Postingan

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

Gambar
​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak tersentuh kebijakan pemerintah.  Kita patut bersyukur atas janji kesejahteraan kendati selalu "jauh panggang dari api". Ketidakpedulian penguasa justru jadi bumbu penyedap paling otentik di meja makan rakyat jelata. ​Dan kekecewaan menggunung mendadak luruh bersama segelas es teh manis.  Siapa butuh anggaran pendidikan dan kesehatan yang mumpuni jika kita sudah punya label "sejahtera" di atas kertas?  Kita diajak merayakan pemangkasan hak-hak dasar demi satu piring harapan.  Bukankah sangat puitis melihat masa depan anak bangsa dikorbankan demi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang penuh kemegahan? ​Mari kita kunyah makanan ini dengan khidmat tanpa perlu banyak tanya.  Nikmatilah kemewahan sesaat ini selagi angka kemiskinan hanya jadi hiasan infografis di kantor kementerian.  Pemerintah sedang bekerja keras mencerdaskan b...

Solid Menuju O2SN Kabupaten, KKG PJOK Pasongsongan Matangkan Pembinaan Atlet Kids Athletik di SDN Panaongan 3

Gambar
PASONGSONGAN -- Pertemuan Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep berlangsung penuh semangat di SDN Panaongan 3. Selasa (12/5/2026).  Kegiatan tersebut jadi momentum penting bagi guru olahraga se-Kecamatan Pasongsongan dalam mempersiapkan siswa menghadapi ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Sumenep cabang Kids Athletik yang akan digelar pada 3 Juni 2026 mendatang. Selain fokus pada persiapan O2SN, forum tersebut juga membahas kesiapan pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap Tahun Pelajaran 2025–2026 untuk mata pelajaran PJOK kelas 1 sampai kelas 5 SD. Pertemuan dihadiri Ketua KKG PJOK Kecamatan Pasongsongan, Moh. Dafirudin serta perwakilan KKKS Kecamatan Pasongsongan yang diwakili Agus Sugianto yang sekaligus jadi tuan rumah kegiatan. Kegiatan musyawarah dan diskusi dipimpin Miftahul Ulum selaku Koordinator Bidang Non Akademik pada KKKS Kecamatan Pasongsongan.  Dalam forum tersebut, para peserta memb...

Semangat Solidaritas dan Profesionalisme, KKG PAI Pasongsongan Matangkan Persiapan Apel Akbar Jatim di SDN Panaongan 3

Gambar
PASONGSONGAN – Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak dalam kegiatan pertemuan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) yang digelar di SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Selasa (12/5/2026). Pertemuan tersebut dihadiri langsung Pengawas PAI Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Tohet, M.Pd.I, bersama para guru PAI se-Kecamatan Pasongsongan. Agenda utama dalam kegiatan tersebut yakni membahas persiapan keberangkatan guru PAI menuju Apel Akbar Guru PAI se-Jawa Timur yang akan dilaksanakan di Gelora Bung Tomo Surabaya, pada 16 Mei 2026 mendatang.  Selain itu, forum juga membahas persiapan pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap Tahun Pelajaran 2025-2026 bagi siswa kelas 1 hingga kelas 5. Sebagai tuan rumah, Kepala SDN Panaongan 3 yang juga menjabat sebagai Sekretaris KKKS Kecamatan Pasongsongan, Agus Sugianto, menegaskan pentingnya keterlibatan para guru PAI dalam Apel Akbar tersebut sebagai bentuk solidaritas dan kekompakan se...

Kepala SDN Panaongan 3 Jadi Narasumber Sosialisasi KGBO di SDN Pasongsongan 1

Gambar
PASONGSONGAN -- Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan 3 dipercaya jadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Kejahatan Berbasis Gender Online (KGBO) dan Parenting Digital yang digelar di SDN Pasongsongan 1 Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti puluhan wali murid dan berlangsung penuh antusias. Dengan penampilan khas mengenakan blangkon ikoniknya, Agus Sugianto menyampaikan materi tentang ancaman kejahatan digital terhadap anak-anak usia sekolah dasar serta pentingnya pola asuh yang adaptif di era teknologi. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi membawa manfaat besar bagi dunia pendidikan, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan serius apabila penggunaan media digital tidak diawasi dengan baik. “Anak-anak sekarang sangat dekat dengan gadget dan media sosial. Karena itu, orang tua harus memahami potensi ancaman digital seperti perundungan online, penipuan digital, hingga penyalahgunaan data pribadi yang bisa...

Pemerintah Desa Pasongsongan Gelar Rokat Dhisah 2026, Hadirkan KH Musleh Adnan

Gambar
PASONGSONGAN -- Pemerintah Desa Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar pengajian umum berskala besar bertajuk "Rokat Dhisah Pasongsongan 2026". Ahad siang (10/5/2026).  Acara yang dipusatkan di Lapangan Sawunggaling ini jadi momentum penting bagi masyarakat setempat untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus memohon keberkahan bagi desa.  Ribuan warga tampak memadati area lapangan, menciptakan suasana religius yang khidmat di tengah semangat kebersamaan. Acara inti dari pengajian ini adalah ceramah agama yang disampaikan dai kondang asal Pamekasan, KH Musleh Adnan, S.Ag.  Dalam tausiyahnya, Kiai Musleh menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarwarga dan rasa syukur atas potensi alam yang dimiliki Desa Pasongsongan.  Dengan gaya penyampaiannya yang khas—bernas namun diselingi humor segar—dia berhasil menghibur sekaligus memberikan pencerahan spiritual kepada para jemaah yang hadir dari berbagai penjuru kecamatan. Ahmad Saleh Hari...

Mengenal Yamaro Sitompul: Maestro di Balik Lagu Pelabuhan Pasongsongan

Gambar
Yamaro Sitompul, sosok seniman yang membuktikan bahwa dedikasi tanpa batas akan membuahkan karya abadi.  Sebagai musisi berdarah Batak yang kini menetap di Bekasi, ia tidak hanya dikenal karena karakter vokalnya, tapi juga karena produktivitasnya yang luar biasa sebagai pencipta lagu.  Ribuan komposisi lahir dari tangannya dan telah memperkaya belantika musik tanah air, menjadikannya salah satu pilar kreatif yang memberikan warna tersendiri dalam industri hiburan di Indonesia. Kehebatan Yamaro tidak hanya terletak pada kemampuannya merangkai nada secara mandiri, tapi juga pada keterbukaannya dalam berkolaborasi untuk melahirkan visi artistik yang baru.  Sinergi kreatif ini menemukan bentuk nyatanya melalui kolaborasi dalam pembuatan karya-karya musik yang menyentuh hati.  Lewat proses kreatif yang mendalam, ia mampu menerjemahkan ide dan rasa jadi sebuah harmoni yang bisa dinikmati oleh khalayak luas, membuktikan bahwa musik adalah bahasa universal yang mampu menghub...

Siswa SDN Padangdangan 2 Gelar Upacara Rutin, Tekankan Kebersihan dan Persiapan Asesmen

Gambar
PASONGSONGAN – Pelaksanaan upacara bendera hari Senin di SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, berlangsung khidmat dan lancar. Senin (11/5/2026).  Suasana kondusif ini menunjukkan kedisiplinan yang terus dijaga warga sekolah dalam mengawali kegiatan belajar mengajar di awal pekan. Bertindak sebagai pembina upacara, Yeny Alfi Laeliy, S.Pd., memberikan amanat yang menekankan pentingnya menjaga ekosistem sekolah yang sehat.  Ia mengajak para murid untuk lebih peduli terhadap sampah dan menjaga keasrian kelas serta halaman agar suasana belajar tetap nyaman. Selain masalah kebersihan, Yeny juga memberikan motivasi khusus kepada para siswa untuk memacu semangat belajar mereka.  "Tingkatkan intensitas belajar kalian dan tetap fokus, agar hasil asesmen nanti memuaskan dan mencerminkan kerja keras kalian selama ini," pungkasnya di akhir amanat. [Kaiy]

Sapi Sonok Pasongsongan 2026: Keanggunan Budaya Madura di Tengah Terik.

Gambar
Sabtu (9/5/2026), berlokasi di Lapangan Sawungggaling, Desa/Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, bukan sekadar lapangan berdebu.  Di bawah sengatan matahari musim kemarau yang cukup menyengat, ribuan pasang mata jadi saksi betapa tingginya martabat kebudayaan Madura lewat helatan Kontes Sapi Sonok 2026. Walau cuaca panas membungkus arena, semangat ribuan penonton yang datang dari berbagai penjuru Madura tidak surut.  Hal ini membuktikan satu hal: Sapi Sonok bukan sekadar tontonan, melainkan kebanggaan kolektif yang menyatukan masyarakat. Lebih dari Sekadar Kontes Kecantikan Berbeda dengan Karapan Sapi yang mengadu kecepatan, Sapi Sonok adalah perayaan estetika dan etika.  Diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Pasongsongan, kontes ini menampilkan sepasang sapi betina yang diapit oleh Pangonong —ukiran kayu atau bambu yang menyatukan keduanya dalam satu harmoni. Ada filosofi mendalam di balik Pangonong tersebut. Ia bukan sekadar beban, melainkan simbol keselarasan....