MS Arifin, CEO Therapy Banyu Urip International. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP –MS Arifin, CEO Therapy Banyu
Urip Pusat Madura, besok akan menyalurkan santunan Hari Raya Idul Fitri 1443
Hijriah kepada 400 fakir-miskin dan anak yatim.
“Santunan berupa sembako dan tas pelajar bagi anak
yatim. Pembagian santunan itu nantinya akan ditempatkan di Pendopo MS Arifin, Jalan K
Abubakar Sidik Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep,” terang MS
Arifin. Sabtu (23/4/2021).
Sikap berbagi MS Arifin memang sudah terjadwal setiap
tahun. Ini semata-mata sebagai wujud kepedulian dirinya terhadap sesama.
“Saya lahir dan besar di Pasongsongan. Menjadi
pengusaha di bidang pengobatan alternatif di Yogyakarta. Maka sepantasnya kami
peduli sesama,” tandas MS Arifin. (Kay)
Kota Keris Sumenep dipekan ketiga Ramadhan 1443 kali
ini kedatangan dua pesohor dengan latar belakang berbeda.
Satu dari selebritis, yakni Nikita Mirzani yang
melakukan kegiatan syuting untuk FTV (Film Televisi). Nikita Mirzani
mengapresiasi dan merekomendasikan beberapa lokasi wisata di Sumenep yang
menurutnya cukup bagus. Sabtu (16/4/2022).
Tapi ia juga mengkritik kurangnya pelayanan karyawan hotel
tempat dimana ia menginap. Soal kuliner tak lepas dari perhatian Nikita Mirzani
yang ia rasa belum mendukung sektor pariwisata di kabupaten ujung timur Pulau
Madura.
Selanjutnya, disusul orang nomor satu di bumi
nusantara, Presiden Joko Widodo yang meresmikan Bandara Trunojoyo Sumenep. Rabu
(21/4/2022).
Dibalik kunjungan kedua publik figur tersebut jelas
mengemban misi tertentu.
Warga masyarakat Sumenep menganggap semua itu hal
biasa. Bukan sesuatu yang menggemparkan. Masyarakat cukup tinggal di rumah
sambil menonton video via sosial media tentang kehadiran keduanya.
Sebab kedua pesohor hadir disaat warga Kota Keris
lagi menjalankan ibadah puasa.[]
Nikita Mirzani ketika syuting di Pelabuhan Pasongsongan Sumenep. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP - Kehadiran Nikita Mirzani dan
kru film televisi (FTV) di Pelabuhan Pasongsongan Desa/Kecamatan Pasongsongan
Sumenep menyita perhatian masyarakat luas. Wajar, karena sosok mereka sangat
akrab menyapa pemirsa lewat aktingnya di televisi. Sabtu (16/4/2022).
Nikita Mirzani dari pagi hingga malam beradegan di depan kamera. Kemampuan akting wanita kelahiran 17 Maret 1986 ini sangat mengagumkan.
Hampir beberapa adegan Nikita Mirzani tidak diulang oleh sutradara, sehingga garapan FTV selesai sesuai yang dijadwalkan.
Pelabuhan Pasongsongan direkomendasikan sebagai
lokasi syuting Nikita Mirzani bukan tanpa alasan. Disamping memiliki catatan
sejarah mengagumkan, Pelabuhan Pasongsongan dikenal sebagai tempat berlabuhnya
para saudagar Arab dan China pada abad XV.
Selain itu, Pelabuhan Pasongsongan juga cukup eksotis
sebagai wahana wisata pantai. Di area pelabuhan tersedia beragam kuliner,
kafetaria, warung kopi dan penginapan bagi wisatawan yang berasal dari luar
kota.
Para tokoh masyarakat Desa Pasongsongan berharap banyak,
kehadiran Nikita Mirzani dan kru FTV bisa mengemban misi mengampanyekan Pelabuhan
Pasongsongan kebeberapa selebritis dalam negeri. (Kay)
Nikita Mirsani saat syuting film di Pelabuhan Pasongsongan-Sumenep. (Foto: Mul/Kay)
SUMENEP –Aktris Jakarta bertalenta
Nikita Mirzani dan kru hadir di Pelabuhan Pasongsongan Desa/Kecamatan
Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Sabtu pagi (16/4/2022).
Kedatangan Nikita dan para pemain film tersebut
menyita perhatian banyak warga masyarakat.
Selain sebagai aktris, pemilik nama lengkap Nikita
Mirzani Mawardi ini adalah seorang model sekaligus penyanyi. Ia lahir 17 Maret
1986.
Alasan kenapa Pelabuhan Pasongsongan dipilih menjadi
lokasi syuting, karena Pelabuhan Pasongsongan memiliki sejarah panjang tentang Raja-raja Sumenep yang naik perahu di pelabuhan ini.
Saat ini Pelabuhan Pasongsongan adalah pelabuhan terbesar di Pulau Madura.
Beberapa adegan diperankan Nikita yang dipandu
langsung oleh sutradara. Begitu pula beberapa pemain lainnya tidak ketinggalan
berakting. (Mul/Kay)
"Pemimpin berpikir dan berbicara tentang
solusi. Pengikut berpikir dan membicarakan masalah."(Brian
Tracy)
Kisruh Pilkades
kerapkali disikapi biasa-biasa saja, kecuali diikuti perilaku vandalisme yang
banal, sebagaimana peristiwa perusakan sejumlah fasilitas di sekretariat
Pilkades Panaguan Proppo Pamekasan. Selasa
(8/3/2022).
Peristiwa itu mendadak viral, karena terdapat
sejumlah orang yang menjinjing dan mengacungkan celurit serta pisau secara
terbuka di muka umum dan di depan mata petugas kepolisian dengan kalimat
"bunuh saja Panitia (Pilkades)".
Terhadap peristiwa tersebut, menurut penyidik, hanya
satu Tersangka yangditangkap. Yang
lainnya, terserah penyidik-lah. Alasan utama, BB sajam belum ketemu. He he...
Protes dapat terjadi tanpa dipandu, tapi solusi
memerlukan sikap tegas dan tidak otoritarian.
Rekan sejawat pernah meminta pendapat tentang dua
peristiwa Pilkades di Pamekasan, Desa Tamberu dan Panaguan. Saya jawab begini:
Untuk Desa Tamberu tidak perlu saya tanggapi, karena
saya bukan pengacaranya. Tapi untuk Panaguan, perlu saya respon.
Bagi saya, sumber masalah pertama Pilkades Panaguan
itu karena Panitia Pemilihan tidak mau membuka pendaftaran kembali setelah
Bakal Calon Kepala Desa kurang dari dua orang.
Karena itu warga menggelar pesta protes kepada
Panitia Pemilihan, Panitia tingkat Kecamatan dan tingkat Kabupaten, termasuk ke
Polres Pamekasan, karena Kapolres termasuk salah satu tim
panitia Kabupaten dari unsur Forkopimda.
Keesokan harinya, Panitia Pemilihan membuka
pendaftaran kembali untuk jangka waktu 20 hari sejak tanggal 8 sampai 30 Maret
2022.
Masalah kedua, Panitia Pemilihan mengundurkan diri
dan hingga saat ini Pilkades Panaguan tak jelas ujung pangkalnya.
Warga Panaguan sudah berikhtiar agar demokrasi arus
bawah tetap sehat. Mereka berkali-kali menggelar aksi ke Polres, depan PMD,
Rumah Dinas Sekda dan depan Kantor Bupati. Tapi, seluruh ikhtiar mereka
diabaikan.
Menurut saya, dalam lalu lintas kebisingan, pemimpin
harus hadir dan tidak boleh menghindar.
Pemimpin harus menjadi problem solver. Itulah
leadership. Mengapa demikian? Karena belum tentu anak buah dapat menerjemahkan
kehendak pimpinan secara utuh.
Problem solving itu proses mental dan intelektual
dalam memecahkan masalah by data dan informasi yang shohih.Sehingga pimpinan dapat mengambil kesimpulan
dan keputusan yang tepat. Anak buah harus memberi informasi yang tepat kepada
pimpinan.
Dalam konteks Pilkades Panaguan, menurut saya,
Bupati harus bertindak, agar ada kepastian hukum bagi rakyat.
Apa semestinya tindakan Bupati? Jawabannya harus
kita buka landasan yuridisnya, yaitu Perbup.
Pasal 21B ayat (1) Perbup Pamekasan No./11/2022
tentang Perubahan Kelima atas Perbup Pamekasan No./18/2019 tentang Petunjuk
Pelaksanaan Pencalonan, Pemilihan, Pelantikan, dan Pemberhentian Kepala Desa:
"Dalam hal Bakal Calon Kepala Desa yang
memenuhi persyaratan tetap kurang dari 2 (dua) orang setelah pembukaan kembali
pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (4), Bupati menunda
pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa sampai dengan waktu yang ditetapkan kemudian.”
Dengan demikian, kendali Pilkades ada di tangan
Bupati.
Kok bisa? Ya jelas bisa. Karena secara kronologis,
Pilkades Panaguan telah dibuka dua kali. Setelah itu Bakal Calon tetap kurang
dari dua orang. Karena itu, Bupati harus berani bertindak sebagai pemimpin.
Memberi solusi, mengakhiri kegamangan dan ketidakpastian hukum.
Jika Bupati berani bertindak, masalah Panaguan
selesai. Pilkades Panaguan bisa ditunda sampai waktu yang ditetapkan kemudian,
Kamtibmas bisa lebih kondusif.
Tapi itu hanya pendapat. Selebihnya, Bupati dan
tim-lah yang menentukan. Salam hangat.[]
SUMENEP – Setelah dari Masjid
Al-Hidayah Pasongsongan, kini Jamaah Tabligh pindah ke Masjid Al-Mubarrat Dusun
Morassen Desa/Kecamatan Pasongsongan Sumenep. Kamis (14/4/2022).
Gerakan iktikaf di masjid menjadi agenda tahunan dari
Jamaah Tabligh. Bahkan juga di luar Bulan Suci Ramadhan. Jamaah ini bermarkas
di Desa Dempo Timur Kecamatan Pasean Pamekasan.
“Kami bersama 12 orang jamaah akan beriktikaf di
Masjid Al-Mubarrat tidak lebih 3 hari,” terang humas Jamaah Tablig, Ustadz
Hermanto.
Kegiatan yang dilakukan komunitas ini antara lain:
Tadarus, kajian kitab kuning, siraman rohani, shalat tarawih, dan shalat fardhu
berjamaah. (Kay)
Suasana Rapat Pemantapan Pemungutan dan Penghitungan Surat Suara.
PAMEKASAN – Tinggal 9 hari lagi,
Pilkades serentak di wilayah Kabupaten Pamekasan akan digelar. Segala persiapan
pun terus dimatangkan.
Seperti apa yang dilakukan Panitia Pemilihan Kepala
Desa (P2KD) Batukerbuy Kecamatan Pasean Pamekasan. Bertempat di Balai Desa Batukerbuy, P2KD Batukerbuy melaksanakan Rapat Pemantapan Pemungutan dan Penghitungan Surat Suara. Kamis (14/4/2022).
“Penghitungan surat suara bukan dilakukan di
masing-masing tempat pemungutan suara. Tapi penghitungan akan dilakukan di
Sekretariat P2KD Batukerbuy,” terang Camat Pasean, Dwi Noerholis Ikhwan. (Kay)
Sulaisi Abdurrazaq (dua dari kiri) dalam sebuah acara.
Oleh: Sulaisi Abdurrazaq (Kuasa Hukum Dan
Konsultan Hukum Erfandi)
Erfandi,salah satu Bakal Calon Kepala Desa Taraban Larangan
Pamekasan dicoret dan tidak dapat ikut berkontestasi pada Pilkades serentak 23
April 2022 di Pamekasan.
Panitia Pemilihan menuangkan keputusannya pada SK
Ketua Panitia Pilkades Taraban No: 19/SK/PAN.PILKADES/II/2022 tanggal 22
Februari 2022 tentang Penetapan Calon Kades Taraban Larangan Pamekasan Periode
2021–2027.
Esok harinya, 23 Februari 2022, Erfandi memutuskan
untuk melawan. Mengambil langkah bersurat dan menyatakan keberatanterhadap SK Panitia Pemilihan, namun
diabaikan.
Memang benar ucapan mantan Perdana Menteri Inggris
Winston Churcill, bahwa: "Dalam perang, kita mati sekali. Dalam politik,
kita mati berkali-kali."
Erfandi dapat saja dicoret berkali-kali. Tapi dalam
politik, ia dapat bangkit berkali-kali.
Coba saja tengok, banyak peristiwa tokoh besar
dunia, berkali-kali alami situasi sulit, tapi bisa bangkit kembali. Richard
Nixon di Amerika Serikat. Dia pernah kalah, tapi muncul kembali.
Tahun 1960, politisi John F Kennedy kalahkan Nixon
dalam Pilpres. Padahal, saat itu, Nixon Wapres AS dampingi Presiden Dwight
Eisenhower. Tapi, 8 tahun kemudian, Nixon kembali bangkit melawan dan berhasil
mengalahkan Hubert H Humphrey. Nixon dilantik menjadi Presiden ke-37 AS.
Jadi, dalam politik, bukan tidak mungkin Erfandi
suatu saat dilantik menjadi Kepala Desa Taraban.
Erfandi melawan karena merasa didzalimi. Lima calon
yang ditetapkan sebagai Cakades menurutnya skenario incumbent, semuanya
perangkat, tapi panitia tidak cermat, lalai.
Terdapat satu calon yang diloloskan panitia, padahal
terdapat satu dokumen yang patut diduga tidak valid/palsu.
Panitia Pemilihan tidakmelaksanakan prosedur yang benar. Mestinya
panitia meneliti keabsahan berkas dengan melakukan klarifikasi dilengkapi surat
keterangan dari pejabat berwenang. Itulah perintah Pasal 21 ayat (1) dan ayat
(2) Perbup Pamekasan No. 11/2022 tentang Perubahan Kelima atas Perbup Pamekasan
No. 18 Tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pencalonan, Pemilihan,
Pelantikan, dan Pemberhentian Kepala Desa.
Darimana diketahui tidak valid, tentu dari pejabat
berwenang, yaitu berdasar klarifikasi tertulis dari Pemerintah Desa Taraban
kepada Erfandi.
Atas dasar itu Erfandi menilai SK Ketua Panitia
merugikan dirinya sehingga mengajukan gugatan ke PTUN Surabaya dan meminta agar
PTUN menyatakan SK Panitia Pemilihan tidak sah sehingga harus dibatalkan dan
dicabut.
Selain itu, Erfandi meminta agar PTUN menetapkan
penundaan pelaksanaan SK Panitia Pemilihan. Ternyata PTUN mengabulkan dengan
penetapan Nomor: 37/G/2022/PTUN.SBY. tanggal 11 April 2022.
Isinya begini:
MENETAPKAN:
1. Mengabulkan Pemohonan Penundaan Pelaksanaan
Keputusan objek sengketa yang diajukan Penggugat;
2. Mewajibkan kepada Tergugat untuk menunda
pelaksanaan Keputusan objek sengketa berupa Surat Keputusan Ketua Panitia
Pemilihan Kepala Desa Taraban Kecamatan Larangan Kabupaten
Pamekasan Periode 2021-2027 Nomor
19/SKIPAN.PILKADES/II/2022 tentang Penetapan Calon Kepala Desa Taraban
Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan Periode 2021-2027 selama proses
pemeriksaan persidangan berlangsung sampai dengan adanya putusan yang
memperoleh kekuatan hukum tetap dalam perkara ini, kecuali ada Penetapan lain
di kemudian hari;
3. Menangguhkan biaya Penetapan ini dan akan
diperhitungkan bersamaan dalam Putusan akhir;
4. Menyatakan penetapan ini berlaku sejak tanggal
ditetapkan;
5. Memerintahkan kepada Panitera untuk menyampaikan
salinan resmi Penetapan ini kepada Para Pinak yang berperkara untuk
dilaksanakan sebagaimana mestinya;
Dengan demikian, Pilkades Taraban jelas tertunda,
karena tidak mungkin sidang sengketa ini selesai sebelum tanggal 23 April 2022.
Kini, Erfandi mulai bisa bernafas lega. Ia bangkit kembali.
Salam perjuangan!...[]
H Zainal Fatah, Cakades Batukerbuy nomor urut 01. (Foto: Yant Kaiy)
Catatan: Yant Kaiy
H Zainal Fatah adalah Calon Kepala Desa (Cakades)
Batukerbuy Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan. Sosok pria berjiwa besar ini
akan maju ke putaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 23 April
2022.
H Zainal Fatah akan bersaing dengan seorang kandidat
perempuan. Dirinya yakin akan bisa memenangkan kontestasi Pilkades tersebut.
Ada beberapa poin penting yang berlaku di
tengah-tengah masyarakat Desa Batukerbuy saat ini, mereka cenderung mendambakan
perubahan signifikan. Mereka mengimpikan hidup lebih sejahtera dan makmur.
Masyarakat Desa Batukerbuy rupanya sudah mempunyai
tambatan hati. Untuk menuju perubahan, mau tak mau mereka mesti menitipkan
harapannya di pundak H Zainal Fatah, Cakades dengan nomor urut 01.[]
PJI (Persatuan Jurnalis Indonesia) Sumenep memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa. (Foto: Sl)
SUMENEP –Banyak ragam dalam mengagungkanBulan Suci
Ramadhan yang disukai Allah SWT. Salah satunya seperti apa yang dilakukan Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI ) DPC
Kabupaten Sumenep dengan
menggelar santunan anak yatim.
Bakti sosial tersebut digelar di Desa Jambu Kecamatan Lenteng Kabupaten
Sumenep Madura, Jawa Timur. Selasa (12/4/2022).
Kegiatan kemanusiaan dihadiri Kepala Desa
setempat, H Benny Wahyudi, Plt Camat Lenteng, Suryadi Irawan dan tokoh
masyarakat setempat.
Sebanyak 40 anak yatim dan 10 orang kaum dhuafa
diberikan bantuan sosial.
Dalam sambutannya, PLT Camat Lenteng, H Suryadi
Irawan sangat mendukung kegiatan sosial tersebut.Pihaknya meminta agar Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI
) Sumenep bisa jadi wadah para jurnalis
yang bisa mengawal kebijakan pemerintah secara profesional.
"Kami sebagai kepanjangan dari Pemerintah
Daerah sangat mengapresiasi kegiatan sosial ini, semoga PJI bisa berkiprah
semakin maju dalam mendukung program pemerintah,"
pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kades Jambu, H Benny
Wahyudi juga menyampaikan apresiasinya kepada para wartawan yang tergabung di Persatuan Jurnalis
Indonesia.
"Kami siap bersinergi untuk membangun Desa Jambu lebih maju. Mohon dukungannya agar harapan
kami bisa terwujud," harapnya.
Sementara, Ketua Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI)
Sumenep, Andi Kusmanto mempertegas komitmennya,
bahwa kiprah PJI Sumenep, selain untuk menjadi control sosial pemerintah juga akan diimbangi dengan kegiatan-kegiatan
yang bersifat sosial kemanusiaan, sehingga masyarakat bisa merasakan langsung
manfaat persatuanwartawan
yang dipimpinnya.
"Pada Ramadhan kali ini, program-program yang
sudah kami canangkan memang mengedepankan sosial kemanusiaan. Ada beberapa kegiatan yang nantinya akan kami lakukan
selama Ramadhan. Termasuk dikediaman Sekretaris PJI di Desa
Kalianget Barat pekan depan," katanya.
Pria yang memang dikenal dekat dengan semua elemen
masyarakat ini menambahkan, bahwa
Ramadhan adalah ajang semua umat muslim menebar kebaikan dan meningkatkan
kepekaan sosial terhadap sesama.
"Apalagi adanya anak yatim-piatu dan kaum dhuafa, sudah sepatutnya kita bantu. Bukan hanya di Ramadhan ini, tapi juga setelah Ramadhanusai," tandas
Andi.
Terakhir Andi Kusmanto juga meminta agar semua
anggota PJI tidak membuyarkan semangatnya untuk terus menunjukkan kekompakan.
"Karena bagaimanapun, sebuah kekompakan dan
konektivitas antar anggota adalah poin penting dalam sebuah organisasi,"
tuturnya
Terakhir, pria 42 tahun yang kerap memotori kegiatan
aksi sosial kemanusiaan itu menyampaikan,
bahwa PJI kabupaten Sumenep siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten
Sumenep demi membantu cita-cita
Bupati Ra Achmad Fauzi untuk mewujudkan sebuah kabupaten yang maju.Ujungnya
bisa memberikan kesejahteraan bagi semua masyarakat di Kota Keris Sumenep.
"Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) DPC Sumenep
siap menjalin sinergitas dengan Pemkab Sumenep,
demi mewujudkan Bismillah Melayani kepada
semua masyarakat," tandasnya.(Sl/Kay)
Kedua jurnalis apoymadura.com: Akhmad Jasimul Ahyak (kiri) bersama Sudirman di kantor Hairul Anwar, Jalan Basuki Rahmad. (Foto: Yant Kaiy)
Catatan:
Yant Kaiy
Saya bersama kedua jurnalis apoymadura.com bersilaturrahmi pada
Hairul Anwar di kantornya, kawasan Jalan Basuki Rahmad Sumenep.
Awal cerita mengalir dari saling tanya kabar
masing-masing.
Sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin), kami
bertanya tentang harga-harga yang merangkak naik.
“Kadin dan pemerintah akan terus berupaya menjaga
stok kebutuhan pokok masyarakat tetap aman dan tercukupi. Dalam situasi pelik
saat ini, kami berharap masyarakat tidak panic buying atau berbelanja kebutuhan
pokok secara berlebihan,” harap Hairul Anwar.
Selanjutnya perbincangan kami berkembang lebih luas,
tentang situasi negara saat ini.
“Pemerintah Indonesia saat sekarang amat membutuhkan
orang-orang teknokrat untuk bisa keluar dari keterpurukan. Yang terjadi saat
ini, justru mereka yang duduk di pemerintahan kebanyakan para politisi,”
pungkasnya.[]