Postingan

Mendamba di Negeri Orang

Gambar
Pentigraf: Yant Kaiy Ada satu hal yang saat ini aku butuhkan. Dalam kesunyian hati tak berpantai, kata ‘setia’ menjadi harapan indah di tanah rantau. Kendati ada handphone android sebagai peretas batas jarak antara kami. Tapi tak menjamin kekhawatiran terbunuh begitu saja. Tidak sedikit godaan menghampiri saban waktu.   Menyadari akan keimanan diri juga mengalami pasang-surut tiap harinya. Aku terus membentengi cemburu agar tidak senantiasa membakar jiwa.   Banyak teman bilang, aku terlalu cengeng menghadapi persoalan ini. Semua yang ada di dunia adalah fana. Kalau jadi penyakit jiwa, harus dioperasi. Dienyahkan. Namun aku bukan wanita seperti itu.[]   Pasongsongan, 30/10/2021

BBM Premium dan Kesumba

Gambar
Catatan: Yant Kaiy Pelan tapi pasti, BBM jenis premium dihapus dari beberapa SPBU di Sumenep dan Pamekasan. Padahal premium menjadi pilihan utama bagi sebagian besar pemilik kendaraan bermotor. Tidak terkecuali pengendara mobil tergolong lux pun diisi BBM termurah ini.   Begitu pula pedagang eceran BBM rela antri seharian untuk mendapatkannya. Yang Pasti, pengecer diuntungkan. Sedangkan konsumen bisa berhemat diantara kebutuhan pokok yang terus meroket harganya. Semua orang tahu, saat ini penghasilan rakyat mengecil lantaran pandemi Covid-19.   Masyarakat di kampung terpencil bertanya-tanya: Jangan-jangan premium dimix kesumba. Hanya merubah warna untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya.[]   Yant Kaiy, penjaga gawang apoymadura.com

Berkorban

Gambar
Pentigraf: Yant Kaiy Orang-orang kampung memandangnya sebelah mata. Tonah terima dengan lapang dada. Mau tidak mau. Percuma berontak. Setelah kekuasaannya lepas sebagai Kepala Desa.   Tonah Sebenarnya pemimpin bijak, jujur, dan berani. Tingkat kemajuan desanya lebih baik dari para Kepala Desa sebelumnya. Pembangunan jalan menjadi perhatian dirinya.   Nilai lebih yang dimiliki Tonah rupanya tidak berarti. Ia terbukti kalah dalam putaran pemungutan suara. Ia terjungkal karena tak cukup uang membeli suara mereka.[]   Pasongsongan, 29/10/2021

Pertemuan Ujung Senja

Gambar
Pentigraf: Yant Kaiy Ingin berlama-lama bercerita tentang perjalanan hidup masing-masing. Sebuah itikad melepas kerinduan. Bukan berdasar cinta untuk saling memiliki. Diantara kami sudah punya ikatan perkawinan. Tapi istri dia telah meninggalkannya. Maut memisahkan mereka.   Aku terharu mendengar kisah rumah tangganya. Dia jatuh miskin. Lantaran istrinya menjadi sumber kesejahteraan mereka.   Lalu kami sering berkomunikasi via sosial media. Benih-benih keprihatinan menyeruak. Tanpa sadar aku jatuh kepelukannya di rumah mungil dia. Aku diterkamnya berkali-kali. Buas. Aku menggelepar di lingkaran dosa.[]   Pasongsongan, 28/10/2021

Dilematik Pilkades dan Money Politik

Gambar
Catatan: Yant Kaiy Achmad Fauzi (Bupati Sumenep) menerbitkan Surat Keputusan Nomor: 188/437/KEP/435.013/2021 tertanggal 25/10/2021. Isinya tentang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sumenep pada Kamis, 25 November 2021.   Kabar baik ini sudah lama ditunggu oleh seluruh lapisan warga masyarakat, dimana desanya masih belum melaksanakan Pilkades. Setelah sebelumnya sempat ditunda karena ada PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di seluruh tanah air.   So pasti, semua warga masyarakat di suatu desa mendambakan seorang pemimpin yang bisa membuat perubahan lebih baik dari sebelumnya. Namun tidak semudah mengedipkan mata. Masyarakat seringkali kecewa; disangka baik awalnya, tapi setelah menjadi Kepala Desa banyak rakyat kecewa.   Ujung-ujungnya masyarakat menjatuhkan pilihannya kepada kandidat Kepala Desa beruang. Siapa beruang, dia punya peluang menjadi pemimpin desa. Kira-kira itulah hukum “rimba” yang berlaku di tengah-tengah m...

Tak Ingin

Gambar
Pentigraf: Yant Kaiy Hati Tonah terus berontak tatkala bayang sosok dia ada di alam pikirannya. Semua kenangan indah bersamanya sengaja dilemparkan ke kawah gunung berlahar panas. Biar semuanya lebur tak tersisa lagi.   Secara hukum agama, ikatan perkawinan mereka masih sah karena suaminya masih belum menjatuhkan talak. Tonah hengkang darinya. Ia tidak kuat lagi menahan siksa. Dirinya selalu menjadi kambing hitam dalam tiap permasalahan rumah tangganya. Ia juga diposisikan jadi sapi perah bagi mahligai rumah tangganya.   Malam-malam Tonah diisi melihat video dan foto cowok muda berotot kekar di handphone androidnya. Semua bertujuan mengusir dia di benaknya.   Pasongsongan, 27/10/2021

Sang Malaikat

Gambar
Catatan: Yant Kaiy Rakyat Indonesia saat sekarang sangat mendambakan para imam (pemimpin) yang jujur dari segala tingkatan. Kehadiran imam berakhlakul karimah barangkali akan menatalkan perubahan besar kearah lebih baik. Endingnya, keadilan dan kesejahteraan umat akan terpenuhi sesuai harapan.   Tidak sedikit tokoh berlatar belakang agama dan keturunan orang baik, saat menjadi pimpinan di jabatan tertentu akhirnya hanyut ke pusaran korupsi. Atau ada beberapa diantara mereka yang awalnya lantang bersuara kebenaran, ujung-ujungnya tumbang akibat mempermainkan hukum.   Tapi kita tetap harus optimis, pada saatnya nanti akan datang juru selamat bagi bangsa ini. Mereka adalah manusia berjiwa malaikat.[]   Yant Kaiy, penjaga gawang apoymadura.com

Pria Impian

Gambar
Pentigraf: Yant Kaiy Melamunkan dia membuat malam-malam kesunyianku terasa indah. Seringkali lewat sosial media aku menggodanya. Dia menanggapinya walau hanya beberapa kata. Aku tidak kecewa karena dia sibuk kerja di salah satu bank swasta.   Bukan tak ada pria lain yang mendekatiku beberapa bulan terakhir ini. Tapi aku tak sanggup berpaling darinya. Rasanya nafas jadi sesak ketika aku tidak mendengar suaranya via sambungan telepon.   Ketika dia beranjangsana ke rumahku, dada ini berdebar-debar tak keruan. Walau kutahu dia ingin menemui adikku, tunangannya.[]   Pasongsongan, 25/10/2021

Bimbang Menghampiri

Gambar
Pentigraf: Yant Kaiy Acapkali ternatal keinginan meninggalkannya. Membabibuta menyerangku. Kemunafikannya meruntuhkan impian masa silam. Pernik-pernik balutan kemesraan layaknya sepasang kekasih luntur seiring waktu. Aku mulai terkurung muak. Aku mulai berfantasi pada pria lain, menenggelamkan puing-puing berharga pada lumpur kecewa. Aku tak bisa lagi berpikir normal.   Menghormatinya tidaklah bermakna ingin memiliki seutuhnya. Salah satu penyebabnya lantaran dia tidak sejalan alam pikiran. Bahkan wawasannya terlalu kerdil dalam satu persoalan. Mau menang sendiri kendati dirinya tersudut.   Puncaknya, aku kembali ke pelukan tanah kelahiran. Aku tak kuasa membendung keputusan yang kuanggap benar.[]   Pasongsongan, 25/10/2021

Berkorban dan Selalu Mengalah

Gambar
Pentigraf: Yant Kaiy Mereka selalu meminta lebih dari apa yang kupunyai. Terjatuh ke jurang pa ling dalam rasanya tatkala semua yang kukorbankan menguap ditelan malam. Memang, semua perbuatanku ikhlas adanya. Mereka melupakan hasrat orang lain. Mengedepankan kepentingan diri ketimbang cinta.   Tidak menghiraukannya merupakan jalan terbaik. Barangkali menjaga jarak, mengaburkan kebencian, menenggelamkan diri pada kesibukan kerja apa saja yang mesti kusikapkan.   “Untuk apa memikirkannya. Kau bisa sakit sendiri. Kendati dia orang terdekat sekalipun. Bukankah dia yang mengkhianati cintamu,” tegas sisi hatiku.[]   Pasongsongan, 24/10/2021

Maulid Nabi dan Natal 2021

Gambar
Catatan: Yant Kaiy Kaum muslimin di Indonesia mulai ‘meriang’ dengan penundaan Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun ini. Meskipun ada beberapa alasan pemerintah yang logis. Sudah pasti bergesernya Maulid Nabi melahirkan banyak opini, masyarakat mulai menerka-nerka. Tentu ada nilai politis pemerintah disembunyikan supaya tidak menimbulkan kegaduhan.   Untung-rugi keputusan tersebut jelas penguasa telah menakarnya. Bisa jadi keuntungan mutlak itu milik pemerintah yang berkuasa dalam banyak sisi. Bisa juga keuntungan itu milik segenap penduduk di bumi nusantara ini. Wallahu a’lam bishawab.   Wajar warga masyarakat curiga terhadap penguasa. Ada apa dengan kebijakan “aneh” pemerintah tersebut.   Saat ini masyarakat awam juga bertaruh sekaligus bertanya; “bernyalikah” penguasa mengalihkan Natal 2021 dan Tahun Baru Masehi nanti? Kalau kebijakan itu juga diberlakukan oleh penguasa, barangkali rasa ‘meriang’ kaum muslimin akan terobati. Episode ini tentu sangat ditu...