Baju Adat Madura Semarakkan Pembukaan MPLS di SDN Padangdangan 1
PASONGSONGAN — Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026–2027 di SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, berlangsung semarak. Senin (13/7/2026).
Seluruh siswa, guru, dan staf tampil kompak mengenakan pakaian adat Madura—Sakera dan Marlena—sebagai wujud pelestarian budaya sejak dini.
Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan diresmikan secara simbolis melalui pengguntingan pita serta pelepasan balon ke angkasa.
Dalam amanatnya yang disampaikan menggunakan bahasa Madura, Kepala SDN Padangdangan 1, Matrasit, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara pihak sekolah, komite, wali murid, dan masyarakat demi menyukseskan pendidikan anak.
Pada tahun ajaran baru ini, sekolah menyambut 42 siswa baru kelas I yang terbagi dalam dua rombongan belajar sesuai pagu Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep.
"Hari pertama para siswa baru pun diisi dengan kegiatan orientasi yang menyenangkan, seperti berkeliling mengenalkan fasilitas sekolah, ice breaking, dan perkenalan bersama guru kelas—Bu Yasti, S.Pd.I., Bu Nurrahmaniah, S.Pd., dan Bu Sundari, S.Pd," terang Matrasit.
Pendekatan yang ramah ini diharapkan bisa membuat siswa baru merasa nyaman dan menjadikan sekolah sebagai rumah kedua mereka untuk tumbuh menjadi pribadi yang cerdas dan berkarakter. [Kaiy]
