Rabu, 08 Mei 2024

Taman Baca dan Menanam: Kegiatan Seru SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan

Sdn panaongan 3
Agus Sugianto (kanan) bersama petugas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep. [Foto: Yant Kaiy]


SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan berlokasi agak ke pelosok desa. Kendati demikian, sekolah ini acapkali menyelenggarakan beragam kegiatan positif yang memacu para peserta didiknya untuk terus belajar tanpa kenal lelah. 

Beragam prestasi telah ditorehkan para siswanya. Mulai juara OSN, O2SN,  dan lain sebagainya. Mulai tingkat kecamatan hingga provinsi. 

"Kami memahami, bahwa kegiatan belajar tidak hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga melintasi batas-batas sekolah. Dua kegiatan yang dilaksanakan secara bersamaan di sekolah ini menjadi momen yang menyenangkan dan bermanfaat bagi para siswa," ucap Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan 3.

Lebih jauh Agus Sugianto menjelaskan, bahwa mobil perpustakasn keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep diharapkan bisa membawa suasana perubahan kegiatan belajar mengajar. 

Dari pantauan media ini, suasana di SDN Panaongan 3 menjadi terasa hidup.  Antrian siswa sudah menunggu dengan antusias, siap memilih buku-buku favorit mereka. 

"Mobil perpustakaan ini tidak hanya membawa buku-buku untuk dibaca, tetapi juga membawa semangat bagi peserta didik kami untuk mengeksplorasi dunia melalui halaman-halaman yang terbuka," beber Agus Sugianto. 

Para siswa diberi kebebasan untuk memilih buku sesuai dengan minat dan tingkat bacaan mereka. 

Dengan beragamnya koleksi buku yang disediakan, setiap siswa dapat menemukan sesuatu yang menarik perhatian mereka. Mulai dari cerita petualangan hingga buku-buku pelajaran, semuanya ada di sini.

Bantuan Bibit Sayuran

Sementara para siswa menikmati petualangan literasi dengan buku-buku dari mobil perpustakaan keliling, Agus Sugianto di kantornya menerima bantuan bibit sayuran. 

Sdn panaongan 3 menerima bantuan bibit sayuran
Serah terima bibit sayuran dengan Kepala SDN Panaongan 3 Pasongsongan. [Foto: Yant Kaiy]


Adalah BPP Dinas Pertanian Kecamatan Pasongsongan yang memberikan bantuan bibit sayur-mayur kepada sekolah.

Selesai melakukan serah terima, Agus Sugianto memberikan komentarnya:

"Bantuan ini bukan hanya tentang memberikan bibit, tetapi juga tentang menanamkan nilai-nilai penting kepada para siswa untuk cinta lingkungan. Dengan menanam, para siswa belajar tentang proses tumbuh kembang tanaman, kebutuhan tanaman akan air dan nutrisi, serta pentingnya perawatan untuk memastikan hasil panen yang baik" tegas Agus Sugianto. 

Selain itu, kegiatan menanam juga mengajarkan tanggung jawab dan kebersamaan. Para siswa belajar bekerja sama untuk merawat tanaman mereka, membagi tugas dan bertanggung jawab atas perannya masing-masing. 

Mereka belajar bahwa setiap tindakan mereka memiliki dampak, baik bagi tanaman maupun lingkungan sekitar.

Dengan menggabungkan kegiatan membaca dan menanam, SDN Panaongan 3 menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan beragam. Para siswa tidak hanya belajar melalui buku, tetapi juga melalui pengalaman nyata di lapangan. 

"Mereka belajar tentang dunia tidak hanya dari kata-kata, tetapi juga dari sentuhan tanah dan dedaunan yang hijau,"  imbuhnya. 

Ada tambahan sedikit, direncanakan bibit tanaman itu akan ditanam di lahan kosong yang ada di sekolah tersebut. [surya]

Selasa, 07 Mei 2024

Perpustakaan Keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep hadir di SDN Panaongan 3 Pasongsongan

Dari kiri: Sofyan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep dan Agus Sugianto Kepala SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan. [Foto: Yant Kaiy]

apoymadura.com  - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep telah meluncurkan inisiatif yang luar biasa dengan membawa mobil perpustakaan keliling ke SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan. Rabu pagi (8/5/2024). 

Perjalanan ini membawa lebih dari sekadar buku-buku; itu membawa impian, inspirasi, dan akses ke pengetahuan bagi para peserta didik yang notabene sekolah pelosok. 

"Dengan membawa perpustakaan keliling ke sekolah kami, semua peserta didik tersebut memiliki kesempatan yang luar biasa untuk memperluas wawasan mereka tanpa harus meninggalkan lingkungan belajarnya," ujar Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan 3 bersemangat. 

Kehadiran perpustakaan keliling ini membawa angin segar menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh para siswa dan guru di sekolah tersebut. 

"Anak didik kami menyambutnya dengan antusiasme yang besar, menunjukkan betapa pentingnya akses ke literasi bagi perkembangan pendidikan mereka," imbuh Guru Penggerak angkatan pertama ini di tengah para muridnya yang asyik membaca. 

Dengan beragam buku-buku dari fiksi hingga non-fiksi, dari cerita anak-anak hingga buku pelajaran, perpustakaan keliling ini telah menghadirkan dunia pengetahuan ke beberapa sekolah. 
Para guru SDN Panaongan 3 bersama petugas Perpustakaan Keliling. [Foto: Yant Kaiy]

Anak-anak dapat mengeksplorasi berbagai topik, memperdalam minat mereka, dan membuka pintu bagi impian masa depan mereka.

Diharapkan pula, perpustakaan keliling ini juga membawa perangkat pembelajaran interaktif yang memperkaya pengalaman belajar para siswa. Dengan teknologi yang memadukan pembelajaran dan hiburan, mereka dapat mengeksplorasi dunia dengan cara yang lebih menarik dan mendalam.

Sementara itu, Sofyan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep ketika dimintai komentarnya mengatakan:
"Inisiatif seperti perpustakaan keliling kami ini bukan hanya tentang memberikan akses ke buku, tetapi juga tentang memupuk cinta akan minat membaca dan belajar."

Dengan menciptakan lingkungan yang mendukung pembelajaran, Dinas Perpustakaan Kabupaten Sumenep telah membuka jendela kesempatan bagi generasi masa depan. Generasi yang mampu menjawab tantangan zaman. 

"Melalui upaya ini, peserta didik tidak hanya membaca buku ketika ada Perpustakaan Keliling saja, tetapi juga membawa impian, aspirasi, dan harapan. Semoga perpustakaan keliling ini terus menginspirasi dan memberdayakan para siswa di seluruh Kabupaten Sumenep untuk meraih mimpi-mimpi mereka dengan membuka buku setiap hari," pungkas Sofyan. [Surya]

Penyunatan Dana Operasional KPPS Desa Pasongsongan Sekitar Rp 1.454.000.

apoymadura.com - Besok akan diselenggarakan Pemilihan Umum serentak di seluruh tanah air. Namun Pemilu kali ini dicederai oleh oknum tak bertanggung jawab. Terjadi penyunatan dana operasional KPPS. Selasa (13/02/2024). 

Tugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sangat vital dalam menjamin kelancaran dan keberhasilan suatu pemilihan.

Namun, seringkali masalah keuangan menjadi tantangan serius yang dihadapi oleh KPPS, seperti yang terjadi di Desa Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.

"Pemotongan Dana Operasional KPPS dalam proses pemilihan umum di Desa Pasongsongan, sejatinya harus ada transparansi antara PPS, PPK dan KPPS. Kita tahu, salah satu faktor penting yang mendukung kinerja mereka adalah dana operasional yang cukup. Namun, dalam praktiknya, dana operasional yang seharusnya dialokasikan untuk KPPS tidak sepenuhnya terdistribusi dengan baik," keluh salah seorang anggota KPPS Desa Pasongsongan berinisial Ltf ke media ini. 

Dana operasional yang seharusnya mencapai Rp 4.454.000, ternyata mengalami penyunatan sehingga yang diterima oleh KPPS hanya sebesar Rp 3.000.000. 

Berikut rinciannya. Jadi Rp 4.454.000 dana yang seharusnya teralokasikan meliputi Operasional KPPS, Rp 1.000.000, Pembuatan TPS Rp 2.000.000, Alat Penggandaan Dokumen/Formulir Rp 500.000, Konsumsi Rp 954.000.

"Ada indikasi, penyunatan ini dilakukan oleh Penyelenggara Pemungutan Suara (PPK) dan PPS (Panitia Pemungutan Suara) setempat tanpa alasan yang jelas," tambah lelaki berkulit sawo matang tersebut. 

Hal ini menimbulkan dampak yang cukup signifikan terhadap kinerja dan motivasi KPPS dalam melaksanakan tugasnya.

Penyunatan dana operasional menyebabkan KPPS harus beroperasi dengan keterbatasan sumber daya. 

"Kurangnya dana operasional dapat menurunkan motivasi anggota KPPS. Mereka mungkin merasa kurang dihargai dan kurang termotivasi untuk melakukan tugas mereka dengan baik, mengingat mereka telah diberikan tanggung jawab yang besar dalam proses demokrasi," terang salah seorang Ketua KPPS Desa Pasongsongan yang lain. 

Penyunatan dana operasional tanpa alasan yang jelas juga dapat menyebabkan kurangnya transparansi dalam pengelolaan anggaran pemilihan umum di tingkat lokal. 

Hal ini dapat menimbulkan kekhawatiran akan adanya penyalahgunaan keuangan yang perlu diwaspadai.

Penyunatan dana operasional KPPS Desa Pasongsongan oleh PPK dan PPS setempat telah menimbulkan berbagai dampak negatif yang perlu mendapat perhatian serius.

Karena merasa tidak puas, beberapa anggota KPPS Desa Pasongsongan langsung menghubungi KPU Sumenep via telepon. Tapi mereka belum mendapat informasi yang jelas. [Surya]

Kamis, 22 Februari 2024

Soal dan Kunci Jawaban Matematika kelas 5 SD Semester Genap 2024

Berikut ini redaksi apoymadura.com akan membagikan soal-soal dan kunci jawaban mata pelajaran matematika kelas 5 SD. Semoga peserta didik kita menjadi siswa-siswi teladan dan terus bersemangat gemar dan giat belajar.

Pilihlah jawaban paling benar dengan memberi tanda silang pada huruf a, b, c, atau d
1.Berapakah hasil dari 3 x 5?
a. 8
b. 12
c. 15
d. 18
Jawaban: c. 15
 
2.Jika sebuah segitiga memiliki panjang sisi 4 cm, 5 cm, dan 6 cm, maka sisi mana yang merupakan sisi terpanjang?
a. 4 cm
b. 5 cm
c. 6 cm
d. Tidak ada yang lebih panjang
Jawaban: c. 6 cm
 
3. Sebuah kotak memiliki panjang 8 cm, lebar 5 cm, dan tinggi 3 cm. Berapakah volume kotak tersebut?
a. 24 cm³
b. 40 cm³
c. 120 cm³
d. 15 cm³
Jawaban: b. 40 cm³
 
4. Jika sebuah buku memiliki 120 halaman, dan setiap halaman berisi 30 kata, berapakah total kata dalam buku tersebut?
a. 150 kata
b. 3,600 kata
c. 3,000 kata
d. 36,000 kata
Jawaban: d. 36,000 kata
 
5. Ibu membeli 3 kilogram apel seharga Rp 4,500 per kilogram, berapa total yang harus dibayar ibu?
a. Rp 12,500
b. Rp 13,500
c. Rp 14,500
d. Rp 15,000
Jawaban: b. Rp 13,500
 
6. Sebuah taman memiliki panjang 15 meter dan lebar 10 meter. Berapakah keliling taman tersebut?
a. 20 meter
b. 30 meter
c. 40 meter
d. 50 meter
Jawaban: c. 40 meter
 
7. Jika sebuah bendera memiliki panjang 2 meter dan lebar 1 meter, berapakah luas bendera tersebut?
a. 1 meter persegi
b. 2 meter persegi
c. 3 meter persegi
d. 4 meter persegi
Jawaban: b. 2 meter persegi
 
8. Sebuah balok memiliki panjang 3 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 4 meter. Berapakah volume balok tersebut?
a. 6 meter kubik
b. 16 meter kubik
c. 24 meter kubik
d. 30 meter kubik
Jawaban: c. 24 meter kubik
 
9. Berat sebuah kantong beras adalah 5 kilogram. Berapa total berat 4 kantong beras tersebut?
a. 9 kilogram
b. 15 kilogram
c. 18 kilogram
d. 20 kilogram
Jawaban: b. 20 kilogram
 
10. Ibu membeli 2 liter susu seharga Rp 10,000 per liter. Berapa total yang harus dibayar ibu?
a. Rp 15,000
b. Rp 18,000
c. Rp 20,000
d. Rp 22,000
Jawaban: c. Rp 20,000.[]

Rabu, 21 Februari 2024

Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Semester Genap 2024

Kemarau
Pada salah sebuah desa kecil yang berlokasi di daerah pedalaman, terdapat sebuah komunitas yang telah lama menghadapi tantangan kekeringan saat musim kemarau tiba.
 
Warga desa tersebut, dipimpin oleh salah seorang pemuda bernama Andi, bersama-sama berusaha menemukan solusi untuk mengatasi masalah kekeringan yang seringkali dialami dalam kehidupan mereka.
 
Andi sadar bahwa salah satu kunci utama untuk menghadapi kekeringan adalah pemanfaatan air secara efisien. Dengan bantuan penduduk desa lainnya, mereka mulai mengembangkan berbagai inovasi untuk mengumpulkan dan menggunakan air dengan lebih bijak.
 
Pertama-tama, mereka membangun sistem pengumpulan air hujan yang efisien. Setiap rumah di desa dilengkapi dengan tangki air yang besar untuk menampung air hujan.
 
Air hujan yang tertampung kemudian digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, dan membersihkan rumah. Dengan demikian, mereka bisa mengurangi ketergantungan pada sumber air permukaan yang cenderung menipis selama musim kemarau.
 
Selain itu, Andi dan timnya juga menggalakkan penggunaan teknologi irigasi tetes untuk pertanian mereka. Mereka memasang sistem irigasi yang mengalirkan air secara langsung ke akar tanaman dengan tetesan-tetesan kecil.
 
Dengan cara ini, air dapat digunakan secara efisien tanpa pemborosan, dan tanaman tetap mendapatkan pasokan air meskipun saat kemarau panjang.
 
Selain itu, Andi juga mengajak warga desa agar melakukan reboisasi di sekitar sumber air dan sungai. Mereka menanam pohon-pohon yang tahan kekeringan di sekitar area aliran sungai untuk membantu menjaga kelembaban tanah dan mengurangi penguapan air.
 
Berkat upaya keras mereka, desa tersebut berhasil mengurangi dampak kekeringan yang biasanya melanda saat musim kemarau. Mereka belajar untuk menggunakan air secara bijak dan efisien, serta memanfaatkan teknologi yang tepat untuk mengatasi tantangan lingkungan yang mereka hadapi.
 
Kini, desa itu menjadi contoh bagi komunitas lain dalam pencegahan kekeringan dan pemanfaatan air yang berkelanjutan.
 
Jawab dengan uraian pertanyaan berikut ini sesuai dengan cerita di atas!
1. Jelaskan tindakan yang dilakukan oleh Andi dan warga desa dalam menghadapi masalah kekeringan!
Jawaban:
Andi dan warga desa melakukan berbagai tindakan untuk menghadapi masalah kekeringan. Mereka membangun sistem pengumpulan air hujan di setiap rumah, memasang teknologi irigasi tetes untuk pertanian, dan melakukan reboisasi di sekitar sumber air dan sungai. Semua ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada sumber air permukaan dan memastikan penggunaan air yang efisien.
 
2. Seberapa penting pemanfaatan air hujan dalam upaya mengatasi persoalan kekeringan?
Jawaban:
Pemanfaatan air hujan penting karena dapat menjadi sumber air alternatif saat musim kemarau panjang. Dengan mengumpulkan air hujan, kita dapat mengurangi ketergantungan pada sumber air permukaan yang cenderung menipis selama musim kemarau. Selain itu, penggunaan air hujan juga membantu dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem alami.
 
3. Bagaimana teknologi irigasi tetes dapat membantu dalam mengatasi kekeringan?
Jawaban:
Teknologi irigasi tetes membantu dalam mengatasi kekeringan dengan cara mengalirkan air secara langsung ke akar tanaman dengan tetesan-tetesan kecil. Hal ini memungkinkan penggunaan air secara efisien tanpa pemborosan, dan tanaman tetap mendapatkan pasokan air meskipun saat kemarau panjang. Dengan demikian, teknologi ini membantu menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di tengah kondisi lingkungan yang keras.
 
4. Apa manfaat melakukan reboisasi di sekitar sumber air dan sungai?
Jawaban:
Melakukan reboisasi di sekitar sumber air dan sungai memiliki beberapa manfaat. Pertama, pohon-pohon yang ditanam dapat membantu menjaga kelembaban tanah dengan menyerap air dan mengurangi penguapan. Kedua, akar pohon dapat menahan erosi tanah dan mengurangi risiko banjir. Terakhir, reboisasi juga membantu dalam menjaga keanekaragaman hayati dan keberlanjutan lingkungan secara keseluruhan.
 
5. Mengapa desa tersebut menjadi contoh bagi komunitas lain dalam pencegahan kekeringan?
Jawaban:
Desa tersebut menjadi contoh bagi komunitas lain dalam pencegahan kekeringan karena berhasil mengatasi masalah kekeringan dengan berbagai inovasi dan upaya nyata. Mereka tidak hanya mengandalkan sumber air permukaan, tetapi juga memanfaatkan air hujan, menggunakan teknologi irigasi yang efisien, dan melakukan reboisasi untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. Dengan demikian, desa tersebut memberikan inspirasi dan pelajaran berharga bagi komunitas lain dalam menghadapi tantangan kekeringan yang serupa.[]

Selasa, 20 Februari 2024

Soal Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Semester Genap 2024


Bacalah secara seksama cerita dibawah ini dan jawablah beberapa pertanyaan!
Cinta Lingkungan
Udara sejuk berhembus. Di sebuah desa kecil yang dikelilingi oleh hutan hijau, tinggal seorang anak laki-laki bernama Adi. Adi adalah seorang siswa kelas 6 di sekolah dasar setempat.
 
Kendati hidup di desa, Adi belum sepenuhnya menyadari betapa pentingnya untuk mencintai alam sekitar.
 
Pada suatu hari, guru Adi mengumumkan bahwa mereka akan mengadakan perjalanan ke hutan sebagai bagian dari pembelajaran tentang lingkungan. Adi merasa antusias karena dia belum pernah benar-benar menjelajahi hutan itu sendiri.
 
Tatkala mereka tiba di hutan, Adi terpesona oleh keindahan alam yang terbentang di sekelilingnya. Mereka melihat pepohonan yang tinggi menjulang ke langit, sungai yang mengalir dengan jernih, dan berbagai macam hewan yang bersembunyi di dalamnya.
 
Selama perjalanan itu, guru mereka, Bu Lina, mulai menjelaskan betapa pentingnya menjaga alam sekitar. Dia bercerita tentang pentingnya menjaga keanekaragaman hayati, menjaga habitat hewan-hewan liar, dan menjaga lingkungan agar tetap bersih.
 
Adi mulai merenungkan kata-kata Bu Lina dan mulai memperhatikan lingkungan sekitarnya dengan lebih baik. Dia melihat betapa indahnya alam dan menyadari bahwa semua makhluk hidup di bumi ini saling terkait satu sama lain.
 
Setelah perjalanan itu, Adi kembali ke desa dengan pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya mencintai alam sekitar. Dia berbagi pengetahuannya dengan teman-temannya dan mereka bersama-sama berkomitmen untuk menjaga lingkungan mereka.
 
Dari hari itu, Adi dan teman-temannya mulai aktif dalam kegiatan-kegiatan lingkungan, seperti penanaman pohon, membersihkan sungai, dan membuang sampah dengan benar. Mereka belajar bahwa mencintai alam sekitar bukan hanya tentang menikmati keindahannya, tetapi juga tentang merawatnya agar tetap lestari untuk generasi mendatang.
 
Dengan semangat baru ini, Adi dan teman-temannya berharap bisa menjadi contoh bagi orang lain dalam menjaga dan mencintai alam sekitar mereka.
 
Pilihlah a, b, c atau d pada jawaban yang paling benar!
1. Siapa nama anak laki-laki yang menjadi tokoh utama dalam cerita tersebut?
a) Adi
b) Budi
c) Candra
d) Dodi
Jawaban: a) Adi
 
2. Mengapa Adi merasa antusias ketika diajak pergi ke hutan?
a) Karena dia ingin bermain-main di hutan.
b) Karena dia ingin belajar tentang lingkungan.
c) Karena dia ingin melihat hewan-hewan liar.
d) Karena dia ingin beristirahat di alam terbuka.
Jawaban: b) Karena dia ingin belajar tentang lingkungan.
 
3. Apa yang diajarkan oleh Bu Lina kepada murid-muridnya selama perjalanan ke hutan?
a) Cara memancing ikan di sungai.
b) Pentingnya menjaga alam sekitar.
c) Cara bertahan hidup di hutan.
d) Cara membuat perkemahan di hutan.
Jawaban: b) Pentingnya menjaga alam sekitar.
 
4. Apa yang membuat Adi mulai memperhatikan lingkungan sekitarnya dengan lebih baik?
a) Cerita Bu Lina tentang hutan.
b) Melihat hewan-hewan liar di hutan.
c) Teman-temannya mendorongnya untuk melakukannya.
d) Mendengar suara angin di hutan.
Jawaban: a) Cerita Bu Lina tentang hutan.
 
5. Apa yang dilakukan Adi dan teman-temannya setelah kembali dari perjalanan ke hutan?
a) Membuang sampah sembarangan.
b) Tidak melakukan apa-apa.
c) Aktif dalam kegiatan lingkungan.
d) Melakukan perjalanan ke hutan lagi.
Jawaban: c) Aktif dalam kegiatan lingkungan.
 
6. Apa yang menjadi komitmen Adi dan teman-temannya setelah perjalanan ke hutan?
a) Menjadi penjaga hutan.
b) Hanya menikmati keindahan alam.
c) Membuang sampah sembarangan.
d) Menjaga dan merawat lingkungan mereka.
Jawaban: d) Menjaga dan merawat lingkungan mereka.
 
7. Mengapa Adi dan teman-temannya ingin menjaga lingkungan mereka?
a) Karena mereka suka berada di alam terbuka.
b) Karena mereka mendapat tugas dari guru.
c) Karena mereka ingin menjadi contoh bagi orang lain.
d) Karena mereka tidak punya kegiatan lain.
Jawaban: c) Karena mereka ingin menjadi contoh bagi orang lain.
 
8. Apa yang mereka lakukan dalam kegiatan lingkungan setelah perjalanan ke hutan?
a) Membiarkan sampah menumpuk di sekitar desa.
b) Membersihkan sungai dan membuang sampah dengan benar.
c) Membuat kebun binatang kecil di desa.
d) Mengadakan pesta piknik di hutan.
Jawaban: b) Membersihkan sungai dan membuang sampah dengan benar.
 
9. Apa yang dipahami Adi dan teman-temannya setelah kegiatan lingkungan tersebut?
a) Mencintai alam hanya tentang menikmati keindahannya.
b) Mencintai alam berarti menjaganya agar tetap lestari.
c) Mencintai alam hanya untuk kepentingan pribadi.
d) Mencintai alam hanya tentang melakukan perjalanan.
Jawaban: b) Mencintai alam berarti menjaganya agar tetap lestari.
 
10. Apa harapan Adi dan teman-temannya setelah aktif dalam kegiatan lingkungan?
a) Menjadi kaya dari menjaga lingkungan.
b) Menjadi contoh bagi orang lain dalam menjaga dan mencintai alam.
c) Hanya menikmati keindahan alam tanpa melakukan apa pun.
d) Melupakan lingkungan dan fokus pada hal lain.
Jawaban: b) Menjadi contoh bagi orang lain dalam menjaga dan mencintai alam.[]

Senin, 19 Februari 2024

Soal Soal Bahasa Indonesia dan Kunci Jawabannya untuk Kelas 6 SD Semester 2

Berikut ini redaksi apoymadura.com akan mengetengahkan beberapa contoh soal dan kunci jawaban untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 6 SD

Harapannya, semoga para peserta didik bisa lebih giat belajar dalam melatih diri untuk menjadi manusia seutuhnya.

Soal 1: Pilihan Ganda

Apa pengertian dari paragraf?

a) Susunan kalimat yang tidak terkait

b) Rangkaian kalimat yang terkait dan membentuk satu pokok pikiran

c) Kumpulan kata-kata acak

d) Cerita yang tidak memiliki awal dan akhir

Kunci Jawaban: b)

Soal 2: Isian Singkat

Lengkapilah kalimat berikut ini dengan kata yang tepat: "Dua belas bulan disebut satu ..........."

Kunci Jawaban: Tahun

Soal 3: Esai Pendek

Jelaskan perbedaan antara cerita fiksi dan nonfiksi! Berikan contoh untuk masing-masing.

Kunci Jawaban:

Cerita fiksi adalah cerita yang dibuat-buat, tidak benar-benar terjadi di dunia nyata, dan seringkali melibatkan unsur-unsur khayalan atau imajinasi. Contoh cerita fiksi adalah cerita tentang peri, naga, atau petualangan di dunia fantasi.

Cerita non-fiksi adalah cerita yang berdasarkan pada fakta dan kejadian nyata. Cerita ini menceritakan sesuatu yang benar-benar terjadi atau dapat terjadi di dunia nyata. Contoh cerita nonfiksi adalah biografi, laporan berita, atau cerita tentang kehidupan sehari-hari.

Soal 4: Mengidentifikasi Unsur Cerita

Bacalah paragraf berikut ini dengan seksama, lalu jelaskan unsur intrinsik yang terdapat di dalamnya! 

"Pada suatu hari yang cerah, Rani dan Budi pergi ke kebun binatang bersama keluarganya. Mereka sangat senang bisa melihat berbagai jenis hewan dari dekat. Rani kagum dengan singa yang sedang tidur sambil berjemur, sedangkan Budi lebih tertarik dengan gajah yang sedang mandi di kolam." 

Kunci Jawaban:

Tokoh: Rani, Budi.

Setting: Kebun binatang pada hari yang cerah.

Alur: Kunjungan ke kebun binatang dan observasi terhadap berbagai hewan.

Latar: Suasana cerah di kebun binatang.

Konflik: Tidak ada konflik yang jelas dalam paragraf ini.

Berikut ini akan disajikan soal bercerita. Bacalah cerita pendek ini dengan seksama dan jawablah beberapa pertanyaan!

Judul: Petualangan di Pulau Seribu

Suatu hari, empat sahabat baik, yaitu Andi, Budi, Cindy, dan Dewi, memutuskan untuk melakukan petualangan ke Pulau Seribu. Mereka sangat antusias karena mendengar banyak cerita menarik tentang keindahan pulau tersebut. Dengan persiapan yang matang, mereka berangkat menuju Pulau Seribu menggunakan kapal.

Setelah tiba di pulau tersebut, mereka langsung memulai petualangan mereka. Mereka snorkeling di terumbu karang yang indah, menyelami kehidupan laut yang penuh warna. Kemudian, mereka menjelajahi hutan pulau, menemukan berbagai tumbuhan dan binatang yang unik.

Saat menjelajahi hutan, tiba-tiba cuaca berubah drastis. Angin kencang dan hujan deras membuat mereka tersesat. Mereka berusaha mencari tempat berlindung, tetapi kesulitan karena hutan semakin gelap akibat awan mendung. 

Namun, berkat kerjasama dan semangat pantang menyerah, mereka berhasil menemukan sebuah gua yang cukup besar untuk berlindung. Di dalam gua, mereka membuat api unggun sederhana untuk menghangatkan diri dan berbagi cerita.

Setelah hujan reda, mereka melanjutkan petualangan mereka dengan semangat baru. Mereka menemukan air terjun yang menakjubkan dan pemandangan matahari terbenam yang memukau di tepi pantai.

Setelah menjalani petualangan yang tak terlupakan, Andi, Budi, Cindy, dan Dewi kembali ke rumah dengan banyak cerita dan kenangan indah dari Petualangan di Pulau Seribu. 

Berdasar cerita di atas. Jawablah beberapa pertanyaan dengan jawaban singkat!

1. Siapa tokoh utama dalam cerita?

Jawaban: Andi, Budi, Cindy, dan Dewi.

2. Kemana empat sahabat ini melakukan petualangan?

Jawaban: Mereka melakukan petualangan ke Pulau Seribu. 

3. Apa yang dilakukan oleh empat sahabat saat mereka tiba di Pulau Seribu?

Jawaban: Mereka melakukan snorkeling di terumbu karang dan menjelajahi hutan pulau.

4. Apa yang terjadi saat mereka sedang menjelajahi hutan?

Jawaban: Cuaca berubah drastis, angin kencang dan hujan deras membuat mereka tersesat di dalam hutan.

5. Bagaimana empat sahabat menemukan perlindungan dari hujan?

Jawaban: Mereka berhasil menemukan sebuah gua yang cukup besar untuk berlindung. 

6. Apa yang mereka lakukan setelah hujan reda?

Jawaban: Mereka melanjutkan petualangan mereka dan menemukan air terjun yang menakjubkan serta pemandangan matahari terbenam yang memukau di tepi pantai. 

7. Apa yang dibawa oleh empat sahabat pulang setelah petualangan mereka?

Jawaban: Mereka membawa pulang banyak cerita dan kenangan indah dari Petualangan di Pulau Seribu.[]

Minggu, 18 Februari 2024

Soal Soal dan Kunci Jawaban Matematika Kelas 4 SD Semester Genap Kurikulum Merdeka


Berikut ini redaksi apoymadura.com akan menyajikan soal-soal dan kunci jawaban dari mata pelajaran matematika kelas 4 SD sebagai latihan menjelang asesmen sumatif semester genap.

Harapannya peserta didik mampu memacu semangat belajar agar tidak terus menerus bermain game di hp android.-

 

Jawablah pertanyaan soal-soal matematika berikut ini dengan terperinci!

1. Sebuah lapangan persegi memiliki panjang sisi 12 meter. Berapakah kelilingnya?

Jawaban:

Keliling = 4 × panjang sisi

Keliling = 4 × 12 = 48 meter

 

2. Seorang anak mempunyai 15 lembar uang lima ribuan dan 10 lembar uang sepuluh ribuan. Berapakah jumlah uang anak tersebut?

Jawaban:

Jumlah uang = (jumlah lembar uang lima ribuan × nilai uang lima ribuan) + (jumlah lembar uang sepuluh ribuan × nilai uang sepuluh ribuan)

Jumlah uang = (15 × 5000) + (10 × 10000)

Jumlah uang = 75000 + 100000 = 175000

 

3. Sebuah lapangan bulat memiliki jari-jari sepanjang 7 meter. Berapakah luasnya?

Jawaban:

Luas = Ï€ × (jari-jari)²

Luas = Ï€ × 7² ≈ 3.14 × 49 ≈ 153.86 meter persegi

 

4. Sebuah kelas memiliki 28 siswa. Jika 2/7 dari jumlah siswa tersebut adalah siswa perempuan, berapakah jumlah siswa perempuan di dalam kelas tersebut?

Jawaban:

Jumlah siswa perempuan = (2/7) × jumlah siswa

Jumlah siswa perempuan = (2/7) × 28 = 8 siswa

 

5. Sebuah kereta api berangkat dari stasiun pukul 10 pagi dan tiba di stasiun tujuan pukul 2 siang. Berapa lama waktu yang diperlukan oleh kereta api tersebut untuk sampai di stasiun tujuan?

Jawaban:

Waktu tempuh = waktu tiba - waktu berangkat

Waktu tempuh = 2 siang - 10 pagi = 4 jam

 

6. Seorang pedagang membeli 24 kg apel dengan harga Rp 120.000,-. Berapakah harga 1 kg apel yang dibeli oleh pedagang tersebut?

Jawaban:

Harga per kg apel = Total harga / Jumlah kg apel

Harga per kg apel = Rp 120.000,- / 24 kg

Harga per kg apel = Rp 5.000,-

 

7. Jika 1 liter cat dapat mengecat 5 m² dinding, berapa liter cat yang dibutuhkan untuk mengecat seluruh dinding sebuah ruangan yang memiliki panjang 8 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 3 meter?

Jawaban:

Luas dinding = 2 × (panjang × tinggi) + 2 × (lebar × tinggi)

Luas dinding = 2 × (8 m × 3 m) + 2 × (4 m × 3 m)

Luas dinding = 2 × 24 m² + 2 × 12 m²

Luas dinding = 48 m² + 24 m² = 72 m²

Jumlah liter cat yang dibutuhkan = Luas dinding / Luas yang dapat dicat per liter

Jumlah liter cat yang dibutuhkan = 72 m² / 5 m²/liter

Jumlah liter cat yang dibutuhkan ≈ 14.4 liter

 

8. Sebuah truk bermuatan pasir memiliki berat total 8 ton. Jika berat truk itu sendiri adalah 3 ton, berapakah berat pasir yang diangkut oleh truk tersebut?

Jawaban:

Berat pasir = Berat total truk - Berat truk itu sendiri

Berat pasir = 8 ton - 3 ton = 5 ton

 

9. Seorang petani memiliki lahan persegi dengan panjang sisi 20 meter. Dia ingin membagi lahan tersebut menjadi 4 bagian yang sama besar. Berapa panjang sisi masing-masing bagian?

Jawaban:

Panjang sisi masing-masing bagian = Panjang sisi lahan persegi / Jumlah bagian

Panjang sisi masing-masing bagian = 20 meter / 4 = 5 meter

 

10. Seorang penjual es krim menjual 3 es krim rasa cokelat, 5 es krim rasa vanila, dan 2 es krim rasa strawberry. Berapa jumlah keseluruhan es krim yang dijual oleh penjual tersebut?

Jawaban: Jumlah keseluruhan es krim = Jumlah es krim cokelat + Jumlah es krim vanila + Jumlah es krim strawberry

Jumlah keseluruhan es krim = 3 + 5 + 2 = 10 es krim.

 

Kerjakan soal soal matematika ini secara berkelompok!

11. Seorang petani memiliki 24 ekor ayam di kandangnya. Setiap hari, ayam-ayam tersebut bertelur. Jika setiap ayam bertelur satu butir telur setiap hari, berapa butir telur yang didapat petani dalam 1 minggu?

 

12. Diketahui panjang sebuah persegi panjang adalah 12 cm dan lebarnya adalah 8 cm. Berapakah luas persegi panjang tersebut?

 

13. Bu Nina memiliki 45 kelereng. Ia memberikan 3 kelereng kepada setiap temannya. Jika ia memiliki 9 teman, berapa kelereng yang diberikan Bu Nina kepada teman-temannya?

 

14. Di sebuah lapangan terdapat 5 baris bangku. Setiap baris memiliki 6 bangku. Berapakah jumlah total bangku di lapangan tersebut?

 

15. Jika harga 1 liter susu adalah Rp 6.000, berapakah harga 3 liter susu?

 

Kunci Jawaban:

11. Dalam 1 minggu, jumlah telur yang didapat = 24 ekor ayam x 7 hari = 168 butir telur.

12. Luas persegi panjang = panjang x lebar = 12 cm x 8 cm = 96 cm2.

13. Jumlah kelereng yang diberikan Bu Nina = jumlah teman x jumlah kelereng per teman = 9 teman x 3 kelereng = 27 kelereng.

14. Jumlah total bangku = jumlah baris x jumlah bangku per baris = 5 baris x 6 bangku = 30 bangku.

15. Harga 3 liter susu = harga 1 liter x jumlah liter = Rp 6.000 x 3 = Rp 18.000. []

Kamis, 15 Februari 2024

Soal Soal Ulangan Harian Matematika Semester Genap Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka

kurikulum merdeka adalah sebuah sistem pembelajaran yang kini penuh warna baru

Jawablah pertanyaan berikut ini dengan perinciannya!
1. Di toko buku, Maya membeli 3 buku cerita. Setiap buku harganya Rp 5.000. Berapa total uang yang harus dibayar Maya?
2. Ani memiliki 24 kelereng. Dia memberikan separuh dari jumlah kelerengnya kepada adiknya. Berapa kelereng yang diberikan Ani kepada adiknya?
3. Di kebun, Pak Joko menanam 5 baris tanaman jagung. Setiap baris berisi 8 tanaman. Berapa total tanaman jagung yang ditanam Pak Joko?
4. Rani memiliki 36 permen. Dia ingin membagi permen tersebut kepada 4 temannya secara adil. Berapa permen yang akan diterima setiap temannya?
5. Ayah membeli 3 pak kertas untuk membuat origami. Setiap pak berisi 20 lembar kertas. Berapa total lembar kertas yang dibeli oleh Ayah?
 
Kunci Jawaban:
1. Maya membeli 3 buku cerita, dan setiap buku harganya Rp 5.000. Untuk mencari total uang yang harus dibayar Maya, kita kalikan harga satu buku dengan jumlah buku yang dibeli.
Jawaban: Rp 5.000 x 3 = Rp 15.000
Jadi, total uang yang harus dibayar Maya adalah Rp 15.000.
2. Ani memiliki 24 kelereng. Dia memberikan separuh dari jumlah kelerengnya kepada adiknya. Separuh dari 24 adalah 12.
Jawaban: Ani memberikan 12 kelereng kepada adiknya.
3. Pak Joko menanam 5 baris tanaman jagung, dan setiap baris berisi 8 tanaman. Untuk mencari total tanaman jagung yang ditanam Pak Joko, kita kalikan jumlah baris dengan jumlah tanaman dalam setiap baris.
Jawaban: 5 baris x 8 tanaman/baris = 40 tanaman
Jadi, total tanaman jagung yang ditanam Pak Joko adalah 40 tanaman.
4. Rani memiliki 36 permen dan ingin membaginya kepada 4 temannya secara adil. Untuk mencari jumlah permen yang akan diterima setiap temannya, kita bagi jumlah permen dengan jumlah teman.
Jawaban: 36 permen ÷ 4 teman = 9 permen
Jadi, setiap teman akan menerima 9 permen.
5. Ayah membeli 3 pak kertas untuk membuat origami, dan setiap pak berisi 20 lembar kertas. Untuk mencari total lembar kertas yang dibeli Ayah, kita kalikan jumlah pak dengan jumlah lembar kertas dalam setiap pak.
Jawaban: 3 pak x 20 lembar/pak = 60 lembar
Jadi, total lembar kertas yang dibeli Ayah adalah 60 lembar.[]

Rabu, 14 Februari 2024

Mengapa di Indonesia Politik Kejujuran Tergantikan Politik Uang

Politik uang

Politik di Indonesia telah menjadi isu yang penuh dengan kontroversi dan perdebatan selama bertahun-tahun. Hingga menjelang Pilpres (Pemilihan Presiden) 2024 masih belum final. 

Namun tetap saja audiens lebih suka mengambil duit ketimbang menentukan pilihan terhadap sosok terbaik calon pemimpin atau perwakilan mereka di parlemen.

Salah satu masalah yang paling mencolok adalah prevalensi politik uang daripada politik kejujuran. 

Ini adalah fenomena yang mendalam dan kompleks yang merusak demokrasi dan kepercayaan publik. 

Tulisan kali ini akan mencoba untuk membahas beberapa alasan mengapa politik kejujuran tampaknya tergantikan oleh politik uang di Indonesia.

1. Ketidaksetaraan Sumber Daya

Salah satu alasan utama mengapa politik uang telah merajalela di Indonesia adalah ketidaksetaraan sumber daya di antara calon-calon politik. 

Pemilihan umum memerlukan biaya yang besar, mulai dari kampanye hingga logistik. 

Calon-calon yang memiliki akses terbatas terhadap sumber daya finansial seringkali merasa terpaksa untuk mencari dukungan finansial dari pihak lain, yang kemudian dapat mengharapkan imbalan politik setelah pemilihan selesai.

2. Kurangnya Pengawasan dan Transparansi

Kurangnya pengawasan yang efektif dan transparansi dalam pemilihan adalah masalah serius. 

Pengawasan yang lemah membuat mudah bagi kandidat untuk menggunakan uang secara tidak sah untuk memengaruhi pemilih dan hasil pemilihan. 

Selain itu, kurangnya transparansi dalam pendanaan kampanye membuat sulit bagi publik untuk mengetahui siapa yang mendukung calon politik dan dengan berapa banyak dana.

3. Praktik Nepotisme dan Patronase

Praktik nepotisme dan patronase dalam politik juga berkontribusi pada politik uang. 

Calon politik seringkali berusaha membangun jaringan kekuasaan dengan menempatkan anggota keluarga atau teman-teman dekat dalam posisi strategis dalam pemerintahan. 

Hal ini memungkinkan mereka untuk menggunakan sumber daya negara untuk mendukung kampanye mereka, menciptakan ketidaksetaraan yang lebih besar di antara calon-calon.

4. Kultur Kepemimpinan yang Tidak Sehat

Kultur kepemimpinan yang tidak sehat juga berperan dalam mempertahankan politik uang. 

Ketika pemimpin politik yang mempraktikkan politik uang tidak dihukum atau diberi sanksi yang tegas, hal ini memberikan sinyal bahwa praktik tersebut dapat diterima. 

Ini menciptakan lingkungan di mana politik uang terus merajalela.

5. Tuntutan Kemenangan yang Tinggi

Tekanan untuk menang dalam pemilihan yang kompetitif seringkali mendorong calon politik untuk mencari cara apapun untuk memenangkan suara pemilih. 

Ini dapat mengarah pada peningkatan praktik politik uang karena kandidat mungkin merasa bahwa mereka tidak dapat bersaing tanpa dukungan finansial yang besar.

Penutup

Ketika politik uang menggantikan politik kejujuran, demokrasi terancam. 

Untuk memperbaiki situasi ini, diperlukan upaya yang kuat untuk meningkatkan pengawasan, transparansi, dan akuntabilitas dalam pemilihan. 

Selain itu, perlu ada perubahan dalam budaya politik yang mendorong integritas dan kejujuran. 

Dengan demikian, Indonesia dapat melangkah menuju sistem politik yang lebih sehat dan jujur, yang mewakili kepentingan seluruh rakyat. [kaiy]

Selasa, 13 Februari 2024

Contoh Soal Bahasa Indonesia kelas 6 SD beserta kunci jawaban kurikulum Merdeka Semester 2

melatih peserta didik untuk mandiri di tengah gempuran hp android

Pilihlah jawaban A, B, C, atau D dengan memberi tanda (X) pada tiap jawaban yang benar!
1. Apa yang dimaksud dengan sinonim?
A. Kata-kata yang memiliki arti yang berlawanan
B. Kata-kata yang memiliki arti yang sama
C. Kata-kata yang memiliki arti ganda
D. Kata-kata yang tidak memiliki arti
2. Mana yang bukan jenis teks dalam bahasa Indonesia?
A. Deskriptif
B. Naratif
C. Fabel
D. Eksposisi
3. Berikut adalah contoh kalimat pasif, kecuali:
A. Roti dibeli oleh ibu.
B. Bola ditendang oleh anak.
C. Anjing mengejar kucing.
D. Rumah dibangun oleh tukang.
4. Apa ciri utama cerita fabel?
A. Menggunakan tokoh-tokoh manusia biasa.
B. Pesan moral terdapat di akhir cerita.
C. Kisahnya berkaitan dengan kehidupan nyata.
D. Tidak mengandung unsur fantasi.
5. Mana di antara berikut ini adalah contoh kata benda?
A. Berlari
B. Cepat
C. Anjing
D. Tidur
6. Apa yang dimaksud dengan kata kerja?
A. Kata yang menjelaskan sifat objek
B. Kata yang menyatakan tindakan atau keadaan
C. Kata yang menjelaskan hubungan antar kata
D. Kata yang menjelaskan hubungan waktu
7. Berikut adalah contoh cerita dongeng, kecuali:
A. Cinderella
B. Putri Tidur
C. Si Kancil dan Buaya
D. Doraemon
8. Manakah yang merupakan contoh kata sifat?
A. Bermain
B. Cerdas
C. Mengikat
D. Berenang
9. Apa tujuan utama dari sebuah pidato?
A. Menghibur pembaca
B. Memberikan informasi tentang suatu topik
C. Menceritakan cerita fiksi
D. Mempengaruhi pendapat atau sikap pendengar
10. Apa yang dimaksud dengan "pembukaan" dalam teks pidato?
A. Bagian akhir teks pidato
B. Bagian tengah teks pidato
C. Bagian awal teks pidato
D. Bagian penutup teks pidato
 
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jawaban yang tepat dan singkat!
1. Sebutkan jenis-jenis kata berikut ini!
Meja
Berlari
Cepat
2. Sebutkan tiga jenis teks dalam bahasa Indonesia dan jelaskan ciri-ciri masing-masing!
3. Buatlah kalimat yang mengandung kata benda, kata kerja, dan kata sifat!
4. Apakah yang dimaksud dengan sinonim? Berikan contoh dua kata yang memiliki arti yang sama!
5. Buatlah alinea pendek yang menjelaskan tentang kegiatan favoritmu!
6. Buatlah kalimat menggunakan kata kerja transitif dan kata benda sebagai objeknya!
7. Apa perbedaan antara cerita fabel dan cerita dongeng? Berikan contoh cerita untuk masing-masing jenis!
8. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kalimat aktif dan kalimat pasif!
 
Kunci Jawaban Pilihan Ganda:
1. B. Kata-kata yang memiliki arti yang sama.
2. C. Fabel.
3. C. Anjing mengejar kucing.
4. B. Pesan moral terdapat di akhir cerita.
5. C. Anjing.
6. B. Kata yang menyatakan tindakan atau keadaan.
7. D. Doraemon.
8. B. Cerdas.
9. D. Mempengaruhi pendapat atau sikap pendengar.
10. C. Bagian awal teks pidato.
 
Kunci Jawaban isian:
1. Jenis-jenis kata:
Meja: Kata benda
Berlari: Kata kerja
Cepat: Kata sifat
2.Tiga jenis teks dalam bahasa Indonesia:
Deskriptif: Deskripsi tentang suatu objek, tempat, atau orang.
Naratif: Cerita atau kisah yang menceritakan suatu kejadian.
Eksposisi: Teks yang memberikan informasi atau penjelasan tentang suatu topik secara sistematis.
3. Contoh kalimat: "Ani membawa (kata benda) buku (kata sifat) untuk (kata kerja) membaca di taman."
4. Sinonim adalah kata-kata yang memiliki arti yang sama atau mirip, contoh:
Gembira: Senang
Pintar: Cerdas
5. Contoh alinea: "Kegiatan favorit saya adalah bermain sepak bola. Setiap sore, saya berkumpul dengan teman-teman di lapangan dekat rumah. Kami saling berlari dan bermain dengan semangat. Rasanya sangat menyenangkan ketika berhasil mencetak gol atau menggiring bola melewati lawan."
6. Contoh kalimat:
"Ani (Subjek) membersihkan (Kata kerja transitif) meja (Objek)."
Perbedaan antara cerita fabel dan cerita dongeng:
7. Cerita Fabel: Cerita yang biasanya menghadirkan tokoh-tokoh hewan atau benda yang berperilaku seperti manusia, dan memiliki pesan moral di akhir cerita. Contoh: "Si Kancil dan Buaya."
Cerita Dongeng: Cerita yang biasanya melibatkan tokoh-tokoh fantasi atau makhluk gaib, dan sering kali diwarnai dengan unsur-unsur keajaiban. Contoh: "Putri Tidur" atau "Cinderella."
Kalimat aktif adalah kalimat di mana subjek melakukan tindakan, sedangkan kalimat pasif adalah kalimat di mana subjek menerima tindakan.
8. Contoh kalimat aktif: "Ani memasak nasi."
Contoh kalimat pasif: "Nasi dimasak oleh Ani."

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...