Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2026

Sambut Murid Baru, SDN Padangdangan 2 Gelar Upacara Bendera dan Awali MPLS

Gambar
PASONGSONGAN – Mengawali tahun ajaran baru dengan penuh semangat, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, menggelar upacara bendera mingguan pada Senin pagi.  Upacara yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf ini berlangsung dengan khidmat di halaman sekolah. Senin (13/7/2026).  Bertindak sebagai pembina upacara adalah Imanis Sulfa, S.Pd., yang merupakan guru kelas VI di sekolah tersebut.  Dalam amanat singkatnya, ia menyampaikan ucapan selamat datang kepada para murid baru yang telah resmi bergabung jadi bagian dari keluarga besar SDN Padangdangan 2. "Selamat datang kepada seluruh siswa baru. Mulailah perjalanan belajar kalian di sekolah ini dengan penuh ceria dan semangat yang tinggi," ujar Imanis Sulfa di hadapan para peserta upacara. Selain memberikan sambutan hangat, Imanis Sulfa juga menerangkan bahwa khusus untuk siswa kelas I, kegiatan belajar mengajar akan diawali dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)...

Nurul Ulum: KH Hairuddin Ingatkan Pentingnya Akhlak untuk Raih Surga

Gambar
PASONGSONGAN – Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Nurul Ulum yang terletak di Dusun Sempong Timur, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar acara puncak perayaan Haflatul Imtihan. Jumat (10/7/2026).  Acara yang jadi agenda tahunan ini diikuti seluruh jenjang pendidikan di bawah naungan yayasan, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Madrasah Ibtidaiyah (MI), hingga Madrasah Diniyah (MD). Sebelum acara puncak, LPI Nurul Ulum telah memeriahkan suasana dengan menyelenggarakan berbagai perlombaan, baik di bidang akademik maupun non-akademik.  Perlombaan tersebut jadi wadah bagi para santri dan siswa untuk menunjukkan bakat, kreativitas, dan prestasi yang telah mereka pelajari selama satu tahun ajaran. Sebagai pelengkap keberkahan, panitia menghadirkan KH Hairuddin, seorang ulama terkemuka dari Kecamatan Batu Putih, untuk memberikan siraman rohani kepada seluruh hadirin. Dalam tausiyahnya, KH Hairuddin menekankan pentingnya menanamkan akhlakul karimah (akhlak yang terpuj...

Serunya Aksi Gotong Royong Warga SDN Padangdangan 2 Sambut Murid Baru

Gambar
PASONGSONGAN – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, antusiasme tinggi ditunjukkan seluruh warga SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Sabtu (11/7/2026).  Pihak sekolah menggelar aksi gotong royong membersihkan area lingkungan sekolah guna menyambut kembali kehadiran para siswa, khususnya peserta didik yang baru masuk. Pantauan di lokasi menunjukkan aksi bersih-bersih ini melibatkan hampir seluruh tenaga pendidik (guru), penjaga sekolah, serta dibantu para murid.  Mereka bahu-membahu merapikan ruang kelas, menyapu halaman, hingga menata fasilitas belajar agar tampak rapi dan representatif. Kegiatan ini sengaja dilakukan lebih awal agar saat hari pertama masuk sekolah tiba, seluruh fasilitas kerja dan sarana belajar mengajar sudah dalam kondisi siap pakai.  Kehadiran para murid yang ikut membantu juga jadi cerminan kuatnya rasa kepemilikan dan kepedulian mereka terhadap lingkungan tempat mereka menimba ilmu. Suriyanto, selaku penjaga sekolah SDN ...

Perjuangan PPPK Paruh Waktu Sumenep ke DPR RI, Siap-Siap Jadi Penuh Waktu?

Gambar
JAKARTA – Pengurus PPPK Paruh Waktu Kabupaten Sumenep menghadiri audiensi bersama Komisi XI DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta. Selasa (7/7/2026).  Kehadiran mereka bertujuan menyampaikan aspirasi terkait percepatan pengalihan status PPPK Paruh Waktu jadi PPPK Penuh Waktu. Rombongan diterima langsung Ketua Komisi XI DPR RI, Dr. H. Mukhamad Misbakhun, S.E., M.H.  Dalam pertemuan tersebut, pimpinan Komisi XI menegaskan bahwa DPR RI memberikan perhatian serius dan telah membahas intensif persoalan ini bersama Kemenkeu, Kemendagri, dan Kemenpan-RB untuk merumuskan solusi fundamental.  Kebijakan penyelesaian ini diperkirakan memerlukan keputusan tingkat tinggi dan diharapkan tercermin dalam Nota Keuangan/APBN mendatang. Koordinator PPPK Paruh Waktu Kabupaten Sumenep, Sovi Kurnia Dewi, S.Pd., menegaskan bahwa keikutsertaannya merupakan bentuk tanggung jawab moral dan solidaritas untuk seluruh tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis di Sumenep. "Kami ingin memastikan ...

Pengajian LPI Nurul Ulum Pasongsongan: Pesan Penting KH Hairuddin

Gambar
PASONGSONGAN – Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Nurul Ulum yang berlokasi di Dusun Sempong Timur, Desa/Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar acara pengajian umum. Jumat siang (10/7/2026).  Acara ini dihadiri tokoh masyarakat, wali murid, serta warga sekitar yang antusias mendengarkan siraman rohani. Pihak panitia menghadirkan dai viral asal Kecamatan Batu Putih, KH Hairuddin, sebagai penceramah utama.  Dalam tausiyahnya, KH Hairuddin menekankan pesan penting bagi umat Islam agar senantiasa menjaga ketakwaan dan tidak menganggap remeh setiap larangan Allah SWT, sekecil apa pun bentuknya. Ia kemudian memberikan contoh nyata dari kisah penciptaan manusia pertama.  Ia mengingatkan kisah Nabi Adam AS yang harus keluar dari indahnya surga akibat mengabaikan satu larangan kecil. "Penting bagi umat Islam untuk tidak meremehkan larangan Allah SWT sekecil apa pun. Contohnya Nabi Adam. Ia meremehkan larangan Allah SWT untuk tidak memakan buah khuldi. Akibatnya, N...

Sekolah Mati Suri dan Jeritan Guru PPPK Paruh Waktu

Gambar
Tahun ajaran baru tidak selalu membawa keceriaan. Bagi sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang sama sekali tidak mendapatkan murid baru, momentum ini adalah lonceng kematian.  Sekolah yang kosong bukan sekadar statistik, melainkan tragedi "mati suri" yang berujung pada ancaman penutupan. Di balik bangku-bangku kosong itu, ada kecemasan mendalam dari para gurunya.  Bayangkan jika mereka adalah saudara, famili, atau sahabat kita sendiri.  Di era sekarang, tidak sedikit dari mereka yang berstatus sebagai guru PPPK Paruh Waktu dengan gaji pokok hanya Rp 400.000 per bulan.  Satu-satunya harapan agar dapur tetap mengepul adalah Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) atau sertifikasi. Lalu, apa yang terjadi jika sekolah mereka terpaksa ditutup? Regulasi akan memindahkan mereka ke SDN lain.  Tapi realitasnya, sekolah yang dituju biasanya sudah padat.  Akibatnya, guru pindahan ini tidak mendapatkan jam mengajar yang cukup.  Padahal, pemenuhan jam mengajar adalah sya...

Duh, "Niserra" Guru PPPK PW: Sekolah Sepi Murid, Tunjangan Terancam Hangus?

Gambar
Ruang-ruang kelas di sekolah dasar kita setiap hari berdengung oleh kata-kata mulia: empati, gotong royong, dan berbagi.  Kita, sebagai pendidik, dengan penuh khidmat menanamkan nilai-nilai itu ke dalam sanubari para murid.  Kita ingin mereka tumbuh jadi manusia yang peka terhadap penderitaan sesama.  Tapi, sebuah renungan mendalam dari Agus Sugianto, S.Pd., Kepala SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, baru-baru ini seperti menampar wajah kita semua.  Menurut 'Bapak Pendidikan Pasongsongan' tersebut, saat sistem pendidikan dihadapkan pada ancaman penutupan sekolah yang kekurangan murid, dimanakah letak empati yang selalu kita dengungkan itu? Tahun ajaran baru sejatinya jadi momentum harapan.  Tapi bagi sebagian sekolah negeri yang "mati suri" karena tidak mendapatkan satu pun murid baru, ini adalah lonceng kematian.  Di balik angka nol pada data pendaftaran itu, ada nasib manusia-manusia konkret yang sedang dipertaruhkan. Bayangkan jik...

Menjemput Kemandirian Umat: Catatan Pemikiran dari Sudut Meja Hairul Anwar

Gambar
Siang itu, suasana kantor Madura Energi di Jalan Basuki Rahmad, Sumenep, terasa hangat.  Kunjungan kekeluargaan saya kepada Hairul Anwar—seorang pengusaha sukses asal Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan yang kini mengabdi sebagai anggota DPRD Kabupaten Sumenep—berubah menjadi sebuah diskusi yang menyenangkan sekaligus mendalam.  Di balik meja kerjanya, perbincangan kami mengerucut pada satu tema krusial yang jadi pekerjaan rumah kita bersama: kesejahteraan masyarakat Sumenep. Sebagai sosok yang tumbuh dari dunia usaha sekaligus memahami denyut kebijakan di kursi parlemen, Hairul Anwar melemparkan sebuah gagasan yang menantang tapi sangat relevan bagi realitas hari ini.  Ia menekankan betapa pentingnya bagi organisasi kemasyarakatan (ormas) maupun organisasi keagamaan di Kabupaten Sumenep untuk mulai mengubah paradigma: tidak boleh lagi selalu bergantung pada bantuan pihak lain dalam mengupayakan kesejahteraan umat. "Sudah saatnya organisasi-organisasi kita berdikari se...
Gambar
Sebuah diskusi hangat terjadi di kantor Madura Energi di Jalan Basuki Rahmad, Sumenep. Selasa (7/7/2026).  Dalam sebuah kunjungan kekeluargaan, saya berkesempatan bertukar pikiran dengan Hairul Anwar—seorang pengusaha sukses asal Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, yang saat ini mendedikasikan dirinya sebagai anggota DPRD Kabupaten Sumenep.  Pembicaraan kami tidak jauh dari kegelisahan mendasar tentang masa depan daerah: bagaimana cara nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumenep. Sebagai figur yang berangkat dari dunia usaha sekaligus memahami regulasi, Hairul Anwar menitipkan sebuah harapan besar kepada organisasi kemasyarakatan dan organisasi keagamaan di Sumenep.  Ia menekankan bahwa sudah saatnya organisasi-organisasi ini tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial atau spiritual, tapi juga senantiasa membangun pemikiran taktis mengenai pemberdayaan ekonomi wong cilik. Pertanyaannya kemudian, bagaimana format pemberdayaan yang ideal agar masyarakat bawah be...

Filosofi Menara Masjid: Sentilan Agus Sugianto untuk Kepekaan Sosial

Gambar
PASONGSONGAN -- Menara masjid bukan sekadar simbol kemegahan fisik, melainkan lambang tanggung jawab sosial yang mendalam.  Hal tersebut ditegaskan Agus Sugianto, S.Pd, saat mengisi kajian Lembaga Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Pasongsongan, Sumenep, di Gedung KH Wahab Hasbullah, Panaongan. Selasa (07/07/2026). "Menara mengajarkan bahwa makin tinggi posisi seseorang, makin besar tanggung jawabnya dalam memahami realitas sosial," tegas mantan Ketua Lakpesdam NU Pasongsongan tersebut. Ia mengkritik fenomena masjid saat ini yang megah secara fisik tapi minim fungsi sosial.  Menurutnya, dari ketinggian menara, masjid sejatinya mampu "melihat" dan menjangkau kaum dhuafa, anak yatim, serta warga yang kesulitan di sekitarnya. Untuk mengembalikan peran ideal masjid sebagai pusat peradaban dan solusi umat, Kepala SDN Panaongan 3 ini menawarkan empat langkah konstruktif bagi pengelola masjid: 1. Peta Sosial Jamaah: Memiliki data akurat mengenai siapa saja jamaa...

Pesan KH Kholil Yasin: Orang Tua Kelak Menyesal Jika Tak Ajarkan Anak Ilmu Agama

Gambar
PASONGSONGAN – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Imaduddin yang berlokasi di Dusun Sumbermanis, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar acara pengajian umum. Ahad malam (5/7/2026).  Acara religius ini digelar sebagai puncak perayaan Wisuda Purna Siswa untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) dan Madrasah Diniyah (MD). Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti lokasi acara dengan hadirnya penceramah kondang dan viral asal Bangkalan, KH Kholil Yasin.  Kehadiran sang kiai karismatik ini jadi daya tarik utama bagi ratusan wali murid dan masyarakat setempat yang antusias memadati area pengajian. Dalam siraman rohaninya yang lugas dan menyentuh, KH Kholil Yasin memberikan pesan mendalam khusus bagi para orang tua yang hadir.  Ia mengingatkan betapa pentingnya membekali generasi muda dengan pondasi agama yang kuat sejak dini. "Orang tua yang tidak menggiring anaknya untuk mempelajari Islam, maka tunggu kelak orang tuanya akan menyesal," tegas KH K...

Sinergi Digital, Kepala SDN Panaongan 3 Luncurkan Program "PORAGUS" untuk Transparansi Pendidikan

Gambar
PASONGSONGAN – Inovasi pelayanan publik berbasis digital kembali hadir di dunia pendidikan Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Selasa (7/7/2026).  Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto, S.Pd., secara resmi meluncurkan program PORAGUS (Alapora Ka Pak Agus), sebuah saluran komunikasi resmi berupa Hotline Pengaduan, Saran, dan Masukan bagi seluruh wali murid melalui WhatsApp di nomor 0823-3448-9799. Peluncuran PORAGUS ini menegaskan komitmen SDN Panaongan 3 dalam menghadirkan pelayanan pendidikan yang lebih terbuka, cepat, transparan, dan akuntabel di era digital. Menurut Agus Sugianto, sosok kepala sekolah yang dikenal sebagai 'Bapak Pendidikan Pasongsongan' sekaligus Sekretaris KKKS Kecamatan Pasongsongan ini, lembaga pendidikan harus mampu membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dan tidak boleh alergi terhadap kritik. "Justru kritik, saran, dan masukan merupakan vitamin bagi kemajuan lembaga pendidikan. Karena itu kami menghadirkan PORAGUS sebagai ruang dialog yang...

Gelar Wisuda Purna Siswa TK dan Madin, YPI Imaduddin Pasongsongan Hadirkan KH Kholil Yasin

Gambar
PASONGSONGAN – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Imaduddin yang terletak di Dusun Sumbermanis, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar acara pengajian umum dalam rangka merayakan Wisuda Purna Siswa bagi jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) dan Madrasah Diniyah (MD). Ahad malam (5/7/2026).  Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini menghadirkan dai kondang asal Kabupaten Bangkalan, KH. Kholil Yasin, sebagai penceramah utama.  Kehadirannya berhasil menarik antusiasme ratusan wali murid, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang memadati area pengajian. Dalam tausiahnya yang lugas dan penuh humor segar khasnya, KH. Kholil Yasin menekankan pentingnya peran serta tanggung jawab besar orang tua dalam masa pertumbuhan anak.  Ia menggarisbawahi bahwa tugas utama orang tua bukan sekadar memberikan fasilitas, melainkan mendidik. "Mendidik anak itu adalah tugas utama orang tua. Proses mendidik ini memiliki cakupan yang jauh lebih luas daripada sekada...

Pesan Mendalam KH Kholil Yasin di Wisuda YPI Imaduddin Pasongsongan

Gambar
PASONGSONGAN – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Imaduddin yang berlokasi di Dusun Sumbermanis, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar pengajian umum dalam rangka merayakan Wisuda Purna Siswa untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) dan Madrasah Diniyah (MD). Ahad (5/7/2026).  Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini menghadirkan dai kondang asal Bangkalan, KH Kholil Yasin, sebagai penceramah utama.  Kehadiran sang ulama pun disambut antusias ratusan wali murid, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang memadati area pengajian. Dalam ceramahnya, KH Kholil Yasin mengupas tuntas mengenai pergeseran nilai keimanan antara generasi terdahulu dan generasi masa kini.  Ia menyoroti bagaimana kuatnya fondasi spiritual orang-orang zaman dulu yang tetap kokoh imannya, kendati hidup dalam kondisi serba terbatas. KH Kholil memberikan contoh nyata, betapa gigihnya generasi terdahulu dalam menjaga ibadah.  Dulu, meski belum ada lampu listrik dan ...

Rayakan Wisuda Purna Siswa, YPI Imaduddin Pasongsongan Hadirkan KH Kholil Yasin

Gambar
PASONGSONGAN – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Imaduddin yang berlokasi di Dusun Sumbermanis, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, menggelar acara pengajian umum yang berlangsung meriah dan khidmat. Ahad (5/7/2026).  Acara keagamaan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian perayaan Wisuda Purna Siswa bagi para santri dan siswa di jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) serta Madrasah Diniyah (MD). Untuk membekali para wali murid dan masyarakat sekitar dengan siraman rohani, pihak yayasan menghadirkan dai kondang asal Bangkalan, KH Kholil Yasin, sebagai penceramah utama.  Kehadirannya disambut antusias oleh ratusan warga yang memadati area pengajian. Dalam tauziahnya, KH Kholil Yasin mengupas tuntas mengenai pergeseran kualitas keimanan antara generasi terdahulu dan generasi masa kini.  Ia menyoroti bagaimana kuatnya fondasi spiritual orang-orang zaman dulu yang tetap kokoh dan meniscaya, meskipun hidup dalam situasi dan kondisi yang serba terbatas. "Keimanan ...

Sepeda Listrik Menjamur di Pasongsongan: Bisakah Cas Otomatis Lewat Putaran Roda?

Gambar
Pemandangan jalanan di Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, kini kian berwarna dengan hilir mudiknya sepeda listrik.  Kendaraan ramah lingkungan ini telah jadi primadona baru yang memikat berbagai kalangan, mulai dari pelajar tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, hingga kalangan ibu rumah tangga yang menggunakannya untuk berbelanja atau mengantar anak sekolah. Kepraktisan dan efisiensi jadi alasan utama mengapa sepeda listrik begitu cepat menjamur di wilayah ini.  Bagi para pelajar, kendaraan ini mempermudah akses menuju sekolah tanpa perlu menguras tenaga untuk mengayuh atau bergantung pada jemputan orang tua.  Sementara bagi ibu rumah tangga, sepeda listrik dianggap sebagai solusi transportasi jarak dekat yang hemat dan mudah dioperasikan. Tapi, di balik kepopulerannya, ketergantungan pada pengisian daya listrik baterai (charging) masih jadi tantangan tersendiri, terutama saat mobilitas sedang tinggi.  Keterbatasan jarak tempuh ini memicu sebuah gagasan inovatif: b...

Kemeriahan Parade Karnaval YPI Imaduddin Pasongsongan, Hidupkan Suasana Dusun Sumbermanis

Gambar
PASONGSONGAN – Kemeriahan menyelimuti Dusun Sumbermanis, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Sabtu (4/7/2026).  Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Imaduddin sukses menggelar parade karnaval tahunan yang diiringi drumband dan berlangsung sangat meriah serta menyedot perhatian warga setempat. Kegiatan yang diikuti oleh para siswa, guru, serta wali murid ini menjadi puncak rangkaian acara setelah pada malam sebelumnya, lembaga tersebut sukses melaksanakan prosesi Wisuda Purna Siswa untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) dan Madrasah Diniyah (MD). Parade karnaval menampilkan kreativitas busana dan barisan yang rapi ini menyisir sepanjang rute jalan desa, membawa atmosfer penuh kegembiraan di tengah masyarakat. Ustadz Abdul Wasik, salah satu wali murid di YPI Imaduddin, menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini memang sudah jadi tradisi yang dinanti-nanti setiap tahunnya. "Parade karnaval ini memang dilaksanakan tiap tahun sebagai bentuk apresiasi atas kelulusan murid, se...

Meriah dan Khidmat, Yayasan Pendidikan Islam Imaduddin Sukses Gelar Wisuda Purna TK dan MD

Gambar
PASONGSONGAN – Suasana haru sekaligus bahagia menyelimuti Dusun Sumbermanis, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Jumat (3/7/2026).  Yayasan Pendidikan Islam Imaduddin sukses menggelar prosesi Wisuda Purna Siswa untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) dan Madrasah Diniyah (MD).  Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh para tokoh masyarakat, wali murid, serta seluruh jajaran pengurus yayasan. Acara wisuda ini menjadi momentum penting untuk mengapresiasi capaian anak-anak yang telah menyelesaikan masa belajarnya di tingkat pendidikan anak usia dini dan madrasah diniyah.  Kehadiran para wali murid dengan senyum bangga menambah kekhidmatan prosesi pelepasan siswa tahun ajaran ini. Kepala TK Imaduddin, Bunda Evi Yuli Trisnawati, S.Tr.Keb., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran acara ini.  Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendidik generasi penerus. "Pendidikan di ting...

Jalin Silaturahmi Antarlembaga, Kepala SDN Panaongan 3 Hadiri Wisuda Purna TK dan MD YPI Imaduddin

Gambar
PASONGSONGAN – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Imaduddin yang terletak di Dusun Sumbermanis, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar acara Wisuda Purna Siswa untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) dan Madrasah Diniyah (MD). Jumat malam (3/7/2026).  Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini dihadiri tokoh masyarakat, wali murid, serta jajaran undangan terkait. Di antara para undangan yang hadir, tampak Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto, S.Pd.  Kehadirannya dalam momentum sakral ini merupakan bentuk pemenuhan undangan resmi dari pihak panitia penyelenggara acara.  Hubungan erat sebagai lembaga pendidikan yang bertetangga dan berada dalam satu wilayah desa menjadi salah satu alasan kuat kehadiran Kepala Sekolah dasar negeri tersebut. Agus Sugianto yang dikenal sebagai 'Bapak Pendidikan Pasongsongan' menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap jalannya kegiatan.  Ia menilai bahwa panitia telah bekerja dengan sangat luar biasa dala...

Cetak Generasi Berakhlak, Yayasan Imaduddin Pasongsongan Sukses Gelar Wisuda Purna Siswa

Gambar
PASONGSONGAN – Yayasan Pendidikan Islam Imaduddin yang berlokasi di Dusun Sumbermanis, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, sukses menyelenggarakan prosesi Wisuda Purna Siswa untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) dan Madrasah Diniyah (MD). Jumat (3/6/2026).  Acara yang berlangsung dengan khidmat dan meriah ini dihadiri jajaran pengurus yayasan, para tokoh masyarakat setempat, serta wali murid yang antusias menyaksikan kelulusan putra-putri mereka. Dalam sambutannya, Kepala Madrasah Diniyah (MD), Ustadz Sukriyadi, S.Pd., menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses belajar-mengajar.  Dia juga menekankan bahwa kelulusan ini merupakan langkah awal bagi para siswa. "Penguatan karakter dan akhlak mulia yang telah diajarkan selama di madrasah harus jadi fondasi dasar bagi anak-anak saat melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya," ujar Ustadz Sukriyadi. Acara diakhiri dengan prosesi sakral pengukuhan wisudawan serta do...

Cetak Generasi Qurani, Yayasan Imaduddin Pasongsongan Sukses Gelar Wisuda Purna Siswa

Gambar
PASONGSONGAN – Yayasan Pendidikan Islam Imaduddin yang berlokasi di Dusun Sumbermanis, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar acara Wisuda Purna Siswa untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) dan Madrasah Diniyah (MD). Jumat (3/7/2026).  Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini dihadiri para tokoh masyarakat, wali murid, serta seluruh jajaran pengurus yayasan. Suasana haru sekaligus bangga menyelimuti prosesi wisuda saat para santri dan siswa satu per satu dipanggil ke atas panggung.  Kehadiran orang tua yang mendampingi menambah kekhidmatan momen sakral tahunan ini. Ketua sekaligus Pengasuh Yayasan Pendidikan Islam Imaduddin, Kiai Mistro, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas kelulusan para murid pada tahun ini.  Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam belajar demi masa depan generasi muda. "Momentum wisuda ini bukan akhir, melainkan langkah awal bagi generasi muda di Dusun Sumbermanis untuk terus m...

Perkuat Identitas dan Visi Pendidikan, SDN Padangdangan 1 Luncurkan Logo Sekolah Baru

Gambar
PASONGSONGAN – Guna memperkuat identitas institusi dan menegaskan komitmennya dalam dunia pendidikan, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep resmi meluncurkan logo sekolah baru. Jumat (3/7/2026). Menariknya, logo sarat makna tersebut merupakan karya orisinal dari salah satu tenaga pendidik mereka, yakni Risqon Muttaqin, S.Pd., yang sehari-hari bertugas sebagai guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Logo baru ini didesain dengan bentuk bulat formal khas institusi pendidikan di Indonesia.  Bentuk lingkaran ini bukan tanpa alasan; ia melambangkan kebulatan tekad, persatuan, serta kontinuitas dalam mencetak generasi penerus bangsa. Saat dikonfirmasi mengenai proses kreatifnya, Risqon Muttaqin mengungkapkan rasa syukur dan harapannya atas visualisasi baru sekolah tempatnya mengabdi tersebut. "Saya merancang logo ini dengan memasukkan elemen-elemen fundamental yang menjadi ruh dari SDN Padangdangan 1. Kami ingin memastikan ...

Penuh Haru, Ketua Panitia Gebyar Pisah Kenang SDN Padangdangan 1 Ingatkan Alumni: "Je' Loppa Kacang ka Kole'na"

Gambar
  PASONGSONGAN – Suasana penuh haru dan kebahagiaan menyelimuti acara Gebyar Pisah Kenang siswa kelas VI SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Rabu malam (1/7/2026).  Dalam momen perpisahan yang sakral tersebut, Ketua Panitia Acara, Moh. Tohir, memberikan pesan mendalam yang menyentuh hati para alumni dan wali murid yang hadir. Dalam kata sambutannya, Moh. Tohir mengingatkan para lulusan agar tidak melupakan almamater tercinta setelah melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.  Ia menggunakan peribahasa: "Je' Loppa Kacang ka Kole'na" (jangan lupa kacang pada kulitnya) sebagai pengingat agar ikatan batin dengan sekolah tetap terjaga. "Kami berharap kepada anak-anakku sekalian dan para wali murid agar "je' loppa kacang ka kole'na". Artinya, meski sudah lulus dan sukses nanti, sesekali datanglah kembali ke sekolah ini untuk tetap menyambung tali silaturrahim dengan para guru yang telah mendidik kalian," ujar ...

Hebat! Siswa SMPN 1 Pasongsongan Lolos OSN Matematika Sumenep

Gambar
PASONGSONGAN — Prestasi membanggakan kembali diukir oleh dunia pendidikan di Kabupaten Sumenep. Ahmad Dhorif Safil Fikri, salah satu siswa berbakat dari SMPN 1 Pasongsongan, dinyatakan berhasil lolos seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kabupaten untuk mata pelajaran Matematika pada Kamis (11/6/2026). Penyelenggaraan OSN tahun ini diikuti oleh ratusan peserta secara daring (online).  Meski berkompetisi secara virtual dari sekolah, Ahmad Dhorif mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam memecahkan soal-soal matematika yang rumit hingga berhasil mengamankan tiket melenggang ke tingkat provinsi. Keberhasilan ini sontak membawa kebahagiaan dan rasa syukur bagi lingkungan sekolah.  Keluarga besar SMPN 1 Pasongsongan mengaku sangat bangga atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh anak didiknya tersebut. Rasa bangga yang mendalam turut dirasakan oleh Trisnawati, S.Pd., selaku guru pembina Matematika SMPN 1 Pasongsongan. Menurutnya, hasil ini merupakan buah dari kerja k...

Transformasi Digital Guru PAI Pasongsongan: Berkas Rapi Pakai Microsite

Gambar
PASONGSONGAN - Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Pasongsongan menggelar kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru PAI di SDN Pasongsongan 2, Pasongsongan, Sumenep. Kamis (2/7/2026).  Kegiatan yang diikuti 10 guru PAI sekolah dasar ini difokuskan pada penguasaan teknologi digital, khususnya pelatihan pembuatan dan pengelolaan microsite menggunakan platform s.id serta pengintegrasian dokumen dari Google Drive.  Pelatihan ini bertujuan membekali guru agar mampu membangun website mini sebagai pusat dokumentasi digital dan tempat penyimpanan administrasi pembelajaran secara sistematis. Dalam sesi praktik, setiap peserta dibimbing untuk menautkan 13 komponen utama administrasi sekolah dan pembelajaran dari Google Drive ke microsite masing-masing.  Ketua KKG PAI Kecamatan Pasongsongan, Abu Siri, S.Ag, menegaskan pentingnya langkah inovatif ini bagi profesionalisme guru saat ini.  “Guru PAI saat ini tidak hanya harus kompeten mengajar, tapi juga waj...

Semarak Budaya Nusantara Warnai Malam Pisah Kenang Siswa Kelas VI SDN Padangdangan 1 Pasongsongan

Gambar
PASONGSONGAN – Suasana khidmat bercampur haru dan bangga menyelimuti acara Gebyar Malam Pisah Kenang siswa kelas VI SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Rabu (1/7/2026).  Acara pelepasan siswa tahun ajaran ini dikemas secara spektakuler dengan menonjolkan kekayaan seni tradisional melalui panggung pagelaran budaya Nusantara. Hadir dalam acara tersebut segenap dewan guru, komite sekolah, para orang tua/wali murid, serta tokoh masyarakat setempat.  Kemeriahan acara ini menegaskan komitmen SDN Padangdangan 1 dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tapi juga mencintai dan melestarikan akar budaya bangsa. Alunan Tari Nusantara di Sesi Pra-Acara Kemeriahan malam perpisahan sudah terasa sejak sesi pra-acara dimulai.  Panggung pertunjukan bergetar oleh antusiasme dan energi luar biasa dari para siswa lintas kelas yang membawakan berbagai tarian khas dari berbagai daerah di Indonesia.  Nuansa budaya Nusantara benar-benar meng...

Guru Baru PPPK Sukses Latih Siswa SDN Padangdangan 1

Gambar
PASONGSONGAN – Acara Malam Pisah Kenang siswa kelas VI SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep tahun ini terasa sangat spesial bagi Sundari, S.Pd. Rabu (1/7/2026).  Pasalnya, momen ini merupakan pengalaman pertamanya terlibat langsung dalam gelaran perpisahan sekolah tersebut semenjak resmi bergabung sebagai guru pindahan berstatus PPPK Paruh Waktu. Perempuan tangguh dengan dua anak ini langsung menunjukkan dedikasi yang tinggi.  Bersama dengan jajaran guru lainnya, Sundari aktif membersamai dan mempersiapkan para siswa untuk memberikan penampilan terbaik mereka di atas panggung. Kerja keras tersebut membuahkan hasil manis. Penampilan para peserta didik sukses memukau dan mendapat applause serta apresiasi meriah dari para hadirin yang memenuhi lokasi acara. "Ini adalah pengalaman pertama saya di SDN Padangdangan 1. Melihat kreativitas dan keberanian anak-anak di atas panggung tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami sebagai pengajar," ujar Sundari. ...

Meriah dan Haru, Pisah Kenang Siswa Kelas VI SDN Padangdangan 1 Diwarnai Ragam Pentas Seni

Gambar
PASONGSONGAN – Suasana meriah bercampur haru menyelimuti acara pisah kenang siswa-siswi kelas VI SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Rabu (1/7/2026).  Acara pelepasan yang digelar di halaman sekolah tersebut berlangsung sangat semarak dengan menampilkan berbagai bakat dan kreativitas para siswa. Sejak awal, para wali murid dan tamu undangan disuguhkan dengan rangkaian pertunjukan seni yang memukau.  Mulai dari keelokan tari tradisional yang dibawakan dengan anggun, lantunan lagu-lagu Islami yang menyejukkan hati, hingga aksi lawak jenaka siswa yang sukses mengocok perut penonton.  Puncak acara ditutup dengan prosesi pisah kenang yang berlangsung khidmat, di mana tetesan air mata haru tak terbendung dari para siswa, guru, dan orang tua. Sukses Bikin Mewek dan Ketawa, Ini Momen Seru Pisah Kenang SDN Padangdangan 1 Di balik kesuksesan dan kelancaran seluruh rangkaian acara tersebut, ada sosok penting yang memegang kendali sebagai pemandu acara (MC)...

Jelang Purna Tugas, Kepala SDN Padangdangan 1 Sumenep Titip Pesan Jaga Kepercayaan Masyarakat dan Nilai Religi

Gambar
PASONGSONGAN – Momen haru sekaligus penuh makna mewarnai acara pisah kenang siswa kelas VI SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Rabu (1/7/2026).  Dalam kesempatan tersebut, Kepala SDN Padangdangan 1, Matrasit, M.Pd., menyampaikan pesan mendalam terkait masa depan sekolah yang dipimpinnya. Ia menekankan bahwa kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat dan orang tua siswa kepada SDN Padangdangan 1 merupakan aset paling berharga.  Oleh karena itu, amanah tersebut harus terus dipupuk, dijaga, dan dirawat dengan baik oleh seluruh warga sekolah. Pesan ini terasa sangat emosional mengingat Matrasit dijadwalkan akan memasuki masa purna tugas (pensiun) pada pertengahan tahun 2027 mendatang. "Kepercayaan masyarakat adalah fondasi utama sekolah ini. Saya berharap, siapa pun nanti yang melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan, bisa terus merawat kepercayaan tersebut dengan dedikasi tinggi," ujar Matrasit dalam sambutannya.  Selain membahas keberlanjuta...