Jumat, 07 Januari 2022

Mengenang Sosok Almarhum KH Taufiqurrahman FM

KH Taufiqurrahman FM bersama Bupati Sumenep dalam sebuah forum. (Foto: Yant Kaiy)

Sumenep - Achmad Fauzi (Bupati Sumenep) menilai sosok KH Taufiqurrahman merupakan ulama yang cukup konsisten dalam menentukan sebuah pilihan.

"Ulama berkharisma dan sangat sabar," pintas Achmad Fauzi kepada beberapa awak media.

Selama ini, KH Taufiqurrahman selalu memberikan input untuk Pemerintah Kabupaten Sumenep, salah satunya kepedulian beliau terhadap para guru ngaji.

"Beliau senantiasa memberikan beberapa masukan terhadap arah pembangunan Sumenep yang lebih baik dan lebih berintegritas. Dia sabar dan istiqomah dalam banyak hal. Kita semua merasa benar-benar kehilangan," jelasnya lebih jauh.

Politisi PDIP ini jujur menuturkan, selama ini, mulai dari awal mencalonkan diri hingga dilantik sebagai Bupati Sumenep peran pengasuh Pondok Pesantren Mathlabul Ulum begitu besar.

KH Taufiqurahman merupakan komisaris BPRS priode 2011-2019 dan beliau merupakan deklarator PKB kabupaten Sumenep dan Mustasar PCNU Sumenep. Ia menghembuskan nafas terakhir pada Jumat, 7 Januari 2021 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moh Anwar pukul 06.20 WIB.

Atas nama pemerintah Kabupaten Sumenep Achmad Fauzi, turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga apa yang telah diperbuat selama ini mendapatkan pahala dari Allah SWT.

"Kita doakan semoga beliau diampuni segala dosanya dan ditempatkan di surga," tegasnya. (Salamet Pbrs/Yant Kaiy)



Prospek Komoditi Porang Cukup Menjanjikan

Hairus Samad (kiri) bersama seorang petani porang. (Foto: Yant Kaiy)

Sumenep – Hairus Samad, S.Sos dipercaya oleh Presiden Tani Indonesia untuk membagikan 300 ribu bibit porang terhadap para petani di wilayah Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Saat ini tanaman porang itu tumbuh sangat baik. Para petani meyakini hasil panennya nanti tentu sesuai harapan.

Tapi sebagian petani ada yang ketar-ketir masalah harga jualnya. Karena diantara mereka baru pertama kali bercocok tanam porang dan masih awam.

“Saya sudah pernah menjelaskan kepada para petani, bahwa kami bersama Koperasi Multidaya Nusantara Tiga dan Lembaga Investigasi Negara akan membeli semua hasil panen porang. Kami juga sudah ada komunikasi dengan beberapa perusahaan multinasional. Harganya pun standar pabrik,” terang Hairus Samad dikediamannya, Dusun Sempong Barat Desa/Kecamatan Pasongsongan. Jumat (7/1/2022).

Hairus Samad menegaskan, bahwa Koperasi Multidaya Nusantara Tiga sudah menyiapkan gudang penampungan komoditi porang di Sumenep. (Yant Kaiy)


Kamis, 06 Januari 2022

Tikus Penghancur Impian Petani

Catatan: Yant Kaiy

Tiga tahun terakhir ini hama tikus terus memporak-porandakan tanaman para petani di wilayah Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Mulai dari padi, jagung, ketela pohon, talas, dan lain sebagainya.

Berbagai upaya dilakukan para petani; mulai dari meletakkan racun di areal tanaman yang dicampur dengan makanan kesukaan tikus hingga minta bantuan orang pintar. Pada awalnya tikus bisa dikendalikan. Namun ketika menjelang panen, tikus menyerang tanaman petani dalam waktu semalam.

Pada awal musim hujan 2021 kemarin, tikus-tikus itu bermigrasi, menyerang persediaan hasil tani rumah penduduk. Kalau tidak ada bahan makanan, tikus-tikus pintar ini merusak barang-barang milik penghuni rumah. Seperti pakaian, sepatu, buku dan lain-lain. Karena di ladang tidak ada tanaman pangan tumbuh.

Pengendalian hama tikus oleh masyarakat bukan tidak berhasil. Namun peribahasa mati satu tumbuh seribu sedang dialami hewan berekor ini. Populasi tikus menjadi ancaman bagi ketahanan pangan masyarakat. Persoalan ini sejatinya menjadi atensi bagi semua pihak, tidak hanya masyarakat petani.[]

Pasongsongan, 7/1/2021 



Disoal: Mobil Ambulance Puskesmas Pamolokan

Catatan: Yant Kaiy

Adalah Syamsul Arifin dan Ernawati, pasangan suami-istri dari Dusun Padaringan Timur Desa Paberasan Kecamatan Kota Sumenep, memiliki keterbelakangan mental.

Bambang Hermanto, putra tunggal dari pasangan tersebut, sore hari dibawa ke Puskesmas Pamolokan untuk berobat dengan harapan mendapat kesembuhan. Rabu (5/1/2022).

Selama beberapa jam pasien dirawat di Puskesmas, karena tidak kunjung membaik, kedua orang tua pasien berinisiatif mau membawanya ke RSUD Moh. Anwar Sumenep. Dengan harapan anak satu-satunya mendapat penanganan medis lebih baik.

Didampingi Salem (paman keluarga Syamsul), mereka meminta kepada petugas Puskesmas untuk menggunakan mobil ambulance. Tapi petugas jaga mengatakan, bisa menggunakan mobil ambulance Puskesmas asal memenuhi beberapa persyaratan. Sempat terjadi perdebatkan dari kedua belah pihak.

Selang beberapa menit, mobil ambulance milik desa datang dan segera membawa pasien ke RSUD Moh. Anwar Sumenep.

Inilah sepotong kisah sedih yang menjadi keprihatinan kita semua. Semoga kedepan tidak ada kisah bernada sama terdengar.[]



Rabu, 05 Januari 2022

Harapan Baru: Penyegaran SO Pemkab Sumenep

Catatan: Yant Kaiy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi pada pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan para pejabat administrator dan pengawas dalam sambutannya mengatakan, bahwa penyegaran dan pemerataan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep merupakan penerapan Struktur Organisasi (SO) baru.

Momentum penting tersebut terselenggara di Gedung Korpri Jalan Dr Cipto Sumenep, Senin pagi (3/1/2022).

Tanpa bisa dibendung, beragam komentar dari masyarakat penghuni bumi Kota Keris Sumenep pun bermunculan. Ada yang optimis, bahwa kinerja OPD tentu akan lebih baik dari sebelumnya.

Sebagian lagi ada yang bersikap biasa-biasa saja dan condong pesimis. Berdasar pengalaman lalu, tak ada manuver signifikan yang mengarah pada perubahan kebijakan mendasar. Kalaupun ada, itu hanya merubah kulitnya saja dan cenderung sebatas melanjutkan estafet program sebelumnya yang tak tergarap.[]

Yant Kaiy, penjaga gawang apoymadura.com 



PAR NU: Berbagi itu Indah

Pelaksanaan pasar murah di Dusun Sempong Barat Desa/Kec.Paspngsongan. (Foto: Yant Kaiy)

Sumenep – Pengurus Ranting II MWC NU Pasongsongan menyalurkan ratusan paket sembako terhadap kaum nahdliyin di tiga dusun yang berada di wilayah Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Hanya dengan uang Rp 10 ribu, penerima manfaat mendapatkan paket sembako nominal Rp 60 ribu. Rabu (5/1/2022).

Pasar murah Pengurus Anak Ranting (PAR) NU Pasongsongan ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Ratusan paket sembako habis dalam sekejap.

“Pelaksanaan pasar murah ini menjadi agenda tetap tiap triwulan. Memang masyarakat tidak tercover semuanya. Tapi paling tidak kami bisa meringankan beban belanja para ibu-ibu disini. Di tengah harga minyak goreng yang harganya melambung,” terang Lukmanul Hakim, Ketua Anak Ranting NU Dusun Sempong Barat.

Sebenarnya masyarakat menginginkan pasar murah itu ada setiap bulan satu kali. Tapi semua itu bergantung terkumpulnya dana dari donatur(Yant Kaiy)



Pelantikan DPC Peradi Sumenep Secara Simbolis

Pengukuhan simbolis Ketua DPC Peradi Sumenep terpilih oleh Ketua Dewan Pimpinan Nasional Prof Otto Hasibuan. (Foto Istimewa)

Sumenep – Setelah resmi terbentuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kabupaten Sumenep Madura, akhirnya mendapat apresiasi luar biasa dari Ketua Dewan Pimpinan Nasional Prof Otto Hasibuan, dan dijadikan pelantikan simbolis DPC Peradi se-Indonesia.

Apresiasi Ketua Dewan Pimpinan Nasional Prof Otto Hasibuan tercetus saat momentum prosesi pelantikan pengurus DPC Peradi Sumenep periode 2021-2026 di Graha Samudera Bumimoro Surabaya. Selasa (4/1/2022).

Ketua DPC Peradi Sumenep terpilih periode 2021-2026 dijabat oleh Rusfandi S.H., M.H. Diproyeksikan, kedepan DPC Sumenep akan menjadi pusat perhatian perkembangan Advokat yang ada di Jawa Timur, khususnya organisasi Advokat dengan slogan ‘Singgle Bar’.

“Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada rekan-rekan se-Jawa Timur terutama DPN Pusat yang telah mempercayai DPC Peradi Sumenep secara simbolis mewakili DPC-DPC Peradi se-Jawa Timur,” terang Rusfandi, dihubungi media ini, Selasa (4/1/2022) malam.

Rusfandi menambahkan, yang menjadi target utama DPC Peradi Sumenep, yaitu terkait PKPA (Pendidikan Khusus Profesi Advokat). Kemudian adanya Pusat Bantuan Hukum untuk meringankan masyarakat mendapatkan bantuan hukum.

Pada saatnya nanti, Pusat Bantuan Hukum itu juga bisa diakses melalui aplikasi. Dan kini sedang digagas,” jelas Rusfandi. (ilz)

Editor: Yant Kaiy



Senin, 03 Januari 2022

Air Mataku

Pentigraf: Yant Kaiy

Tak ada niat secuil pun untuk meyakitinya. Karena dulu aku pernah merasakan betapa pedihnya orang teraniaya. Tidak mudah menghapus jejak pengkhianatan itu. Aku tertatih berjuang seorang diri, memprogram ulang konsep pendamping hidup sesuai perasaan. Mungkin dari sebagian orang menganggap hal ini sudah lumrah. Tapi bagiku tidak. Karena aku tulus mencintainya.

Akhirnya aku terdampar di pangkuan gadis biasa-biasa saja. Mungkin boleh dikatakan tergolong miskin untuk ukuran di lingkungannya. Kualitas keimanannya lumayan. Taat beribadah. Meski demikian, ia tidak pernah mengguruiku dalam soal berbakti terhadap Tuhan. Di sisi lain, ia tak pernah mendikteku.

Walau jarang bertemu karena aktivitasku super sibuk, kami selalu berkomunikasi via sosial media. Menginjak masa pertunangan, ia raib bersama lelaki lain.[]

Pasongsongan, 3/1/2022



Launching: LBH Sakera Sumenep Peduli Rakyat Kecil

LBH Sakera Sumenep mengadakan rapat konsolidasi. (Foto: Yant Kaiy)

Sumenep - Konsep keadilan dalam perkara hukum banyak mengundang polemik dikalangan masyarakat di tanah air. Tak jarang banyak warga yang kurang mampu sering tersentuh kasus hukum dan mereka tak bisa berbuat banyak karena mereka buta tentang hukum.

Berpijak dari keprihatinan inilah, maka hadir Lembaga Bantuan Hukum (LBH) bernama Suara Kebenaran Rakyat (Sakera) yang berkantor di Jl. Mahoni 11a Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep, Jawa Timur.

LBH Sakera bergerak dibidang sosial, terutama dalam aspek hukum yang ditujukan khusus bagi rakyat kecil yang benar-benar membutuhkan bantuan.

"LBH Sakera ini hadir untuk membantu masyarakat kecil yang butuh bantuan hukum. Lembaga kami akan total mendedikasikan diri pada mereka yang kurang mampu," kata Shahibul Arifin, Ketua LBH Sakera. Ahad (2/1/2022)

Saat ini, kata Ari (sapaan akrab Shahibul Arifin), LBH Sakera masih fokus di wilayah Kabupaten Sumenep. Nantinya, akan membuka cabang diberbagai provinsi, kabupaten/kota di Indonesia. Dirinya yakin kalau kehadiran lembaganya akan mendapat atensi dari beberapa kalangan.

Perlu digarisbawahi, bahwa LBH Sakera didukung penuh oleh advokat profesional dan juga konsisten bergerak dibidang sosial kemasyarakatan.

"LBH Sakera diisi oleh advokat maupun calon advokat yang memang konsisten membantu masyarakat kecil," jelas dia.

Kedepan lanjut Ari, LBH Sakera selain memberikan bantuan hukum juga memberikan kesempatan magang bagi calon advokat yang telah mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA).

"Untuk program magang tetap kami buka secara lebar bagi calon advokat. Peluang ini sejatinya bisa benar-benar dimanfaatkan sebaik mungkin," tandas dia lebih jauh.[]

Penulis: Salamet Pbr

Editor  : Yant Kaiy



Perkumpulan Zikir Samman Pasongsongan

Kiai Haji Imam Arifin sedang memimpin pembacaan Zikir Samman. (Foto: Yant Kaiy)

Sumenep – Menurut beberapa tokoh sejarah, Zikir Samman masuk ke Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep pada abad XVII. Adalah Nyai Agung Madiya (putri Syekh Ali Akbar Syamsul Arifin) yang membawanya dari Aceh.

Nyai Agung Madiya mendapat tugas dari Raja Sumenep Bindara Saod menumpas penjajah Belanda di bumi Aceh. Pasukan Kerajaan Sumenep dan Kerajaan Aceh berhasil memukul mundur tentara kolonial Belanda. Nyai Agung Madiya pulang dari peperangan membawa kemenangan.

“Salah satu bukti kuat, bahwa seni budaya Islam ini sudah ada di Desa Pasongsongan dan diamalkan oleh keturunan Syekh Ali Akbar, yakni setiap 14 Jumadil Akhir selalu digelar Zikir Samman di makam Syekh Ali Akbar sampai sekarang. Tanggal 14 Jumadil Akhir adalah wafat Syekh Ali Akbar,” terang Kiai Haji Imam Arifin tadi malam (Ahad, 2/1/2022) di Musalla Kiai Muhammad Juhri Dusun Morasen Desa Pasongsongan.

Dipandang penting bagi Kiai Imam Arifin agar Zikir Samman ini tetap lestari, maka perlu ada perkumpulan bergilir dari rumah ke rumah para anggotanya. Satu sisi berdirinya perkumpulan ini bertujuan memperkenalkan kepada khalayak ramai. Tujuan lainnya agar Zikir Samman tidak tergerus budaya kontemporer.

“Akhir-akhir ini, Zikir Samman seringkali dihelat pada acara Petik Laut, Rokat Bumi, Rokat Tanaman, atau acara selamatan lainnya. Agar performanya bagus, maka perlu dilatih. Caranya dengan menyelenggarakan perkumpulan rutin bergilir,” ujar Kiai Imam.

Dirinya optimis, keberadaan Zikir Samman di Pasongsongan akan semakin berkembang sangat baik jikalau dibentuk beberapa komunitas.

“Hakikatnya, Zikir Samman itu tidak lain adalah thariqah. Sedangkan thariqah sendiri merupakan sebuah jalan yang ditempuh oleh seseorang untuk menuju Tuhan melalui beberapa metode yang diarahkan oleh seorang guru,” papar Kiai Imam Arifin. (Yant Kaiy)



Jumat, 31 Desember 2021

Mengenang Pesan Terakhir Almarhum Ayah

Catatan: Yant Kaiy

Setiap hari warna kehidupan tiap individu selalu berubah: Bisa gelap gulita, bisa juga cemerlang. Seiring keinginan kadangkala tetap menancap kuat, tak tergoyahkan oleh wujud hasrat lainnya. Tak sesuai target impian adalah pengalaman sebagian besar insan di seantero alam ini. Walau kita tahu, kehidupan semua makhluk bernyawa finish pada sebuah kematian.

Ikhtiar dan doa merupakan jembatan terbaik menggapai sukses dunia-akhirat. Karena sukses takkan bermakna apa-apa jika ambisi melampaui syukur. Toh, tidak sedikit dari hasrat diri tak terpenuhi sesuai keinginan. Endingnya, lebih banyak mengeluh ketimbang menerima lapang dada segala karunia-Nya.

Selanjutnya, kadangkala ucapan syukur hanya di lidah. Lantaran yang kita dapat hanya beberapa persen saja dari konsep cita-cita. Setelah menunggu sekian lama, membanting jiwa-raga saban hari, namun kegagalan yang kita jumpai. Apakah kita akan mati. Tentu tidak. Justru kegagalan itu yang menempa mental manusia untuk terus bangkit.

Menurut Ayah, hakikat syukur adalah menikmati segala pemberian dari Sang Khalik. Baik berupa kegagalan atau keberhasilan. Karena semuanya kodrati. Manusia tidak bisa menolaknya.[]



# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...