SUMENEP –Hari Raya Idul Fitri masih
belum pasti. Meski demikian, masyarakat cenderung memilih Lebaran pada esok
hari. Isyarat itu timbul karena ada beberapa pedagang daging sapi musiman di
dua pasar, yakni Ambunten dan Pasongsongan. Ahad pagi (1/5/2022).
Sebab, kedua pasar ini tiap harinya tidak ada penjual
daging sapi. Ini mendekati kepastian. Walau keputusan final masyarakat tetap
tunduk pada keputusan Menteri Agama RI.
Dari pantauan jurnalis apoymadura.com, penjualan daging sapi khusus di Pasar Pasongsongan
cukup laris. Harga daging sapi Rp 100 ribu per kilogram. (Kay)
Penampilan salah satu peserta Festival Musik Tongtong Pasongsongan. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP - Semarak Festival Musik Tongtong Pasongsongan 2022 mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat pecinta musik tradisional yang ada di wilayah Kecamatan Pasongsongan dan sekitarnya. Sabtu malam (30/4/2022).
Bahkan penonton sebagian datang dari Ambunten, Dasuk, Rubaru, dan daerah Kabupaten Pamekasan.
Banyak pihak berharap, pagelaran arak-arakan Musik Tongtong di Pasongsongan lebih ditingkatkan lagi di masa yang akan datang. Baik dari jumlah peserta dan ketertiban penonton dalam hal kelancaran arus lalu lintas. (Kay)
Bukber Masjid Mujahidin Panaongan-Pasongsongan. (Foto: Agus Sugianto)
SUMENEP - Keluarga besar takmir Masjid Mujahidin Dusun Benteng Desa Panaongan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep menggelar buka puasa bersama (Bukber) yang dikemas dengan acara Khotmil Quran. Sabtu sore (30/4/2022).
Takmir masjid menyebarkan 100 undangan lebih dalam Bukber tersebut. Undangan meliputi pengurus Takmir dan tetangga sekitar masjid.
"Takmir Masjid Mujahidin memberikan bingkisan 60 sarung untuk imam rawatib, imam tarawih, pengumpul dana, jamaah shalat," terang Kiai Djamaluddin Johan, Ketua Takmir Masjid Mujahidin.
Khusus marbot, selain mendapat sarung, mereka mendapat angpao Rp 100 ribu.
Kiai Djamaluddin Johan menambahkan, bingkisan Lebaran kali ini ada peningkatan ketimbang tahun lalu. (Kay/Gus)
Ivan Budiono, vokalis jikustik Pantai e-Kassogi Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep.
SUMENEP - Nanti Malam di Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep akan digelar Festival Musik Tongtong Pasongsongan 2022. Sabtu malam (30/4/2022).
"Saya nanti malam akan hadir di Pasongsongan, menyaksikan secara langsung pertunjukan Musik Tongtong keliling," terang Ivan Budiono pada apoymadura.com.
Dirinya memang suka dengan Musik Tongtong. Alasannya simpel: Musiknya terdengar atraktif.
"Saya percaya, nanti malam Desa Pasongsongan akan menjadi lautan manusia. Karena di Sumenep sudah lebih 2 tahun tidak ada perlombaan Musik Tongtong," tandas Ivan. (Kay)
Akhmad Jasimul Ahyak, Ketua Lesbumi MWC NU Pasongsongan. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP - Pertunjukan musik tradisional asli Pasongsongan, yakni Musik Tongtong nanti malam akan digelar di Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Sabtu (30/4/2022).
Festival Musik Tongtong keliling ini tidak lepas dari perhatian Akhmad Jasimul Ahyak, Ketua Lesbumi (Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia) Pasongsongan-Sumenep.
"Saya berharap arak-arakan Musik Tongtong yang akan melintas di jalan raya tidak mengganggu arus lalu lintas," harap Jasimul.
Kesadaran masing-masing individu sangat dibutuhkan, khususnya penonton.
Festival Musik Tongtong ini digelar dalam rangka menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri. (Kay)
SUMENEP - Tiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri, Rukun Kifayah di Dusun Benteng Desa Panaongan Kecamatan Pasongsongan Sumenep selalu memberikan bingkisan Lebaran terhadap para relawannya. Jumat malam (29/4/2022).
Relawan dimaksud adalah orang-orang yang berjasa terhadap pelaksanaan penguburan jenasah. Mulai dari penyediaan sarana dan prasarana proses pemandian, keranda, hingga mengafani.
"Bingkisan ini mungkin nilainya tidak seberapa ketimbang jasa para relawan. Ini semua semata-mata bentuk apresiasi kami terhadap mereka yang ringan hati dan ikhlas membantu keluarga yang berkabung," terang Ketua Rukun Kifayah Drs Hosnan Mustofa selesai menyerahkan bingkisan.
Ada 35 relawan Rukun Kematian yang menerima parcel Lebaran.
"Parcel itu berupa beras 8 kg, uang Rp 100 ribu, gula dan susu. Semoga kedepan paket bantuan akan lebih ditingkatkan," tambah Agus Sugianto, Sekretaris Rukun Kifayah. (Kay)
Bukber Pepsi Gajah di Pendopo MS Arifin. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP - Kali ini Pepsi Gajah Pusat Pasongsongan Kabupaten Sumenep menyelenggarakan buka puasa bersama (Bukber) ditempatkan di Pendopo MS Arifin. Jumat sore (29/4/2022).
Pepsi Gajah merupakan sebuah perguruan silat yang ada di Desa/Kecamatan Pasongsongan-Sumenep.
Saat ini Pepsi Gajah memiliki cabang di Ambunten-Sumenep dan Kabupaten Pamekasan.
"Kita patut bersyukur terhadap Tuhan Yang Maha Pengasih karena sudah banyak prestasi yang ditorehkan Pepsi Gajah diberbagai ajang kompetisi silat. Semoga kedepan kita akan banyak capaian kemajuan," harap MS Arifin.
Sebagai Pembina Pepsi Gajah, MS Arifin akan senantiasa mensupport seluruh kegiatan perguruan ini. (Kay)
Alimurrahman (kanan) ketika menerima penghargaan dari Lesbumi MWC NU Pasongsongan sebagai Pembina Musik Tongtong Madura Terbaik. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP –Sesuai apa yang dijadwalkan,
Sabtu malam (30/4/2022) akan digelar Festival Musik Tongtong di Desa/Kecamatan
Pasongsongan Kabupaten Sumenep.
Alimurrahman sebagai salah satu penggagas dari
arak-arakan musik tongtong dalam siaran persnya menerangkan, bahwa yang akan
ikut festival menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 ada 8 group.
“Tidak menutup kemungkinan akan ada group musik tongtong
lain yang mau ikut festival. Yang pasti, kedelapan group musik tongtong tersebut
merupakan group musik tradisional terbaik di Madura,” ujar Alimurrahman.
Direncanakan pawai musik tongtong akan digelar
sehabis shalat tarawih. Pelabuhan Pasongsongan menjadi finish dari arak-arakan tersebut.
(Kay)
Masyatun, Humas Pepsi Gajah Pusat Pasongsongan. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP –Pepsi Gajah (Perguruan Pencak
Silat Gabungan Anti Jahat) yang berdiri dan tumbuh di Desa/Kecamatan
Pasongsongan Kabupaten Sumenep akan menggelar buka puasa bersama (Bukber) di
Pendopo MS Arifin, pada Jumat sore (29/4/2022).
“Bukber Pepsi Gajah Pusat kali ini menghadirkan Pepsi
Gajah Cabang Ambunten-Sumenep dan Cabang Pamekasan. Tujuannya mempererat tali
persaudaraan,” terang Masyatun pada apoymadura.com
via sosial media.
Sebagai Humas Pepsi Gajah, perempuan bertubuh tegap
ini menjelaskan, kalau yang bakal hadir lebih dari 200 orang. Pelaksanaan
Bukber disponsori langsung Komunitas Therapy Banyu Urip International Pusat
Yogyakarta.
Ketika media ini menghubungi salah seorang Pembina
Pepsi Gajah, MS Arifin, dirinya membenarkan tentang Bukber tersebut.
“Saya turut senang. Kebetulan saya bersama keluarga
lagi ada di Pasongsongan. Nanti bisa bersua teman-teman seperjuangan dulu,”
ucap MS Arifin sambil tersenyum.
CEO Therapy Banyu Urip Pusat Yogyakarta ini
menjelaskan, sebelumnya Pepsi Gajah Pusat Pasongsongan sudah membagi-bagikan
takjil di Jalan Raya Kiai Abubakar Sidik Pasongsongan. (Kay)
Dewan guru dan siswa-siswi SDN Padangdangan ll buka puasa bersama. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP –Dewan guru SDN Padangdangan
ll Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep menggelar buka puasa bersama
(Bukber) di halaman sekolah tersebut. Rabu sore (27/4/2022).
“Kami rutin tiap Ramadhan mengadakan buka puasa bersama
dengan murid. Ini penting kami laksanakan untuk menanamkan di jiwa anak didik
supaya senantiasa mengagungkan Bulan Suci Ramadhan,” ujar Madun,S.Pd sebagai
Kepala Sekolah SDN Padangdangan ll.
Acara buka puasa diawali dengan pembacaan
surah Yasin bersama dan doa. Terlihat di raut wajah mereka sangat senang menunggu detik-detik tanda berbuka puasa. (Kay)
Tampak siswa-siswi SDN Pasongsongan l sedang berbagi takjil terhadap para pengendara yang melintas di Jalan Kiai Abubakar Sidik Desa Pasongsongan. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP –Orang bijak mengatakan:
“Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.” Maksudnya, lebih baik
menjadi orang pemurah dan senang berbagi apa saja ketimbang menjadi pengemis.
Rabu sore (27/4/2022), siswa-siswi SDN Pasongsongan l
Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep didampingi beberapa guru berbagi
takjil di Jalan Kiai Abubakar Sidik, tepat di depan sekolah tersebut.
“Nabi Muhammad SAW telah mengajarkan kepada umatnya
untuk senang dan rajin bersedekah. Kendati beliau dalam keadaan serba
kekurangan, Rasulullah tetap memberikan apa pun yang dimilikinya,” cerita Agus
Sugianto, salah seorang guru yang menjadi Korlap (Koordinator Lapangan) aksi
sosial menjelang berbuka puasa.
Ia menambahkan, bahwa niat berbagi takjil gratis itu
datang dari siswa-siswi itu sendiri.
“Penting bagi kita untuk menanamkan senang berbagi
terhadap sesama di jiwa anak didik kita. Dewan guru SDN Pasongsongan l mengabulkan kemauan mereka,” terang Agus Sugianto.
Ada tambahan sedikit, takjil yang dibagikan oleh para
murid ada 300 paket.(Kay)
Saat Jamaah Tabligh berbuka puasa. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP – Beriktikaf di masjid
merupakan bentuk peribadatan yang membutuhkan kesiapan psikologi matang dan
fisik prima, plus bekal materi bagi keluarga yang ditinggalkannya. Karena para
Jamaah Tabligh total berada di masjid.
Perlu diketahui, kegiatan Jamaah Tabligh selama
berada di masjid yakni bertadarus, siraman rohani, pengajian kitab, shalat
berjamaah tepat waktu.
“Seperti biasa, kami bersama jamaah berpindah-pindah
masjid. Khusus pada Bulan Suci Ramadhan kali ini, kami menyasar masjid di
kawasan Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep,” terang Ustadz Hermanto.
Selasa (26/4/2022).
Lebih jauh Humas Jamaah Tabligh yang bermarkas di
Desa Dempo Timur Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan ini mengatakan, bahwa
dalam beriktikaf tersirat pembelajaran kepribadian untuk hidup suhud.
“Meneladani akhlak Rasulullah untuk senantiasa hidup
sederhana merupakan salah satu bagian sangat penting bagi kehidupan manusia.
Dengan beriktikaf, insya Allah seseorang tidak akan rakus dan cinta dunia saja,”
tegas Ustadz Hermanto. (Kay)
MS Arifin (kanan) sedang memberikan kata sambutan. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP –Di Bulan Suci Ramadhan 1443
Hijriah kali ini, alumni SMPN l Pasongsongan menyelenggarakan buka puasa
bersama (Bukber) di Pendopo MS Arifin, Jalan Kiai Abubakar Sidik Desa/Kecamatan
Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Senin sore (25/4/2022).
“Tujuan Bukber Alumni 88 SMPN l Pasongsongan tiada
lain untuk merekatkan kembali persaudaraan. Ini merupakan momen yang tepat bagi
kami dalam menyatukan kebersamaan,” ujar Nurul Arifah pada kata sambutannya.
Disepakati, nantinya akan dibentuk perkumpulan,
bertemu setiap bulan. Sedangkan tempatnya ditetapkan di Pendopo MS Arifin. Dari
Komunitas Therapy Banyu Urip International bersedia menanggung konsumsi
pertemuan tiap bulan.
“Kami harapkan dalam tiap pertemuan akan menghasilkan
gagasan bijak untuk kebaikan hidup kita masing-masing. Sebab rata-rata usia
kita sudah kepala lima,” tegas MS Arifin. (Kay)
Bukber keluarga besar MI Annajah Pasongsongan. (Foto: Jasimul)
SUMENEP –Keluarga besar MI Annajah
Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep menyelenggarakan buka puasa
bersama (Bukber) yang ditempatkan di halaman lembaga pendidikan tersebut. Senin
sore (25/4/2022).
Bukber dihadiri Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan
Ma’arif, Abu Thalib,M.Pd. Hadir pula Kepala Sekolah MI Annajah Samsi,S.Pd,
seluruh pengurus Komite Sekolah, para dewan guru, dan seluruh siswa kelas
akhir.
Dalam acara Bukber diawali pembacaan tahlil oleh Kiai
Matjasin. Mauidhoh hasanah disampaikan Kiai Ahmad Fajar tentang Nuzulul
Qur’an.[]
IPNU dan IPPNU Pasongsongan tampak sedang membagikan takjil di jalan raya. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP –Berbagi-bagi takjil gratis di
pinggir jalan raya sudah menjadi tradisi dikalangan masyarakat di Kabupaten
Sumenep.
Seperti apa yang dilakukan IPNU (Ikatan Pelajar
Nahdlatul Ulama) dan IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama) Kecamatan
Pasongsongan. Ahad sore (24/4/2022).
Di depan BMT Nuri, Jalan Kiai Abubakar Sidik, para
pelajar bersemangat memberikan takjil kepada pengendara roda tiga dan empat
yang melintas.
“Mengajarkan senang berbagi terhadap sesama sejak
dini merupakan wujud pembelajaran bijak. Agar ke depan mereka lebih beradab,”
ujar Akhmad Jasimul Ahyak selaku koordinator lapangan pada apoymadura.com.
Pepsi Gajah Pasongsongan berpose sebelum membagikan takjil. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP –Pepsi Gajah merupakan
komunitas perguruan pencak silat tertua yang ada di Desa/Kecamatan Pasongsongan
Kabupaten Sumenep.
Ahad sore (24/4/2022), tampak muda-mudi mengenakan baju
serba hitam membagi-bagikan takjil gratis di Jalan Raya Pasongsongan.
Tepatnya di depan Gedung Komunitas Therapy Banyu Urip Pusat Madura.
“Mengajarkan bentuk kepedulian terhadap sesama merupakan
bagian penting yang mesti terus dipupuk. Mungkin nilai takjilnya tidak
seberapa. Tapi lebih baik berbuat ketimbang tidak,” pintas MS Arifin, Pembina
Pepsi Gajah. (Kay)
Panitia pelaksana penyaluran zakat fitrah keluarga besar MS Arifin di Pasongsongan-Sumenep. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP –Keluarga besar MS Arifin
menyalurkan zakat fitrah lebih awal kepada kaum dhuafa di kediamannya, Jalan K
Abubakar Sidik Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Ahad (24/4/2022).
MS Arifin adalah CEO Therapy Banyu Urip International
yang berpusat di Yogyakarta. Cabang pengobatan alternatif ini ada diberbagai
negara di luar negeri.
Berkat Therapy Banyu Urip, MS Arifin mendulang sukses
dan mengantarkannya menjadi seorang jutawan.
“Ada 400 bingkisan sembako plus angpao yang kami
salurkan kepada fakir-miskin di Pasongsongan. Kami juga menyalurkan zakat fitrah
semacam ini di Yogyakarta. Karena istri saya orang sana,” tandas MS Arifin
setelah selesai pelaksanaan kegiatan sosial tersebut.
Ada tambahan sedikit. Sebelum pembagian zakat fitrah
dilaksanakan, para penerima zakat mencoba/menjajal kemujaraban Ramuan Banyu
Urip. (Yant Kaiy)
Lebih dari sepuluh ribu penonton memadati Pelabuhan Pasongsongan dalam ajang Festival Musik Tongtong Pasongsongan 2022. (Foto: Akhmad Jasimul Ahyak)
SUMENEP – Musik tongtong adalah aliran
musik tradisional yang terus berkembang seiring waktu di wilayah pantai utara
Pulau Madura.
Digelar sehabis shalat tarawih di Pelabuhan
Pasongsongan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep Madura, pentas musik
tongtong mendapat atensi luar biasa dari masyarakat. Sabtu malam (23/4/2022).
“Kali ini ada 6 group musik tongtong yang akan unjuk
kebolehannya disini. Ada yang dari Pasongsongan, Ambunten dan Pasean Kabupaten
Pamekasan,” ucap Alimurrahman, salah satu penggagas Festival Musik Tongtong
Pasongsongan.
Sedangkan inspirator pagelaran festival lainnya
adalah H Hosen Bakri. Salah seorang tokoh pemuda Desa Pasongsongan yang begitu
care terhadap musik tradisional ini.
“Ini merupakan ajang silaturrahmi antar group musik
tongtong. Malam ini kami menggelar musik tongtong tidak dengan kereta dorong.
Insya Allah pada 30 April 2022, kami sudah memprogram untuk pawai,” janji H
Hosen Bakri kepada apoymadura.com.
Hadir juga sebagai penanggung jawab pertunjukan,
Ahmad Saleh Harianto, Kepala Desa Pasongsongan.
“Di era 80-an, musik akustik ini sudah ada di
Pasongsongan dan sangat digemari oleh masyarakat Pasongsongan dan sekitarnya,”
terang Kades Pasongsongan dalam kata sambutannya.
Di tengah-tengah penonton yang membludak, dirinya akan terus memberikan dukungan agar musik tongtong semakin diminati masyarakat luas. Tidak hanya di Madura. (Kay)
MS Arifin, CEO Therapy Banyu Urip International. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP –MS Arifin, CEO Therapy Banyu
Urip Pusat Madura, besok akan menyalurkan santunan Hari Raya Idul Fitri 1443
Hijriah kepada 400 fakir-miskin dan anak yatim.
“Santunan berupa sembako dan tas pelajar bagi anak
yatim. Pembagian santunan itu nantinya akan ditempatkan di Pendopo MS Arifin, Jalan K
Abubakar Sidik Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep,” terang MS
Arifin. Sabtu (23/4/2021).
Sikap berbagi MS Arifin memang sudah terjadwal setiap
tahun. Ini semata-mata sebagai wujud kepedulian dirinya terhadap sesama.
“Saya lahir dan besar di Pasongsongan. Menjadi
pengusaha di bidang pengobatan alternatif di Yogyakarta. Maka sepantasnya kami
peduli sesama,” tandas MS Arifin. (Kay)
Kota Keris Sumenep dipekan ketiga Ramadhan 1443 kali
ini kedatangan dua pesohor dengan latar belakang berbeda.
Satu dari selebritis, yakni Nikita Mirzani yang
melakukan kegiatan syuting untuk FTV (Film Televisi). Nikita Mirzani
mengapresiasi dan merekomendasikan beberapa lokasi wisata di Sumenep yang
menurutnya cukup bagus. Sabtu (16/4/2022).
Tapi ia juga mengkritik kurangnya pelayanan karyawan hotel
tempat dimana ia menginap. Soal kuliner tak lepas dari perhatian Nikita Mirzani
yang ia rasa belum mendukung sektor pariwisata di kabupaten ujung timur Pulau
Madura.
Selanjutnya, disusul orang nomor satu di bumi
nusantara, Presiden Joko Widodo yang meresmikan Bandara Trunojoyo Sumenep. Rabu
(21/4/2022).
Dibalik kunjungan kedua publik figur tersebut jelas
mengemban misi tertentu.
Warga masyarakat Sumenep menganggap semua itu hal
biasa. Bukan sesuatu yang menggemparkan. Masyarakat cukup tinggal di rumah
sambil menonton video via sosial media tentang kehadiran keduanya.
Sebab kedua pesohor hadir disaat warga Kota Keris
lagi menjalankan ibadah puasa.[]
Nikita Mirzani ketika syuting di Pelabuhan Pasongsongan Sumenep. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP - Kehadiran Nikita Mirzani dan
kru film televisi (FTV) di Pelabuhan Pasongsongan Desa/Kecamatan Pasongsongan
Sumenep menyita perhatian masyarakat luas. Wajar, karena sosok mereka sangat
akrab menyapa pemirsa lewat aktingnya di televisi. Sabtu (16/4/2022).
Nikita Mirzani dari pagi hingga malam beradegan di depan kamera. Kemampuan akting wanita kelahiran 17 Maret 1986 ini sangat mengagumkan.
Hampir beberapa adegan Nikita Mirzani tidak diulang oleh sutradara, sehingga garapan FTV selesai sesuai yang dijadwalkan.
Pelabuhan Pasongsongan direkomendasikan sebagai
lokasi syuting Nikita Mirzani bukan tanpa alasan. Disamping memiliki catatan
sejarah mengagumkan, Pelabuhan Pasongsongan dikenal sebagai tempat berlabuhnya
para saudagar Arab dan China pada abad XV.
Selain itu, Pelabuhan Pasongsongan juga cukup eksotis
sebagai wahana wisata pantai. Di area pelabuhan tersedia beragam kuliner,
kafetaria, warung kopi dan penginapan bagi wisatawan yang berasal dari luar
kota.
Para tokoh masyarakat Desa Pasongsongan berharap banyak,
kehadiran Nikita Mirzani dan kru FTV bisa mengemban misi mengampanyekan Pelabuhan
Pasongsongan kebeberapa selebritis dalam negeri. (Kay)
Nikita Mirsani saat syuting film di Pelabuhan Pasongsongan-Sumenep. (Foto: Mul/Kay)
SUMENEP –Aktris Jakarta bertalenta
Nikita Mirzani dan kru hadir di Pelabuhan Pasongsongan Desa/Kecamatan
Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Sabtu pagi (16/4/2022).
Kedatangan Nikita dan para pemain film tersebut
menyita perhatian banyak warga masyarakat.
Selain sebagai aktris, pemilik nama lengkap Nikita
Mirzani Mawardi ini adalah seorang model sekaligus penyanyi. Ia lahir 17 Maret
1986.
Alasan kenapa Pelabuhan Pasongsongan dipilih menjadi
lokasi syuting, karena Pelabuhan Pasongsongan memiliki sejarah panjang tentang Raja-raja Sumenep yang naik perahu di pelabuhan ini.
Saat ini Pelabuhan Pasongsongan adalah pelabuhan terbesar di Pulau Madura.
Beberapa adegan diperankan Nikita yang dipandu
langsung oleh sutradara. Begitu pula beberapa pemain lainnya tidak ketinggalan
berakting. (Mul/Kay)
"Pemimpin berpikir dan berbicara tentang
solusi. Pengikut berpikir dan membicarakan masalah."(Brian
Tracy)
Kisruh Pilkades
kerapkali disikapi biasa-biasa saja, kecuali diikuti perilaku vandalisme yang
banal, sebagaimana peristiwa perusakan sejumlah fasilitas di sekretariat
Pilkades Panaguan Proppo Pamekasan. Selasa
(8/3/2022).
Peristiwa itu mendadak viral, karena terdapat
sejumlah orang yang menjinjing dan mengacungkan celurit serta pisau secara
terbuka di muka umum dan di depan mata petugas kepolisian dengan kalimat
"bunuh saja Panitia (Pilkades)".
Terhadap peristiwa tersebut, menurut penyidik, hanya
satu Tersangka yangditangkap. Yang
lainnya, terserah penyidik-lah. Alasan utama, BB sajam belum ketemu. He he...
Protes dapat terjadi tanpa dipandu, tapi solusi
memerlukan sikap tegas dan tidak otoritarian.
Rekan sejawat pernah meminta pendapat tentang dua
peristiwa Pilkades di Pamekasan, Desa Tamberu dan Panaguan. Saya jawab begini:
Untuk Desa Tamberu tidak perlu saya tanggapi, karena
saya bukan pengacaranya. Tapi untuk Panaguan, perlu saya respon.
Bagi saya, sumber masalah pertama Pilkades Panaguan
itu karena Panitia Pemilihan tidak mau membuka pendaftaran kembali setelah
Bakal Calon Kepala Desa kurang dari dua orang.
Karena itu warga menggelar pesta protes kepada
Panitia Pemilihan, Panitia tingkat Kecamatan dan tingkat Kabupaten, termasuk ke
Polres Pamekasan, karena Kapolres termasuk salah satu tim
panitia Kabupaten dari unsur Forkopimda.
Keesokan harinya, Panitia Pemilihan membuka
pendaftaran kembali untuk jangka waktu 20 hari sejak tanggal 8 sampai 30 Maret
2022.
Masalah kedua, Panitia Pemilihan mengundurkan diri
dan hingga saat ini Pilkades Panaguan tak jelas ujung pangkalnya.
Warga Panaguan sudah berikhtiar agar demokrasi arus
bawah tetap sehat. Mereka berkali-kali menggelar aksi ke Polres, depan PMD,
Rumah Dinas Sekda dan depan Kantor Bupati. Tapi, seluruh ikhtiar mereka
diabaikan.
Menurut saya, dalam lalu lintas kebisingan, pemimpin
harus hadir dan tidak boleh menghindar.
Pemimpin harus menjadi problem solver. Itulah
leadership. Mengapa demikian? Karena belum tentu anak buah dapat menerjemahkan
kehendak pimpinan secara utuh.
Problem solving itu proses mental dan intelektual
dalam memecahkan masalah by data dan informasi yang shohih.Sehingga pimpinan dapat mengambil kesimpulan
dan keputusan yang tepat. Anak buah harus memberi informasi yang tepat kepada
pimpinan.
Dalam konteks Pilkades Panaguan, menurut saya,
Bupati harus bertindak, agar ada kepastian hukum bagi rakyat.
Apa semestinya tindakan Bupati? Jawabannya harus
kita buka landasan yuridisnya, yaitu Perbup.
Pasal 21B ayat (1) Perbup Pamekasan No./11/2022
tentang Perubahan Kelima atas Perbup Pamekasan No./18/2019 tentang Petunjuk
Pelaksanaan Pencalonan, Pemilihan, Pelantikan, dan Pemberhentian Kepala Desa:
"Dalam hal Bakal Calon Kepala Desa yang
memenuhi persyaratan tetap kurang dari 2 (dua) orang setelah pembukaan kembali
pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (4), Bupati menunda
pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa sampai dengan waktu yang ditetapkan kemudian.”
Dengan demikian, kendali Pilkades ada di tangan
Bupati.
Kok bisa? Ya jelas bisa. Karena secara kronologis,
Pilkades Panaguan telah dibuka dua kali. Setelah itu Bakal Calon tetap kurang
dari dua orang. Karena itu, Bupati harus berani bertindak sebagai pemimpin.
Memberi solusi, mengakhiri kegamangan dan ketidakpastian hukum.
Jika Bupati berani bertindak, masalah Panaguan
selesai. Pilkades Panaguan bisa ditunda sampai waktu yang ditetapkan kemudian,
Kamtibmas bisa lebih kondusif.
Tapi itu hanya pendapat. Selebihnya, Bupati dan
tim-lah yang menentukan. Salam hangat.[]
SUMENEP – Setelah dari Masjid
Al-Hidayah Pasongsongan, kini Jamaah Tabligh pindah ke Masjid Al-Mubarrat Dusun
Morassen Desa/Kecamatan Pasongsongan Sumenep. Kamis (14/4/2022).
Gerakan iktikaf di masjid menjadi agenda tahunan dari
Jamaah Tabligh. Bahkan juga di luar Bulan Suci Ramadhan. Jamaah ini bermarkas
di Desa Dempo Timur Kecamatan Pasean Pamekasan.
“Kami bersama 12 orang jamaah akan beriktikaf di
Masjid Al-Mubarrat tidak lebih 3 hari,” terang humas Jamaah Tablig, Ustadz
Hermanto.
Kegiatan yang dilakukan komunitas ini antara lain:
Tadarus, kajian kitab kuning, siraman rohani, shalat tarawih, dan shalat fardhu
berjamaah. (Kay)
Suasana Rapat Pemantapan Pemungutan dan Penghitungan Surat Suara.
PAMEKASAN – Tinggal 9 hari lagi,
Pilkades serentak di wilayah Kabupaten Pamekasan akan digelar. Segala persiapan
pun terus dimatangkan.
Seperti apa yang dilakukan Panitia Pemilihan Kepala
Desa (P2KD) Batukerbuy Kecamatan Pasean Pamekasan. Bertempat di Balai Desa Batukerbuy, P2KD Batukerbuy melaksanakan Rapat Pemantapan Pemungutan dan Penghitungan Surat Suara. Kamis (14/4/2022).
“Penghitungan surat suara bukan dilakukan di
masing-masing tempat pemungutan suara. Tapi penghitungan akan dilakukan di
Sekretariat P2KD Batukerbuy,” terang Camat Pasean, Dwi Noerholis Ikhwan. (Kay)
Sulaisi Abdurrazaq (dua dari kiri) dalam sebuah acara.
Oleh: Sulaisi Abdurrazaq (Kuasa Hukum Dan
Konsultan Hukum Erfandi)
Erfandi,salah satu Bakal Calon Kepala Desa Taraban Larangan
Pamekasan dicoret dan tidak dapat ikut berkontestasi pada Pilkades serentak 23
April 2022 di Pamekasan.
Panitia Pemilihan menuangkan keputusannya pada SK
Ketua Panitia Pilkades Taraban No: 19/SK/PAN.PILKADES/II/2022 tanggal 22
Februari 2022 tentang Penetapan Calon Kades Taraban Larangan Pamekasan Periode
2021–2027.
Esok harinya, 23 Februari 2022, Erfandi memutuskan
untuk melawan. Mengambil langkah bersurat dan menyatakan keberatanterhadap SK Panitia Pemilihan, namun
diabaikan.
Memang benar ucapan mantan Perdana Menteri Inggris
Winston Churcill, bahwa: "Dalam perang, kita mati sekali. Dalam politik,
kita mati berkali-kali."
Erfandi dapat saja dicoret berkali-kali. Tapi dalam
politik, ia dapat bangkit berkali-kali.
Coba saja tengok, banyak peristiwa tokoh besar
dunia, berkali-kali alami situasi sulit, tapi bisa bangkit kembali. Richard
Nixon di Amerika Serikat. Dia pernah kalah, tapi muncul kembali.
Tahun 1960, politisi John F Kennedy kalahkan Nixon
dalam Pilpres. Padahal, saat itu, Nixon Wapres AS dampingi Presiden Dwight
Eisenhower. Tapi, 8 tahun kemudian, Nixon kembali bangkit melawan dan berhasil
mengalahkan Hubert H Humphrey. Nixon dilantik menjadi Presiden ke-37 AS.
Jadi, dalam politik, bukan tidak mungkin Erfandi
suatu saat dilantik menjadi Kepala Desa Taraban.
Erfandi melawan karena merasa didzalimi. Lima calon
yang ditetapkan sebagai Cakades menurutnya skenario incumbent, semuanya
perangkat, tapi panitia tidak cermat, lalai.
Terdapat satu calon yang diloloskan panitia, padahal
terdapat satu dokumen yang patut diduga tidak valid/palsu.
Panitia Pemilihan tidakmelaksanakan prosedur yang benar. Mestinya
panitia meneliti keabsahan berkas dengan melakukan klarifikasi dilengkapi surat
keterangan dari pejabat berwenang. Itulah perintah Pasal 21 ayat (1) dan ayat
(2) Perbup Pamekasan No. 11/2022 tentang Perubahan Kelima atas Perbup Pamekasan
No. 18 Tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pencalonan, Pemilihan,
Pelantikan, dan Pemberhentian Kepala Desa.
Darimana diketahui tidak valid, tentu dari pejabat
berwenang, yaitu berdasar klarifikasi tertulis dari Pemerintah Desa Taraban
kepada Erfandi.
Atas dasar itu Erfandi menilai SK Ketua Panitia
merugikan dirinya sehingga mengajukan gugatan ke PTUN Surabaya dan meminta agar
PTUN menyatakan SK Panitia Pemilihan tidak sah sehingga harus dibatalkan dan
dicabut.
Selain itu, Erfandi meminta agar PTUN menetapkan
penundaan pelaksanaan SK Panitia Pemilihan. Ternyata PTUN mengabulkan dengan
penetapan Nomor: 37/G/2022/PTUN.SBY. tanggal 11 April 2022.
Isinya begini:
MENETAPKAN:
1. Mengabulkan Pemohonan Penundaan Pelaksanaan
Keputusan objek sengketa yang diajukan Penggugat;
2. Mewajibkan kepada Tergugat untuk menunda
pelaksanaan Keputusan objek sengketa berupa Surat Keputusan Ketua Panitia
Pemilihan Kepala Desa Taraban Kecamatan Larangan Kabupaten
Pamekasan Periode 2021-2027 Nomor
19/SKIPAN.PILKADES/II/2022 tentang Penetapan Calon Kepala Desa Taraban
Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan Periode 2021-2027 selama proses
pemeriksaan persidangan berlangsung sampai dengan adanya putusan yang
memperoleh kekuatan hukum tetap dalam perkara ini, kecuali ada Penetapan lain
di kemudian hari;
3. Menangguhkan biaya Penetapan ini dan akan
diperhitungkan bersamaan dalam Putusan akhir;
4. Menyatakan penetapan ini berlaku sejak tanggal
ditetapkan;
5. Memerintahkan kepada Panitera untuk menyampaikan
salinan resmi Penetapan ini kepada Para Pinak yang berperkara untuk
dilaksanakan sebagaimana mestinya;
Dengan demikian, Pilkades Taraban jelas tertunda,
karena tidak mungkin sidang sengketa ini selesai sebelum tanggal 23 April 2022.
Kini, Erfandi mulai bisa bernafas lega. Ia bangkit kembali.
Salam perjuangan!...[]
H Zainal Fatah, Cakades Batukerbuy nomor urut 01. (Foto: Yant Kaiy)
Catatan: Yant Kaiy
H Zainal Fatah adalah Calon Kepala Desa (Cakades)
Batukerbuy Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan. Sosok pria berjiwa besar ini
akan maju ke putaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 23 April
2022.
H Zainal Fatah akan bersaing dengan seorang kandidat
perempuan. Dirinya yakin akan bisa memenangkan kontestasi Pilkades tersebut.
Ada beberapa poin penting yang berlaku di
tengah-tengah masyarakat Desa Batukerbuy saat ini, mereka cenderung mendambakan
perubahan signifikan. Mereka mengimpikan hidup lebih sejahtera dan makmur.
Masyarakat Desa Batukerbuy rupanya sudah mempunyai
tambatan hati. Untuk menuju perubahan, mau tak mau mereka mesti menitipkan
harapannya di pundak H Zainal Fatah, Cakades dengan nomor urut 01.[]