Pria Impian



Pentigraf: Yant Kaiy

Melamunkan dia membuat malam-malam kesunyianku terasa indah. Seringkali lewat sosial media aku menggodanya. Dia menanggapinya walau hanya beberapa kata. Aku tidak kecewa karena dia sibuk kerja di salah satu bank swasta.

 

Bukan tak ada pria lain yang mendekatiku beberapa bulan terakhir ini. Tapi aku tak sanggup berpaling darinya. Rasanya nafas jadi sesak ketika aku tidak mendengar suaranya via sambungan telepon.

 

Ketika dia beranjangsana ke rumahku, dada ini berdebar-debar tak keruan. Walau kutahu dia ingin menemui adikku, tunangannya.[]

 

Pasongsongan, 25/10/2021



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Sempat Direvitalisasi, Kondisi Sumber Agung Pasongsongan Kembali Memprihatinkan

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Hairus Samad Kenang Sosok Ustadz Patmo: Ulama Muda Berpandangan Jauh ke Depan

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Mitos Uang Bernomer 999

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik