaran berharga. 

Salah seorang siswa, Hoiriyah, mengatakan, "Saya senang bisa makan bersama teman-teman. Nase’ lemma’ jadi terasa lebih enak saat dimakan bareng-bareng."

Para orang tua siswa juga mendukung penuh program ini. 

Dalam era modernisasi, program seperti Sabernam menjadi langkah penting untuk melestarikan tradisi lokal. 

Dengan mempraktikkan kearifan lokal di lingkungan sekolah, generasi muda diharapkan bisa lebih bijak dalam melestarikan warisan budaya.

Program Sabernam yang diinisiasi SDN Padangdangan 2 membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tapi juga melalui kegiatan sederhana yang sarat makna. [Surya]

Kreatif dan Edukatif, Perjusami SDN Panaongan 3 Pasongsongan Jadi Sorotan Warga Sumenep

Sdn Panaongan 3 kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep

apoymadura.com - SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, gelar acara Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami) sebagai bagian dari kegiatan sebelum masuk masa liburan sekolah. Jumat (13/12/2024). 

Perjusami ini bertujuan untuk melatih kemandirian, kedisiplinan, dan kebersamaan di antara peserta didik melalui berbagai aktivitas Pramuka.

Acara dibuka kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto, yang dalam sambutannya memberikan beberapa pesan penting kepada peserta Pramuka. 

Ia menekankan agar para peserta tetap memprioritaskan kesehatan selama mengikuti kegiatan. 

“Jika cuaca sedang hujan, semua peserta Pramuka diperbolehkan menempati ruang kelas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Agus.

Kegiatan Perjusami ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi peserta. 

Mereka akan diajak mengikuti berbagai aktivitas, seperti upacara pembukaan, lomba kreativitas, hingga acara api unggun yang jadi puncak kebersamaan nanti.

Selain melatih fisik dan mental, kegiatan ini juga jadi ajang bagi peserta Pramuka untuk menjalin keakraban dengan para temannya. 

Nanti dalam tiap kegiatannya, nilai-nilai kerja sama, tanggung jawab, dan rasa saling menghormati jadi fokus utama.

Kegiatan seperti Perjusami ini sangat penting untuk membangun karakter peserta didik. 

"Diharapkan para peserta Pramuka tidak hanya memperoleh pengalaman seru, tapi juga membawa nilai-nilai positif yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," tutup Agus. [Surya]

Kamis, 12 Desember 2024

SDN Soddara 1 Gelar Kegiatan Panarema untuk Mengenalkan Menu Tradisional Sumenep

Sdn soddara 1 kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep

apoymadura.com - SDN Soddara 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, baru saja mengadakan kegiatan unik bertajuk Sarapan Nase’ Rebba Bersama (Panarema). Jumat (13/12/2024). 

Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas selesainya asesmen sumatif akhir semester (ASAS) ganjil 2024.

Menurut Kepala SDN Soddara 1, Sarkawi, Panarema bertujuan mengenalkan siswa pada makanan tradisional khas Sumenep, yakni nasi jagung. 

"Menu tradisional ini merupakan nasi jagung yang dibungkus daun pisang, memberikan cita rasa autentik yang kaya akan nilai budaya lokal," terang Sarkawi. 

Masih menurut Sarkawi, kegiatan ini bukan hanya jadi sarana memperkenalkan kuliner khas Sumenep kepada siswa, tapi juga untuk menanamkan nilai-nilai rasa syukur dan kebersamaan. 

"Dalam kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama sebagai wujud syukur atas kelancaran proses pembelajaran sepanjang semester ganjil," tambah Sarkawi. 

Semua siswa, guru, dan staf sekolah berkumpul dalam suasana penuh keakraban dan kebahagiaan.

Sarkawi menambahkan, Panarema diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta siswa terhadap budaya lokal, yang semakin jarang dikenal generasi muda. 

“Melalui kegiatan Panarema, kami ingin anak-anak lebih mengenal dan mencintai warisan budaya daerah mereka, sehingga bisa terus dilestarikan,” jelasnya. 

Sarkawi berharap, kegiatan serupa bisa terus dilakukan di masa mendatang, sehingga nilai-nilai tradisional Sumenep tetap ada dan dikenal oleh generasi muda. [Surya]

4 Hari Gelar Class Meeting SDN Panaongan 3 Sumenep

Sdn Panaongan 3 kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep
Class meeting SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. [Foto: Surya]

apoymadura.com - SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, menggelar kegiatan class meeting yang berlangsung mulai Senin hingga Kamis (8-13/12/2024). 

Selama empat hari tersebut, para peserta didik antusias mengikuti berbagai lomba yang telah disiapkan pihak sekolah.

Adapun jenis perlombaan meliputi lomba lari memasukkan paku ke dalam botol, tartil Quran, memukul plastik berisi air, dan permainan kasti. 

Semua lomba ini dirancang guna memberikan hiburan, plus mengasah keterampilan para murid dalam berbagai aspek, baik fisik maupun spiritual.

Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan 3, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan ini. 

Menurutnya, class meeting adalah sarana untuk merekatkan kebersamaan sekaligus memberikan waktu bersantai. 

"Bagi para murid, ini merupakan sarana hiburan setelah mereka menyelesaikan asesmen sumatif akhir semester ganjil," ungkap Agus. 

Kegiatan class meeting ini juga merupakan ajang pengembangan kreativitas dan semangat sportifitas anak-anak. 

"Ini penting untuk menjaga keseimbangan antara kegiatan belajar dan kegiatan rekreatif,” ujar Agus.

Kemeriahan kegiatan class meeting terlihat dari semangat para murid yang tidak hanya berkompetisi, tapi juga saling dukung teman-temannya. 

Para guru dan staf sekolah pun turut berpartisipasi dengan menjadi panitia serta memberikan dukungan moral bagi para peserta lomba.

"Endingnya, kegiatan ini bisa menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan harmonis," ucapnya. 

Didalamnya terkandung nilai-nilai positif seperti kerja sama, disiplin, dan sportifitas di kalangan peserta didik. [Surya]

Rabu, 11 Desember 2024

K3S Pasongsongan Rakor Bahas Membangkitkan Kembali KKG

Rapat KKKS Kecamatan Pasongsongan di SDN Prancak 3: Membangkitkan Kembali KKG

apoymadura.com - Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Pasongsongan gelar Rakor (Rapat Koordinasi) di SDN Prancak 3. Kamis (11/12/2024). 

Rapat dihadiri kepala sekolah se-Kecamatan Pasongsongan dengan tujuan guna membahas berbagai program bagi perkembangan pendidikan di daerah tersebut.

"Salah satu topik utama yang dibahas dalam rapat yakni rencana untuk mengaktifkan kembali KKG (Kelompok Kerja Guru)," terang Agus Sugianto, sekretaris K3S. 

KKG adalah forum amat penting bagi para guru untuk saling berdiskusi, meningkatkan kompetensi pengajaran di sekolah masing-masing. 

Dengan diaktifkannya KKG, diharapkan akan terjadi peningkatan kualitas pendidikan dan kolaborasi antar semua guru dalam menghadapi tantangan.

Agus Sugianto dalam jumpa persnya menjelaskan, penting bagi para guru untuk memberikan yang terbaik bagi para peserta didik. 

“Melalui KKG, kita bisa saling mendukung dan belajar satu sama lain," terang Kepala SDN Panaongan 3 ini tegas. 

Ini adalah langkah yang positif untuk meningkatkan proses belajar mengajar di sekolah. 

Pembahasan ini diharapkan bisa jadi dasar bagi pengambilan keputusan yang strategis untuk kemajuan pendidikan di Kecamatan Pasongsongan.

Rapat berakhir dengan komitmen dari semua kepala sekolah untuk aktif terlibat dalam kegiatan KKG dan menciptakan suasana kolaboratif yang bermanfaat bagi guru dan siswa. 

Dengan demikian, diharapkan pendidikan di Kecamatan Pasongsongan akan semakin maju dan berkualitas. [Surya]

Bentuk Pembiasaan Cinta Lingkungan SDN Panaongan 3 Pasongsongan

Sdn panaongan 3 kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep
Para murid SDN Panaongan 3 sedang membersihkan halaman kelas. [Foto: Surya]

apoymadura.com - SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, mempunyai program unggulan yang patut jadi teladan bagi semua sekolah. Rabu (11/12/2024). 

Program itu dilabeli Bertasbih (Bersihkan Taman Kelas Biar Hijau), mengajarkan siswa pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Program ini dilaksanakan setiap pagi sebelum siswa memasuki kelas masing-masing. 

Seluruh siswa secara bergotong-royong membersihkan taman di sekitar kelas mereka. 

Hal ini menciptakan suasana sekolah yang asri, nyaman, dan penuh nilai kebersamaan.

Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan 3, menjelaskan bahwa program Bertasbih bertujuan menanamkan cinta lingkungan terhadap para siswa sejak dini. 

"Kami ingin siswa tidak hanya belajar secara akademik, tapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan," ucap Agus. 

Dengan begitu, nilai-nilai kepedulian terhadap alam dapat tertanam dalam diri mereka dan menjadi bagian dari kebiasaan hidup. 

Sukses program Bertasbih ini terlihat dari lingkungan sekolah yang kian hijau, bersih dari sampah. 

"Output dari Bertasbih, menjadikan siswa lebih disiplin dan peduli terhadap kebersihan di sekitarnya, baik di sekolah maupun di rumah," imbuh Agus. 

Program ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan karakter dapat diintegrasikan dengan pembelajaran sehari-hari.

Dengan Bertasbih, SDN Panaongan 3 berkomitmen mencetak generasi yang peduli lingkungan dan bisa jadi agen perubahan di masa depan. 

Program ini layak jadi inspirasi bagi sekolah lain dalam menciptakan budaya cinta lingkungan di kalangan siswa. [Surya]

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...