Postingan

CERPEN: Debur dan Tajin Sappar

Gambar
By: Suriyanto Hasyim Di sebuah dusun kecil yang masyarakatnya menjunjung nilai-nilai tradisional bernama Sempong Barat, yang masuk wilayah Desa Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, tinggal seorang anak laki-laki bernama Debur.  Ia tergolong anak yang ceria. Rambutnya ikal dan matanya lebar. Kulitnya sawo matang. Debur sangat suka membantu ibunya di dapur. Setiap datang bulan Safar, Debur selalu bersemangat. Bukan karena libur sekolah, tapi karena ada makanan kesukaannya: tajin sappar! Pagi itu, dapur rumah Debur penuh dengan aroma harum santan dan beras yang dimasak.  Ibu sedang sibuk mengaduk panci besar di atas tungku. “Bu, bikin tajin sappar, ya?” tanya Debur sambil mengintip. “Iya, Nak,” jawab ibu sambil tersenyum.  "Asyik," “Sudah jadi tradisi di bulan Safar, semua orang di sini membuat tajin sappar. Nanti kita antar juga ke tetangga dan famili.” "Siap, Bu," sahut Debur riang.  Debur membantu menyiapkan daun pisang untuk alas mangkuk. Ia senang bisa ikut serta...

Pertemuan Tak Terduga yang Menghangatkan Kenangan Lama

Gambar
Kadang hidup menghadirkan kejutan kecil yang mampu membangkitkan kenangan besar.  Itulah yang saya rasakan ketika tanpa sengaja bertemu dengan seorang sahabat lama, Hammam—teman semasa di SMA Negeri 1 Ambunten, Kabupaten Sumenep.  Kami sama-sama lulus pada tahun 1991.  Sejak itu, jalan hidup membawa kami ke arah yang berbeda.  Walau jarak rumah kami hanya sekitar dua belas kilometer, kesibukan masing-masing telah membuat kami jarang, bahkan nyaris tak pernah, berjumpa. Pertemuan itu terjadi secara tak sengaja. Hari itu saya dan istri hendak berobat ke seorang dokter di Ambunten.  Tapi, di tengah perjalanan, sepeda motor matic kami mendadak macet. Saya pun menuntunnya perlahan menuju bengkel terdekat.  Siapa sangka, di tengah rasa kesal karena kendaraan mogok, saya justru berpapasan dengan wajah yang tak asing—Hammam.  Seketika kenangan masa remaja menyeruak. Kami saling sapa, lalu tertawa mengingat masa-masa di SMA dulu yang penuh canda, semangat, dan ...

Mengurai Alasan di Balik Pilihan Presiden Prabowo terhadap Program Makanan Bergizi Gratis (MBG)

Gambar
Pendahuluan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangka Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, jadi salah satu program unggulan pemerintah baru.  Program ini disebut sebagai langkah konkret untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia lewat asupan gizi seimbang, terutama bagi anak-anak sekolah dan masyarakat kurang mampu.  Tapi di balik niat baik tersebut, muncul pertanyaan kritis: mengapa negara lebih memilih membagikan makanan bergizi gratis dibanding memperkuat daya beli masyarakat agar mampu memenuhi kebutuhan gizinya secara mandiri? Pengetahuan Gizi Bukan Lagi Masalah Utama  Di era digital dan keterbukaan informasi saat ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya makanan bergizi sudah meningkat pesat.  Melalui media sosial, penyuluhan kesehatan, hingga kurikulum pendidikan, masyarakat telah memahami apa itu gizi seimbang, bahan pangan sehat, dan cara pengolahan yang benar.  Dengan kata lain, masalah utama bangsa ini bukan ter...

SDN Padangdangan 2 Gelar Senam Pagi Rutin, Tumbuhkan Semangat dan Jiwa Sehat Siswa

Gambar
Senam pagi SDN Padangdangan 2. [sh] SUMENEP — Setiap pagi sebelum kegiatan belajar dimulai, para peserta didik SDN Padangdangan 2 Kecamatan Pasongsongan tampak bersemangat mengikuti senam bersama di halaman sekolah.  Dengan diiringi musik yang ceria, anak-anak bergerak kompak mengikuti gerakan yang dipandu guru. Rabu (15/10/2025).  “Dengan diiringi musik, anak-anak semangat melaksanakan senam,” ungkap Sundari, S.Pd, guru kelas II di sekolah tersebut.  Ia menuturkan bahwa kegiatan senam pagi ini sudah jadi rutinitas harian sebelum siswa memasuki kelas. Senam tersebut berlangsung singkat, hanya sekitar lima menit, tapi cukup untuk menyegarkan tubuh dan membangkitkan semangat belajar.  Kegiatan ini sekaligus jadi bentuk penerapan nilai men sana in corpore sano — dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. SDN Padangdangan 2 yang berlokasi di Dusun Dunggadung, Desa Padangdangan, terus berupaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan menyehatkan.  Melal...

Isco Pediyah 2025 Berjalan Sukses, SDN Pasongsongan 4 Raih Juara Pertama

Gambar
Abu Siri, S.Ag (kanan). [sh] SUMENEP — Ketua KKG PAI (Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam) Kecamatan Pasongsongan, Abu Siri, S.Ag, menilai bahwa pelaksanaan Isco Pediyah 2025 yang digelar di SDN Padangdangan 1 berlangsung sukses dan sesuai harapan. Selasa (14/10/2025).  Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya jjadi ajang kompetisi, tapi juga wadah pembinaan bagi siswa dalam memperdalam nilai-nilai keagamaan sejak dini.  “Pelaksanaan tahun ini cukup tertib, meriah, dan mampu menumbuhkan semangat belajar agama di kalangan siswa,” ujarnya. Dalam ajang tersebut, SDN Pasongsongan 4 berhasil meraih juara pertama, mengungguli peserta lain dari berbagai sekolah dasar se-Kecamatan Pasongsongan.  Pemenang ini selanjutnya akan mewakili Kecamatan Pasongsongan untuk berlaga di tingkat kabupaten. Abu Siri berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut setiap tahun sebagai sarana memperkuat karakter religius dan kompetensi siswa di bidang pendidikan diniyah. [sh]

Semangat Siswa SDN Soddara 2 Ikut Isco Pediyah Patut Diacungi Jempol

Gambar
Bambang Sutrisno (kiri) bersama ketiga muridnya dan guru pendamping SDN Soddara 2. [sh] SUMENEP  —  Kendati berlokasi di pelosok desa, semangat siswa-siswi SDN Soddara 2 Kecamatan Pasongsongan mengikuti ajang Isco Pediyah yang digelar di SDN Padangdangan 1 patut mendapat apresiasi. Selasa (14/10/2025).  Kepala SDN Soddara 2, Bambang Sutrisno, menyampaikan bahwa keikutsertaan peserta didiknya dalam kompetisi tersebut bukan semata untuk meraih juara, tapi sebagai bentuk semangat belajar dan keberanian tampil di ajang pendidikan diniyah. “Kami menyadari keberadaan peserta didik kami. Tapi apakah kami harus berdiam diri? Tentu tidak. Kami selalu menanamkan harapan kepada mereka, bahwa kamu adalah yang terbaik,” ujar Bambang Sutrisno dengan penuh semangat. Menurutnya, partisipasi siswa dari sekolah pelosok seperti SDN Soddara 2 menjadi bukti bahwa semangat belajar dan tekad untuk berkembang tidak mengenal batas wilayah.  “Kami tidak berharap muluk-muluk, yang penting sisw...

Ketua KKKS Pasongsongan Hadiri Pelaksanaan Isco Pediyah di SDN Padangdangan 1

Gambar
Haji Akhmad Busri, M.Pd. [sh] SUMENEP — Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Pasongsongan, Haji Akhmad Busri, M.Pd, turut hadir dalam pelaksanaan Isco Pediyah yang berlangsung di SDN Padangdangan 1 Kecamatan Pasongsongan. Selasa (14/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, H. Akhmad Busri menjelaskan bahwa Isco Pediyah merupakan ajang kompetisi bagi siswa-siswi sekolah dasar yang berfokus pada pendidikan diniyah atau keagamaan.  “Kompetisi ini bertujuan untuk mengukur kecerdasan, keterampilan emosional, dan spiritual siswa di samping kemampuan akademis mereka,” ujarnya singkat. Ia juga menilai bahwa pelaksanaan kegiatan Isco Pediyah kali ini berjalan sukses dan tertib, berkat kerja sama antara panitia, guru, serta dukungan dari seluruh peserta didik. Kegiatan Isco Pediyah diharapkan bisa menjadi sarana positif dalam menumbuhkan semangat belajar dan memperkuat karakter religius di kalangan siswa sekolah dasar di Kecamatan Pasongsongan. [sh]