Senin, 31 Agustus 2020

Tujuh Hal Sering Disepelekan Suami-istri


Artikel Keluarga: Yant Kaiy
Tujuh hal ”sepele” ini hendaknya benar-benar diperhatikan sekiranya Anda ingin memiliki cincin kawin tetap utuh. ”Betapa pun juga, demikian safety first, utamakan keselamatan, adalah sepasang cincin kawin Anda,” demikian ucap Miriam Loraines dalam bukunya “Utamakan Keselamatan”. Ia mencoba memberikan tujuh saran andalan yang katanya untuk memberikan proyeksi bagi pasangan suami-istri, baik yang baru menikah ataupun yang telah lama. Tujuh proyeksi ini amat mudah dipraktekkan oleh pasangan suami-istri atau bagi mereka yang sedang menjalani hidup bersama selaku sebuah partnership.

Tujuh pegangan Miriam Loraines untuk menyimak penyebab gangguan pada pasangan suami-istri, yaitu ; masih memendam rahasia, lenyapnya suatu romantlka, jangan selalu mengutamakan hari anak, membuat hobi kembar, dalam sehari harus berbicara, menjauhi bentuk kebosanan, dan rasa percaya diri.


Masih Memendam Rahasia
Sangat berbeda sekali dengan beberapa pendapat para kalangan ahli atau konsultan perkawinan yang mapan, maka Dr. Miriam Loraines menganggap, yang menjadi batu sandungan terkoyaknya tali cincin perkawinan adalah karena satu di antara dua insan tersebut atau kedua-duanya masih juga ”memendam rahasia”. Memang, pada mulanya hampir tidak begitu terasa bahaya dan akan mengancam keutuhan cincin kawin.

Tetapi apabila perkawinan tersebut sudah hampir kokoh, jika salah seorang atau boleh jadi kedua-duanya masih juga menyimpan suatu rahasia, rumah tangga tersebut bagaikan bubuk makan kayu. Salah satu contoh yakni mengenai gaji yang merupakan nafkah masing-masing.

Telah cukup lama budaya Barat melakukan beberapa kesalahan puluhan tahun karena mereka banyak yang menganggap hal ini sebagai hak individual.


Lenyapnya Suatu Romantika
Umumnya orang telah banyak yang mengetahui, romantika perkawinan ibarat runtuhnya tebing-tebing terjal sungai secara perlahan, kendati tak terjadi banjir. Di antara beberapa upaya untuk menjauhi atau menghindari terjadinya erosi tebing romantika pasangan suami isteri yakni dengan rasa saling mencari terlebih dahulu penyebab runtuhnya tebing romantika tersebut, kemudian diusahakan mencari serta membentuk romantika-romantika baru dengan ’cara apa pun jua’.


Jangan Selalu Mengutamakan Hari Anak
Pasangan dua insan yang sudah mempunyai keturunan, atau anak-anak, kadang hari-harinya telah dirampok oleh anak mereka yang tersayang. Besar kemungkinan memang hal ini merupakan sesuatu yang amat indah dalam kehidupan pasangan suami-isteri yang telah mempunyai keturunan. Tetapi perlu diingat, janganlah ’hari hari suami isteri’ selama tujuh hari dalam seminggu sudah terkuasai ’hari anak’. Janganlah terbaikan, setiap keluarga yang menginginkan bahtera bahagia hendaknya menyediakan dua hari sebagai ’hari isteri’ dan dua hari sebagai ’hari suami’. Karena kita tahu, anak yang terlaIu banyak ’dirawat” amat mudah sekali dihinggapi penyakit akibat secara psikis ia akan mengaiami kontinuitas ketergantungan pada ’ibu’ atau pun pada ’ayah’.


Membuat Hobi Kembar
Rambut dapat sama. Kulit juga dapat sama. tapi hobi tidak akan pernah sama. Tidak sedikit orang menganggap, sebuah hobi itu harus dikaitkan dengan bakat. Padahal tidak demikian halnya. Apalagi jika sebuah hobi harus dikaitkan dengan ”bakat seni”. Salah satu hal yang selalu disepelekan yaitu suami-istri sebenarnya dapat juga menciptakan hobi kembar. Artinya, hobi sang istri dipadukan dengan hobi sang suami.

Pernahkah Anda mendengar, pasangan suami-istri yang pergi memancing bersama, sementara sang istri sebenarnya tidak punya hobi memancing, tetapi pandai memasak, khususnya menu binatang air. Dengan dua hobi yang saling bertolak belakang ini, sebetulnya akan menjadi hobi kembar apabila pasangan dua insan ini saling ingin menambah zat perekat perkawinan mereka.

Apalagi memancing di tepi sungai, ada sebuah dapur darurat, dan ikan yang barusan terkail diberi bumbu dan dibakar. ‘


Dalam Sehari Harus Berbicara
Berbicaralah Anda tentang apa saja setiap hari, kepada istri atau suami Anda. Topik pembicaraannya, mungkin hanya suatu ”omong kosong”, sesuatu secara standar tidak begitu perlu. Umumnya, pihak suami melakukan suatu kesalahan besar, tidak mempedulikan omongan istrinya yang dianggapnya ’tak penting’ itu. Anda sebagai seorang suami, boleh juga bicara dan bicara masalah-masalah 'omong kosong’. Pokoknya, dalam satu hari kalian berdua harus saling berbicara dan berbicara. Termasuk dalam hal ini, tentu saja dibarengi dengan canda atau humor.


Menjauhi Bentuk Kebosanan
Berulangkali, sebuah bahtera rumah tangga setelah berlangsung selama lima tahun terombang-ambing, suasana mulai menjadi monoton. Apabila hal ini dibiarkan, terjadilah kebosanan, kendati pasangan tersebut tidak saling mengungkapkan dengan sejujurnya.

Untuk menjauhi kebosanan ini, pertama kali mesti dihindari sifat berpura-pura ’tak bosan’. Meskipun saling jujur membicarakan mengapa telah terjadi kehambaran. Banyak juga orang yang menganggap bahwa kebosanan yang terjadi dalam bahtera keluarga dapat teratasi dengan menciptakan gaya ”baru” berhubungan seksual atau yang ”aneh-aneh”.

Hal ini salah besar, ujar Dr. Miriam Loraines. Hari libur merupakan jalan keluar yang harus diisi oleh pasangan suami-istri dengan sebuah aktivitas baru, baik di rumah maupun di luar rumah.


Rasa Percaya Diri
Rasa saling percaya penting sekali untuk dimiliki pasangan dua insan. Tetapi biasanya, pada suatu perkawinan yang sudah cukup bertahan lama, dua insan ini dengan sangat mudahnya melonggarkan sifat rasa saling percaya ini menjadi ’masa bodoh”.

Dengan sikap yang tak ketat inilah, baik suami maupun pihak istri, suatu saat pasti akan mengalami suatu ”kebobolan”. Yang dimaksud dengan melatih kepercayaan diri, yakni dengan kemampuan menumbangkan rasa saling curiga atas gosip yang selalu datang dan harus menggantinya dengan sikap ’waspada’.

Dengan memperhatikan hal-hal yang dianggap "sepele" merupakan sebuah alternatif dalam menciptakan sebuah bahtera cincin kawin agar tetap awet dan tetap kokoh kendati hembusan angin yang sangat kuat datang menerjangnya.[]


Publish: Koran Berita Yudha (19/1/1992)

Rubrik Humor Koran Jaya Karta



Catatan: Yant Kaiy
Pada era 90-an saya sering menulis apa saja di koran Jaya Karta. Salah satunya yang saya sukai adalah rubrik “Jangan Dibaca”. Di kolom ini menyajikan tulisan humor ringan.

Ada beberapa tulisan humor saya dipublikasikan tidak bersamaan dan sempat dikliping hingga sekarang.


Salah Sangka
Sepasang suami-istri sedang asyik bercengkerama, kemudian…
Suami   :Sekarang tanggal berapa, Dik?
Istri       :Ah, tanggal subur, Mas.
Suami   :Bukan soal itu, Dik. Aku ingin menuliskan surat buat paman.
Istri       :O… Kukira anu.

Usia
Pasien   :Dokter, apakah kesehatan saya nantinya memungkinkan berusia lanjut?
Dokter   :Apakah Anda sering merokok?
Pasien   :Tidak pernah, Dok.
Dokter   :Atau sering minum alkohol dan main perempuan?
Pasien   :Juga tidak pernah.
Dokter   :Lalu untuk apa Anda ingin mencapai usia lanjut?

Publish: Koran Jaya Karta (19/1/1992)


Ibu Saya
Anak   :Saat ini saya mau kawin, Yah.
Ayah   :Boleh saja kalau kamu sudah punya calon.
Anak   :Sudah.
Ayah   :Siapa calonnya itu?
Anak   :Calonnya nenek.
Ayah   :Hah. Kamu tidak boleh kawin dengan Ibu dari Ayah.
Anak   :Lho, kenapa tidak boleh? Ayah kan juga kawin dengan ibu saya.
Ayah   :?


Publish: Koran Jaya Karta (2/2/1992)

Minggu, 30 Agustus 2020

Korban Gas Bhopal di India

Foto: Bhopal appeal via ibtimes.co.uk

Artikel Bencana: Yant Kaiy
Kebocoran gas besar-besaran dari pabrik Union Carbide Co. pada bulan Desember 1984 dan menewaskan 2500 penduduk yang sedang tidur nyenyak, sementara puluhan ribu penduduk lainnya yang keracunan gas maut tersebut mcnderita buta mata atau gangguan syaraf. Kebocoran pabrik insektisida di Bhopal, India Tengah ini karena bahan baku insektisida yaitu gas metil isosianat, yang merupakan gas beracun yang mematikan, kebocoran tersebut berasal dari tangki metil isosianatnya.

Umumnya korban tersebut banyak luka penafasan parah, segera setelah sekitar 40 ton metil isosianat dihirupnya. Dan kini sekitar 600.000 tuntutan telah diajukan kepada pemerintah untuk luka pribadi. Mahkamah Agung menegakkan keputusan dan menyerahkan UU$ 470 juta dalam kompensasi kepada para korban gas. Mahkamah Agung juga memerintahkan pada pemerintah untuk melancarkan proses memenuhi tuntutan kompensasi setiap keluarga yang terkena korban tersebut.

Sekitar 60 pengadilan lelah dibentuk di Bhopal untuk memeriksa tuntutan para korban. Kebanyakan keluarga para korban telah menderita luka yang amat parah oleh gas beracun tersebut sehingga mereka tidak dapat bekerja. Dan sekitar 78.000 keluarga sebelumnya telah diberikan jumlah bulat 1.500 rupee (USD 105) masing-masing setelah tragedi. Namun sebagian besar jumlah tersebut habis terpakai.

Sebuah kelompok ahli merekomendasikan agar uang santunan sebaiknya dibayar pada korban dalam angsuran, sebab dalam jumlah besar akan mengganggu perekonomian. Sedangkan pemerintah sendiri mengeluarkan 73 rupee (Us 5 juta) untuk biaya administrasi pembayaran kompensasi.

Beberapa ahli medis telah merampungkan dokumentasi medis lebih dari 400.000 orang yang telah menggunakan dokumentasi mereka. Akan tetapi banyak diantaranya para ahli medis yang berselisih tentang siapa korban yang berada dalam kondisi kritis. Banyak diantara mereka yang mungkin meninggal, sebelum mereka dibayar satu rupee pun oleh pemerintahtah banyak yang meninggal.

Sedangkan menurut para ahli medis sendiri mengatakan bahwa umumnya para korban-korban yang terkena gas beracun tersebut baik yang beracun sedang maupun sedikit banyak yang mengeluh kelelahan dan sesak nafas. Mereka menunjukkan bukti klinis kerusakan paru, mata dan masalah perilaku yang menetap.

Diantara para riset dan tim dokter merasa khawatir, karena umumnya mereka terkena gas beracun sedang dan sedikit mcngembangkan masalah kesehatan yang melumpuhkan dan selama ini semakin parah.

"Kelompok besar 100.000 orang yang digolongkan terkena sedikit, kini menjadi penderita penyakit pernafasan. Mereka juga mengalami penyakit TBC dan penyakit pernafasan lainnya, dan banyak diantara mereka yang telah meninggal", kata Dr. R.K. Bisarya.

Bisarya Juga menambahkan, kemunduran pernafasan juga dialami mereka yang dianggap terkena gas beracun sedang atau sedikit, namun mereka sebelumnya tidak menunjukkan indikdai mendapat cedera.

Masalah-masalah yang Iain akibat gas beracun ini mungkin harus disahkan kebenarannya. Termasuk keterlambatan keterampilan, gangguan-gangguan jiwa yang membuat anak mengalami cacat selamanya, berjangkitnya penyakit kanker ganas, banyaknya juga menderita kelumpuhan, dan banyak lagi yang lainnya. Banyak diantara mereka yang mengajukan tuntutan untuk berobat, namun tak ada panggilan untuk berobat.

Setelah para dokter ikut campur tangan dan melakukan pemeriksaan. Memang, terdapat cukup dasar untuk menyarankan agar pemerintah meninjau kembali tuntutan dan prosedur kompensasinya, jika tidak maka penyelesaiannya akan melalui Union Carbide Corporation beserta cabang-cabangnya di India, namun kesempatan tersebut dianggap kurang baik‘

Namun setelah hadirnya perdana menteri baru pimpinan Perdana Menteri V. P. Singh, mayoritas surat kabar serta para pemimpin politik lainnya menyerukan tuntutan tindak kriminal terhadap pejabat-pejabat tertinggi Union Carbide. Prof. Upendra Baxi dari Universitas Delhi mendesak agar pemerintah harus dengan segera memprakarsai tuntutan kriminal terhadap Carbide serta personil Union Carbide lnternasional Ltd. yang Ielah dituntut oleh Biro Penyelidikan Pusat.

Tetapi banyak alasan yang dilancarkan pihak tersebut, kebanyakan analisa sepakat bahwa para korban tragedi gas itu mungkin harus meninggal tanpa menerima satu rupee pun kompensasinya. Demikianlah lambatnya proses Iersebut sehingga mungkin harus menunggu korban lainnya berjatuhan sehingga mungkin perlu satu tahun lagi sebelum tuntutan diproses dan uang dibayarkan.[]

Diolah dari berbagai sumber


Publish: Koran Berita Yudha (8/9/1991)

Literasi Dinding SDN Padangdangan ll

Gambar literasi dinding karya saya.

Catatan: Yant Kaiy
Mencoba menggambar literasi dinding di kelas 5 SDN Padangdangan II Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep saya kerjakan hampir 3 jam. Inisiatif ini karena ada sisa-sisa cat tembok. Sayang kalau dibiarkan karena cat tembok itu akan mengering.

Kepala Sekolah SDN Padangdangan II, Madun, S.Pd mengucapkan banyak terima kasih kepada saya lantaran telah meluangkan waktu mendekorasi salah satu dinding kelasnya.

Ternyata tingkat kesulitan menggambar literasi sekolah ada juga, dibutuhkan ketelatenan, kalau tidak cat tembok itu akan mengotori lantai. Ini baru pertama kalinya saya melukis dinding.[]


Yant Kaiy, penjaga gawang apoymadura.com

Sabtu, 29 Agustus 2020

Membiasakan Jalan Kaki


Artikel Kesehatan: Yant Kaiy

Manfaat jaIan kaki amatIah kompleks. Sangat baik untuk orang tua ataupun muda. Yang jelas, orang yang suka melakukan jalan kaki semenjak muda memiliki kesehatan jantung yang prima. Tapi sayang. kemajuan sarana transportasi (sepeda motor dan kendaraan pribadi) memaksa menghilangkan ‘tradisi jalan kaki' daIam masyarakat kita.

Lebih khusus dalam keseharian seorang pelajar, tradisi jaIan kaki nyaris hilang, kecuai jika ada acara khusus, misalnya gerak jalan. Padahal kalau kita saban hari mau melakukan olah raga jalan kaki sekitar 30-40 menit saja, atau 4-5 kali dalam seminggunya akan melindungi diri dari serangan jantung .

Dengan jalan kaki akan menurunkan kadar kolesterol 'jahat’ yang sering membuat gangguan pada jantung kita dan pembuluh darah. Jalan kaki juga dapat menaikkan HDL kolesterol atau kadar kolesterol yang baik.

Berdasarkan penelitian James Hegberg, PhD, bahwa dengan berjalan kaki dapat menurunkan tekanan darah. Di mana tekanan darah sistolik (atas). turun sampai 20 poin, sementara tekanan darah distolik turun 10 poin. Maka, tanpa obat pun jalan kaki secara teratur dapat menurunkan tekanan darah seseorang yang 160/100 menjadi 140/90. Tentu saja faktor lain ikut bemengaruh (berperan) dalam hal ini.

Mengurangi Iemak di badan adalah manfaat jalan kaki juga. Banyak diantara remaja beranggapan bahwa berjalan kaki hanya mengurangi timbunan Iemak di kaki. Padahal tidak. Jalan kaki mampu mengurangi timbunan lemak antara lain di perut, pinggul, lengan atas, atau bagian Iain yang umumnya mempunyai timbunan Iemak berIebihan.


Menyegarkan Badan
Orang yang suka melakukan kegiatan jalan kaki akan terhindar dari lelah, lesu, tidak semangat, mengantuk, jenuh dan gelisah. Hal ini Iantaran peredaran darah menjadi lancar dan penyerapan sari makanan normal, termasuk proses metabolisme dalam tubuh kita.

Karena tak dapat dipungkiri, selama ini ada kecenderungan pada remaja (utamanya remaja putri) menjadi gembrot. Mereka kerapkali melakukan ngemil (makan camilan). Di kantin, ruang perpustakaan, di jalan, Iebih-Iebih di rumah (kendati tengah belajar kelompok) acara yang asyik adalah makan-makan. Nah, inilah kecenderungan untuk gemuk.

Ironisnya, remaja baru merasa kalang kabut meIakukan diet kalau badan sudah gembrot. Padahal mareka tidak pernah membayangkan kaIau kegemukannya itu juga disebabkan kurangnya oIah raga terutama berjalan kaki.

Sekarang, yuk kita ramai-ramai ke sekolah dengan jalan kaki (kalau jaraknya masih bisa ditoleran). Ketimbang kita mirip drum yang untuk bernafas saja susah. Untuk apa menyimpan Iemak banyak-banyak dalam tubuh. Menyimpannya gampang, tapi membuangnya susahnya minta ampun.[]


Publish: Koran Karya Darma (31/8/2020)

Markusip dan Marlojong di Mandailing


Artikel Budaya: Yant Kaiy
Berawal dari saling tatap, pandang-memandang, entah sengaja atau tidak berlanjut dengan kerlingan serta senyuman di bibirnya. Akhirnya kedua insan berlainan jenis tersebut sepakat melakukan ’markusip’, yakni berbisik-bisik di kegelapan malam.

Konon, tempo dulu, bagi masyarakat Mandailing di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, berpacaran di tempat terbuka antara pasangan dua sejoli justru dianggap tabu. Kecuali, bagi mereka yang telah dimabuk asmara, dapat melampiaskan keinginannya melalui markusip.

Menurut para sesepuh setempat, markusip yaitu berbisik-bisik antara kaum Adam yang berada di kegelapan malam di luar rumah dengan kekasihnya yang berada di kamarnya. Umumnya rumah-rumah di sana beranjungan dengan lantai yang tingginya sebatas bahu orang dewasa. Sedangkan ’percumbuan’-nya dilakukan melalui lapisan dinding atau lantai papan yang tidak rapat, atau lubang dinding yang sengaja dikuakkan beberapa centimeter bagi percumbuan tersebut. 

Namun adakalanya, sebelum acara markusip, si jejaka memerlukan bantuan orang lain, dalam hal ini bertindak sebagai perantara hubungan cinta, yang oleh masyarakat Mandailing disebut ’talangke’. Talangke inilah yang bertugas mengumpulkan sebanyak mungkin keterangan tentang diri si wanita, memata-matainya, termasuk juga dalam memastikan di mana letak kamarnya, agar markusip tersebut nantinya tidak keliru. 

Apabila si pemuda dengan rumah kekasihnya berlainan desa, maka umumnya si perjaka membawa beberapa pengiring guna menghindari prasangka buruk masyarakat di sekitarnya ketika sedang ber’markusip’, atau bahkan melakukan pendekatan dengan para pemuda di sekitar rumah si wanita itu.

Dalam melakukan markusip, kedua insan yang berlainan jenis tadi dengan bebas dalam menumpahkan segala suka-duka masing-masing, diselingi perang pantun serta sindir-menyindir sebagai ’pemanis’ dalam bercumbu, kendati pun kedua insan sejoli tersebut dibatasi dinding yang terkuak hanya sedikit. Acara markusip ini adakalanya bubar menjelang subuh.

Namun dalam markusip tidak selamanya akan berjalan mulus hingga kedua insan itu bersanding di pelaminan. Misalnya karena tidak mendapat restu dari orang tuanya. Kalau hal ini terjadi, maka adat juga memberi kelonggaran guna melakukan ’marlojong’, atau lazim disebut kawin lari. Yaitu dengan cara mencuri si gadis dengan memberi tahu pada pihak orang tua sebelumnya, dalam bahasa di sana disebut tangke binoto. Atau, dapat juga membawa langsung si gadis itu ketika melamar, tetapi tidak ada kata sepakat tentang besarnya mas kawin. Umumnya setelah melakukan marlojong, kedua belah pihak akan berdamai.

Markusip dan marlojong yang tadinya dibenarkanoleh adat, tetapi kini agaknya telah mengalami perubahan tata nilai di Mandailing. Hal ini sudah sering penyelesaiannya dilimpahkan pada pihak yang berwajib oleh pihak dari orang tua si gadis. Kalau dulu, penyelesaiannya diserahkan pada tetua adat sehingga kadang dapat berjalan mulus menuju pelaminan. Si gadis tetap di kamarnya, sedangkan pasangannya tetap berada di luar rumah berbalut kain sarung menahan dingin angin malam. Sang perjaka menempelkan pipinya pada dinding yang berlubang sedikit. Apabila sudah begini, maka biasanya tikus liar serta nyamuk-nyamuk nakal yang menggigitnya ia takkan pedulikan. Itulah sedikit tentang markusip dan marlojong yang sekarang hanya tinggal kenangan.[]

-Diolah dari berbagai sumber.


Publish: Koran Jaya Karta (17/1/1992)

Makanan Dapat Menunda Ketuaan


Artikel Kesehatan: Yant Kaiy
Berapapun usia seseorang, ia tetap ingin agar jam biologis yang mengatur usianya beljalan lebih lambat. Atau paling tidak, ia ingin hidup lebih lama lagi. Lalu, ilmuwan pun berupaya mencari jalan keluar, bagaimana menunda gejala ketuaan.

Faktor genetis ternyata memainkan peranan sangat penting dalam menentukan usia seseorang. Tapi riset ilmiah menunjukkan, diet juga merupakan fakmor penentu.

Orang yang secara teratur mengonsumsi makanan atau nutrisi tertentu dapat menurunkan bahkan mencegah adanya tanda-tanda ketuaan, mulai dari keriput dan kulit kering sampai penyakit-pényakit serius yang berhubungan dengan ketuaan. Dan yang pasti, tak ada kata terlambat memulainya.  Seorang ahli penyakit kulit, Dr. Robert L. Warner, mengatakan bahwa gejala ketuaan terutama disebabkan juga oleh minipisnya lemak, kulit menjadi longgar serta muncul keriput.

Sebenamya, tidak ada makanan khusus yang dapat mencegah, ataupun mengurangi garis-garis keriput yang ada di wajah. Tetapi, dengan mengonsumsi makanan yang betul dan teratur, laju keriput wajah diperlambat yaitu dengan mempertahankan lapisan lemak yang ada di bawah kulit agar tetap ‘montok'.

Upaya untuk memperlambat ketuaan antara lain dengan jalan mempengaruhi proses ikatan silang (cross linkage) dan free radicals. Pada teori ikatan silang dikemukakan bahwa ikatan-ikatan silang akan terjadi di dalam atau diantara molekul-molekul. Hal inilah yang akan mengganggu fungsi normal dari molekul tersebut. Jika ikatan silang terjadi pada molekul DNA, kemampuan untuk membentuk protein akan terganggu, sehingga terjadilah mutasi. Akibatnya, protein tersebut tldak berfungsi sebagairnana mestinya.

Proses ikatan silang ini dapat dihambat dengan latihan olah raga yang teratur dan disesuaikan dengan kondisi serta pemnerian zat gizi seperti vitamin A, B1, B6, B5, vitamin C dan vitamin E, PABA serta mineral, seperti seng dan selenium. Agar pemberian hasil optimal, dosis yang diberikan harus diperhatikan sedemikian rupa. Untuk itu, sebaiknya konsultasikan dengan ahlinya.  

Free radicals berupa molekul-molekul sangat reaktif yang terbentuk dalam proses oksidasi di dalam metabolisma asam-asam lemak ataupun asam-asam amino baik yang normal maupun yang abnormal. Free radicals ini akan menyerang sel-sel, sehingga terbentuklah free radicals baru secara berantai tubuh akan mengendalikan free radicals dengan membentuk enzim.

Tetapi apabila enzim yang terbentuk tidak tercukupi, kerusakan pun akan dengan mudah terjadi. Pemberian vitamin E dikatakan membantu mencegah terbentuknya free radicals, karena Vitamin E itu berfungsi sebagai anti oksidan.

Vitamin E disebutkan, dapat memperkuat sistem imun seseorang. Dalam riset yang dilakukan di Amerika Serikat, peneliti Simin Nikbin Meydani memberikan 32 orang sehat yang berusia lebih dari 60 tahun vitamin E dosis tinggi, dua kali sehari selama satu sebulan. Ternyata, fungsi limfosit mereka mengalami perbaikan. Kebiasaan makan cepat juga dapat menolong untuk mencegah keadaan-keadaan yang berhubungan dengan ketuaan:

1. Untuk menurunkan risiko penyakit jantung, perhatikan diet dasar yang panting yaitu kolesterol yang dikonsumsi setiap hari tidak melebihi dari 300 mg dan lemak tidak lebih dari 30% dari total kalori.

Perbanyak mengkonsumsi lemak polyunsaturated atau monounsaturated dan serat yang dapat larut, karena bahan-bahan ini justru akan membantu untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

2. Kebanyakan wanita telah mengetahui bahwa susu dan makanan lain yang kaya akan kalsium dapat menurunkan risiko terjadinya keropos tulang (osteoporosis). Karena itu, wanita dianjurkan mempertahankan konsumsi diet yang tinggi kalsium sampai pada masa menopause. Ketika estrogen telah menurun setelah menopause, kalsium tak dapat lagi diserap dengan baik oleh tulang. Tetapi riset telah menunjukkan, boron dapat memperlambat hilangnya massa tulang pada tahun-tahun kritis setelah menopause. Bahan-bahan yang mengandung boron adalah apel, kacang dan sayur-sayuran hijau lainnya.

Makanan memang bukanlah sesuatu yang secara spesifik dapat mempengaruhi ketuaan. Tetapi diet yang benar, kaya akan serat, air, dan vitamin serta sayur dan buah-buahan yang berwarna , dapat memberikan efek yang positif.[]


Publish: Koran Karya Darma (7/8/1991)

Berakit ke Hulu, Berenang ke Tepian


Cerita Anak: Yant Kaiy

Hari masih pagi., sang surya baru menampakkan sinarnya. Seekor belalang kecil dan semut sedang asyik bermain. Mereka lahir di negeri Eropa, keduanya tepat lahir di saat musim semi. Kendati perbedaan badannya lebih besar belalang, namun keduanya tetap rukun, selalu bermain bersama sepanjang hari. Tidak memikirkan hal lain selain bermain dan bernyanyi di padang rumput.

Suatu hari yang cerah, kakek semut sedang berjalan-jalan dan bertemu dengan keduanya yang sedang asyik bermain.

”Hari ini cuaca memung cerah, cucuku,“ katanya terbata bata. “Matahari bersinar cemerlang. Musim panas seperti ini memang sangat baik untuk bermain namun jangan lupa. sebentar lagi musim gugur akan segera tiba, dan kita semua harus bekerja. lngatlah selalu. Ada waktu untuk bermain dan ada waktu pula untuk bekerja,” laniutnya sambil meninggalkan keduanya.

“Terima kasih,Kek. Apabila musim gugur telah tiba saya akan segera bekerja. Sekarang biarkan kami untuk bermain-main,“ kata semut kecil kepada kakeknya.

"Apa kata kakekmu itu?“ tanya belalang kecil sambil tertawa. Seolah menghina atas saran yang diberikan oleh kakek semut. "Lihat, di sini banyak sekali makanan. kita dapat memakannya sepuas hati sambil bermain-main. Apa sih artinya musim gugur itu? Dan mengapa kita harus bekerja?"

"Aku pun tidak pernah tahu akan hal itu. Aku juga belum pernah melihat musim gugur dan musim salju. Tapi kakekku sangat bijaksana. Untuk itulah kita harus patuh pada petuah-petuahnya!“

Mendengar itu, Belalang kecil kembali tertawa, tak mempedulikan kata-kata semut kecil. Perubahan waktu begitu cepat dari jam ke hari, dari hari ke musim. Musim panas telah berlalu dan kini musim gugur telah tiba, cuaca semakin dingin. Semut kecil tahu bahwa telah tiba musim gugur.

”Musim gugur telah tiba sahabat,” kata semut kecil pada belalang, ”Dan takkan lama lagi, musim salju akan segera tiba, marilah kita bekerja mencari makanan untuk persediaan nanti di musim salju! Marilah kita bekerja sama-sama!” semut kecil membujuk belalang.

Tapi bagaimana sikap belalang? Ia hanya tertawa saja sambil menjawab, ”Tidak, aku tak ingin bekerja. Aku lebih suka bermain-main di padang rumput seperti ini. Ayolah kita bermain-main saja!” ajak belalang.

”Tidak, ingatkah kau akan pesan kakekku tempo hari? Ada waktu untuk bermain-main dan ada waktu juga untuk bekerja. Memang, aku tahu sekarang masih banyak makanan, tapi apabila musim salju telah tiba nanti, maka semua akan tertutup salju dan kita tidak dapat mencari makanan lagi,” kata semut kecil.

”Biarkanlah aku akan bermain-main sendirian. Dan kau, kupersilakan untuk bekerja,” kata belalang sambil berlalu.

Dengan semangat yang membara mulailah semut kecil mencari makanan. Setiap ia mendapat makanan, dibawanya makanan tersebut ke dalam lubangnya di bawah tanah. Begitulah semut bekerja setiap hari tanpa mengenal lelah.

Tak beberapa lama kemudian, kata-kata kakek semut menjadi kenyataan, udara semakin dingin mencekam. Serpihan-serpihan salju mulai bertaburan turun dan menutupi semua yang ada. Tanah yang kemarin masih tampak, kini telah tertutup salju. Pepohonan bagaikan berbatang kapas, semua binatang bersembunyi di lubangnya masing-masing. Begitu pula akan halnya semut kecil, ia menikmati hangatnya lubang tempat ia berteduh. Dan ia belum pernah merasakan apa yang ia alami sekarang ini. Dapat tidur sepuas hati, karena persediaan makanannya masih cukup banyak.

Berbeda dengan yang dialami belalang. la tidak mempunyai persediaan makanan. Padang rumput yang kemarin merupakan tempat makanan serta bermain bersama semut. Tapi, padang rumput tersebut telah tertimbun salju. Dan ia tak lagi bermain di padang rumput tersebut. Badannya sangat kurus.

Dengan sisa-sisa tenaga yang ia miliki. Belalang kecil berniat untuk menemui rumah semut kecil. Karena ia merasa bahwa dirinya akan mendapatkan makanan sepuas hatinya di rumah semut kecil. Tapi memang telah nasib sial, lubang semut telah tertutup salju. Ia sangat berputus asa. Karena telah lama tidak makan, akhirnya Belalang itu mati kelaparan dan salju pun menimbunnya.

Musim telah berganti, es pun telah mulai mencair. Udara semakin hangat dan pepohonan mulai juga bersemi. Itu pertanda musim semi telah tiba. Semua tampak cerah, secerah wajah semut kecil. Di sana-sini bunga-bunga pun turut bermekaran, memberi keharuman.

Semut kecil keluar dari lubangnya. Ia menghirup udara segar sebanyak-banyaknya. Ia juga sangat bahagia dengan cuaca yang cerah itu. Namun, tiba-tiba ia teringat akan sahabatnya, belalang. Dicarinya ke sana-ke mari, namun tak kunjung bertemu.

”Sayang, si belalang telah tiada. Mengapa ia tak mau menuruti pesan kakekku? Ia pasti telah tertimbun  es. Kakek memang sangat bijaksana,” gumam semut sedih.

Begitulah cerita tentang semut dan belalang. Siapa saja yang tak menuruti pesan orang tua maka akan berakibat buruk. Nah, bagaimana dengan adik-adik? Sebaiknya juga adik-adik ingat akan pesan: berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian (bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian).[]


Publish: Koran Jaya Karta (12/1/1992)

Bantuan Tunai: Kartu Keluarga Sejahtera

Suasana ATM BNI Pasongsongan Kabupaten Sumenep
(Foto: Yant Kaiy)

Apoymadura, Sumenep – Malam ini, Sabtu (28/8/2020), pemegang Kartu Keluarga Sejahtera di wilayah Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep benar-benar bergembira. Karena baru sekarang mereka dapat menarik tunai uang sebesar Rp 500.000,-. Mayoritas dari mereka datang ke BNI Pasongsongan lantaran tempat yang biasa mereka menerima sembako kehabisan dana.

Menurut pengakuan mereka pada apoymadura.com, dirinya baru mendengar kabar dari tetangganya (pemegang Kartu Keluarga Sejahtera) yang lebih dulu mencairkan. Sehingga tanpa ba-bi-bu lagi, mereka tancap gas ke bank yang menyediakan ATM-Bersama.


“Semoga bantuan ini tidak menimbulkan kecemburuan sosial bagi yang tidak pernah menerima bantuan apa pun dari pemerintah,” harap Sundari, S.Pd.I warga Dusun Sempong Desa Pasongsongan yang malam itu sedang ada di luar ruang ATM. (Yant Kaiy)

Manfaat Jalan Kaki Bagi Tubuh


Artikel Kesehatan: Yant Kaiy

Memang ada semacam kesan, bahwa berolah raga dengan berjalan kaki layak dilakukan oleh orang yang telah berusia lanjut atau orang yang baru sembuh dari penyakit. Ada kesan pula, bahwa tampak lucu apabila seseorang yang masih muda melakukan jalan kaki. Sehingga seringkali disangsikan manfaat jalan kaki.

Sesungguhnya jalan kaki bukan hanya milik orang lajut usia, tua ataupun muda, pria maupun wanita, sama-sama mempunyai hak untuk berjalan kaki dan akan memperoleh suatu manfaat yang mengagumkan. Bahkan seorang remaja pun akan dianjurkan berjalan kaki untuk memulihkan cidera yang dideritanya.

Dalam suatu riset yang dilakukan The Institut for Aerobics Researc di Dallas, Texas, para peneliti menyatakan bahwa kebugaran tubuh yang kurang, sama bahayanya dengan merokok atau mengonsumsi makanan yang berkolesterol tinggi.

Suatu berita yang menggembirakan adalah, bahwa latihan yang cukup akan menurunkan kemungkinan saseorang meninggal karena sakit jantung, kanker, AIDS dan sebab-sebab lain. Para peneliti mempunyai bukti, bahwa separuh dari penyebab menurunnya kondisi tubuh seseorang adalah karena kurang bergerak. Dengan berolahraga, seseorang dapat mempertahankan 80 persen dari kemampuan fisiknya pada usia sekitar 30 sampai 70 tahun.

Program jalan kaki yang sesuai dapat meningkatkan fisik seseorang maupun emosional secara dramatis. Dengan berjalan kakai selama 1/2 jam setiap hari, orang yang sama sekali biasanya tidak banyak bergerak secara fisik dapat merasakan besarnya manfaat olahraga ini bagi kesehatan tubuhnya.

Di bawah ini akan diuraikan beberapa manfaat jalan kaki. Dan Anda pun dapat merasakan manfaat berjalan kaki, yaitu :


Melindungi Serangan Jantung
Kebanyakan orang sibuk dalam bekerja sehingga tidak ada waktu sama sekali untuk berjalan kaki. Jangankan lari, bersepeda atau berenang, jalan kaki pun malas untuk melakukannya atau hampir tak ada waktu untuk mengerjakannya. Padahal, kalau mereka seandainya mau meluangkan waktu sedikit untuk berolahraga jalan kaki selama 30 sampai 60 menit saja setiap pagi, 4 atau 5 kali seminggu, maka kemungkinan 80 persen akan terlindung dari serangan jantung.

Dan jalan cepat akan menyebabkan jantung dapat memompa lebih cepat untuk mengalirkan oksigen lebih banyak pada otot-otot. Pemompaan tambahan ini dapat melatih jantung bekerja lebih efisien dan dengan demikian, berdetak lebih pelan dibanding dengan jantung orang yang tidak fit.

Berkaitan dengan risiko penderita sakit jantung, utamanya penyakit jantung koroner, jalan kaki ternyata dapat mengurangi risiko tersebut. Dengan jalan kaki menurunkan kadar kolesterol ’jahat’ yang terdapat di dalam tubuh.

Seperti kita ketahui, kita mengenal HDL kolesterol yang umum disebut oleh orang awam sebagai kolesterol ’baik’ atau LDL kolesterol yang disebut juga dengan kolesterol ’jahat’. Disamping mengurangi kadar kolesterol ’jahat’ yang sering membuat masalah bagi jantung dengan pembuluh darah, jalan kaki juga dapat menambah dan menaikkan kadar kolesterol yang ’baik’ atau HDL kolesterol. Begitu besarnya manfaat olahraga ini, sehingga sebagian besar dokter menganjurkan pasiennya untuk melakukannya.


Mengurangi Berat Badan
Telah banyak diketahui bahwa jalan kaki, seperti olaharaga yang lain, dapat mengurangi lemak badan dan menurunkan berat badan. Namun banyak juga anggapan yang masih salah, bahwa timbunan lemak yang hilang adalah timbunan lemak yang ada pada kaki saja. Padahal tidaklah gemikian. Sebenarnya jalan kaki juga dapat mengurangi timbunan lemak pada tempat-tempat yang timbunan lemaknya berlebihan, misalnya perut, paha, pinggul, lengan atas, yang mempunyai timbunan lemak berlebihan.

Pada umumnya, setelah berusia 25 tahun keatas, metabolisme dalam tubuh berjalan sangat pelan, sehingga lemak akan sulit terlepaskan begitu saja. Apabila seseorang ingin menurunkan berat badannya yang dilakukan hanya mengurangi kalori sampai batas tertentu, dan setelah berat badan ideal tercapai, maka akan kembali lagi pada pola makan sebelumnya. Cara praktis dan terbaik agar tetap langsing adalah mengurangi kalori dengan berolahraga.


Menurunkan Tekanan Darah
Suatu penelitian yang dilakukan oleh James Hagberg, Ph.D, mengatakan bahwa dengan latihan berjalan kaki dapat menurunkan lekanan darah. Tekanan darah sistolik (atas) turun 20 pion, sedangkan tekanan darah diastolik (bawah) akan juga turun 10 pion. Maka tanpa obat pun, jalan kaki secara teratur dapat menurunkan tekanan darah seseorang yang semula 160/100 akan menjadi 140/90. Tentu saja faktor-faktor yang lain juga mempengaruhi dan ikut berperan dalam hal ini.


Membuat Otot agar Tetap Kuat
Semakin tua tentu kelenturan tubuh kita semakin berkurang, karena setelah berusia 30 tahun otot-otot mulai mengendor, sehingga seseorang yang berumur 50 tahun yang beratnya sama dengan ketika berumur 20 tahun, tampak lebih gemuk dibanding ketika masih muda.

Latihan berjalan kaki teratur dan dibarengi gerakan-gerakan lengan dapat membantu menguatkan dan menyehatkan otot-otot vital, juga dapat membantu memperindah bentuk tubuh, sebab sewaktu kita berjalan kaki otot-otot tersebut menjaga agar supaya badan lurus dengan kaki.

Program jalan kaki juga bermanfaat untuk mencegah cedera-cedera atau rasa nyeri yang sering menyerang para olahragawan (atlet): otot keseleo, keradangan pada urat (tendinitis), nyeri-nyeri pada persendian, dan otot-otot terasa kaku. Dan apabila seorang atlet berhenti dalam kegiatan berolahraga maka otot-otot dan sendi-sendi akan terhenti penumbuhannya (atropy) apabila tidak melakukan seperti semula. Dan satu-satunya solusi adalah dengan melakukan program jalan kaki, lantaran kebanyakan seorang atlet menderita patah tulang.


Menghilangkan Frustrasi
Dalam kehidupan ini akan selalu kita temui suatu cobaan dan rintangan yang kadang-kadang menimbulkan suatu penyakit frustrasi, dan pengobatannya sangat sukar. Hal tersebut dapat dikurangi dengan berjalan kaki secara teratur.

Menurut Dr. Claude Miller (seorang psikiater) mengatakan, apabila ketegangan (frustrasi) maka hendaknya harus berjalan kaki. Atau seumpama kita sukar tidur (insomnia), disarankan berjalan kaki selama 2 jam sebelum tidur. Cara terbaik untuk menghilangkan frustrasi yaitu berjalan kaki sambil membuang jauh-jauh beban yang masih ada dalam angan kita.

Banyak juga  para seniman dan filosof yang masih tetap beranggapan bahwa berjalan-jalan dapat membuat pikiran menjadi tenang. Hasil suatu penelitian yang dilakukan pada orang-orang berumur 55 sampai 70 tahun menyatakan, bahwa mereka yang berjalan kaki selama 1 jam seminggu tiga kali dalam 4 bulan mempunyai waktu yang bereaksi bagus pada organ visual dan ingatan yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang tidak begitu aktif dan tidak berolahraga aerobik. Adanya sirkulasi darah dan oksigen yang meningkat dan perubahan-perubahan biokimia pada otak mungkin merupakan suatu penyebab dampak positif olahraga ini.


Meningkatkan Kerapatan Tulang
Kerapatan tulang sangat tergantung pada beberapa banyak kita berolahraga. Tentu saja faktor-faktor lain juga sangat mempengaruhi, yaitu seperti bahan makanan yang kita makan sewaktu masih kecil dan remaja. Semakin rapat tulang-tulang kita pada usia 35 tahun, makin kecil risiko untuk terserang osteoporosis. Maka berjalan kaki dan olahraga yang melibatkan seluruh anggota badan, maka 80 persen dapat mengurangi dan memperlambat keroposnya tulang dan bahkan dapat merangsang pertumbuhan tulang-tulang.

Walaupun osteoporosis sebaiknya dapat dicegah sejak usia muda atau remaja. Suatu penelitian yang dilakukan oleh beberapa ahli, menyatakan bahwa penyakit ini juga dapat dicegah yaitu pada usia tua. Begitu juga menambahkan bahwa wanita penderita osteoporosis yang meminum cukup kalsium dan berjalan kaki secara teratur selama 1 jam sehari, tiga hari dalam seminggu selama 22 bulan ternyata dapat meningkatkan dan mempertahankan kerapatan tulang belakangnya sebanyak 6 persen.

Kalau lngin melakukan program jalan kaki dapat juga diperberat dengan cara memakai beban. Tetapi tidak dianjurkan penggunaan beban ini bagi mereka yang mempunyai risiko atau telah berusia lanjut. Beban yang dipergunakan cukup setengah kilogram di masing-masing tangan atau paling berat satu kilogram pada setiap tangan.


Aturan Berjalan Kaki
Melakukan jalan kaki secara rutin dengan jarak paling tidak 1 1/2 kilometer. Maka setelah dua tahun berat badan yang semula 50 kilogram lebih berat dari berat idealnya berubah dan menurunkan berat badan sebanyak 50 kilogram. Dan detak jantungnya pada waktu beristirahat 48 pukulan per menit.

Lakukan Iatihan secara teratur dan sebaiknya 4 sampai 5  dalam seminggu. Bila memungkinkan latihan olahraga yang Iain dapat juga dllakukan secara berselang-seling.[]


Publish: Koran Berita Yudha (18/8/1991)

Jumat, 28 Agustus 2020

Haflatul Imtihan, Darul Hikmah Bindang

KH.Ismail Macan Madura

Apoymadura, Pamekasan – Lembaga Pendidikan Darul Hikmah Dusun Jepon Desa Bindang Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan kembali menyelenggarakan Pengajian Umum tadi malam, Jumat (28/8/2020). Acara rutin tiap tahun Lembaga Pendidikan Islam ini digelar dalam rangka Haflatul Imtihan ke-31. Hadir sebagai da’i yaitu Kiai Haji Ismail Macan Madura dari Paberasan-Sumenep.

Dalam ceramahnya, KH. Ismail menegaskan pentingnya umat mengenal Allah dan ciptaan-Nya serta mengaplikasikan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini umat Islam sudah banyak yang pintar, tapi tak jarang mereka terjerumus pada rutinitas sehingga seakan tidak ada waktu berlama-lama beribadah atau berkomunikasi dengan Tuhannya. Akhirnya alpa menghaturkan syukur ke hadirat-Nya. Padahal Allah telah berjanji, siapa pun umat yang pandai bersyukur, maka nikmat hidup akan dilipatgandakan.


Pengajian umum tersebut berakhir pada jam 23.30 WIB yang ditutup dengan doa oleh KH. Ismail sendiri. (Yant Kaiy)

Era Cagar Alam Indonesia

Tanaman Raflesia

Artikel Lingkungan: Yant Kaiy
Se perlindungan alam di Indonesia terkait erat dengan nama Dr.SH Koorders, pendiri dan ketua pertama Perkumpulan Perlindungan Alam Hindia Belanda (NIVN). Sebelum perkumpulan ini berdiri, sebenarnya telah ada beberapa upaya yang mengarah ke perlindungan alam Indonesia. Perlindungan hutan di Depok misalnya, antara Betawi dan Bogor, yang telah ada sejak tahun 1714. C. Chastelein, anggota Dewan Hindia, dengan surat wasiat tertanggal 13 Maret 1714, isinya tentang pemberian kebebasan pada para hamba sahayanya serta mewariskan kepada mereka dua persil dekat Depok, dengan syarat lahan tersebut tidak boleh dipindahtangankan.

Hutan ini luasnya 6 hektar dan yang ada di atasnya tidak boleh dijadikan lahan usaha tani. Dengan demikjan, selama 200 tahun lahan tersebut terpelihara. Pada tanggal 31 Maret 1913, pemangkuan lahan itu diserahkan oleh gemeente Tanah Depok kepada perkumpulan perlindungan alam itu.

Peristiwa kedua yang sangat besar artinya dan berakibat amat jauh, yakni perlindungan hutan Udas di atas kebun pegunungan Cibodas di lereng Gunung Gede. Dan, atas dasar Direktur s’lands Plantetuin (Kebun Raya) Bogor pada waktu itu, Melchior Treub (1880: 1909) lahan berhutan lebat seluas 280 hektar yang meluas hingga pada ketinggian 2.000 MDpl, digabung dengan s’Lands Plantetuin pada tahun 1889, guna keperluan penelitian flora hutan pegunungan. Hutan ini dinyatakan sebagai Cagar Alam yang kemudian makin dikenal dan banyak dikunjungi oleh para peneliti. Pada tahun 1925 arealnya diperluas lagi yang kini telah meliputi puncak Gunung Gede serta Pangrango.

Kendati pun telah diciptakan cagar alam pertama di Indonesia, tetapi tindakan tersebut masih berdiri sendiri, bukan merupakan rancangan umum mengenai perlindungan alam. Bulan Desember 1884 Koorders sebagai Houtvester, akhirnya tiba di Hindia Belanw da, maksud dan tujuannya tak lain karena mempunyai perhatian lebih besar terhadap sisi botani dari profesinya. Sejak tahun 1888 hingga 1903, ia memberi nomor pada setiap pohon-pohon yang tersebar di seluruh pulau Jawa di bagian hutan yang karakteristik dan dari pohon ini ia mengumpulkan bahan herbarium, guna penetapan secara ilmiah komposisi hutan tropika.

Kemudian ia bekerja sama dengan ahli botani Th Valeton, maka lahirlah karya besarnya Bijdragen tot de Kennis der Boomsoorten van Java (sumbangan tentang pengetahuan jenis pohon dari Jawa) 1893-1914 (terdiri 13 jilid). Sudah barang tentu Koorders ingin agar tempat hidup tumbuh-tumbuhan itu diamankan demi masa depan, namun perhatiannya langsung diarahkan pada cagar alam yang lebih luas dan mempunyai arti lebih umum. Tujuan seperti bayangan Koorders dapat dicapai dengan baik jika didirikan perkumpulan swasta yang berusaha memelihara cagar alam tumbuhan yang dimaksud.

Pada tanggal 22 Juli 1912, didirikan Nederlandsch Indische Vereeneging tot Natuurbescherming yang Anggaran Dasarnya disahkan oleh pemerintah pada tanggal 3 Februari 1913 di Bogor. Perkumpulan ini diberi hak sebagai hukum. Ketuanya ditunjuk Dr. SH Koorders dan teman sejawatnya Houtvester C. Van dengan Bussche yang menjadi sekretarisnya.

Tanggal 31 Maret 1913, perkumpulan ini mengajukan permohonan pada pemerintah agar 12 lapangan dijadikan perlindungan alam. Di antaranya Kawah Ijen agar segera dijadikan cagar alam dan tidak terusik, Pulau Krakatau, Semenanjung Ujung Kulon, Kawah Papandayan, Laut Pasir Bromo, Semenanjung Purwo, Pulau Nusa Barung serta beberapa danau
di Banten.

Dalam waktu yang bersamaan, perkumpulan ini juga mengajukan permohonan pada Hoofdinspecteur Bpschwezen, agar segera bertindak guna melindungi lapangan tersebut secara lestari. Sudah tentu hal tersebut tidak begitu saja dikabulkan, mengingat luas lahan yang diinginkan Semenanjung Kulon yang mencapai 37.500 hekcar.

Sambil menunggu jawaban dari pemerintah, perkumpulan tersebut tidak tinggal diam. Pada tahun 1913 didirikanlah cagar alam yang pertama di luar pulau Jawa. Atas permohonan perkumpulan ini, Residen Ambon akan mencagarkan sebidang hutan muda di atas Gunung Batu Gajah dekat Ibu Kota Ambon. Daerah ini diberi nama Cagar Alam Rumphius, guna mengenang peneliti cagar alam George Everhard Rumphius (1628-1702).

Tahun 1915, pertama kalinya dilindungi tempat tumbuh tanaman Rafflesia Arnoldi di Bengkulu. Dalam waktu yang sama, Gubernur Aceh di Tanah Gayo juga melindungi tanaman ajaib ini.  

Bulan Marat 1916 dikeluarkanlah Staatsblad no. 278 yang memuat beberapa ketentuan guna melindungi cagar alam Hindia Belanda (waktu itu), sehingga memungkinkan menunjuk daerah tertentu sebagai cagar alam. Sepanjang cagar alam tersebut terletak di hutan negara, ia berada di bawah pengawasan pegawai Kehutanan yang memangku distrik hutan atau memangku KPH. Dengan turut campurnya pemerintah secara langsung terhadap cagar alam, maka perkumpulan tidak dapat lagi menangani secara langsung. Pihak perkumpulan hanya dapat mengusulkan ke pemerintah atas daerah yang akan dicagarkan.

Perkembangan selanjutnya sangat menggembirakan Pada tahun 1919 keluarlah surat keputusan yang memutuskan tidak kurang dari 55 lapangan menjadi daerah cagar alam.[]


Publish: Koran Jaya Karta (16/1/1992)

Kamis, 27 Agustus 2020

Dukungan Independen buat Kiai Ali Fikri

Suklis warga Pasongsongan

Apoymadura, Sumenep – Gerakan dukungan kelompok-kelompok kecil tingkat arus bawah untuk Bacawabup Sumenep Kiai Ali Fikri terus menggelinding dan semakin mengakar kuat. Tak ada sosok yang mengomando mereka. Tumbuhnya dukungan itu sebagai bukti nyata, nama besar Pondok Pesantren An-Nuqayah menjadi magnet tak terbantahkan keberadaannya.

“Situasi di akar rumput, terutama para alumni Ponpes An-Nuqayah, saat ini memang mendukung Kia Ali Fikri. Banyaknya kelompok kecil tersebut tidak bisa dibendung,” terang Suklis, salah seorang warga Dusun Sempong Barat Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep pada apoymadura.com. Jumat (28/8/2020).

Tatkala ditanya tentang adanya money politic, Suklis menegaskan kalau hal itu tidak akan berpengaruh.

“Masyarakat saat ini memang butuh uang. Tapi soal ketaatan terhadap seorang kiai itu tidak bisa dibeli. Mungkin mereka akan mengambil uangnya, tapi suaranya tidak akan berubah. Mereka tetap akan menjatuhkan pilihannya pada pasangan Fattah Jasin dan Kiai Ali Fikri,” tandas Suklis. (Yant Kaiy)

Label di Pilkada Sumenep 2020

Akhmad Jasimul Ahyak (kiri) bersama Hairul Anwar

Apoymadura, Sumenep – Sosok Kiai Ali Fikri sebagai Bacawabup Sumenep di pesta demokrasi nanti akan menjadi penentu kemenangan meyakinkan. Karena warga Kota Keris saat ini membutuhkan sebuah perubahan ke arah lebih baik. Pelangi perubahan yang jelas akan membuat kesejahteraan berkeadilan menjadi dambaan mereka.

“Kiai Ali Fikri punya label Pondok Pesantren An-Nuqayah Guluk-guluk Sumenep. Poin ini jelas bisa membantu perolehan suara beliau dan pasangannya nanti. Power ini juga memiliki pengaruh luar biasa bagi seluruh keluarga alumni pondok pesantren, utamanya wali santri yang putra-putrinya sedang menimba ilmu di sana,” terang perupa (seniman lukis) yang berasal dari Desa/Kecamatan Pasongsongan Sumenep Madura, Akhmad Jasimul Ahyak kepada apoymadura.com. Kamis (27/8/2020).

Kesan kental bahwa dari para alumni tidak akan mudah dan murah terpedaya iming-iming materi, tambah Akhmad Jasimul Ahyak.

“Kemenangan beliau dan pasangannya, Fattah Jasin, sudah di pelupuk mata. Cuma tinggal menunggu takdir saja,” tegasnya. (Yant Kaiy)

Mendiagnosis AIDS


Artikel Kesehatan: Yant Kaiy

Penyakit AIDS (Acquired lmmuno Deficiency Syndrome) semakin menjadi topik pembicaraan hangat. Terlebih setelah di Indonesia - yang dulu dikatakan negeri bebas AIDS – ada indikasi kuat mulai dijamah AIDS. Sebagian besar masyarakat kian dibayangi ketakutan terhadap penyakit yang ‘mengerikan’ itu.

Bahkan WHO (Badan Kesehatan Dunia - PBB) sendiri semakin giat berkampanya anti-AIDS. Bukan saja di negara-negar maju, namun juga di kawasan negara berkembang. Kendati demikian, masyarakat masih terlalu awam dengan penyakit ganas yang masih belum ditemukan obatnya itu.

Penyakit ini sendiri ditemukan pertama kali di Amerika Serikat pada 1981 dan segera melanda bagian-bagian dunia yang lain. Di AS saja, telah ditemukan sekitar 2.750 pasien AIDS baru selama dua tahun terakhir ini. Padahal negeri itu pada tahun 1990 sudah terdapat 10.510 pengidap AIDS.

Di Afrika terdapat 11.372 orang penderita. Eropa (8.883), Oceania (1.789), dan Asia sekitar 200 orang terjangkit AIDS selama tahun 1990 per April. Penyakit AIDS disebabkan oleh virus HIV. Konon, virus ini berasal dari kera hijau (vervet) di Afrika. Jadi, sebenamya penyakit ini merupakan penyakit hewan yang menyerang manusna (Zoonosis), seperti halnya beberapa virus Zoonosis yang lain, semisal virus demam berdarah jenis Marburg dan Ebola, yang juga dibawa kera hijau.

Yang terjadi pada penyakit AIDS, karena virus merusak sistem kekebalan tubuh yang dimasukinya, sehingga tubuh penderita dalam keadaan kritis dan tidak memiliki ketahanan yang cukup. Akibatnya, kuman atau parasit yang paling sepele pun, yang biasanya tldak menimbulkan penyakit apa-apa, pada penderita AIDS justru menimbulkan penyakit yang amat serius. lni yang mengerikan.

Salah satu parasit yang sering muncul pada penderita AIDS adalah pneumocystic carinii. Parasit ini masih kabur, termasuk golongan yang mana, tidak jelas. Namun para ahli kesehatan menyebutnya sebagai protozoa. Karena parasit ini bersel 1. la mempunyai sifat oportunistik, yaitu suka membentuk kista dengan inti delapan.

Pada orang normal, kehadiran parasit ini tidak menimbulkan suatu gangguan atau penyakit apa pun. Tetapi parasit itu dapat menyerang orang-orang yang dalam tubuhnya bervirus HIV atau AIDS. Umumnya pneumocystic carinii menyerang paru, disebabkan parasitnya bersarang di dalam cairan nanah yang diproduksi akibat adanya protozoa tersebut.

Parasit ini kebanyakan menyerang pada anak-anak yang sistem kekebalan tubunya sangat buruk. Dan bisa juga pada orang-orang yang sedang mendapatkan pengobatan imunosupresif yaitu obat-obat yang dipakai untuk menekan timbulnya reaksi kekebalan, pada transplantasi atau adanya penyakit autoimun.

Para ahli kesehatan di Eropa mengadakan penelitian yang mengatakan bahwa AIDS mempunyai ciri-ciri khas sebagai sel yang sangat kekurangan imunitas yang menyebabkan tubuh tidak berdaya menghadapi infeksi yang tidak biasa. Seperti pneumocystic, pneumonia, dan sercona kaposi. Dan menurutnya yang memadi epidemi tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh suatu virus yang tumbuh melalui darah dan cairan tubuh lainnya.

Penularan penyakit ini umumnya melalui hubungan kelamin (seksual), terutama di kalangan pri homoseks. Namun ada juga penelitian yang melapokan bahwa penularan juga bisa melalui faktor pembekuan darah dan penggunaan jarum suntik yang terkontaminasi penyalahgunaan obat-obatan.

Dari pola-pola penularan penyakit AIDS, para ahli kesehatan sepakat bahwa risiko tertinggi terdapat pada kalangan pria homoseks dan para pelayahgunaan obat intravena. Namun kasus di Karibia dan daerah khatulistiwa Afrika, menunjukkan bahwa jumlah pasien wanita lebih tinggi dari pada yang ditemukan di Amerika dengan pola penyebaran yang berbeda.

Dulu dianggap bahwa zat anti yang timbul setelah terinfeksi virus AIDS.. baru terbentuk beberapa minggu setelah virus masuk tubuh.

Sekolah Kedokteran di Chicago mengungkapkan bahwa virus AIDS atau HIV sudah ada dalam tubuh beberapa bulan, bahkan beberapa tahun sebelum zat anti terbentuk dan terdeteksi.

Cara pemeriksaan baru yang peka adalah dengan PCR (Polymerase Chain Reaktion). Kalau kita bandingkan dengan cara pemeriksaan standar virus AIDS yang selama ini masih dikerjakan, cukup jauh berbeda. Cara PCB mompunyai kelebihan dibandingkan dengan cara standar yaitu dalam menenentukan, apakah zat anti-AIDS pada bayi yang baru lahir itu diwarisi dari ibunya atau miliknya sendiri.

Teknik pemeriksaan PCR mampu mendeteksi adanya virus AIDS yang sudah menghuni sel tubuh, wulaupun jumlahnya hanya 6 molekul DNA (zat bakal sel) yang dihuninya dari 1500 sel.[]


Publish: Koran Jaya Karta (28/7/1991)

Ustadz Aji: Jangan Sengsarakan Rakyat

Ustadz Aji Lahaji (kiri) bersama Yant Kaiy dari apoymadura.com

Apoymadura, Sumenep – Salah seorang tokoh muda berasal dari Pandian Kota Sumenep Kabupaten Sumenep Madura, Ustadz Aji Lahaji, mengetengahkan semacam himbauan kepada seluruh jemaah pengajiannya untuk menjaga suasana damai dalam menyambut pesta demokrasi, yakni Pilkada Sumenep 2020 nanti.

“Saya pribadi  menyerahkan sepenuhnya kepada jemaah, bahwa pilihan terhadap pemimpin Kota Keris Sumenep jangan tergoda oleh bujuk rayu materi. Pilihlah sesuai hati nurani. Yang penting suasana tentram harus dijaga dan menjadi prioritas utama,” tegas Ustadz Aji Lahaji kepada apoymadura.com. Kamis (27/8/2020).


Ia menambahkah, dirinya berharap kepada pemimpin terpilih nanti jangan sampai mengkhianati kepercayaan masyarakat yang telah dititipkan terhadapnya. (Yant Kaiy)

Selasa, 25 Agustus 2020

Daun Sirih Dapat Sembuhkan Batuk


Artikel Toga: Yant Kaiy

Batuk seringkali kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, pada anak maupun pada orang dewasa. Batuk biasanya timbul pada peralihan temperatur udara atau musim, terutama pada musim panas ke musim hujan. Batuk juga sering terjadi pada perokok, kadang cenderung ‘diabadikan’ kendatipun telah berubah kepada tahap yang lebih berat. Sebabnya bagi perokok tak mau menghentikan kebiasaannya walau ia sedang terjangkit penyakit batuk.

Dari buku “Principle of Internal Medicine” yang disusun oleh Horison, dikatakan bahwa batuk sebenarnya merupakan reaksi tubuh kita terhadap adanya lendir yang berlebihan ataupun benda-benda asing lainnya yang mengganggu saluran pernapasan. Dengan batuk saluran yang bercabang-cabang itu menjadi bersih kembali. Reaksinya sendiri bisa bersifat sengaja atau secara refleks. 

Batuk dapat timbul karena radang pada lapisan lendir saluran pernapasan, atau akibat adanya iritasi pada saluran pernapasan. Seperti pada terhirupnya butir-butir debu, asap rokok, uap bahan kimia atau pada kasus-kasus alergi. lndikasi adanya gejala-gejala hawk dapat diperoleh dari pemeriksaan fisik, paru.

Batuk rejan atau yang dikenal juga dengan sebutan batuk kingkhus. Biasanya merupakan batuk yang paling menyiksa, apalagi bagi anak-anak yang menderita batuk seperti ini. Jika malam hari kemungkinan batuk terus-menerus dan tak jarang sampai muntah-muntah. Otomatis baginya sukar sekali untuk bisa tidur nyenyak.

Batuk tersebut dapat disembuhkan dengan mempergunakan godokan daun sirih. Cara membuat godokan; ambillah daun sirih 8 atau 10 helai yang masih segar dan cukup lebar. Sepotong gula batu, daun saga dan sepotong kecil kayu manis. Kemudian masukkan ke dalam air bersih sebanyak 2 gelas belimbing. Lalu rebuslah di atas api, biarkan mendidih, sampai air godokan tersebut tinggal setengah gelas. Baru diangkat dan siap untuk diminum.

Atau juga dengan menggunakan perasan lobak ungu. Caranya, ambillah dua batang lobak ungu, parutlah. Perasaan air lobak tersebut dibubuhi sedikit garam. Usahakan air perasaannya menjadi 4 cangkir. Minum perasaan itu setiap pagi dan sore, niscaya  dalam 4 hari batuknya akan berkurang atau sembuh sama sekali.[]


Publish: Koran Berita Yudha (12/1/1992)

Selamat Jalan, Tina…


Cerpen: Yant Kaiy

Langit tersaput mendung. Awan hitam berarak ke selatan. Gerimis mulai bertaburan indah. Seindah wajah Tina pagi ini. la adalah siswi paling populer di SMA-ku. Juga sebagai foto model di kotaku. Orangnya memang cantik. Matanya bulat tetapi tidak memberi kesan galak. Alis matanya hitam melintang. Bibirnya merah merekah seolah selalu tersenyum.

Rambutnya legam tergerai, dipotong sedikit ke atas bahu dan ada poni menjuntai yang dihiasi bando warna merah. Aku tak tahu istilah apa untuk model rambut seperti itu. Namun yang aku tahu untuk potongan potongan seperti itu sekarang lagi “in”.

Deg. Degup jantungku melecut. manakala pandangan kami bersirobok. Sepasang mata indah itu sekilas menyapuku. Namun, cepat-cepat ia menundukkan muka ketika aku tersenyum sinis padanya. Ya, sikapku terhadap Tina memang kubuat demikian lantaran ia teman sekelasku sekaligus musuh bebuyutan.

Sekilas kulihat ada rona semburat di wajahnya dan sedikit gelagapan atas
pandangan yang tak sengaja itu.

Sebelum jam pelajaran pertama dimulai, sepertl biasanya, aku danToni serta Anton duduk di barisan samping depan, kelas III A2 biologi. Aku cepat-cepat memperbaiki dudukku. Aku cepat-cepat memperbaiki sikap ketika dari jauh kulihat lenggang Tina diiringi kedua sehabatnya, Melati dan Rini. Mereka berjalan lewat depan mataku. Tak sepatah kata pun yang keluar dan mulut mereka. Kendati samar-samar tadi diluar kelas mereka berkicau.

Ya, mungkin merasa segan atas sikapku. Atau memang menganggap diriku tak ubahnya debu yang tak nampak di matanya. Gemas dan mangkel aku dibuatnya. Akibatnya suara usilku pun mencuat;

“Tumben, pagi buta sudah nyergap kantin, kemarin baru dapat SDSB, ya?". sindirku. karena aku tahu mereka bertiga tadi dari arah kantin. Rupanya pancinganku mengena, langsung Tina membalikkan tubuhnya sembari menukas;

“Ih, apa urusanmu !?", pipi itu merona dengan bibirnya sedikit terangkat ke atas. Sensual. Ekspresi seperti inilah yang kerap membuat dadaku terguncang. Ekspresi wajah yang tambah manis jika ia marah. Duh.

"Aku 'kan cuma nanya?,” jawabku seenaknya sambil mempermainkan permen karet yang ada di mulutku.

“Tapi jangan nyindir, dong.”

"Aku tak merasa dan tak sengaja menyindirmu,” elakku.

"Kamu sukanya memang selalu mencari gara-gara.”

“Kamu yang memulai.”

"Kamu.”

“Kamu.”

“Kamu sok kaya.”

"Ah, kamu yang kebangetan. Ka… mu“ " kalimatnya terputus menahan isak tangis. Biasa, dasar cewek. Tersinggung sedikit langsung “mewek”.

Tapi kalau dia sudah menangis, ada ‘kebanggaan’ yang samar-samar menjalari dadaku. Aku merasa menang, bisa menaklukkan hatinya. Agar ia sadar jika aku suka terhadap kepeduliannya. Bah… cara apa ini! Cara aku sendiri 'kali untuk menundukkan keangkuhan primadona itu.

Padahal caraku untuk menarik kepeduliannya, sesungguhnya amat bertolak belakang dengan jiwaku yang paling dalam. Aku terus terang amat menyesal. Iba sekali jika Tina menangis. Tapi keangkuhan serta ketidakacuhannya itulah yang sok membuat awak ini penasaran. Sombong. Tinggi hati. Hingga diantara kami ada jarak. Sebenamya aku ingin menggaetya untuk kuajak latihan. Baik latihan basket atau drama.

Tapi Tina memang tertutup, khususnya untukku. Jujur saja, aku memang iri sama kecantikannya itu. Dan kecantikan itu pula yang selalu menjadi perbincangan panjang teman-temanku. Kelompok cowok.

***

Seminggu sudah aku menunggu Tina masuk sekolah. Aku ditindih gelisah. Dan sekolah itu rasanya kian gersang. Tidak menggairahkan. Rasanya aku tak tahan menahan gelora di dada. Aku heran, kemana saja dia? Sakitkah? Atau mungkin menderita atas sikapku yang terus menerus menerornya?

Wajah itu terus menari-nari di anganku. Membuntutiku kemana saja aku berada. Di kamar mandi, di WC, di ruang belajar, di langit-langit kamar tidurku. Wajah Tina terus menempel. Wajah yang membersitkan kesedihan lantaran selalu kumusuhi.

Tapi dia memang tidak pernah tahu apa yang terpendam di hati ini, kalau hanya dengan cara 'menerornya' itulah aku bisa mendapatkan perhatiannya. Ya, hanya dengan jalan itu. Oh Tuhan, betapa diri ini berdosa dan berbohong pada diri sendiri. Aku menyesal.

" Rin, tunggu sebentar!” Aku berlan kecil mendekati Rini.

" Ada apa pakai teriak-teriak segala?! " balas Rini.

"Eh. Mmm kemana dia?"

" Dia siapa?“

" Eh. Ti… Tina. Seminggu kok masuk?"

“Sakit. Kenapa?"

" Sakit? Betulkah Rin? Sakit apa?“

“ Ya, penyebabnya mungkin kamu!  Sakit hati pada kamu,” jawab Rini yang membuatku sedih. Tersiksa. Aku tercekat. Diam. Nafasku mulai tersengal menahan penyesalan.

Akhirnya aku berucap dengan suara setengah gemetar, "Rin."

Rini mencermati perubahan wajahku.

" Tolong...” lanjutku. " Katakan padanya, aku mohon maaf atas sikapku selama ini pada dia. Dan sesungguhnya di dasar dadaku tak pernah ada apa-apa padanya kecuali. Suaraku tersendat Berat rasanya untuk mengungkapkan gejolak hati yang sebenamya. Tapi aku tahu Rini adalah seorang sahabat yang baik hingga aku pun berterus terang.

" Kecualu…aku ingin diperhatikannya, Rin,“ lanjutku lagi penuh kejujuran.

“Tapi…”

" Rin aku menyukainya. Aku mengaguminya... "

Rini menatapku lurus-lurus. Rini sepertinya menangkap kesedihan serta penyesalanku itu.

" Tok…” katanya. "Aku mengerti perasaanmu. Dan sebenarnya aku kemarin disuruh Tina untuk menyampaikan surat ini padamu. ”

" Oh?“ Cuma itu yang keluar dari mulutku. Dan aku pun segera membuka surat warna merah jambu itu. Dengan gemetar kubaca isinya.

Totok yang baik.

Mungkin kamu akan terkejut. Aku rela kendati kamu selalu memusuhiku. Tapi rasanya tak ada cowok lain di dunia ini kecuali kamu yang aku sayangi. Aku mengagumimu, Tok. Dan maaf… aku mencintaimu.

Aku: Rostina.

" Rostina?" desahku. Ya. hanya desah itulah yang keluar dari mulutku. Ehtah kenapa tanpa sadar permukaan kertas harum itu telah kuyup. Basah oleh air mataku.
***

Dengan langkah gontai aku berjalan balik ke rumah. Aku pun langsung merebahkan badan. Membenamkan rasa gundah. Tapi belum sampai beberapa saat lamanya, Rini dan Melati menyusulku. Aku amat terkejut oleh kedatangannya.

"Tok.Tina..Tok! Tina..!!!"

" Kenapa Tina?!" tukasku terkejut karena keduanya Iangsung menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Menangis.

“Tina meninggal, Tok!“ raungnya histeris.

" Ya Tuhan..." mataku berkunang-kunang seperti tak percaya berita dari kedua sahabatku. Tapi inilah kenyataan dan aku pun berucap lirih, “ Selamat jalan, Tina!"

Ya. hanya itu yang keluar dan mulutku. Senja kian tenggelam. Memadu langkahku yang bergegas di sebuah gang yang menghubungkan rumah Tina.[]


Pubblish: Koran Karya Darma (15/6/1991)

Minum Teh Cegah Kanker


Artikel Kesehatan: Yant Kaiy

Dengan minum teh setiap hari ternyata dapat mencegah kanker lambung dan kanker tenggorokan. Hal ini berkat zat epigallocatechin galat yang terdapat dalam tunin daun teh. Demikian hasil penelitian Itaro Oguni dari Universitas Zhizuoka, Jepang.

Teh adalah jenis tanaman yang terkenal di seluruh dunia. Tanaman ini dianggap berasal dari Cina, sehingga Linnaeus dulu menyebutnya Thea sinensis. Tetapi akhimya nama tersebut direvisi oleh Kuntze menjadi Camelia.

Sebenarnya, teh yang dibudidayakan di Indonesia tidak berasal dari Cina, namun dari Assam (India), sehingga ia disebut Camelia sinensis varietas assamica. Tanaman teh berupa pohon berkayu yang ketinggiannya dapat mencapai 10 meter. Biasanya di perkebunan tanaman the, kalau telah tinggi dipangkas pendek agar mudah dipetik daunnya.

Menurut penelitian di Lembaga Gizi dan Ilmu Kesehatan Makanan, Akademi Ilmu Pengobatan Cina, Profesor Wang Huaizhou, ”Riset tiga tahun kami mengungkapkan nilai baru teh dalam pencegahan kanker. kita percaya kandungan polyphenol dalam teh menghasilkan keajaiban itu".

Daun teh selain mengandung epigallocatechin galat dan polyphenol, juga mengandung alkaloid caffeine, tannin, volatile oil (minyak yang mudah menguap) dan lain-Iain. Seperti biasanya penyebab kanker adalah bahan campuran nitroso. Guna menguji apakah teh dapat menghalangi pembentukan bahan campuran yang mematikan itu. para peneliti mulai mempelajari l7 jenis teh pada 1986. Dan, akhirnya mereka menemukan Oolong dan teh hijau yang merupakan bahan paling efektif dalam menghalangi sintesa bahan campuran nitroso.

Tahun 1988, mereka meneliti lagi 145 jenis teh yang dikumpulkan dari penghasil utama negeri tersebut, tepatnya di Propinsi Zhejiang, Anhui, Fujian dan Jiangxi. Atas dasar hasil penelitian tersebut ditemukan bahwa sebagai penghalang teh hijau mencapai lebih 90 persen, tertinggi dari seluruh 145 jenis teh yang diteliti. Kemudian juga mem'usul Brick Tea, Jasmine, Oolong serta teh hitam.
     
Prof. Wang mengatakan, ”Kita juga menemukan bahwa fungsi teh bisa menghalangi bahan campuran penyebab kanker, erat hubungannya dengan cara teh tersebut diproses dan masa penyimpanannya”.

Manfaat
Sebenamya manfaat minum tidak hanya dapat mencegah penyakit kanker, namun masih banyak manfaat lainnya. Seperti kafein dapat menimbulkan rasa segar dan merangsang urat syaraf pusat serta dapat menghilangkan rasa kantuk.

Daun teh juga mengandung teobromin (seperti biji coklat) dan teofilin yang berkhasiat diuretik (meluruhkan air seni) dan vasodilator (memperlebar pembuluh darah) sehingga dapat mengendorkan otot teobromin selain diuretik dan vasodilator juga bersifat cardiac stimulant (merangsang jantung).

Daun teh juga mengandung tannin (kalau minum sedikit terasa seperti mengandung asap, sedangkan kalau banyak akan terasa seperti sepet). Konon tannin ini dicurigai dapat menggerus dinding usus sehingga ada yang memperingatkan ‘jangan banyak minum teh’. Namun berdasarkan penelitian Itaro  Oguni dan rekan-rekannya dari Universitas Shizuoku, penduduk Shizuoku yang setiap harinya biasa minum the hijau, ternyata dapat bermanfaat mengurangi serangan kanker usus dibanding orang Jepang lain yang tidak terbiasa minum teh hijau.

Dua penelitian dengan binatang yang dilakukan oleh Prof. Han Chi dari Lembaga Gizi dan Ilmu Kesehatan Makanan, Akademi Ilmu Pengobatan Cina, menguji lebih jauh kemanjuran minum teh.

"Kali ini menggunakan 280 tikus laboratorium dalam tujuh kelompok", kata Prof Han "Kita menyuntikkan sodium nitrite dan methylbenzyamine ke dalam tubuh tikus-tikus tersebut. Kedua zat yang disuntikkan akan berubah menjadi zat carcinogenic yang kuat di dalam tubuh tikus-tikus itu".

Lalu para peneliti membiarkan satu kelompok minum air ledeng dan keenam kelompok lainnya diberi air teh yang bermacam-macam. Akhirnya dua belas minggu kemudian, kata Prof Han, kanker tenggorokan muncul pada 95 persen tikus dalam kelompok yang minum air ledeng. Penyakit ini timbul hanya pada 5 hingga 19 persen pada kelompok-kelompok tikus yang minum teh.

Sebelum penelitian Itaro Oguni, epigallocatechin dalam tannin teh juga telah lama dikenal dapat mencegah mutasi sel yang tadinya dirangsang oleh zat karsinogen seperti aflatoksin, teleosidin dan nitrosoguanidin. Tumbuhnya tumor dan tumor ganas (kanker) adalah  karena adanya mutasi (perubahan) sel yang jinak menjadi sel liar (kanker), sebab dirangsang oleh zat karsinogen, pendorong kanker seperti nitrosarkosin.[]


Publish: Koran Jaya Karta (10/1/1991)

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...