Selasa, 13 Agustus 2024

Pelaksanaan Lomba Seni dan Juaranya dalam Rangka HUT RI ke-79 di Pasongsongan

Hut ri ke-79
Agus Sugianto (2 dari kanan) bersama dengan para panitia lomba seni. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-79, Panitia Lomba Bidang Seni Pasongsongan Sumenep, mengadakan serangkaian lomba seni yang melibatkan siswa dari berbagai jenjang pendidikan. 

Lomba mewarnai dan kolase diadakan khusus untuk siswa-siswi tingkat TK dan RA. Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak usia dini untuk mengekspresikan imajinasi dan kreativitas mereka melalui warna dan bentuk. Selasa (13/8/2024). 

Hut ri ke-79

Peserta lomba mewarnai menunjukkan keberanian mereka dalam mengolah warna, sementara lomba kolase menantang mereka untuk merangkai potongan-potongan gambar menjadi karya seni yang harmonis.

"Untuk tingkat SD dan MI, serta SMP dan MTs, khusus lomba melukis. Peserta lomba ini ditantang untuk menciptakan karya seni yang lebih kompleks," terang Agus Sugianto, Ketua Koordinator Lomba Bidang Seni. 

Hut ri ke-79

Lomba ini memberikan kesempatan bagi siswa-siswi untuk mengekspresikan ide dan perasaan mereka tentang kemerdekaan Indonesia. 

Selanjutnya Agus Sugianto menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap seluruh peserta lomba dan para guru yang telah mendampingi siswa-siswinya dalam mengikuti acara ini. 

Hut ri ke-79

“Kami sangat berterima kasih kepada semua peserta yang telah menunjukkan bakat luar biasa dalam lomba ini. Terima kasih juga kepada para guru yang telah mengantarkan siswa-siswinya untuk berpartisipasi," ucap Agus Sugianto. 

Acara ini mendapat sambutan yang sangat positif dari para peserta lomba. Meteka terlihat sangat antusias dalam mengikuti lomba tersebut, baik itu mewarnai, membuat kolase, maupun melukis.

Agus Sugianto berharap, bahwa acara ini dapat menginspirasi para siswa dalam mengembangkan bakat seni mereka dan selalu mengingat pentingnya menjaga dan merayakan kemerdekaan Indonesia. 

"Kita tahu bersama, bahwa seni adalah salah satu cara terbaik untuk mengekspresikan cinta dan bangga kita terhadap bangsa ini," tutup Agus Sugianto.

Pelaksanaan lomba kali ini ditempatkan di SMPN 1 Pasongsongan Sumenep dan dimulai pukul 08.00 WIB. [Sury4]

Lomba Melukis Tingkat SMP/MTs Kecamatan Pasongsongan Sumenep dalam Rangka HUT RI ke-79

 Smpn 1 pasongsongan su. Eneo
Akhmad Jasimul Ahyak (kanan) bersama para guru pendamping. [Sury4]
apoymadura.com - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, panitia lomba seksi kesenian mengadakan lomba melukis tingkat SMP/MTs yang bertema 'Mengisi Kemerdekaan RI'. 

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian acara peringatan HUT RI yang digelar setiap tahun di Kecamatan Pasongsongan. Selasa (13/8/2024). 

Lomba melukis ini diikuti oleh siswa-siswi dari berbagai SMP dan MTs yang ada di wilayah ujung barat utara Kota Keris Sumenep. 

Hut ri Pasongsongan Sumenep
Peserta lomba kolase. [Foto: Sury4]

Ternyata antusiasme para peserta sangat tinggi, terlihat dari semangat mereka dalam menuangkan ide-ide kreatifnya ke dalam karya seni. 

Tema 'Mengisi Kemerdekaan RI' diangkat untuk menggambarkan bagaimana generasi muda memahami makna kemerdekaan dan cara mereka berkontribusi dalam mengisi kemerdekaan bangsa Indonesia.

"Penilaian dalam lomba ini tidak hanya berdasarkan keindahan visual semata, tetapi juga pada seberapa baik karya tersebut menggambarkan tema yang telah ditentukan," ungkap Akhmad Jasimul Ahyak, S.Pd.I, ketua dewan juri. 

Hut ri Pasongsongan Sumenep
Peserta lomba melukis. [Foto: Sury4]

Lebih jauh Ketua Lesbumi Pasongsongan ini menyampaikan, bahwa dewan juri akan menilai karya peserta dari berbagai aspek, mulai dari teknik melukis, kreativitas, hingga kesesuaian dengan tema. 

Tema 'Mengisi Kemerdekaan RI' diharapkan dapat menginspirasi para peserta untuk menciptakan karya yang tidak hanya indah, tetapi juga bermakna. 

Nanti para pemenang lomba melukis akan diumumkan pada acara puncak peringatan HUT RI ke-79 di Kecamatan Pasongsongan, yang akan dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan pemangku kebijakan. 

Hut ri ke 177
Panitia lomba kesenian. [Foto: Sury4]

"Dengan adanya lomba ini, diharapkan kalangan generasi muda di Kecamatan Pasongsongan semakin termotivasi untuk terus berkarya," harap Jasimul panggilan akrabnya. 

Tambahan sedikit, pelaksanaan lomba melukis ditempatkan di SMPN 1 Pasongsongan. Dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir 12.00 WIB. [Sury4]

Senin, 12 Agustus 2024

MS Arifin Jadi Narasumber Pelatihan Metode Pengobatan Praktis Banyu Urip

Pt bintang banyu urip
MS Arifin (dua dari kiri), CEO PT Bintang Banyu Urip. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyehatan Indonesia (PAP3I) Jawa Timur kembali mengadakan workshop. Sabtu (10/8/2024). 

Workshop kali ini digelar di Klinik Pijat Tradisional Merly Tutuhatunewa, berlokasi di Jalan Raya Kertosono RT.01/RW.01 Kertosono Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik.

"Workshop ini bukan hanya jadi ajang peningkatan keterampilan, tetapi juga memberikan legalitas. Tentu hal ini sangat penting bagi para peserta," terang MS Arifin. 

Pt bintang banyu urip

Srbagai Ketua DPD PAP3I Jawa Timur, MS Arifin, menambahkan kalau pemberian sertifikat kepada setiap peserta workshop merupakan salah satu komitmen organisasi. Semua memastikan bahwa para pemijat penyehatan memiliki standar kompetensi yang diakui secara legal. 

"Sertifikat ini bukan hanya selembar kertas, tapi juga pengakuan atas keterampilan dan pengetahuan yang telah mereka dapatkan selama pelatihan. Ini adalah langkah penting dalam meningkatkan profesionalisme dan kredibilitas," ujar MS Arifin.

Pelatihan yang digelar oleh DPD PAP3I Jawa Timur meliputi berbagai materi yang esensial bagi para pemijat penyehatan, mulai dari teknik pemijatan, anatomi tubuh, hingga etika profesi. 

Para peserta dipandu instruktur yang berpengalaman dan diakui di bidangnya, sehingga kualitas pelatihan yang diberikan selalu terjaga.

"Dengan memiliki sertifikat resmi, para pemijat penyehatan dapat lebih mudah mendapatkan kepercayaan dari klien. Ini juga akan membantu mereka dalam mengembangkan karier dan usahanya di bidang kesehatan tradisional," tambahnya.

Ke depan, DPD PAP3I Jawa Timur berencana untuk terus menggelar workshop dan pelatihan dengan sertifikasi resmi. [Sury4]

Harapan Panjang Guru Honorer di Pasongsongan Sumenep, Rekrutmen CPNS dan PPPK 2024

Sdn Pasongsongan Sumenep

apoymadura.com - Kabar rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 terus menggelinding di altar sosial media. 

Dan hal itu telah menjadi perbincangan hangat dan tak menentu di kalangan para guru honorer di Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Semua serba simpang-siur. Buram. 

Sebagai salah satu daerah dengan jumlah guru honorer yang cukup banyak, Sumenep menjadi sorotan dalam proses rekrutmen ASN tahun ini. 

Harapan besar muncul dari banyak guru honorer agar proses seleksi berjalan dengan adil, khususnys dalam hal penentuan prioritas penerimaan.

Para guru honorer yang telah lama mengabdi, banyak diantaranya yang sudah puluhan tahun, berharap agar masa kontrak dan pengalaman mengajar menjadi elemen utama yang mesti dipertimbangkan. 

Diantara mereka ada yang merasa, bahwa pengabdian yang sudah mereka lakukan selama ini semestinya diakui sebagai bentuk loyalitas dan dedikasi terhadap dunia pendidikan.

Salah seorang guru honorer di Pasongsonga Sumenep, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengungkapkan harapannya terkait seleksi PPPK tahun ini. 

“Saya dan teman-teman guru honorer berharap kepada pemerintah daerah agar memperhatikan masa kerja kami sebagai guru honorer. Kami telah lama berjuang dan mengabdi di salah satu sekolah yang ada di pelosok desa. Jangan sampai mereka yang baru saja menjadi honorer lebih diprioritaskan hanya karena faktor-faktor lain,” ungkapnya. 

Pernyataan ini mencerminkan keprihatinan banyak guru honorer yang merasa bahwa mereka mungkin akan diabaikan jika kriteria seleksi lebih menitikberatkan pada aspek lain, bukan kepada masa pengabdian.

Pemerintah pusat, melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), telah menegaskan bahwa seleksi CPNS dan PPPK 2024 akan dilakukan dengan prinsip-prinsip keadilan dan transparansi. 

Dalam beberapa kesempatan, pemerintah juga menyatakan bahwa pengalaman kerja dan masa pengabdian akan menjadi salah satu aspek penting dalam seleksi PPPK, khususnya untuk formasi guru.

Namun demikian, masih ada bunga-bunga kekhawatiran di kalangan para guru honorer tentang bagaimana aspek ini akan diterapkan di lapangan. 

Sebagian dari mereka merasa bahwa sosialisasi mengenai kriteria seleksi masih kurang, sehingga menimbulkan ketidakpastian tentang peluang mereka untuk bisa lolos seleksi.

Tidak bisa dipungkiri, proses rekrutmen ASN, khususnya untuk formasi PPPK, menjadi harapan besar bagi para guru honorer di Pasongsongan Sumenep.

Selama ini mereka telah berjuang dengan status dan gaji yang tidak menentu. Status sebagai ASN, baik CPNS maupun PPPK, dianggap sebagai wujud penghargaan atas pengabdian mereka selama ini. [Sury4]

Minggu, 11 Agustus 2024

Ketua DPD PAP3I Jawa Timur Gelar Workshop dengan Sertifikasi Resmi bagi Peserta

Pt bintang Banyu Urip
MS Arifin (nomor 2 dari kiri) bersama peserta pelatihan di Klinik Pijat Tradisional Merly Tutuhatunewa Gresik. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyehatan Indonesia (PAP3I) Jawa Timur kembali mengadakan workshop yang diikuti para pemijat penyehatan di wilayah Gresik. Sabtu (10/8/2024). 

Workshop digelar di Klinik Pijat Tradisional Merly Tutuhatunewa, berlokasi di Jalan Raya Kertosono RT.01/RW.01 Kertosono Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik.

Workshop ini bukan hanya menjadi ajang peningkatan keterampilan, tetapi juga memberikan legalitas yang sangat penting bagi para peserta dalam bentuk sertifikat resmi.

Pt bintang banyu urip

Ketua DPD PAP3I Jawa Timur, MS Arifin, menyampaikan bahwa pemberian sertifikat kepada setiap peserta workshop merupakan salah satu komitmen organisasi. 

Tujuannya untuk memastikan bahwa para pemijat penyehatan memiliki standar kompetensi yang diakui secara legal. 

"Perlu kami tekankan, sertifikat ini bukan sekadar selembar kertas, tapi juga pengakuan atas keterampilan yang telah Anda dapatkan selama pelatihan," terang MS Arifin di depan para peserta workshop

Pelatihan yang digelar oleh DPD PAP3I Jawa Timur meliputi berbagai materi yang esensial bagi para pemijat penyehatan, mulai dari teknik pemijatan, anatomi tubuh, hingga etika profesi. 

Para peserta dipandu oleh tim PT Bintang Banyu Urip. Tim ini memiliki kompetensi cukup baik dan diakui di bidangnya, sehingga kualitas pelatihan yang diberikan selalu terjaga.

Selain itu, MS Arifin menekankan pentingnya legalitas bagi setiap anggota PAP3I. 

"Dengan memiliki sertifikat resmi, para pemijat penyehatan dapat lebih mudah mendapatkan kepercayaan dari klien," tambahnya.

Kedepan, DPD PAP3I Jawa Timur punya program untuk terus menggelar workshop dan pelatihan dengan sertifikasi resmi, serta menjalin kerja sama dengan berbagai instansi terkait untuk lebih memperkuat legalitas dan pengakuan terhadap profesi pemijat penyehatan di Indonesia. [Sury4]

Pelatihan Pijat Praktis ala Terapi Banyu Urip di Gresik Jawa Timur

Terapi Banyu Urip
MS Arifin (tengah), CEO PT Bintang Banyu Urip dan Ketua DPD PAP3I Jawa Timur. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - Pelatihan Terapi  Banyu Urip di Klinik Pijat Tradisional Merly Tutuhatunewa, yang terletak di Jalan Raya Kertosono RT.01/RW.01 Kertosono Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik berjalan lancar. Sesuai yang diharapkan banyak pihak. Sabtu (10/8/2024). 

Kegiatan ini sukses menarik perhatian masyarakat sekitar. Lebih 25 orang yang hadir mengikuti pelatihan pijat dan terapi modern. 

Acara ini dipandu langsung CEO PT Bintang Banyu Urip, MS Arifin, seorang praktisi kesehatan alternatif. 

Ms arifin

Selain itu, ia merupakan Ketua DPD PAP3I (Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyehatan Indonesia) Jawa Timur. 

Dari rekam jejaknya, MS Arifin cukup berpengalaman dalam bidang terapi kesehatan alternatif. Bahkan banyak orang luar negeri belajar di tempat praktiknya. 

"Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan teknik pijat kesehatan yang benar kepada masyarakat, khususnya dalam hal terapi menggunakan Ramuam Banyu Urip," terang MS Arifin. 

Ms arifin

Tidak cukup hanya disitu, masyarakat juga diajarkan beberapa teknik pijat sesuai standar para ahli kesehatan. 

MS Arifin menjelaskan, bahwa Terapi Banyu Urip merupakan salah satu metode penyembuhan yang menggunakan ramuan tradisional dan pemiijatan sebagai media utama. 

Ms arifin

Terapi ini dipercaya dapat membantu melancarkan peredaran darah, meredakan stres, serta memperbaiki keseimbangan energi dalam tubuh. 

Selain itu, terapi ini juga dikenal efektif dalam mengatasi berbagai keluhan fisik seperti tensi darah tidak normal, kencing manis, asma, ginjal, asam lambung, kanker, dan penyakit berat lainnya. 

Pelaksanaan Pelatihan

Sejak pagi hari, masyarakat mulai berdatangan ke Klinik Pijat Tradisional Merly Tutuhatunewa Gresik Jawa Timur untuk mendapatkan pelayanan pijat dan terapi tradisional gratis.

Dengan antusiasme yang tinggi, para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan oleh panitia.

Meskipun awalnya diperkirakan hanya sekitar 25 orang yang akan hadir, ternyata antusiasme masyarakat jauh lebih besar. 

Lebih dari 25 orang berpartisipasi dalam bakti sosial ini, menunjukkan tingginya minat dan kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan alternatif seperti Terapi Banyu Urip. 

Hal ini juga menunjukkan betapa pentingnya kegiatan seperti ini untuk terus dilaksanakan guna mendukung kesehatan masyarakat.

"Besar harapan kami, semoga pelatihan ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarganya," imbuh MS Arifin selanjutnya. [Sury4]

Sabtu, 10 Agustus 2024

Pelatihan Terapi Reaksi Cepat Metode Banyu Urip di Gresik Bersama DPD PAP3I Jawa Timur

Dpd pap3i jawa timur
MS Arifin (kiri) bersama peserta pelatihan DPD PAP3I Jawa Timur. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - PT Bintang Banyu Urip bekerja sama dengan DPD PAP3I (Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyembuh Indonesia) Jawa Timur, sukses menyelenggarakan pelatihan Terapi Reaksi Cepat Metode Banyu Urip. 

Pelatihan ini berlangsung di Klinik Pijat Tradisional Merly Tutuhatunewa, yang berlokasi di Jalan Raya Kertosono RT.01/RW.01 Kertosono Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik. Sabtu (10/8/2024). 

"Pelatihan gratis diikuti oleh 25 peserta. Mereka terdiri dari berbagai latar belakang, baik pemijat profesional maupun penyembuh tradisional," terang CEO PT Bintang Banyu Urip, MS Arifin. 

Therapy Banyu Urip Pasongsongan
Para peserta pelatihan metode Banyu Urip. [Foto: Sury4]

Tentu semua peserta adalah mereka yang memiliki semangat tinggi untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan dalam bidang terapi reaksi cepat. 

PT Bintang Banyu Urip sebagai penyelenggara menghadirkan pelatihan ini dengan tujuan memperkenalkan metode terapi terbaru.

"Kami berharap dengan metode ini dapat memberikan hasil lebih optimal dalam menangani berbagai keluhan kesehatan," imbuh MS Arifin, Ketua DPD PAP3I Jawa Timur. 

Terapi reaksi cepat metode Banyu Urip adalah sebuah pendekatan baru dalam dunia pijat dan penyembuhan, yang menggabungkan teknik-teknik pijat tradisional dengan metode terapi modern. 

Pelatihan ini tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik langsung kepada para peserta, sehingga mereka dapat mengaplikasikan metode ini dengan benar dan efektif.

Thetapy Banyu Urip international
Imam Subakti (kanan) bersama pengurus DPD PAP3I Jawa Timur. [Foto: Sury4]

Antusiasme

Turut hadir dalam kegiatan pelatihan tersebut Ketua DPC PAP3I Bangkalan, Imam Subakti.

Ia mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme para peserta dalam mengikuti pelatihan ini.

"Saya berharap pelatihan ini dapat menjadi awal dari terjalinnya kerjasama yang lebih erat antara para pemijat penyembuh di wilayah Jawa Timur, serta menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan terapi di daerah ini," ucap Imam Subakti. 

Bagi lelaki asli Bangkalan ini mengungkapkan, bahwa metode ini sangat menarik dan mudah diterapkan. Dirinya yakin akan ada banyak manfaat yang dapat diberikan kepada para pasiennya. 

Dengan berakhirnya pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang telah mereka peroleh di klinik masing-masing, serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. [Sury4]

Jumat, 09 Agustus 2024

Larangan Merokok di Area SDN Pasongsongan 1, Keputusan Bijak untuk Kesehatan dan Pendidikan

Sdn pasongsongan 1 pasongsongan sumenep
Mariyatul Qiptiya bersama para murid SDN Pasongsongan 1 Sumenep. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - SDN Pasongsongan 1 Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, telah mengambil langkah besar dalam upaya menciptakan lingkungan bersih, sehat dan nyaman bagi para siswa dan tenaga pengajarnya. 

Mariyatul Qiptiya,S.Pd, selaku Kepala Sekolah yang baru diangkat pada 2024, telah menetapkan kebijakan larangan merokok di seluruh area sekolahnya. Sabtu (10/8/2024). 

"Kebijakan ini berlaku tidak hanya bagi para guru dan staf sekolah, tetapi juga bagi masyarakat umum yang memasuki area sekolah," tegasnya. 

Sebagai bagian dari kebijakan tersebut, Mariyatul Qiptiya, yang akrab disapa Mery, telah memasukkan klausul larangan merokok dalam kontrak kerja yang ditandatangani semua guru, penjaga sekolah, dan penjaga kantin. 

Ini merupakan langkah konkret yang diambil Mery untuk memberikan teladan positif kepada para siswanya. 

Ia juga ingin memastikan bahwa lingkungan sekolah bebas dari asap rokok yang bisa membahayakan kesehatan.

Kebijakan larangan merokok di area sekolah merupakan upaya yang sangat penting untuk melindungi kesehatan siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. 

"Merokok, baik aktif maupun pasif, telah terbukti memiliki dampak negatif terhadap kesehatan, terutama bagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan," jelas Mery lebih jauh. 

Semua orang tahu, bahwa asap rokok mengandung berbagai zat berbahaya yang dapat menyebabkan masalah pernapasan, gangguan pertumbuhan, bahkan meningkatkan risiko penyakit serius dikemudian hari.

'Ini juga menjadi bagian dari pendidikan karakter, dimana siswa diajarkan untuk menjaga kesehatan dan menjauhi perilaku yang merugikan," terang wanita berkacamata ini dengan seutas senyum. 

Dalam berbagai kesempatan, Mery selalu menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan yang bersih. 

Dengan mengajarkan teladan yang baik, diharapkan para siswa dapat meniru perilaku positif ini dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Langkah Mery dalam menetapkan kebijakan larangan merokok ini juga diharapkan dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Sumenep, bahkan di seluruh Indonesia. [Sury4]

Makna Kata "Koneng" Dalam Beberapa Lagu Madura

Lagu madura gai' bintang, lagu nyello aeng
Agus Sugianto, pemerhati budaya Madura. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - Banyak diantara lagu-lagu Madura memiliki ciri khas yang sangat kental dengan tradisi dan budaya lokal. Salah satu unsur yang sering muncul dalam lirik lagu Madura yaitu penggunaan kata "koneng", yang berarti kuning dalam bahasa Indonesia. 

Contohnya lagu Nyello' Aeng, Gai' Bintang, dan lain-lain. 

Penggunaan kata " koneng" bukan tanpa alasan, melainkan memiliki makna mendalam yang erat kaitannya dengan pandangan hidup dan filosofi masyarakat Madura. Jumat (9/8/2024). 

Menurut Agus Sugianto, seorang pemerhati budaya Madura, warna kuning atau "koneng" dalam tradisi Madura melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan. 

"Warna ini sering dihubungkan dengan kekayaan alam yang melimpah, keberhasilan dalam bertani, serta kehidupan yang penuh berkah," ujar Kepala SDN Panaongan 3 Pasongsongan Sumenep lebih jauh. 

Di banyak kebudayaan, warna kuning memang sering dikaitkan dengan emas, yang secara simbolis mengartikan kekayaan dan status sosial yang tinggi.

Dalam konteks lagu-lagu Madura, penggunaan kata "koneng" bisa dianggap sebagai bentuk ungkapan harapan atau doa. 

"Masyarakat Madura menyematkan warna ini dalam lirik lagu untuk menggambarkan impian mereka akan kehidupan lebih baik, penuh kemakmuran dan kebahagiaan," imbuhnya. 

Selain itu, warna kuning juga bisa merepresentasikan kegembiraan, semangat, dan optimisme dalam menjalani hidup sehari-hari.

Dalam banyak upacara adat dan ritual, warna kuning sering digunakan sebagai bagian dari hiasan atau pakaian, menandakan penghormatan kepada leluhur.

"Kehadiran kata "koneng" dalam lagu-lagu Madura bukan sekadar estetika semata, melainkan memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Madura," ucap Agus Sugianto. [Sury4]

Kamis, 08 Agustus 2024

Workshop Therapy Banyu Urip Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Therapy banyu urip international
MS Arifin, CEO PT Bintang Banyu Urip. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - Perlu masyarakat tahu, sesungguhnya pelatihan Therapy Banyu Urip (TBU) adalah program inovatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya program ini akan tercipta lapangan kerja baru. 

"Program gratis ini dirancang untuk memberdayakan individu dengan keterampilan terapi kesehatan dan kebugaran," jelas MS Arifin, CEO Bintang Banyu Urip di ruang praktiknnya. Jumat (9/8/2024). 

Eks Polisi Militer ini juga mengungkapkan, fakta nyata di lapangan, ditengah persaingan kerja yang kian ketat dan sedikitnya lapangan kerja, banyak masyarakat yang kesulitan menemukan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian mereka. 

"Program pelatihan TBU hadir sebagai solusi untuk meretas kesenjangan sosial," beber MS Arifin bijak. 

Dengan menyediakan pelatihan intensif dan praktis, pada akhirnya dapat langsung diterapkan dalam dunia kerja.

Karena pada dasarnya masyarakat Indonesia memiliki kemampuan memijat atau mengurut tubuh orang lain. 

Dengan adanya pelatihan ini, sangat terbuka luas peluang memiliki pekerjaan. 

Dengan meningkatnya permintaan akan layanan terapi kesehatan, lulusan pelatihan TBU akan memiliki peluang besar untuk bekerja di berbagai fasilitas kesehatan, pusat kebugaran, atau bahkan membuka praktik sendiri.

"Program ini menyediakan pelatihan komprehensif tentang berbagai teknik terapi, termasuk pijat, akupresur, dan terapi relaksasi," ungkap MS Arifin. 

Nantinya peserta akan dilatih oleh instruktur berpengalaman yang memastikan setiap peserta memahami dan menguasai keterampilan yang diajarkan. [Sury4]

Kualitas Tembakau Rajang di Dusun Nonglengleng Meningkat Berkat Cuaca Panas, Harga Tembus Rp 71.000

Tembakau madura
Mohammad Nurhasan, petani tembakau berasal dari Bujur Timur. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - Harga tembakau rajang di Dusun Nonglengleng Desa Bujur Timur Kecamatan Batumarmar Kabupaten Pamekasan, tahun ini tembus diharga Rp 71.000 per kilogram. 

"Itu harga tembakau daun bawah. Kualitas terbaik tembakau ada di daun tengah. Tahun kemarin mencapai harga Rp 80.000," terang Mohammad Nurhasan. Kamis (8/8/2024). 

Yang pasti, kenaikan harga ini disambut gembira para petani tembakau di wilayah tersebut. Jerih payah mereka dihargai cukup tinggi oleh pabrikan rokok.

Menurut petani tembakau beranak dua ini, faktor utama yang mempengaruhi peningkatan harga tembakau rajang di 2024 ini adalah kondisi cuaca yang sangat mendukung. 

"Cuaca panas yang terjadi selama masa pertumbuhan tembakau sangat berpengaruh terhadap kualitas daun tembakau rajang. Panas yang cukup membuat daun tembakau lebih cepat kering, dengan warna dan aroma yang lebih baik," tambah Nurhasan.

Ia juga menjelaskan bahwa cuaca panas membantu mengurangi kadar air dalam daun tembakau, sehingga menghasilkan tembakau dengan cita rasa yang lebih kuat dan harum.

"Kondisi ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pedagang tembakau yang bersedia membeli dengan harga tinggi," ujar pria berusia 35 tahun ini dengan senyum.

Tingginya harga tembakau rajang di Dusun Nonglengleng ini tidak hanya membawa berkah bagi petani, tetapi juga bagi perekonomian desa secara keseluruhan. 

Kini banyak diantara para petani yang menikmati hasil panen tembakau dengan harga jual yang menguntungkan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.

Akan tetapi Nurhasan mengingatkan, meskipun cuaca panas saat ini membawa keuntungan, para petani tetap harus waspada terhadap kemungkinan perubahan iklim yang dapat terjadi sewaktu-waktu. 

"Kita harus tetap siaga menghadapi segala kondisi, baik itu cuaca ekstrem maupun perubahan pola musim, agar kualitas tembakau kita tetap terjaga," tutupnya. [Sury4]

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...