SUMENEP,apoymadura.com
- Gerakan Pramuka Gugus Depan Pangkalan
PP Nurul Islam (NURIS), Desa Bataal Barat Kecamatan Ganding Kabupaten Sumenep
berhasil meraih Juara Umum dan Juara III dalam ajang Perkemahan Silaturahmi
Antar Lembaga (PERSAGA VIII), tingkat penggalang putra-putri se-Madura, yang
digagas oleh Madrasah Nurul Ulum, Topoar, Karduluk, Pragaan Sumenep, sejak
tanggal 5-7 Februari 2022.
Muhammad
Yasit, S.Pd,. Ketua Gugus Depan (Ka. GUDEP) 09.045-09.046 Pangkalan PP Nurul
Islam Bataal Barat menyambut gembira atas prestasi yang diraih siswa-siswinya
tersebut.
"Alhamdulillah
dari Regu Anggrek Jingga (Putri) bisa meraih juara umum dan Regu Black Eagle
(Putra) meraih juara III," ujarnya penuh gembira. Selasa (8/2/2022).
Torehan
juara tersebut bukanlah sesuatu yang mudah diraih. Mereka harus bersaing dengan
lembaga-lambaga lain di Pulau Garam Madura.
Ia
juga berharap anak didiknya tetap berlatih dan meningkatkan disiplin kepramukaan
serta berkegiatan yang mendukung program pramuka di sekolah untuk bisa
mempertahankan kejuaraan pada tahun mendatang.
"Meskipun
sudah banyak raihan juara, tapi harus tetap semangat apalagi tantangan kedepannya
pasti lebih ketat," ucapnya mengingatkan. (Ziyad/YK)
Ketika salah sebuah klinik memvonis seorang pasien tidak memiliki
penyakit, maka si sakit mentalnya kacau. Pikirannya melayang. Hal-hal mistik
(gaib) mulai menyetubuhi benaknya. Sadar tidak sadar, daya tahan tubuh (imun)
jadi menurun. Harapan sembuh terkikis karena menurutnya tidak akan ada lagi
obat medis yang bisa menyembuhkan penyakitnya.
Padahal ia nyata sakit. Suhu tubuhnya tinggi seperti terbakar.
Alat-alat kedokteran ternyata tidak bisa mendiagnosa penyakit apa yang
dideritanya.
Ending dari pergulatan opini keluarga mengerucut pada santet. Santet
atau guna-guna adalah ilmu hitam. Ilmu untuk mencelakai orang lain dari jarak
jauh.
Mereka sepakat mencari pengobatan alternatif. Dari satu dukun ke dukun
lain memohon kesembuhan. Mereka sedikit demi sedikit mulai melupakan Tuhan yang
dipercaya sebelumnya sebagai Maha Penyembuh.
Tatkala kesembuhan tak kunjung datang, si penderita bertambah tersiksa.
Lalu mulai percaya dengan kata-kata dukun, bahwa yang membuat dirinya sakit
adalah tetangganya.
Dari titik inilah ia dan pihak keluarganya mulai menyisir tetangganya.
Setelah itu lalu disimpulkan, bahwa siapa biangnya.
Ini bisa ditebak pada episode terakhir. Pertengkaran atau permusuhan.
Kalau pertengkaran akan terjadi pembunuhan. Kalau permusuhan akan mengakibatkan
rusaknya tatanan sosial budaya yang berlaku harmonis jauh hari sebelumnya.
Semoga kita tidak menjadi salah satu bagian dari sandiwara hidup
seperti ini. Amin!
SUMENEP, apoymadura.com- Soal dugaan pencemaran nama baik oleh Karyawan SPBU
53.694.10 Batuan, kepada wartawan online CNN berbuntut panjang. Bahkan SPBU disinyalir telah melanggar Perpres terhadap regulasi aturan
SOP SPBU pengisian.
Hal itu disampaikan
Praktisi Hukum, Syafrawi, SH, bahwa tidak hanya laporan karyawan yang melakukan
arogansi terhadap wartawan, namun setidaknya juga perusahaan pengisian BBM ke
jerigen tidak sesuai standard Pertamina yang
telah melanggar undang-undang.
"Tidak hanya
laporkan karyawannya , tapi juga Regulasi aturan SOP SPBU mengisi BBM
menggunakan jerigen," katanya.
Sesuai Perpres no.
191/2014,Perpres no. 15 / 2012, dan
Permen ESDM No. 8 / 2012, menurutnya, dalam
regulasi dan SOP sudah diatur dengan
jelas pengisian BBM menggunakan bahan
jerigen yang standart, yakni bahan yg terbuat dari High Density
Polyethylene ( HDPE ).
"Jika ada SPBU yang mengisi BBM ke konsumen dengan menggunakan jerigen tidak sesuai
dengan standart sebagaimana dalam SOP dan aturan, maka perlu ditindak tegas oleh aparat penegak
hukum. Dan Pertamina
selaku pengawas yang ditunjuk negara dalam pengelolaan serta
suplay BBM," ungkap Syafrawi.
Padahal, selain itu
konsumen yang mengisi BBM dengan
jerigen harus punya surat
rekomendasi, maka sebelum mengeluarkan rekomendasi perlu dicek terlebih dahulu. Apakah
jerigen yang dimiliki sudahsesuai denganapa yang dipersyaratkan dalam aturan.
"Itu kan sudah
jelas melanggar perusahaan SPBU, harusnya ditindak tegas itu. Agar tidak
hanya karyawannya jadi korban,” ujarnya.
Sebelumnya, wartawan online CNN
melaporkan karyawan SPBU 53.694.10 ke Polres Sumenep,
Madura, Jawa Timur. Pasalnya, karyawan
SPBU yang berlokasi di Jalan Raya Batuan diduga melakukan tindakan pencemaran nama baik.
Terbukti Sesuai TBL
(Tanda Bukti Lapor) Nomor: TBL/B/31/11/2022/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA
TIMUR datang ke kantor Mapolres setempat didampingi sejumlah awak media.
Awal peristiwa
terjadi, saat wartawan media online Cyber Nusantara News (CNN) Nahriyadi, mau
mengisi BBM (Bahan Bakar Minyak) di SPBU Batuan tersebut, Kamis (27/1) kemarin.
Sesampainya
dilokasi, Nahriyadi melihat petugas SPBU mengisi BBM ke jerigen yang berada didalam
mobil minibus di depan antriannya. "Saat itu kami teringat peristiwa
kebakaran perahu muat BBM, karena tugas kami pewarta spontan saya menuju
dispenser Pertalite," kata Nahriyadi.
Menurutnya,
pihaknya mengambil HP Android-nya untuk
dokumentasi yang dinilai sudah menyalahi aturan regulasi Pertamina. Namun,
manajemen SPBU Batuan berinisial U, tiba-tiba menghampiri dan memaki-maki
Nahriyadi dengan nada kasar..
“Bekna tangabas matana yeh, aria kan la
jelas, dilarang mengamera di areal pom, monta’ olle izin deri ngko’, padahal wartawan
selaen njek’ tak padena bekna.(Kamu tidak melihat matanya ya, kalau disitu ada
tanda larangan dilarang mengambil gambar di areal pom tanpa seizin saya,
padahal wartawan lain tak seperti kamu, red),”
ungkanya meniru perkataan pihak SPBU.
Bahkan, karyawan
lain datang berinisial H, berlagak wartawan mengambil gambar
wartawan CNN dengan berteriak lantang: “Ini
Media Pemeras, ini Media Pemeras, ini Media Pemeras,” ungkapnya. (Sl/YK)
Peringatan Harlah NU
ke-99 tahun 2022 di Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep memang terkesan
sederhana. Mungkin orang bilang biasa-biasa saja. Tapi berdasar pantauan media
ini (apoymadura.com), ternyata masing-masing
Banom (Badan Otonom) dan Lembaga MWC NU Pasongsongan menggelar acara sesuai
misi yang diembannya. Mereka semua bergerak, selaras dengan apa yang
direncanakan lewat rapat bersama jajaran pengurus MWC NU Pasongsongan
sebelumnya.
Contohnya, LTM (Lembaga
Takmir Masjid) MWC NU Pasongsongsongan menggelar acara Khotmil Qur'an.
Bertempat di Masjid Al-Ihsan dan Masjid Al-Hidayah Desa Pasongsongan. Acara ini
diselenggarakan tanggal 1/2/2022, sekaligus sebagai permulaan start perayaan
Harlah NU.
Demikian pula, tiap-tiap
Pengurus Ranting Desa menggelar pengajian (ceramah agama) bergilir yang dainya
dari para kiai alim NU Pasongsongan.
Bahkan, PAR (Pengurus
Anak Ranting) yang anggotanya hanya orang-orang skop satu kampung, mereka turut
serta menyemarakkan Harlah NU ke-99 di dusunnya masing-masing. Ada yang baca
Surah Yasin bersama dan istighasah, ada sholawatan dan tahlil. Luar biasa.
Dibidang seni budaya,
Lesbumi MWC NU Pasongsongan merefleksikan Harlah NU ke-99 dengan mementaskan
Macapat Madura. Seni warisan nenek moyang ini dihelat pada tanggal, 5/2/2022 di
Dusun Banteng Desa Panaongan Kecamatan Pasongsongan.
Menurut banyak tokoh
masyarakat di luar Pasongsongan, ini merupakan era baru kebangkitan MWC NU
Pasongsongan semenjak dinakhodai Kiai Ahmad Riyadi, M.Pd.
Sedangkan masyarakat
Pasongsongan sendiri mulai merasakan sentuhan gerakan NU. Saat ini, jiwa mereka
tidak lagi jauh dengan NU. Ya, NU tidak hanya tulisan atau simbol, tapi NU
terus maju berkegiatan untuk kemaslahatan umat menyongsong masa depan lebih
baik.
Kini, jiwa-raga mereka benar-benar
ahlussunnah wal jamaah. Bukti sahih, kesemarakan Harlah NU ke-99 mengisi setiap
sudut-sudut kampung di wilayah Kecamatan Pasongsongan. Kontribusinya, warga
masyarakat Pasongsongan memiliki empati itu, dengan sedikit mengeluarkan dana
secara sukarela demi sukses yang diharapkan.[]
Sumenep –Satu lagi momen rangkaian peringatan Hari Lahir
(Harlah) NU ke-99 di Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep digelar disalah
satu halaman Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Pasongsongan, MA Itmamunnajah.
Berlokasi di Dusun Pakotan Desa/Kecamatan Pasongsongan. Ahad (6/2/2022).
Ketua Yayasan LP Ma’arif Pasongsongan, Abu Thalib,S.Pd.,M.Pd
mengatakan:
“Dalam Harlah NU ke-99 yang kita peringati kali ini, saya ingin
mengajak seluruh siswa dan guru mengamalkan Bismillah sebanyak 331 kali untuk
keutuhan dan kesinambungan LP Maarif Pasongsongan.”
Hadir dalam acara tersebut, Ketua MWC NU Pasongsongan dan jajarannya,
semua guru dan siswa kelas akhir dari MI (Madrasah Ibtidaiyah) sampai MA
(Madrasah Aliyah).[]
Sumenep – Maksud hati mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU
53.694.10 yang berlokasi di Jalan Raya Batuan, Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Seorang wartawan media online Cyber Nusantara News (CNN), Nahriyadi malah
menerima tuduhan keji dari salah satu pegawainya. Kamis (27/1/2022).
Peristiwa
itu bermula saat insting wartawan Nahriyadi muncul, ketika melihat petugas SPBU
mengisi BBM ke jeriken yang berada didalam mobil minibus di depan antriannya
menuju dispenser Pertalite.
Teringat
dengan peristiwa kebakaran perahu pengangkut BBM di perairan Sapudi beberapa
waktu lalu. Spontan, Nahriyadi dengan insting sebagai wartawan secara sigap
mengeluarkan telepon genggamnya untuk mendokumentasikan kegiatan yang menyalahi
regulasi Pertamina tersebut.
Namun,
tanpa ba-bi-bu pihak manajemen SPBU Batuan yang memiliki nama panggilan Ubay,
tiba-tiba menghampiri dan memaki-maki Nahriyadi wartawan media CNN, yang
dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
“Bekna
tangabas matana yeh, aria kan la jelas, dilarang mengamera di areal pom, monta’
olle izin deri ngko’, padahal wartawan selaen njek’ tak padena bekna (Berarti
matamu tidak melihat ya kalau disitu ada tanda larangan dilarang mengambil
gambar di areal pom tanpa seizin saya, padahal wartawan lain tak seperti kamu,
red),” bentak Ubay.
Tidak
berselang lama, datang lagi petugas SPBU Batuan lainnya yang diketahui bernama
Khairul, mengarahkan kamera handphone-nya kepada Nahriyadi, lalu berteriak dan
menyebut-nyebut, “Ini Media Pemeras, ini
Media Pemeras, Ini Media Pemeras,” berulang-ulang di muka umum.
Atas
perkataan Khairul petugas SPBU Batuan, yang menghina dan mencemarkan profesi
awak media, rekan-rekan wartawan senasib dan seperjuangan dari berbagai media
di Sumenep, merasa perlu mengambil sikap.
Pada
Sabtu (5/2/2022) pukul 10 pagi, 20 Wartawan dari 17 Media mendatangi SPBU
53.694.10, guna meminta klarifikasi dan permohonan maaf dari pihak manajemen
SPBU Batuan atas kejadian yang menimpa Nahriyadi.
Diwakili
R. Faldi Aditya Pemimpin Redaksi okedaily.com,
rekan-rekan dari 17 Media diterima oleh Ubay dan Khairul di ruangan kantor
manajemen SPBU Batuan, menuntut permohonan maaf secara terbuka.
“Kami
menuntut agar pihak SPBU Batuan, meminta maaf secara terbuka kepada rekan
Nahriyadi, atas pencemaran nama baik ‘Ini Media Pemeras’ yang dilontarkan salah
satu pegawainya Khairul, melalui Media rekan-rekan yang datang,” tegas Pemred okedaily.com.
Kemudian,
lanjut R. Faldi, pihak manajemen pom bensin juga diminta untuk mengganti dan bertanggung
jawab atas kerugian yang timbul bagi Nahriyadi atas perkataan tersebut. “Pihak
SPBU Batuan juga harus memberikan ganti kerugian inmateriil yang telah diderita
Nahriyadi,” ujarnya.
Lebih
jauh Pemred okedaily.com itu
menjelaskan, dalam pasal 1365 KUHPerdata, dinyatakan bahwa, “Setiap perbuatan
melawan hukum, yang oleh karenanya menimbulkan kerugian pada orang lain,
mewajibkan orang yang karena kesalahannya menyebabkan kerugian itu mengganti
kerugian,” paparnya.
Upaya
mengedepankan mediasi yang dilakukan, ternyata tidak diindahkan oleh pihak
manajemen SPBU Batuan. Demi menjaga ‘marwah wartawan’, Nahriyadi didampingi
oleh Hendra, Kepala Perwakilan Wilayah Madura Media CNN bersama rekan-rekan
dari 17 Media memutuskan untuk melaporkan hal tersebut ke Aparat Kepolisian.
Bertandang
ke Polres Sumenep pukul 15.00 WIB, pemeriksaan laporan yang ditujukan kepada
Khairul pegawai SPBU Batuan, dengan Perkara Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik
sebagaimana dimaksud dalam pasal 310 ayat 1 KUH Pidana, memakan waktu hingga 4
jam. Dengan Tanda Bukti Lapor Nomor: TBL/B/31/11/2022/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA
JAWA TIMUR. (Team/Yant Kaiy)
Kiai Ahmad Riyadi (baju Putih) hadir di pementasan seni budaya Macapat Madura. (Foto: Yant Kaiy)
Sumenep –Seni budaya warisan nenek moyang yakni Macapat
Madura tadi malam digelar di Kampung Benteng Desa Panaongan Kecamatan
Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Sabtu (5/2/2022).
“Pementasan seni Macapat kali ini adalah rangkaian lanjutan dari peringatan
Harlah NU. Semua Banom dan Lembaga MWC NU Pasongsongan membuat acara tersendiri
secara bergilir. Tidak bersamaan. Semua terjadwal. Beda tempat, beda acara,”
terang Ketua Lesbumi Pasongsongan, Akhmad Jasimul Ahyak pada apoymadura.com.
Lebih jauh Jasimul mengatakan, bahwa Ketua MWC NU Pasongsongan (Kiai
Ahmad Riyadi) memang menginstruksikan kepada seluruh Ketua Banom dan Lembaga
agar bisa membuat program acara tersendiri (secara mandiri) sebaik mungkin dalam rangka
memperingati Harlah NU ke-99.
“Jadi peringatan Harlah NU setiap malam dan siang ada terus di wilayah
Kecamatan Pasongsongan. Ini sangat luar biasa,” tandas Jasimul.
Ada tambahan sedikit. Dalam pentas seni Macapat Madura tadi malam
dihadiri Ketua dan Wakil MWC NU Pasongsongan serta beberapa Ketua Lembaga. (Yant Kaiy)
Mawardi MS di tengah-tengah para mahasiswa peserta diklat.
Sumenep
-Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) ESENSI STITA Pondok
Pesantren Aqidah Usymuni Tarate Sumenep menggelar Diklat Jurnalistik Tingkat
Dasar (DJTD) bersama Mawardi MS yang bertempat di Auditorium STITA. Sabtu (5/2/2022), dimulai pukul 13.30 WIB.
Kegiatan yang
dihadiri oleh pengurus LPM ESENSI dan juga mahasiswa/i di lingkungan Sekolah
Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni Tarate Pandian Sumenep. Pemateri disamping
menjelaskan teknik-teknik kepenulisan berita dan esai juga memotivasi para
peserta agar memiliki motivasi yang tinggi dan menjadikan menulis sebagai hobi
dan kebutuhan sehari-hari.
"Menulis itu
sebagai ajang untuk memperkenalkan diri kita terhadap dunia, jadi benar dengan
adanya kata-kata jika ingin mengenal dunia maka membacalah dan jika ingin
dikenal dunia menulislah, da saya siap memfasilitasi teman-teman yang mau
menulis di kolom opini dan artikel atau juga berita terkait kampus dan
kemahasiswaan, dan bahkan saya siap memfasilitasi teman-teman yang memiliki
karya yang ingin dijadikan buku ber-ISBN," ungkap
Mawardi disela-sela memberikan materi Diklat Jurnalistik.
Mawardi juga banyak
menyinggung tentang profesi jurnalis dalam menjalankan tugas keprofesiannya
serta menyampaikan tentang kebebasan dan kemerdekaan pers serta perlindungan
hukum bagi pers.
“Itu semua sudah diatur dalam Undang-undang
Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers," jelas Alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah
Sukorejo.
Mahasiswa
Pascasarjana Ilmu Hukum Universitas Sunan Giri Surabaya itu menambahkan,
"Mahasiswa yang memiliki hobi dan kebiasaan menulis itu merupakan
mahasiswa yang istimewa dan luar biasa, karena menulis itu membutuhkan ketelatenan
dan semangat yang tinggi,” pungkasnya.(Sl/Yant
Kaiy)
Pati – “Sepengetahuan kami, salah satu bangunan yang dirobohkan oleh Pemda dan
diklaim oleh pihak-pihak tertentu sebagai “Pondok Pesantren” itu bukanlah
pesantren, melainkan bangunan bertingkat dengan kamar-kamar yang identik dengan aroma prostitusi.Lha wong
banyak alat kontrasepsi kita temukan di lokasi kok, kan saya ada di lokasi dari
awal hingga selesai pembongkaran,” tegas Ketua GP Ansor Pati, Itqonul Hakim ketika ditemui Kabid IKP Diskominfo Pati, Endah
Murwaningrum disaat pembongkaran LI. Kamis (3/2/2022).
“Memang tidak kita
pungkiri, bahwa disitu ada terpampang plang pondok pesantren, ada foto-foto
kyai khos,namun dari sumber info valid
menyebutkan, bahwa plang pondok pesantren itu baru
dipasang setelah Pemda merespon aspirasi semua pihak dengan kebijakan perobohan
kawasan prostitusi LI, mengacu pada aturan-aturan yang ada, siapapun boleh cek
ke warga Pati, begitu mendengar kata Lorok Indah maka sudah pasti itulah sarang
prostitusi,” tegasnya.
Itqon juga
menambahkan bahwa dari situlah justru PCNU dan teman Ansor simpulkan, bahwa adaoknum yang mau bermain-main dengan menggunakan pesantren sebagai tameng untuk menghindari proses
penertiban lokalisasi.
“Na’udzubillah jika ada manusia yang tega menggunakan
pesantren sebagai bamper prostitusi. Saya ini lahir di lingkungan pesantren,
belajar juga di pesantren, pulang pun tinggal di lingkungan pesantren, jadi
faham betul dengan pesantren, dan dipastikan kawasan LI itu tidak ada
pesantren, adanya prostitusi yangnyamar
jadi pesantren, biar tidak dirobohkan oleh Pemda, bahaya kan,” timpalnya.
PCNU dan GP Ansor
Pati mengapresiasi langkah tegas Pemda
“Selamat untuk seluruh warga Pati karena mendapatkan
kado istimewa di tanggal 1 Rajab dari
Pemerintah Daerah, yakni pembongkaran kawasan
prostitusi, tempat penyebaran HIV AIDS terbesar di Kabupaten Pati,” ujarnya lebih jauh.
Untuk diketahui,
pembongkaran bangunan yang selama ini dijadikan tempat prostitusi di Kabupaten
Pati setelah peringatan ketiga berakhir pada 31/1/2022 berjalan dengan lancar
dan kondusif, semua bangunan dirobohkan oleh alat berat yang sudah disiapkan
dan diiringi penjagaan ketat oleh petugas gabungan.(Sl/Yant Kaiy)
Selengkapnya bisa disimak video ini: https://youtube.com/channel/UCx9f1D_HkIIIKnK42ZDEnWA?sub_confirmation=1
Sumenep – Ketua Lesbumi MWC NU Pasongsongan Kabupaten Sumenep
Madura, Akhmad Jasimul Ahyak S.Pd.l dalam siaran persnya mengatakan:
“Pada peringatan Harlah NU ke-96 kali ini, Lesbumi Pasongsongan akan menggelar pementasan seni
tradisi warisan budaya nenek moyang, yaitu Macapat Madura. Pementasan Macapat Madura bertempat di kediaman Totok, Desa Panaongan Kecamatan Pasongsongan.”
Pementasan
Macapat Madura tersebut akan digelar pada Sabtu malam (5/2/2022), dan
direncanakan dihadiri oleh beberapa jajaran pengurus MWC NU Pasongsongan dan budayawan serta para insan pers.
“Dari
seluruh Badan Otonom (Banom) dan Lembaga NU se-Kecamatan Pasongsongan oleh
Ketua MWC NU Pasongsongan, K Ahmad Riyadi, sengaja diberi kebebasan untuk
melaksanakan kegiatan dalam rangka memeriahkan Harlah NU,” terang Jasimul pada apoymadura.com. Jumat (4/2/2022).
Perlu
diketahui, pelaksanaan Harlah NU ke-96 di Pasongsongan sudah diawali dengan
acara Khotmil Qur’an pada Selasa (1/2/2022), dari pagi hingga malam. Bertempat di dua
masjid, yakni Masjid Al-Ihsan dan Masjid Al-Hidayah Desa Pasongsongan. (Yant Kaiy)
Pamekasan – Lebih seratus
orangpengunjuk rasa menolak Fattah
Jasin sebagai bakal calon Wakil Bupati Pamekasan.
Senin (31/1/2022).
Sementara yang
masuk daftar calon Pengganti Antar Waktu (PAW) Wakil
Bupati Pamekasan ada dua, antara lain Fatah
Yasin (mantan ASN Provinsi
Jatim) dan Agus Mulyadi (mantan Kepala Dinas Perizinan Kabupaten Pamekasan).
Dua nama diatas
tersebut sudah disepakati partai koalisi pasangan Berbaur yang terdiri dari
PKB, PAN, PKS dan Gerindra.
Abdus Salam Marhaen
dalam orasinya:“Innalillahi wainnailaihi
rojiun…
Telah mati hati nurani serta kecerdasan
Bupati Pamekasan dan 45 ekor Anggota Dewan
dalam memilih calon
Wabub import seperti Fattah Jasin yang diduga
tersandung kasus korupsi.”
“Bupati dan
DPRD diduga telah melacurkan dirinya hanya demi kepentingan
uang dan mahar rekomendasi dari partai pengusung Berbaur,” ungkap Abdus Salam
Marhaen dalam orasinya.
"Terkutuklah kalian wahai
Bupati dan DPRD karena kalian telah mengkhianati Alm.
Wabub (Rojei)karena kalian telah abai
dan tidak bisa menjaga marwah orang Pamekasan."
Sementara Korlap
Aksi lainnya Ach
Sujei menyampaikan, bahwa Fattah Jasin terindikasi tersandung
kasus korupsi di Tulungangung. Dan entah kenapa Bupati masih mangusulkan calon Wabub import?Apakah di Pamekasan tidak ada yang layak untuk diusulkan
menjadi calon Wabub? Jangan jadikan
Pamekasan menjadi tempat pembuangan produk politisi “gagal”?”tegas Ach
Sujei dalam orasinya.
“Kami atas nama Markas Besar Lintas LSM Kabupaten Pamekasan (MABES NGO), menuntut kepada panitia pemilihan cabut dan batalkan
calon Wabub Fattah Jasin,” timpalnya.
Sementara Ketua DPRD Pamekasan, FathorRohman, M.Si menyampaikan beberapa patah kata dihadapan para demonstran:
“Bahwasanya kami masih menunggu hasil verifikasi
faktual dulu.Jadi itu
yang perlu kami sampaikan kepada adik-adik
sekalian,” tandasnya.(Sl/Yant Kaiy)
Daun pintu Astah Syekh Ali Akbar Pasongsongan yang menerangkan wafat dan beberapa gelar beliau. (Foto: Yant Kaiy)
Catatan: Yant Kaiy
Seorang pengamat sejarah berasal dari Bondowoso lewat pesan singkat di
sosial media bertanya tentang masa hidup Syekh Ali Akbar. Saya katakan, Syekh
Ali Akbar meninggal dunia pada 14 Jumadil Akhir 1592 Hijriah atau Sabtu, 28
Maret 1592 Masehi.
Catatan tentang wafat beliau terdapat di daun pintu Astah Syekh Ali
Akbar di Dusun Pakotan Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, Jawa
Timur. Tulisan berhuruf Arab di daun pintu itu juga menerangkan beberapa gelar
yang diberikan Raja Sumenep terhadap beliau.
Dari bukti valid ini tentu tak bisa terbantahkan kalau jasa-jasa beliau
sangat besar terhadap Kerajaan Sumenep.
Untuk tidak menimbulkan keragu-raguan tentang cerita dari mulut ke
mulut (folklor) di tengah-tengah masyarakat, saya kemudian mencari bahan bacaan
ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep.
Berikut beberapa Raja Sumenep yang berkuasa di masa hidup Syekh Ali
Akbar:
- Pangeran Adipoday (1399-1415)
- Pangeran Jokotole (1415-1460)
- R. Wigonando (1460-1502)
- P. Siding Puring (1502-1559)
- RT. Kanduruan (1559-1562)
- P. Wetan dan P. Lor (1562-1567)
- R. Keduk (1567-1574)
- R. Rajasa (1574-1589)
- R. Abdullah (1589-1626)
Demikian, kalau kita telisik dari masa hidup Syekh Ali Akbar yang
disejajarkan dengan para Raja Sumenep yang berkuasa.[]
Sumenep - Viral dipemberitaan beberapa media online dan group
WhatsApp hari ini, dimana seorang ASN yang menggunakan baju beratribut salah
satu partai politik menjadi pembincangan dibeberapa
group WhatsApp.
ASN yang
diketahui seorang pendidik disalah satu sekolah menengah atas Kabupaten Sumenep berinisial T, memakai atribut
partai politik pada saat menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak erupsi
gunung Semeru Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Ahad (5/12/2021) lalu.
Menanggapi
hal tersebut, seorang pemerhati hukum Tri Sutrisno
Effendi, SH (akrab
di kenal TriLaw) menyampaikan, sesuai aturan seorang ASN
memang tidak boleh ikut serta dalam ke anggotaan partai atau giat-giat politik.
"ASN
itu wajib netral.
Tidak boleh mendukung atau menjadi anggota partai politik. Apalagi sudah jelas ada larangan yang mengaturnya. Akan tetapi kita juga harus bijak dalam menyikapi
permasalahan itu," ujarnya pada apoymadura.com.
Ahad (30/1/2022)
Lanjutnya,"
Apa benar ASN yang berinisial T itu menjadi anggota partai politik tersebut. Jikalau
memang terbukti menjadi anggota partai politik
harus diberikan tindakan tegas," katanya.
Lebih jauh Ayek TriLaw
menambahkan, kita juga harus klarifikasi kepada yang
bersangkutan jangan sampai pemberitaan itu hanya sepihak tanpa ada konfirmasi
yang jelas.
"Kejadiannya
itu sudah hampir 2 bulan yang lalu. Tumben, kok baru
sekarang muncul pemberitaan itu. Kalau memang terbukti harusnya dilaporkan saja ke
lembaga ataupun instansi yang berwenang," tegasnya.
Didalam
pemberitaan
tersebut, bantuan yang dilakukan
ASN berinisial T dengan memakai atribut partai politik itu rupanya tidak
dilakukan sendirian, melainkan dengan
beberapa orang yang sama-sama memakai atribut partai politik.
Iin
(jurnalis Megapost), salah satu teman
ASN berinisial T, saat itu juga bersama-sama memberikan bantuan ke
lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru
mengatakan, bahwa pada saat itu tidak ada unsur
kesengajaan inisial T untuk memakai atribut partai politik
“Kami berangkat bersama 5 orang dari Sumenep, salah satunya Mas T
itu, untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru Lumajang. Setibanya di lokasi,
kami tidak diperkenankan masuk kecuali dari partai politik atau lembaga
kemasyarakatan. Sehubungan
pada saat itu Mas T tidak punya baju ataupun seragam, agar bisa diperkenankan masuk untuk memberikan bantuan, saya pinjamkan baju saya untuk dipakai. Jadi itu
sesungguhnya bukan baju Mas T. Saya siap mempertanggungjawabkan ucapan ini kalau memang dibutuhkan untuk klarifikasi. Jujur, saya yang anggota Partai Nasdem. Bukan Mas
T," cerita Iin bersemangat. (Sl/Yant Kaiy)
Kapolsek Kangayan IPDA Miftahol Rahman SH.MH diacara Bakti Sosial Almana.
Sumenep – Almana (Alumni Nurul Hidayah) Kecamatan Arjasa
Kabupaten Sumenep memberikan bantuan sembako terhadap warga yang kurang mampu
didaerah Kangayan. Selain sembako, ditambah lagi bantuan baju dan uang. Ahad (30/1/2022).
Kegiatan
bakti sosial Almana ini dihadiri Kapolsek Kangayan IPDA Miftahol Rahman SH.MHdan jajarannya.
“Saya
turut senang dan bangga terhadap warga disini. Berbagi itu indah. Peduli
terhadap warga kurang mampu itu sangat baik. Dalam tuntunan agama sendiri juga
amat dianjurkan,” ujar Kapolsek Kangayan kepada apoymadura.com dan beberapa awak media.
Lebih
jauh Kapolsek Kangayan menambahkan, jalinan kebersamaan semacam ini perlu terus
diagendakan agar tercipta kerukunan dan cinta kasih terhadap sesama.
Hadir
pula dalam kegiatan bakti sosial Almana ini Forpimka Kangayan, Ketua Almana dan
Pengurus Yayasan Nurul Hidayah. (Yant
Kaiy)
Alimurrahman sedang berada di Pelabuhan Pasongsongan-Sumenep. (Foto: Yant Kaiy)
Sumenep – Keadaan cuaca masih belum membaik di sekitar wilayah
Pelabuhan Pasongsongan Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Angin
sesekali berhembus kencang. Tinggi gelombang juga tidak aman bagi perahu untuk berlayar.
Namun intensitas curah hujan biasa-biasa saja. Ahad (30/1/2022).
Menurut
Alimurrahman, Staf UPT Pelabuhan Perikanan Pasongsongan, dirinya masih tetap
memberikan lampu merah kepada para nelayan untuk melaut.
“Kita
menjaga kemungkinan yang tidak dikehendaki bersama. Situasi dan kondisi cuaca saat
ini tidak mendukung bagi nelayan untuk menangkap ikan. Yang kami khawatirkan,
angin kadang-kadang bertiup kencang,” ujar Alimurrahman pada apoymadura.com.
Lagi
pula saat ini perahu para nelayan Pasongsongan banyak yang hijrah ke Pelabuhan
Bintaro Gapura dan Pelabuhan Talango Kabupaten Sumenep. Mereka mencari ikan
disana. Lantaran cuacanya amat kondusif.
“Kita
tunggu hingga pertengahan Pebruari. Kita tidak ingin berspekulasi dalam
persoalan ini,” tegas Alimurrahman. (Yant
Kaiy)
Sumenep - Kapolres Sumenep, AKBP Rahman Wijaya, S.I.K., S.H.,
M.H., didamping Ibu Ketua Bhayangkari Cabang setempat, meninjau pelaksanaan
vaksinasi Covid-19 untuk anak usia dini (6 sampai 11 tahun) di TK Kemala
Bhayangkari 81. Sabtu (29/1/2022).
Sejumlah
siswa di TK Kemala Bhayangkari 81 Kabupaten Sumenep, terlihat tanpa merasa
takut ketika divaksin Covid-19.
"Gerakan
vaksinasi ini merupakan tindak lanjut dan langkah positif dari pemerintah dalam
rangka melindungi anak usia dini dari Covid-19 khususnya varian baru yang
sekarang mulai pandemik jenis Omicron," ujarnya.
Kapolres
berharap siswa yang divaksinasi akan mempercepat proses kekebalan tubuhnya dari
Covid-19, sehingga proses pembelajaran tatap muka secara penuh dapat dilakukan.
“Kita
berharap dengan sukses vaksinasi anak seperti ini, kedepan proses belajar tatap
muka dapat berjalan normal. Dan anak-anak dapat menimba ilmu di sekolah lebih
maksimal,” pungkasnya. (Sl/Yant Kaiy)
Akhmad Jasimul Ahyak, Ketua Lesbumi MWC NU Pasongsongan-Sumenep. (Foto: Yant Kaiy)
Sumenep – Pada Harlah NU ke-96 Lesbumi MWC NU Pasongsongan
Kabupaten Sumenep akan mengadakan pementasan Macapat Madura. Program tersebut
disampaikan langsung Ketua Lesbumi Pasongsongan, Akhmad Jasimul Ahyak, S.Pd.I
di kediamannya tadi sore. Sabtu (29/1/2022).
“Kami
telah mengagendakan seni pertunjukan Macapat Madura itu jauh hari sebelumnya.
Rencana ini telah kami komunikasikan bersama jajaran pengurus MWC NU Pasongsongan
awal Januari kemarin. Rekan-rekan banyak yang mengamini,” terang Jasimul,
panggilan akrabnya.
Ia
memang sangat peduli terhadap seni tradisi Macapat Madura yang kurang
peminatnya itu. Tapi dirinya tidak patah semangat.
“Dengan
menggali warisan budaya leluhur lewat acara-acara resmi, diharapkan nantinya
bisa menumbuhkan gairah belajar terhadap generasi muda. Ikhtiar semacam ini
perlu dilanjutkan supaya Macapat Madura tidak musnah,” ujar Jasimul.
Lebih
jauh Jasimul mengatakan, bahwa pagelaran Macapat Madura itu ditempatkan di
rumah salah seorang aktivis muda NU Pasongsongan.
“Di
rumah saudara Totok, Desa Panaongan. Bukan di panggung terbuka karena musim
hujan. Pelaksanaannya, Sabtu malam, tanggal 5 Pebruari, ” ucap Jasimul
mengakhiri. (Yant Kaiy)
Sumenep – Pada Harlah NU ke-96 Lesbumi MWC NU Pasongsongan
Kabupaten Sumenep akan mengadakan pementasan Macapat Madura. Program tersebut
disampaikan langsung Ketua Lesbumi Pasongsongan, Akhmad Jasimul Ahyak, S.Pd.I
di kediamannya tadi sore. Sabtu (29/1/2022).
“Kami
telah mengagendakan seni pertunjukan Macapat Madura itu jauh hari sebelumnya.
Rencana ini telah kami komunikasikan bersama jajaran pengurus MWC NU Pasongsongan
awal Januari kemarin. Rekan-rekan banyak yang mengamini,” terang Jasimul,
panggilan akrabnya.
Ia
memang sangat peduli terhadap seni tradisi Macapat Madura yang kurang
peminatnya itu. Tapi dirinya tidak patah semangat.
“Dengan
menggali warisan budaya leluhur lewat acara-acara resmi, diharapkan nantinya
bisa menumbuhkan gairah belajar terhadap generasi muda. Ikhtiar semacam ini
perlu dilanjutkan supaya Macapat Madura tidak musnah,” ujar Jasimul.
Lebih
jauh Jasimul mengatakan, bahwa pagelaran Macapat Madura itu ditempatkan di
rumah salah seorang aktivis muda NU Pasongsongan.
“Di
rumah saudara Totok, Desa Panaongan. Bukan di panggung terbuka karena musim
hujan. Pelaksanaannya, Sabtu malam, tanggal 5 Pebruari, ” ucap Jasimul
mengakhiri. (Yant Kaiy)
Destinasi wisata Pantai Cemara Batukerbuy-Pasean. (Foto: Yant Kaiy)
Pamekasan –Terletak di Dusun Bakong Desa Batukerbuy Kecamatan
Pasean Kabupaten Pamekasan, wahana destinasi wisata anyar bernama Pantai
Cemara. Suara debur ombak menghantam batu karang, hembusan angin laut yang
segar dan suasana rindang pohon cemara membuat para wisatawan merasa betah
berlama-lama disitu.
“Tempat
wisata Pantai Cemara ini sudah lama ada. Cuma tidak terekspos. Orang yang
datang biasanya tahu dari sosial media,” terang Syamsul Arifin pada apoymadura.com. Jumat (28/1/2022).
Pengunjung
untuk masuk areal wisata Pantai Cemara ini tidak dipungut biaya alias gratis.
Disitu ada tempat berjualan makanan dan minuman.
“Jikalau
turun hujan, pengunjung tidak perlu khawatir. Karena disini tersedia tempat duduk
beratap, orang menyebutnya tempat kongko-kongko,” ujar Syamsul , lelaki asli
warga Batukerbuy Pasean.
Sebenarnya
Pantai Cemara ini tidak kalah menarik dengan destinasi wisata pantai lainnya
yang ada di pesisir utara Pulau Madura.
Ada
tambahan sedikit. Tempat wisata ini milik pribadi Kepala Desa Batukerbuy.
Sengaja dibangun guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan tempat wisata gratis
tapi mempesona. (Yant Kaiy)
Gebyar Vaksin tahan 2 Desa Palasa Kecamatan Talango-Sumenep.
Sumenep - Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Nur Cholis, A.Md
bersama Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijawa, SIK, SH, MH meninjau “GebyarVaksin Dosis Satu dan Dua”terhadap
warga yang diadakan di Balai
Desa Palasa Kecamatan Talango Kabupaten
Sumenep. Kamis (27/1/2022).
Dandim 0827
Sumenep, Letkol Inf Nur Cholis, A.Md mengatakan, bahwa kegiatan vaksinasi ini
merupakan Program Serbuan Vaksin Nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI,
sehingga diharapkan bisa terlaksana dengan baik dan terpenting kekebalan
kelompok atau herd immunity masyarakat dapat terpenuhi.
“Ayo dukung upaya
pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,
serta tetap taat pada
Protokol Kesahatan (Prokes). Memerangi virus corona
bersama-sama
denganvaksinasi supaya semua kembali normal,”
tegasnya.
Dandim
menyampaikan, perjuangan kita dalam menghadapi pandemi Covid-19 belum berakhir, untuk itu tetap jaga kesehatan
dan jangan lupa berdoa kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa agar pandemi ini cepat
berakhir.
“Gebyar vaksinasi
ini merupakan upaya kinerja kita dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan semua warga nantinya akan divaksin,”
imbuhnya.
“Kami berharap
pelaksanaan gebyar vaksinasi di desa Palasa ini agar kehidupan masyarakat kembali normal, dimana
masyarakat nanti punya herd immunity hingga tidak ada pembatasan-pembatasan. Ini bertujuan agar peningkatan perekonomian dan jam sekolah
kembali normal
seperti sebelum adanya pandemi.Begitu pula para
penggiat seni bisa beraktifitas lagi.Jadi harus terus lakukan percepatan vaksinasi seperti
acara gebyar vaksinasi yang diadakan oleh Desa
Palasa setiap hari,” tuturnya.
Hal senada juga
disampaikan oleh kepala Desa Palasa, Bambang
Eko Iswanto, kepada media yang
hadir di acara gebyar vaksin di Balai Desa
Palasa.
“OptimalisasiDesa Palasa
cukup maksimal melakukan upaya agar masyarakatnya tercover vaksin semua. Bahkan
hampir tiap hari Pak Kades dan Tim
Nakes turun ke dusun-dusun mengajak
masyarakatnya vaksin.
“Demi masyarakat Desa Palasa,
saya bersama aparat desa dan tim nakes melakukan kegiatan gebiar vaksin. Bahkan sampai turun ke dusun-dusun bersosialisasi dan
memvaksin masyarakat desa Palasa agar seluruh masyarakat desa Palasa bisa
beraktifitas kembali,” tandasnya pada awak
media.(Sl/Yant
Kaiy)