Jumat, 09 Agustus 2024

Larangan Merokok di Area SDN Pasongsongan 1, Keputusan Bijak untuk Kesehatan dan Pendidikan

Sdn pasongsongan 1 pasongsongan sumenep
Mariyatul Qiptiya bersama para murid SDN Pasongsongan 1 Sumenep. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - SDN Pasongsongan 1 Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, telah mengambil langkah besar dalam upaya menciptakan lingkungan bersih, sehat dan nyaman bagi para siswa dan tenaga pengajarnya. 

Mariyatul Qiptiya,S.Pd, selaku Kepala Sekolah yang baru diangkat pada 2024, telah menetapkan kebijakan larangan merokok di seluruh area sekolahnya. Sabtu (10/8/2024). 

"Kebijakan ini berlaku tidak hanya bagi para guru dan staf sekolah, tetapi juga bagi masyarakat umum yang memasuki area sekolah," tegasnya. 

Sebagai bagian dari kebijakan tersebut, Mariyatul Qiptiya, yang akrab disapa Mery, telah memasukkan klausul larangan merokok dalam kontrak kerja yang ditandatangani semua guru, penjaga sekolah, dan penjaga kantin. 

Ini merupakan langkah konkret yang diambil Mery untuk memberikan teladan positif kepada para siswanya. 

Ia juga ingin memastikan bahwa lingkungan sekolah bebas dari asap rokok yang bisa membahayakan kesehatan.

Kebijakan larangan merokok di area sekolah merupakan upaya yang sangat penting untuk melindungi kesehatan siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. 

"Merokok, baik aktif maupun pasif, telah terbukti memiliki dampak negatif terhadap kesehatan, terutama bagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan," jelas Mery lebih jauh. 

Semua orang tahu, bahwa asap rokok mengandung berbagai zat berbahaya yang dapat menyebabkan masalah pernapasan, gangguan pertumbuhan, bahkan meningkatkan risiko penyakit serius dikemudian hari.

'Ini juga menjadi bagian dari pendidikan karakter, dimana siswa diajarkan untuk menjaga kesehatan dan menjauhi perilaku yang merugikan," terang wanita berkacamata ini dengan seutas senyum. 

Dalam berbagai kesempatan, Mery selalu menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan yang bersih. 

Dengan mengajarkan teladan yang baik, diharapkan para siswa dapat meniru perilaku positif ini dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Langkah Mery dalam menetapkan kebijakan larangan merokok ini juga diharapkan dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Sumenep, bahkan di seluruh Indonesia. [Sury4]

Makna Kata "Koneng" Dalam Beberapa Lagu Madura

Lagu madura gai' bintang, lagu nyello aeng
Agus Sugianto, pemerhati budaya Madura. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - Banyak diantara lagu-lagu Madura memiliki ciri khas yang sangat kental dengan tradisi dan budaya lokal. Salah satu unsur yang sering muncul dalam lirik lagu Madura yaitu penggunaan kata "koneng", yang berarti kuning dalam bahasa Indonesia. 

Contohnya lagu Nyello' Aeng, Gai' Bintang, dan lain-lain. 

Penggunaan kata " koneng" bukan tanpa alasan, melainkan memiliki makna mendalam yang erat kaitannya dengan pandangan hidup dan filosofi masyarakat Madura. Jumat (9/8/2024). 

Menurut Agus Sugianto, seorang pemerhati budaya Madura, warna kuning atau "koneng" dalam tradisi Madura melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan. 

"Warna ini sering dihubungkan dengan kekayaan alam yang melimpah, keberhasilan dalam bertani, serta kehidupan yang penuh berkah," ujar Kepala SDN Panaongan 3 Pasongsongan Sumenep lebih jauh. 

Di banyak kebudayaan, warna kuning memang sering dikaitkan dengan emas, yang secara simbolis mengartikan kekayaan dan status sosial yang tinggi.

Dalam konteks lagu-lagu Madura, penggunaan kata "koneng" bisa dianggap sebagai bentuk ungkapan harapan atau doa. 

"Masyarakat Madura menyematkan warna ini dalam lirik lagu untuk menggambarkan impian mereka akan kehidupan lebih baik, penuh kemakmuran dan kebahagiaan," imbuhnya. 

Selain itu, warna kuning juga bisa merepresentasikan kegembiraan, semangat, dan optimisme dalam menjalani hidup sehari-hari.

Dalam banyak upacara adat dan ritual, warna kuning sering digunakan sebagai bagian dari hiasan atau pakaian, menandakan penghormatan kepada leluhur.

"Kehadiran kata "koneng" dalam lagu-lagu Madura bukan sekadar estetika semata, melainkan memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Madura," ucap Agus Sugianto. [Sury4]

Kamis, 08 Agustus 2024

Workshop Therapy Banyu Urip Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Therapy banyu urip international
MS Arifin, CEO PT Bintang Banyu Urip. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - Perlu masyarakat tahu, sesungguhnya pelatihan Therapy Banyu Urip (TBU) adalah program inovatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya program ini akan tercipta lapangan kerja baru. 

"Program gratis ini dirancang untuk memberdayakan individu dengan keterampilan terapi kesehatan dan kebugaran," jelas MS Arifin, CEO Bintang Banyu Urip di ruang praktiknnya. Jumat (9/8/2024). 

Eks Polisi Militer ini juga mengungkapkan, fakta nyata di lapangan, ditengah persaingan kerja yang kian ketat dan sedikitnya lapangan kerja, banyak masyarakat yang kesulitan menemukan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian mereka. 

"Program pelatihan TBU hadir sebagai solusi untuk meretas kesenjangan sosial," beber MS Arifin bijak. 

Dengan menyediakan pelatihan intensif dan praktis, pada akhirnya dapat langsung diterapkan dalam dunia kerja.

Karena pada dasarnya masyarakat Indonesia memiliki kemampuan memijat atau mengurut tubuh orang lain. 

Dengan adanya pelatihan ini, sangat terbuka luas peluang memiliki pekerjaan. 

Dengan meningkatnya permintaan akan layanan terapi kesehatan, lulusan pelatihan TBU akan memiliki peluang besar untuk bekerja di berbagai fasilitas kesehatan, pusat kebugaran, atau bahkan membuka praktik sendiri.

"Program ini menyediakan pelatihan komprehensif tentang berbagai teknik terapi, termasuk pijat, akupresur, dan terapi relaksasi," ungkap MS Arifin. 

Nantinya peserta akan dilatih oleh instruktur berpengalaman yang memastikan setiap peserta memahami dan menguasai keterampilan yang diajarkan. [Sury4]

Kualitas Tembakau Rajang di Dusun Nonglengleng Meningkat Berkat Cuaca Panas, Harga Tembus Rp 71.000

Tembakau madura
Mohammad Nurhasan, petani tembakau berasal dari Bujur Timur. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - Harga tembakau rajang di Dusun Nonglengleng Desa Bujur Timur Kecamatan Batumarmar Kabupaten Pamekasan, tahun ini tembus diharga Rp 71.000 per kilogram. 

"Itu harga tembakau daun bawah. Kualitas terbaik tembakau ada di daun tengah. Tahun kemarin mencapai harga Rp 80.000," terang Mohammad Nurhasan. Kamis (8/8/2024). 

Yang pasti, kenaikan harga ini disambut gembira para petani tembakau di wilayah tersebut. Jerih payah mereka dihargai cukup tinggi oleh pabrikan rokok.

Menurut petani tembakau beranak dua ini, faktor utama yang mempengaruhi peningkatan harga tembakau rajang di 2024 ini adalah kondisi cuaca yang sangat mendukung. 

"Cuaca panas yang terjadi selama masa pertumbuhan tembakau sangat berpengaruh terhadap kualitas daun tembakau rajang. Panas yang cukup membuat daun tembakau lebih cepat kering, dengan warna dan aroma yang lebih baik," tambah Nurhasan.

Ia juga menjelaskan bahwa cuaca panas membantu mengurangi kadar air dalam daun tembakau, sehingga menghasilkan tembakau dengan cita rasa yang lebih kuat dan harum.

"Kondisi ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pedagang tembakau yang bersedia membeli dengan harga tinggi," ujar pria berusia 35 tahun ini dengan senyum.

Tingginya harga tembakau rajang di Dusun Nonglengleng ini tidak hanya membawa berkah bagi petani, tetapi juga bagi perekonomian desa secara keseluruhan. 

Kini banyak diantara para petani yang menikmati hasil panen tembakau dengan harga jual yang menguntungkan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.

Akan tetapi Nurhasan mengingatkan, meskipun cuaca panas saat ini membawa keuntungan, para petani tetap harus waspada terhadap kemungkinan perubahan iklim yang dapat terjadi sewaktu-waktu. 

"Kita harus tetap siaga menghadapi segala kondisi, baik itu cuaca ekstrem maupun perubahan pola musim, agar kualitas tembakau kita tetap terjaga," tutupnya. [Sury4]

Rabu, 07 Agustus 2024

Mari Belajar Therapy Banyu Urip, Bekal Diri dan Keluarga Sembuh dari Penyakit

Therapy banyu urip
MS Arifin di Pendopo Banyu Urip, Jln Kiai Abubakar Sidik, Pasongsongan-Sumenep. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - Therapy Banyu Urip adalah salah satu metode penyembuhan alternatif yang telah lama dikenal luas di berbagai kalangan. 

Terapi ini menggunakan ramuan dari bumi nusantara. Ramuan itu sebagai medium utama untuk membantu proses penyembuhan tubuh secara alami tanpa efek samping. 

"Semua memang Tuhan sebagai penyembuh. Manusia hanya bisa berikhtiar," ucap MS Arifin, CEO PT Bintang Banyu Urip. Kamis (8/8/2021). 

Lebih jauh ia menjabarkan, terapi ini berfokus pada penggunaan ramuan tradisional untuk memulihkan keseimbangan dan kesehatan tubuh. 

Therapy Banyu Urip melibatkan berbagai teknik, mulai dari dioles, ditetes, dikompres, hingga dikonsumsi dalam jumlah tertentu dengan metode yang spesifik.t

Ramuan Banyu Urip bisa membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh, meningkatkan fungsi organ vital seperti ginjal dan hati.

"Ramuan produk kami juga bisa membantu memperbaiki sirkulasi darah, mengurangi tekanan darah, menormalkan kadar gula, dan mencegah berbagai penyakit berat lainnya," tegas eks Polisi Militer ini meniscaya. 

Sebagai ramuan multi fungsi yang mampu mengatasi berbagai penyakit, Ramuan Banyu Urip juga dapat memberikan efek relaksasi yang bisa membantu meredakan stres dan kecemasan akibat tekanan hidup terlalu berat. 

Bagi siapa saja yang ingin belajar, MS Arifin membuka pintu seluas-luasnya. 

"Silakan datang langsung ke tempat praktik kami di Pusat Therapy Banyu Urip Pasongsongan Sumenep dan di Jalan Selokan Mataram Sleman Yogyakarta," imbuhnya. 

Ada tambahan sedikit, bahwa pelatihan Therapy Banyu Urip tidak dipungut uang seperserpun alias gratis. Bagi yang berminat bisa menghubungi nomor HP 0877-3855-3355. [Surya]

Selasa, 06 Agustus 2024

Peluang Emas, Program Gratis PT Bintang Banyu Urip 2024

Therapy banyu urip
MS Arifin, CEO PT Bintang Banyu Urip. [Sury4]

apoymadura.com - PT Bintang Banyu Urip, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan dan terapi, meluncurkan empat program gratis yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada tahun ini. 

Keempat program tersebut diumumkan langsung CEO PT Bintang Banyu Urip, MS Arifin, via siaran pers. Selasa (6/8/2028). 

"PT Bintang Banyu Urip menawarkan pelatihan gratis tentang Therapy Banyu Urip yang terbuka untuk umum. Program ini dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat mengenai teknik-teknik terapi yang efektif," ujar MS Arifin. 

Ia menambahkan, pelatihan ini akan membantu peserta dalam memahami dan mengaplikasikan metode Therapy Banyu Urip untuk meningkatkan kesehatan mereka sendiri, maupun orang lain di sekitar mereka.

Sedangkan program kedua, PT Bintang Banyu Urip menyelenggarakan bakti sosial (baksos) secara rutin setiap Ahad. 

Program ini menyediakan layanan terapi gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. 

"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan akses layanan kesehatan yang lebih luas dan membantu mereka yang tidak mampu untuk mendapatkan terapi berkualitas," tegas pria eks Polisi Militer ini meniscaya. 

Untuk program ketiga, PT Bintang Banyu Urip memberikan sedekah ramuan, khusus bagi warga kurang mampu yang menderita penyakit dan sakit. 

"PT Bintang Banyu Urip menyediakan ramuan herbal yang diyakini memiliki manfaat kesehatan yang signifikan, secara gratis," tutur MS Arifin. 

Inisiatif ini bertujuan untuk meringankan beban kesehatan masyarakat yang kurang mampu dan memberikan mereka alternatif pengobatan yang efektif.

Program keempat PT Bintang Banyu Urip, yaitu menawarkan layanan konsultasi gratis setiap hari. 

Masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berkonsultasi mengenai berbagai masalah kesehatan dan mendapatkan saran dari para ahli terapi Banyu Urip. 

Layanan konsultasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan mereka dengan cara yang lebih baik dan tepat.

Dengan adanya keempat program ini, PT Bintang Banyu Urip berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. 

Ia juga menyatakan, bahwa program ini adalah bentuk nyata dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat luas. [Sury4]

Senin, 05 Agustus 2024

Latihan Gerak Jalan di SDN Pandangdangan 2 Pasongsongan Sumenep

Sdn Pandangdangan 2 pasongsongan sumenep
Para murid SDN Pandangdangan 2 Pasongsongan Sumenep dan guru serta mahasiswa KKN STKIP PGRI Sumenep. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - SDN Pandangdangan 2 Pasongsongan Sumenep mengadakan latihan gerak jalan yang dibimbing para guru dan dibantu para mahasiswa KKN dari STKIP PGRI Sumenep. 

Latihan ini merupakan persiapan menghadapi lomba gerak jalan yang akan diselenggarakan pada peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-79 mendatang. Selasa (6/8/2024). 

Latihan gerak jalan ini berlangsung dengan semangat yang tinggi dari para siswa. Mereka dibimbing oleh mahasiswa KKN yang berpengalaman dalam kegiatan semacam ini. 

Stkip pgri sumenep
Tenaga pendidik SDN Pandangdangan 2 Pasongsongan Sumenep. [Foto: Sury4]

Salah satu peserta KKN, Shofiyana Annisa', memberikan penjelasan mengenai berbagai manfaat dari kegiatan gerak jalan. 

"Perlu diketahui untuk para murid, gerak jalan tidak hanya memberikan manfaat fisik seperti meningkatkan kebugaran tubuh dan daya tahan, tetapi juga membentuk karakter disiplin, kerjasama, dan tanggung jawab di antara para siswa," terang Shofiyana Annisa' dihadapan para peserta didik. 

Para siswa mengikuti latihan dengan penuh antusias. Mereka berbaris dengan rapi dan mengikuti instruksi dengan baik. 

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi para siswa, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang KKN untuk mengaplikasikan ilmu yang mereka dapat selama perkuliahan dalam kegiatan nyata di masyarakat.

Latihan ini diharapkan dapat membekali para siswa dengan keterampilan dan semangat yang tinggi untuk meraih prestasi dalam lomba gerak jalan pada peringatan Hari Kemerdekaan nanti. 

"Dengan latihan yang disiplin dan teratur, diharapkan SDN Pandangdangan 2 Pasongsongan dapat meraih hasil yang memuaskan dan membanggakan," impi Shofiyana. 

Latihan gerak jalan ini menjadi bentuk pengabdian para mahasiswa kepada masyarakat, serta kontribusi mereka dalam memajukan dunia pendidikan di daerah Pasongsongan Sumenep. [Sury4]

Minggu, 04 Agustus 2024

KKN Kelompok 6 STKIP PGRI Sumenep di SDN Padangdangan 2 Pasongsongan Sumenep

Sdn padangdangan 2 kecamatam Pasongsongan Kabupaten Sumenep
Nurrahman (nomor 2 dari kanan) bersama para mahasiswa KKN STKIP PGRI Sumenep dan guru SDN Padangdangan 2 Pasongsongan. [Foto: Yant Kaiy]

apoymadura.com - Kelompok 6 dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) STKIP PGRI Sumenep melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SDN Padangdangan 2, yang terletak di Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Senin (5/8/2024). 

Dalam program ini, kelompok yang dipimpin Nurrahman sebagai Humas KKN, fokus pada pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar.

Nurrahman menjelaskan bahwa, tujuan utama dari program ini yaitu untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui integrasi teknologi dalam proses pembelajaran.

"Kami ingin membantu guru dan para peserta didik untuk lebih akrab dengan teknologi, sehingga mereka dapat memanfaatkannya untuk mendukung kegiatan belajar mengajar," ujar Nurrahman. 

Kepala SDN Padangdangan 2 (nomor 3 dari kiri) bersama para guru dan mahasiswa STKIP PGRI Sumenep. [Foto: Yang Kaiy]

Salah satu bentuk nyata dari program ini adalah pelatihan penggunaan perangkat komputer dan internet bagi para guru dan murid.

Selama masa KKN, para mahasiswa tinggal di basecamp yang berlokasi di Balai Desa Padangdangan. 

"Basecamp kami sangat mendukung karena dekat dengan lokasi sekolah dan fasilitasnya memadai untuk kegiatan kami," tambah Nurrahman.

Kerja sama ini disambut baik Kepala SDN Padangdangan 2, Madun, S.Pd. 

Ia mengungkapkan, bahwa kehadiran para mahasiswa STKIP PGRI Sumenep memberikan dampak positif bagi sekolahnya. 

"Terus terang kami sangat senang dan berterima kasih atas bantuan dari para mahasiswa tersebut. Program ini sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan di sekolah kami," kata Madun.

Dengan adanya program KKN ini, diharapkan para siswa dan guru di SDN Padangdangan 2 dapat lebih terampil dalam menggunakan teknologi, sehingga mampu mengikuti perkembangan zaman dan meningkatkan prestasi belajar [Surya]

Ayo Segera Daftar! Pelatihan Gratis Therapy Banyu Urip Mulai 1 Oktober 2024

pt bintang banyu urip

apoymadura.com - Kabar gembira bagi masyarakat luas dimana saja berada. Mulai 1 Oktober 2024, Therapy Banyu Urip akan mengadakan pelatihan (trainer) gratis. Terbuka untuk umum. 

Kegiatan sosial ini disampaikan langsung MS Arifin, CEO PT Bintang Banyu Urip lewat berbagai sosial media. 

"Yang jelas bakti sosial ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memberikan pengetahuan tentang metode terapi yang diterapkan oleh Banyu Urip kepada masyarakat luas," terang MS Arifin. 

Pelatihan ini akan diadakan di dua lokasi, yaitu:

Pusat Therapy Banyu Urip Yogyakarta

Alamat: Jl. Selokan Mataram 197 A, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta.

Pusat Therapy Banyu Urip Sumenep

Alamat: Jl. Kiai Abubakar Sidik, Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.

"Bagi Anda yang berminat untuk mengikuti pelatihan ini, dapat mendaftarkan diri melalui WhatsApp di nomor HP 087738553355," jelas MS Arifin. 

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk belajar langsung kepada para ahlinya. Paling tidak akan menambah wawasan tentang terapi yang efektif dan bermanfaat. 

"Segera daftarkan diri Anda dan bergabunglah dengan kami di salah satu lokasi pelatihan yang tersedia!" ajak MS Arifin. [Surya]

Sabtu, 03 Agustus 2024

Doa Pangrokat dalam Tradisi Rokat Tase' Pasongsongan Sumenep

Agus sugianto, pemerhati budaya madura
Agus Sugianto,S.Pd. [Foto: Yant Kaiy]

apoymadura.com - Doa Pangrokat merupakan bagian sangat penting dalam tradisi Rokat Tase'. Ibarat ada siang, ada malam. Ada hitam, ada putih. 

Dalam bahasa Madura, doa Pangrokat disebut sebagai "pangaterro serra' berkat," yang berarti doa untuk memohon berkah dari rezeki yang telah diberikan Sang Pencipta. 

"Tentu rezeki yang membawa kebaikan bagi keluarga dan orang lain," jelas Agus Sugianto, salah seorang pemerhati budaya dari Desa Panaongan Kecamatan Pasongsongan. Sabtu (3/8/2024). 

Doa Pangrokat biasanya dibacakan oleh tokoh agama atau sesepuh desa, dengan tujuan untuk mengiringi kegiatan ritual dan memohon perlindungan serta keberkahan dari Sang Khalik.

"Rokat Tase' adalah sebuah tradisi tahunan yang dilaksanakan oleh masyarakat di pesisir pantai utara Desa/Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep," ucap Agus Sugianto. 

Tradisi ini memiliki makna yang dalam bagi masyarakat setempat, karena dipercaya dapat mendatangkan keberkahan bagi mereka yang terlibat, terutama bagi para nelayan yang menggantungkan hidupnya dari hasil laut.

Rokat Tase' biasanya dilakukan di pesisir pantai, dimana masyarakat berkumpul untuk melaksanakan berbagai rangkaian ritual. 

Biasanya acara ini dimulai dengan Khotmil Qur'an dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama atau sesepuh desa. 

Doa Pangrokat dibacakan sebagai pembuka dan penutup, dengan harapan agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan mendapat ridho dari Sang Khalik.

Agus Sugianto menjelaskan, doa Pangrokat memiliki makna yang sangat penting dalam tradisi Rokat Tase'. 

"Melalui doa ini, masyarakat memohon perlindungan dari segala marabahaya dan memohon rezeki yang melimpah," ucapnya. 

Doa ini juga merupakan simbol dari rasa syukur dan pengharapan masyarakat kepada Sang Pencipta agar senantiasa diberi keselamatan dan keberkahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. [Surya]

Jumat, 02 Agustus 2024

Mengenal Tradisi Karapan Kerbau di Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep

Pulau kangean sumenep kota keris
Arif Mahmud, guru SDN Padangdangan 2 Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. [Foto: Yant Kaiy]

apoymadura.com - Pulau Kangean terletak di Kabupaten Sumenep Jawa Timur, memiliki kekayaan budaya yang unik dan menarik. 

Salah satu tradisi yang menjadi daya tarik adalah karapan kerbau. Berbeda dengan karapan sapi yang terkenal di Madura, karapan kerbau di Pulau Kangean memiliki ciri khas tersendiri.

"Karapan kerbau di Pulau Kangean sudah ada sejak lama dan menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat setempat. Tradisi ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga merupakan simbol kebersamaan dan keberanian," terang Arif Mahmud. Sabtu (3/8/2024). 

Lelaki yang berprofesi sebagai tenaga pengajar di SDN Padangdangan 2 Pasongsongan Sumenep ini menambahkan, dalam perlombaan karapan kerbau, sepasang kerbau diadu kecepatannya di atas tanah kering.

Kedua kerbau dihubungkan dengan alat yang terbuat dari kayu, orang Madura menyebut pangonung, di leher mereka. 

Pangonung berfungsi untuk menyatukan kerbau agar dapat berlari seirama.

Yang membuat karapan kerbau ini semakin menarik adalah cara menghalau kerbau tersebut. 

"Penunggang kuda berperan penting dalam mengarahkan kerbau-kerbau ini agar dapat berlari dengan cepat dan mencapai garis finish terlebih dahulu," tambah pria yang berasal dari Dusun Cangkreng Desa Angon-Angon Kecamatan Arjasa. 

Sebelum perlombaan dimulai, kerbau-kerbau tersebut dirawat dan dilatih dengan baik. 

Masyarakat Kangean percaya bahwa perawatan yang baik akan meningkatkan performa kerbau dalam perlombaan. 

Pada hari perlombaan, suasana menjadi sangat meriah dengan kehadiran penonton yang datang dari berbagai penjuru pulau.

Karapan kerbau bukan hanya sekadar ajang adu kecepatan, tetapi juga merupakan bagian dari tradisi yang mengandung nilai-nilai budaya dan sosial. 

"Tradisi ini mencerminkan kebersamaan masyarakat Kangean dalam menjaga dan melestarikan warisan leluhur mereka," imbuhnya. 

Sebelum dan sesudah perlombaan biasanya dimainkan Kendang Dumek. Sebuah musik tradisional asli Pulau Kangean. [Surya]


# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...