Sabtu, 19 November 2022
Cara Saya Mengolah Daun Kelor untuk Konsumsi Sehari-hari
Kamis, 17 November 2022
Makelar Kasus
Minggu, 13 November 2022
Penyembuhan Penyakit Lewat Herbal
Jumat, 11 November 2022
Mengenal Ramuan Gondo Wangi yang Mendunia
![]() |
| Supriyadi bersama keluarga dalam sebuah acara. (Foto: Yant Kaiy) |
BONDOWOSO, apoymadura.com – Ramuan tradisional kini menjadi pengobatan yang
paling dicari akhir-akhir ini. Seiring pemakaian obat instan yang tak jarang
menimbulkan efek samping dan gejala negatif lainnya, bahkan seringkali berakibat
fatal bagi kesehatan. Saat ini masyarakat internasional pun mulai kembali pada
pengobatan herbal. Pengobatan tradisional warisan nenek moyang.
Kalimat “back to nature” tersebut rupanya sudah lama
dikampanyekan oleh pegiat kesehatan dunia. Kenyataannya pengobatan bersumber
dari bahan-bahan alam pada zaman dulu menjadi penyembuh sangat luar biasa.
Namun setelah perang dunia ke-2, pergeseran pengobatan
beralih dunia kedokteran. Seiring itu pula pendidikan ilmu kedokteran terus
mengalami kemajuan cukup pesat di dunia. Bangsa-bangsa di Eropa terus
mendewakan pengobatan modern dengan menciptakan alat-alat canggih sebagai
sarana penyembuhan penyakit.
Pada akhirnya pengobatan tradisional kalah publikasi.
Dan bangsa-bangsa Eropa memang sengaja mendiskreditkan penyembuhan dalam
negeri, terutama ketika penjajah Belanda berkuasa di Indonesia.
Nah, tatkala pengobatan kedokteran itu tidak mampu
menyembuhkan suatu penyakit sampai ke akar-akarnya, barulah mereka sadar, bahwa
bahan-bahan herballah yang bisa memberangus sebuah penyakit.
“Pengobatan tradisional dengan bahan-bahan dari alam
nusantara saat sekarang di luar negeri menjadi sesuatu yang paling dicari. Saya
katakan, ini bukan berita isapan jempol belaka. Terbukti ramuan kami sering
dipesan oleh para bule,” terang Supriyadi di rumahnya, Desa Mengok RT.04/RW.01
Pujer Bondowoso. Kamis (11/11/2022).
Supriyadi adalah seorang terapis. Saban hari di
rumahnya sekaligus jadi kliniknya itu selalu dibanjiri pasien. Agar pasien mendapat
kesembuhan optimal, ia menyarankan untuk melakukan perawatan mandiri di
rumahnya masing-masing.
“Kita menyadari, kebanyakan pasien ingin cepat
sembuh. Merawat diri dengan ramuan yang saya bikin menjadi faktor penting
menuju sembuh sempurna. Seperti halnya orang pergi ke dokter, pasien pulang
diberi obat untuk dikonsumsi. Hal itu tidak jauh beda dengan pasien yang datang
pada kami,” terang Supriyadi.
Ketika ditanya tarif berobat di kliniknya.
“Anda bisa tanya kepada pasien kami. Sangat
terjangkau bagi masyarakat tak berpunya. Sebab setiap pasien saya beri ramuan
untuk dikonsumsi,” tegasnya.
Selama ini Supriyadi yang ahli meracik ramuan itu
tidak tertarik untuk menaikkan tarif bagi para pasiennya. Kadati sebagian besar
teman-temannya bilang, bahwa tarif pengobatannya terlalu murah. Tidak sebanding
dengan penyakit yang disembuhkannya.
Supriyadi tetap fokus melayani pasien semaksimal mungkin
tanpa membeda-bedakan si kaya dan si miskin.
“Paling tidak saya bisa beramal dalam pengobatan.
Saya amat puas bila ada pasien yang sembuh dari penyakitnya setelah berobat
pada kami,” ujarnya merendah.
Produk rumahan dari Supriyadi bernama Herbal Gondo
Wangi ini telah teruji waktu dan ribuan orang sembuh dari penyakitnya setelah minum
ramuan ini. Herbal Gondo Wangi bisa menyembuhkan hypertensi, diabetes, lambung,
batu ginjal, infeksi saluran kemih, prostat, haid tidak teratur, kista pada
perempuan. [Kay]
Senin, 07 November 2022
Terapi Gondowangi Sembuhkan Gagal Ginjal
![]() |
| Supriyadi, owner Terapi Gondowangi Situbondo. (Foto: Yant Kaiy) |
BONDOWOSO, apoymadura.com – Gagal ginjal mengharuskan penderitanya cuci darah.
Tak terbayangkan dana yang bakal digelontorkan. Karena cuci darah itu harus
terus dilakukan secara rutin. Tentu lumayan besar biaya yang harus dikeluarkan.
Apalagi bagi golongan masyarakat yang ekonominya lemah.
Lantas bagaimana solusinya dengan mereka yang tidak
mampu berobat ke rumah sakit? Haruskah membiarkan diri terkapar pada nasib? Menunggu
detik-detik kematiannya. Tentu hal itu merupakan tindakan konyol dan sangat
bertentangan dengan nilai-nilai keimanan.
Setiap persoalan pasti ada solusinya. Begitu pula
dengan penyakit. Tuhan menurunkan penyakit beserta obatnya. Tuhan Maha Adil dan
Bijaksana. Tinggal manusia itu sendiri, seberapa keras ia berikhtiar untuk
sembuh.
Sebuah pengobatan alternatif dengan menggunakan
ramuan sebagai media penyembuh yang sejak dulu menjadi pengobatan para leluhur
kita. Barangkali inilah jalan terbaik bagi masyarakat kecil sebagai jalan
menuju kesembuhan.
“Sangat disayangkan, banyak masyarakat kita yang
termakan propaganda pengobatan modern. Padahal pengobatan tradisional warisan
nenek moyang telah berpuluh-puluh tahun menjadi penyembuh meniscaya. Pengobatan
tradisional terbilang murah namun tidak ada efek samping nilai lebihnya. Plus
daya sembuh sampai ke akar-akarnya,” ucap Supriyadi, owner Terapi Gondowangi
Bondowoso. Senin (7/11/2022).
Menurut lelaki kelahiran Bondowoso ini, bahwa pada
Oktober 2022 kemarin di tempat terapinya tercatat ada 11 orang penderita gagal
ginjal menjalankan pengobatan. Kesebelas pasien gagal ginjal tersebut mampu
disembuhkan oleh metode pengobatannya.
“Penderita penyakit ginjal kronis memang mengharuskan
cuci darah. Cuci darah ini dilakukan untuk menggantikan fungsi ginjal yang
telah mengalami kerusakan. Dalam kondisi demikian perlu diambil sebuah tindakan
agar penumpukan racun, limbah dan cairan dalam tubuh tidak semakin parah,”
beber Supriyadi di tempat praktiknya, Desa Mengok RT.04/RW.01 Pujer Bondowoso.
Lebih jauh ini menjelaskan, bahwa Terapi Gondowangi
merupakan jalan kesembuhan terbaik, yakni dengan mengembalikan fungsi ginjal
sebagaimana mestinya. Terapi Gondowangi tidak sekadar mengobati pasien gagal
ginjal, tapi menyembuhkannya sampai tuntas.
Tidak ada alternatif lain bagi mereka yang tidak
punya dana lebih melakukan pencucian darah, selain dengan mengambil tindakan
cepat berobat ke Terapi Gondowangi.
“Gagal ginjal menyerang siapa saja dan tidak mengenal
usia. Pasien kami kemarin ada yang masih anak-anak. Lewat konsultasi dengan
orang tua pasien, saya dapat menyimpulkan, ternyata pola makan dan minum mereka
yang jadi faktor penyebabnya,” terang Supriyadi lebih jauh.
Ketika ditanya, apa yang menjadi penyebab gagal
ginjal?
“Penyebabnya sebenarnya banyak. Salah satunya yang
paling sering yakni hipertensi, diabetes, dehidrasi berat, serangan jantung,
sering mengonsumsi obat anti inflamasi, saluran kemih yang terganggu akibat
batu ginjal, minum minuman berkaleng yang mengandung bahan pengawet, terlalu
sering menahan buang air kecil, kebiasaan kurang minum, diet tidak sehat,
merokok yang berlebihan atau menggunakan narkoba,” terang Supriyadi rinci.
Terapi Gondowangi menggunakan metode minum Herbal
Gondowangi dan Herbal Gondokusumo. Ditambah pijat refleksi pada titik-titik
tertentu. [Kay]
Sabtu, 05 November 2022
Terapi Gondowangi Bondowoso, Pengobatan Alternatif Dikala Ekonomi Sulit
![]() |
| Supriyadi, owner Terapi Gondowangi Bondowoso. Prinsip pengobatannya, yakni selalu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pasiennya. (Foto: Yant Kaiy) |
BONDOWOSO, apoymadura.com – Kehadiran pengobatan alternatif menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan bagi pasien saat ini. Karena kita tahu, ekonomi masyarakat tingkat bawah dalam kondisi sulit pasca kenaikan BBM. Seiring itu pula harga-harga kebutuhan pokok melonjak cukup tajam. Masyarakat akar rumput terus terjepit. Mereka tergolong menjadi Orang Miskin Baru (OMB) dalam status sosial.
Apalagi banyak pengobatan alternatif yang telah
terbukti mampu menyembuhkan penyakit. Maka ketika ada pengobatan yang lebih
murah tapi ampuh menyembuhkan penyakit pasien, otomatis pengobatan tradisional
tersebut akan jadi pelabuhan orang sakit. Masyarakat tidak usah disuruh pun
akan mencarinya, walau jaraknya sangat jauh.
Kendati ada pula pengobatan alternatif yang
memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Menipu sesama demi sebuah keuntungan
dari salah seorang pasien. Mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya dengan
menetapkan tarif tinggi. Kadang ada juga terapis yang sifatnya minta dilayani,
bukan melayani pasien sepenuh hati. Apalagi kalau sudah tempat terapinya ramai
dikunjungi pasien, ia akan berulah, sok jual mahal.
Catatan hitam ini telah mencoreng dunia pengobatan
alternatif di tanah air. Walau demikian, masyarakat saat ini tidak buta
informasi. Mereka pandai memilah dan memilih tempat terapi yang murah, namun
banyak pasien yang sembuh setelah berobat kesitu.
Paling tidak begitulah yang dialami Terapi Gondowangi.
Pengobatan yang beralamat di Desa Mengok RT.04/RW.01 Pujer Bondowoso sangat
direkomendasikan oleh banyak orang di sekitarnya. Tak ayal kalau pengobatan
alternatif Terapi Gondowangi setiap hari ramai dikunjungi para pasien, baik
pasien dari Bondowoso dan pasien dari luar kota.
Terapi Gondowangi menjadi pilihan bijak masyarakat
luas, karena pengobatan herbal ini mampu menyembuhkan segala macam penyakit.
Tarifnya murah. Sangat terjangkau bagi mereka berekonomi sulit.
“Terapi Gondowangi menggunakan dua metode
penyembuhan, yakni dengan minum ramuan dan pijat refleksi. Dua metode ini
rupanya menjadi daya penyembuh sangat ampuh. Biasanya pasien yang datang pada
kami akan merasakan sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya,” terang Supriyadi,
owner Terapi Gondowangi pada apoymadura.com.
Sabtu (5/11/2022).
Ketika ditanya tentang cara berpromosi atau mengiklankan
terapinya dimana? Lelaki asli Bondowoso ini mengatakan:
“Kami mengalir begitu saja. Kami tidak pernah
mengiklankan Terapi Gondowangi. Pasien baru yang datang pada kami ketika
ditanya tahu dari mana tentang pengobatan kami, mereka kebanyakan dengar dari
tetangganya yang pernah berobat kesini. Jadi intinya, mereka dapat informasi
dari mulut ke mulut,” tandas Supriyadi.
Ia tetap fokus pada penyembuhan pasien yang berobat
kepada dirinya. Tidak ada asisten yang meringankan tugasnya sebagai terapis. Seharian
penuh ia tak beristirahat. Hanya saat makan siang dan shalat saja jedanya.
Apakah Terapi Gondowangi membuka cabang?
“Tidak ada cabang Terapi Gondowangi. Karena walau
ramuannya sama, tapi pijat refleksi antara saya dengan orang lain tentu
berbeda. Sangat riskan bagi saya membuka cabang. Sudah saya katakan bahwa
Terapi Gondowangi menggabungkan ramuan dan pijat refleksi sebagai metoda
penyembuhan pasien. [Kay]
Telusur: Dugaan Pungli SPPT di Desa Badur
Jumat, 04 November 2022
Ramuan Gondokusumo, Produk dari Terapi Gondowangi
Ta'mir Masjid Jangan Saingi Tuhan
Kamis, 03 November 2022
Mengenal Terapi Gondowangi Bondowoso
![]() |
| Supriyadi saban hari menjual seduhan Ramuan Gondowangi. Satu liter setengah Ramuan Gondowangi ia jual seharga Rp 20.000,- (Foto: Yant Kaiy) |
Bondowoso, apoymadura.com – Tiap pagi dan sore hari, rumah Supriyadi ramai dengan
orang-orang yang mencari kesembuhan dari penyakit yang dideritanya. Mereka
adalah pasien Terapi Gondowangi yang datang dari berbagai daerah di sekitarnya.
Acapkali ada juga
pasien dari luar kota yang menginap. Hal itu dilakukan karena tak mungkin
pasien wara-wiri. Lagi pula kalau melakukan rawat inap, kemungkinan akan lekas
sembuh dari penyakit yang dideritanya.
"Kami menyiapkan
kamar khusus bagi pasien yang menjalani rawat inap. Sedangkan kebutuhan makan
bisa dikondisikan. Maksudnya, pasien dan keluarga yang mendampinginya bisa
membeli makanan sendiri atau kami yang akan menyiapkannya," terang
Supriyadi. Jumat (4/11/2022).
Tak ada tarif khusus
bagi pasien ketika berobat di Terapi Gondowangi ini. Semuanya mengalir seperti
biasanya.
"Yang penting
kesembuhan pasien kami nomor-satukan. Bahkan bagi pasien yang tidak mampu kami
bantu dengan ramuan. Karena itulah satu-satunya yang bisa saya berikan. Dalam
hal pelayanan, saya tak pernah membeda-bedakan antara pasien kaya dan miskin.
Saya ibaratkan kedatangan mereka adalah tamu yang wajib saya sambut dengan
hangat. Mereka sama-sama mendambakan kesembuhan," tegasnya.
Ketika ditanya soal
kesembuhan orang-orang yang berobat ke tempatnya, Supriyadi menegaskan, bahwa
kesembuhan seseorang itu ditentukan oleh kedisiplinan pasien itu sendiri.
"Disiplin dari
mengonsumsi Ramuan Gondowangi, beristirahat yang cukup, menjauhi makanan pemicu
semakin buruknya penyakit yang diidapnya. Disiplin berpikir rileks dan
senantiasa husnudzan. Lebih penting lagi, selalu berkeyakinan bahwa tiap
penyakit pasti ada obatnya,” tegas Supriyadi lebih jauh.
Ini memang terdengar
mudah, tapi tak jarang orang tergoda hawa nafsunya terhadap hal-hal yang
mengakibatkan kian menurunnya tingkat kesembuhan dirinya.
“Satu contoh. Semua
orang tahu kalau berolah raga pagi itu sangat baik bagi kesehatan. Tapi sedikit
orang yang meluangkan waktunya untuk berolah raga. Atau begadang itu
menyebabkan menurunnya tingkat kesehatan bagi seseorang. Namun karena
kesenangan dan iseng, ujung-ujungnya terus menurunkan stamina tubuhnya pada
titik terendah, sehingga beraneka penyakit menyerangnya dengan cukup mudah,”
jelas Supriyadi.
Lelaki yang
kesehariannya fokus pada penyembuhan orang sakit ini juga mengingatkan, dengan
kedisiplinan begitu maka akan menatalkan power penyembuhan dalam dirinya. Ini
penting, membangun mental berpikir positif akan menghalau kekalutan dalam
jiwanya.
Berbicara tentang
pengobatan di Terapi Gondowongi. Ada dua metode yang Supriyadi aplikasikan
terhadap para pasiennya. Yang pertama penyembuhan lewat metode minum ramuan
sesuai dengan penyakitnya. Ia lalu menggabungkan dengan metode pijat refleksi,
yakni memijat pakai tangan di titik-titik tubuh si pasien.
“Penggabungan dua metode
pengobatan ini sangat efektif dalam menyembuhkan penyakit. Biasanya saya
memijat pasien terlebih dulu. Setelah itu saya berikan seduhan ramuan hangat
pada pasien untuk diminum. Saya juga berikan ramuan gratis untuk diminum di
rumah,” terang lelaki lulusan SMAN Bondowoso ini jujur.
Perlu diinformasikan,
tempat praktik Terapi Gondowangi yaitu di Desa Mengok RT.04/RW.01 Pujer
Bondowoso. Setiap hari buka mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. [Kay]
Ramuan Banyu Urip juga Cocok bagi Orang Luar Negeri
![]() |
| MS Arifin (kiri) bersama salah seorang mitra kerja. (Foto: Yant Kaiy) |
Yogyakarta, apoymadura.com
– Heboh. Dunia pengobatan alternatif di
tanah air kini ramai membicarakan tentang Therapy Banyu Urip yang bisa
menyembuhkan penyakit buta warna. Bahkan banyak pakar kedokteran luar negeri
mulai mencermati dan melirik metode pengobatan herbal ini.
Penyakit mata yang digadang-gadang tidak bisa disembuhkan menurut para ahli kesehatan tersebut, ternyata di metode Therapy Banyu Urip buta warna dapat disembuhkan.
Tak ayal kalau akhirnya banyak pasien buta warna berdatangan ke tempat Therapy Banyu Urip Pusat Yogyakarta. Mereka menggantungkan impiannya setinggi langit pada pengobatan Therapy Banyu Urip. Terbukalah harapan yang dulu tertutup mendung tebal.
Ada pula beberapa pasien luar negeri yang telah
merasakan keampuhan Therapy Banyu Urip. Pasien tersebut datang dari Malaysia,
Singapura, Prancis, Hongkong dan Timor Leste pada September 2022 kemarin. Para
bule tersebut sangat mengapresiasi penyembuhan ramuan herbal ini.
Sebagian besar dari mereka ada yang berprofesi di
bidang kesehatan dan pengobatan. Bahkan ada diantara pasien tersebut yang
spesialis pengrajin jamu di negaranya.
“Pasien bule juga mewawancarai pasien buta warna kami
satu demi satu. Yang kebetulan kemarin berjumlah 21 pasien buta warna. Saya
katakan kepada mereka, bahwa semua pasien buta warna yang menjalani rawat inap
tersebut menunjukkan progres cukup baik,” terang MS Arifin di tempat
praktiknya. Kamis (3/11/2021).
Mereka juga meminta data pasien buta warna yang telah
disembuhkan oleh metode pengobatan Therapy Banyu Urip.
“Saya katakan kepada para bule tersebut kalau kami
tidak punya bukti video. Sebab umumnya para pasien buta warna tidak mau
melakukan testimoni karena persoalan privacy.
Umumnya pasien buta warna itu adalah para anak muda
yang hendak melanjutkan pendidikannya di TNI dan Polri. Ada pula dari mereka
yang hendak masuk pendidikan kedokteran, penerbangan, perkereta-apian dan lain
sebagainya.
Dari sini bisa disimpulkan, bahwa pasien luar negeri
semakin yakin dan percaya, bahwa penyakit gangguan penglihatan seperti buta
warna bisa disembuhkan di tempat kami. Dan semua benar adanya. Bukan sekadar
kabar isapan jempol belaka
MS Arifin sebagai Pimpinan Therapy Banyu Urip Dunia
juga menerangkan, bahwa metode penyembuhan buta warna miliknya dapat pujian
dari masyarakat dunia. Mereka menyampaikan bentuk pujiannya lewat surel (surat
elektronik) atau via sosial media.
“Saya pribadi tak pernah membayangkan sebelumnya,
kalau pengobatan kami akan seviral ini. Semua bagai mimpi saja,” tandas MS
Arifin seraya tersenyum.
datang secara langsung ke klinik pengobatan
alternatif ini. Melihat kebenaran, bahwa Therapy Banyu Urip tidak hanya sebatas
mengobati, tapi lebih dari itu, ramuan alami ini dahsyat menyembuhkan segala
macam penyakit.
Dirinya juga menambahkan, kalau Ramuan Banyu Urip
hasil temuannya hanya menggunakan bahan-bahan herbal dari bumi nusantara. Tak
ada zat kimia dan tidak pula mengandung bahan pengawet yang cukup berbahaya
bagi kesehatan manusia dalam jangka panjang.
Tatkala MS Arifin ditanya tentang harapannya bagi
peredaran Ramuan Banyu Urip dipasaran, dirinya menghimbau agar para konsumen
berhati-hati dengan barang palsu. Sebaiknya konsumen memesan Ramuan Banyu Urip
kepada cabang resmi yang dipercaya dan amanah. [Kay]
# Featured
Buka Puasa Hari ini dalam Ironi
Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...
-
Catatan: Yant Kaiy Membantu seorang teman membuatkan soal-soal Bahasa Madura. Dia seorang guru yang mengajar di salah sebuah SDN di Ke...
-
Catatan: Yant Kaiy Pada Sabtu (24/4/2021) salah seorang teman guru honorer datang ke rumah. Ia meminta dibuatkan soal-soal Bahasa Madura...




