Rabu, 24 Agustus 2022

Syaiful Rijal, Terapis dari Banyu Urip International Pusat Yogyakarta

Syaiful Rijal sedang menjadi pembicara di sebuah seminar. (Foto: Yant Kaiy) 

Yogyakarta - Syaiful Rijal adalah seorang terapis muda yang dimiliki Komunitas Therapy Ramuan Banyu Urip Pusat Yogyakarta. 

Saat ini dirinya masih tercatat sebagai mahasiswa disalah sebuah perguruan tinggi terbaik di Yogyakarta. Rabu (24/8/2022). 

"Mengatur waktu sebaik mungkin antara bekerja dan kuliah sangat penting bagi saya. Karena keduanya harus tetap berjalan dinamis," tegas Rijal pada apoymadura.com.

Diwaktu luang, Rijal menyibukkan diri sebagai konten kreator di platform sosial media. 

"Untuk menjaga kebugaran tubuh, saya juga menggeluti cabang olah raga binaraga,"  pungkasnya. (Kay) 

Selasa, 23 Agustus 2022

Buta Warna Menarik Orang Timor Leste Buka Cabang Banyu Urip

Riko dari Timor Leste (kiri) dan Imam Subakti. (Foto: Yant Kaiy) 

Yogyakarta - Karena penasaran kalau penyakit buta warna bisa sembuh dengan Ramuan Banyu Urip, Riko langsung terbang dari Timor Leste ke Yogyakarta. Ia menuju rumah Imam Subakti, rekan sejawat semasih di TNI dulu. Rabu (24/8/2022).

Kebetulan Imam Subakti menjadi salah satu cabang Therapy Ramuan Banyu Urip International di Bantul Yogyakarta. 

"Diantara syarat seseorang masuk kependidikan tentara yaitu tidak boleh buta warna. Ketika mendengar penyakit buta warna bisa disembuhkan, saya langsung berminat mencobanya," ujar Riko yang lahir di Timor Leste. 

Lalu ia diterapi langsung oleh CEO Therapy Ramuan Banyu International, MS Arifin. 

"Sungguh luar biasa. Selang 30 menit setelah diterapi tetes mata, penglihatan saya mulai membaik," ucap Riko.

Dirinya sekarang yakin, kalau pengidap buta warna bisa disembuhkan 100 persen. Hal itu bukan hoaks. (Kau) 

Terbaru: Cabang Therapy Ramuan Banyu Urip Timor Leste

MS Arifin, CEO Therapy Ramuan Banyu Urip International (kiri) bersama Riko dari Timor Leste. (Foto: Yant Kaiy) 

Yogyakarta - Kembali ada cabang baru Therapy Ramuan Banyu Urip di negara Timor Leste. Nanti yang bakal menggawangi adalah Riko. 

Eks-TNI ini sudah belajar cara menerapi pasien menggunakan Ramuan Banyu Urip. Sengaja Rico belajar kepada MS Arifin supaya dalam menangani pasien maksimal dan sembuh sesuai haparan. Rabu (24/8/2022). 

"Saya yakin dan percaya kalau ramuan herbal ini akan sangat laris di negara kami. Apalagi Ramuan Banyu Urip bisa menyembuhkan segala macam penyakit," tegas Riko. 

Sejak Timor Leste bercerai dengan Indonesia, Rico sering mengunjungi bumi nusantara lantaran ada urusan bisnis. 

Jalinan persahabatan dengan teman-temannya sesama tentara masih tetap terjaga hingga saat ini. 

"Saya pulang besok sambil membawa Ramuan Banyu Urip," ucapnya sembari berpamitan sama MS Arifin. (Kay) 

Senin, 22 Agustus 2022

Mengenal Carnivore Coffee Shop Jogja

Mada Arif Kelana

Yogyakarta - Sukses yang dicapai Mada Arif Kelana menjadi pengusaha muda bukanlah tanpa proses. Diusia ke-25 tahun ia telah memiliki cuan ratusan miliar. 

Yang pasti, kekayaan itu diperoleh dari hasil jerih payahnya menjalankan berbagai macam ladang bisnis. 

Yang terbaru yaitu Carnivore Coffe Shop berlokasi di Jalan Selokan Mataram Mlati Sleman Yogyakarta. 

"Ditempat kami menu makanan dan minuman bertarif premium, tapi berkelas hotel berbintang. Sangat rekomended bagi mereka yang berkantong tipis," terang Mada kepada apoymadura.com. Senin (22/8/2022).

Lebih rinci cowok berdarah Madura menyebutkan, sengaja ia menyasar segmen ekonomi kelas menengah karena yang datang kebanyakan kaum muda-mudi.

"Kita tidak bisa menutup mata terhadap realita masyarakat kita seperti apa," tegasnya meniscaya. (Kay) 


Minggu, 21 Agustus 2022

Mada Arif Kelana: Pengusaha Muda Berdarah Madura

Mada Arif Kelana

Yogyakarta -
Bermodal ketekunan, focus dan perjuangan tidak setengah hati, Mada Arif Kelana mulai menapaki tangga sukses luar biasa.

Usianya masih terbilang muda (25 tahun), Mada panggilan akrabnya telah mengantongi pundi-pundi kekayaan fantastis. 

Mada telah memiliki aset berupa mobil mewah seharga 1 miliar lebih, homestay, tanah puluhan hektar, rumah yang disewakan, Carnivore Coffe Shop di kawasan Jalan Selokan Mataram Mlati Sleman Yogyakarta.

Akibat kesuksesannya, banyak gadis mulai mendekat padanya. Mereka itu ada yang berlatar pengusaha, dokter, dan artis. Tapi Mada tetap bergeming. 

Tak terpikirkan bagi mengusaha muda berdarah Madura ini untuk sejenak bercinta. Lantaran ia senantiasa konsentrasi pada pengembangan bisnisnya. 

Ia akan bercinta kalau momennya sudah tepat. Baginya cinta hanya sekali. (Kay) 


Prosedur Khusus Terapi Buta Warna Ramuan Banyu Urip

MS Arifin, CEO Therapy Ramuan Banyu Urip International

Yogyakarta - Ada yang spesial dari Therapy Ramuan Banyu Urip Pusat Yogyakarta khusus pasien buta warna.

Bahwa pasien penyakit mata yang menjalani pengobatan harus rawat inap untuk mendapatkan kesembuhan paripurna. Senin (22/8/2022). 

"Sebelumnya, pasien buta warna wajib melakukan pra-tes ishihara sebanyak 258 template untuk menentukan estimasi rawat inap," terang MS Arifin, CEO Therapy Ramuan Banyu Urip International. 

Mungkin di klinik mata lain tes ishiharanya tidak sebanyak di tempat kami, tambah MS Arifin ditempat prakteknya.

Tahapan selanjutnya, pasien buta warna akan melakukan terapi satiap hari sambil mendapat menu makanan dan jus buah, penunjang kesembuhan. 

"Kami tidak main-main dalam penyakit buta warna ini. Karena hal ini berkait erat dengan persoalan impian dan harapan generasi bangsa yang akan melanjutkan pendidikannya," tandas MS Arifin.

Di klinik ini juga disediakan alat-alat olah raga agar tubuh para pasien tetap bugar. (Kay) 


Sabtu, 20 Agustus 2022

Ramuan Banyu Urip dapat Menyembuhkan Segala Penyakit

MS Arifin, CEO Therapy Ramuan Banyu Urip International. (Foto: Yant Kaiy)

Yogyakarta - Ditemui di tempat prakteknya, Jalan Selokan Mataram Karanganyar RT 10/RW 29 Nomor 197-A Sinduadi Mlati Sleman Yogyakarta, MS Arifin menjelaskan, bahwa Ramuan Banyu Urip tidak hanya menyembuhkan penderita buta warna saja. Ahad (21/8/2022).

"Memang saat ini pasien buta warna di tempat kami semakin banyak saja. Pasien ini menduduki peringkat satu," terang lelaki purnawirawan TNI ini.

Di Komunitas Therapy Ramuan Banyu Urip Yogyakarta untuk penderita buta warna ada pilihan paket,  hal itu berdasar keparahan penyakitnya.

"Kami menyediakan tiga paket murah, disesuaikan tes baca pasien. Seluruh pasien menjalani rawat inap. Selain diterapi tetes, mereka mendapat penginapan dan menu makanan serta minuman yang bisa membantu kesembuhan buta warnanya," papar MS Arifin.

Selama ini seluruh pasien buta warna 100 persen sembuh permanen kalau berobat di tempat prakteknya


"Cuma harinya berbeda. Kalau ringan tingkat kesembuhannya lebih cepat," pungkasnya. (Kay)

Pasien Buta Warna Duduki Peringkat Pertama di Therapy Banyu Urip Yogyakarta

MS Arifin, CEO Therapy Ramuan Banyu Urip International

Yogyakarta - Pengidap buta warna menduduki peringkat pertama dari sekian banyak pasien yang datang ke Therapy Ramuan Banyu Urip Pusat Yogyakarta. Sabtu (20/8/2022).

"Dua tahun terakhir ini,  pasien buta warna terus berdatangan ke pengobatan Ramuan Banyu Urip kami. Rata-rata pasien berusia muda yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya," terang CEO Therapy Banyu Urip International, MS Arifin.

Ia menambahkan, bahwa beberapa guru Sekolah Menengah Atas di pelosok tanah air banyak yang merekomendasikan para siswa penderita buta warna ke Therapy Ramuan Banyu Urip Yogyakarta.

"Ini tandanya kalau pengobatan pasien  buta warna di tempat kami sudah terbukti 100 persen berhasil sembuh permanen," tegas MS Arifin. 

Maka tak berlebihan kalau pasien selalu  membanjiri klinik Ramuan Banyu Urip Pusat Yogyakarta. (Kay)

Kamis, 18 Agustus 2022

Akibat Minum Kopi Berlebih Timbulkan Penyakit Ginjal

MS Arifin (kiri) CEO Therapy Ramuan Banyu Urip International sedang  menangani pasien penyakit ginjal. (Foto: Yant Kaiy)

Yogyakarta - Seorang anak kecil pengidap penyakit ginjal datang ke tempat pengobatan Therapy Ramuan Banyu Urip Pusat Yogyakarta. Ia didampingi kedua orang tuanya. Jumat siang (19/8/2022).

"Salah satu akibat seseorang sering minum kopi dan minuman kemasan botol sebabkan ia terserang penyakit ginjal. Maka perlu adanya perhatian khusus dari orang tua untuk mengawasi putra-putrinya sebaik mungkin"jar MS Arifin.

Memang banyak faktor lain seseorang terserang penyakit ginjal, tambah MS Arifin kepada apoymadura.com.

Solusinya dengan mengonsumsi, mengoleskan dan mengompres bagian tubuh yang terkena penyakit dengan  Ramuan Banyu Urip.

"Selain itu pasien penyakit ginjal harus minum air Husada Pamungkas produk kami. Gunanya sebagai pemenuhan nutrisi dan daya imun," terang MS Arifin lebih jauh. (Kay)

Rabu, 17 Agustus 2022

Ramuan Banyu Urip Sikat Habis Penyakit Infeksi Lambung

Pak Tarigan didampingi istrinya. (Foto: Yant Kaiy)

Yogyakarta - Pak Tarigan asal Medan mengidap penyakit infeksi lambung akut. Ia didampingi istrinya datang ke Pusat Therapy Banyu Urip Yogyakarta. 

"Saya sudah keluar-masuk rumah sakit. Berbagai pengobatan alternatif pun telah dicobanya. Tapi semuanya tidak berhasil. Nihil," ucap Pak Tarigan. Kamis (18/8/2022).

Menurutnya, gejala yang ia rasakan adalah perutnya seringkali nyeri, kembung, sakit ulu hati, sendawa berlebihan. 

"Tiap hari perut saya berbunyi. Aktivitas saya terganggu. Otomatis saya lebih banyak di rumah," tegasnya.

Setelah menjalani perawatan selama tiga hari di Komunitas Therapy Banyu Urip Pusat Yogyakarta, infeksi lambung Pak Tarigan pun sembuh.

"Bagi saya ini keajaiban. Perut saya saat ini terasa nyaman. Nanti sore saya akan pulang ke Medan," ucap Pak Tarigan dengan senyum bahagia. (Kay)

Pasien Buta Warna Terus Membanjiri Pengobatan Ramuan Banyu Urip

MS Arifin (kanan) bersama pasien Mohammad Ikbal dari Prancis. (Foto: Yant Kaiy)

Yogyakarta - Belakangan Komunitas Therapy Ramuan Banyu Urip International Pusat Yogyakarta terus dibanjiri pasien pengidap buta warna. Pasien buta warna tersebut datang dari dalam dan luar negeri.

Sebagian besar usia mereka masih muda. Lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA). Karena diantara mereka akan melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi. Kamis (18/8/2022).

"Semua pasien buta warna mendapat perlakuan yang sama. Pasien memperoleh jatah makan dan penginapan dengan tarif murah," papar CEO Therapy Banyu Urip International, MS Arifin kepada apoymadura.com.

Semua pasien diperkenankan pulang setelah mendapat kesembuhan sempurna. Plus mereka mendapatkan ramuan gratis untuk digunakan di rumah masing-masing.

"Di tempat kami juga disediakan alat-alat olah raga agar tubuh  pasien tetap bugar. Karena diantara mereka akan memasuki pendidikan TNI atau Polri," terang MS Arifin. (Kay)

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...