Postingan

Satpol PP Pamekasan Tertibkan Pedagang Pasar Waru dengan Humanis

Gambar
Penertiban pedagang oleh Satpol PP Pamekasan. [Foto: sh] PAMEKASAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pamekasan menertibkan para pedagang yang berjualan di pinggir jalan raya Pasar Waru. Kamis (18/9/2025).  Penertiban berlangsung tertib dan kondusif, para pedagang dengan sukarela memindahkan barang dagangannya lebih ke pinggir agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Joko Sura, seorang pedagang jual beli emas dan tukar uang asing, mengapresiasi langkah humanis yang ditunjukkan petugas Satpol PP Pamekasan. "Kami mengapresiasi kinerja Satpol PP Pamekasan yang humanis," ujarnya. Menurut Joko, kehadiran Satpol PP sangat dibutuhkan, terutama pada hari pasaran yang biasanya berlangsung setiap Kamis dan Ahad.  Dirinya berharap petugas bisa terus hadir secara rutin untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama. "Harapan kami, tiap Kamis dan Ahad Satpol PP Pamekasan senantiasa hadir untuk menertibkan para pedagang, karena pada hari-hari itu kondisi pasar jauh leb...

Mengenal Pentingnya Imunisasi Campak, Sosialisasi Massal di MI Annajah Pasongsongan

Gambar
Camat Pasongsongan (2 dari kanan). [Foto: sh] SUMENEP – Aula MI Annajah menjadi tempat terselenggaranya sosialisasi imunisasi campak secara massal yang dihadiri oleh para wali murid RA Annajah dan MI Annajah, Selasa (16/9/2025).  Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ahmad Saleh, M.Pd (Pengawas MI), Fariz Aulia Utomo, S.STP., M.Si (Camat Pasongsongan), dr. Ariyanis Rasdyahati, M.Kes (Kepala Puskesmas Pasongsongan), Polsek Pasongsongan, Koramil Pasongsongan, serta perwakilan WHO Pusat, dr. Maftun. Dalam sambutannya, Camat Pasongsongan Fariz Aulia Utomo menegaskan pentingnya imunisasi campak bagi anak-anak sebagai langkah pencegahan dini.  “Vaksin campak berguna untuk memberikan perlindungan kepada tubuh agar tidak sakit jika terinfeksi virus campak,” ucapnya. Fariz juga menyoroti kondisi darurat kesehatan di Kabupaten Sumenep yang kini ditetapkan sebagai daerah KLB (Kejadian Luar Biasa).  Hingga Agustus lalu, tercatat 20 anak meninggal akibat campak...

Sosialisasi Imunisasi Campak Massal di MI Annajah Pasongsongan, Dihadiri WHO Pusat

Gambar
dr.  Maftun saat memberikan kata sambutan. [Foto: sh] SUMENEP — Aula MI Annajah jadi tempat berlangsungnya sosialisasi pemberian imunisasi campak secara massal. Selasa (16/9/2025).  Kegiatan ini dihadiri oleh wali murid RA Annajah dan MI Annajah, serta sejumlah tokoh penting dari berbagai instansi. Hadir dalam acara tersebut, Ahmad Saleh, M.Pd selaku Pengawas MI, Fariz Aulia Utomo, S.STP., M.Si (Camat Pasongsongan), dr. Ariyanis Rasdyahati, M.Kes (Kepala Puskesmas Pasongsongan), Koramil Pasongsongan, Polsek Pasongsongan, serta perwakilan WHO Pusat, dr. Maftun. Dalam kesempatan itu, dr. Maftun menegaskan bahwa vaksin campak yang digunakan dalam program ini adalah vaksin terbaik dan aman bagi anak-anak.  “Vaksin campak ini tidak akan menimbulkan panas tubuh anak jadi meningkat. Karena vaksin campak ini adalah vaksin terbaik di dunia dan aman digunakan,” jelasnya. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi campak untuk mencegah p...

RPL dan PPPK Paruh Waktu: Antara Harapan Gelar S1 dan Batasan Administratif

Gambar
Saya adalah seorang guru di salah satu SD Negeri di Kecamatan Pasongsongan.  Pada Juli 2025 lalu, saya mendapat kabar gembira: saya diterima sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Sumenep melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang digagas Kementerian Dikdasmen (Pendidikan Dasar dan Menengah).  Dengan hanya bermodalkan ijazah SMA, peluang ini terasa bagai pintu besar yang terbuka untuk menggapai gelar S1.  Saya membayangkan bahwa suatu hari nanti saya bisa berdiri lebih percaya diri di depan siswa, dengan bekal ilmu dan legalitas akademik yang lebih kuat.  Hati saya benar-benar riang, karena program ini hadir seakan menjawab kerinduan banyak guru di daerah untuk meningkatkan kompetensi. Akan tetapi, euforia itu tidak berlangsung lama.  Harapan Melayang Pada medio September 2025, muncul pemberitahuan dari salah seorang dosen pembimbing kami yang seakan meruntuhkan semangat saya dan rekan-rekan senasib.  Dalam pemberitahuan...

Sosialisasi Imunisasi Campak Massal di MI Annajah Pasongsongan, Cegah Penyakit Sejak Dini

Gambar
Sosialisisasi pemberian imunisasi campak. [Foto: sh] SUMENEP — Aula MI Annajah menjadi tempat berlangsungnya acara sosialisasi pemberian imunisasi campak secara massal yang dihadiri wali murid RA Annajah dan MI Annajah. Selasa (16/9/2025).  Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai pentingnya imunisasi campak sebagai upaya pencegahan penyakit menular pada anak. Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ahmad Saleh, M.Pd (Pengawas MI), Fariz Aulia Utomo, S.STP., M.Si (Camat Pasongsongan), dr. Ariyanis Rasdyahati, M.Kes (Kepala Puskesmas Pasongsongan), Koramil Pasongsongan, serta perwakilan WHO Pusat, dr. Maftun. Dalam kesempatan itu, dr. Maftun menyampaikan, bahwa campak merupakan penyakit berbahaya yang hingga kini tidak memiliki obat khusus.  “Meski tidak ada obatnya, campak bisa dicegah melalui imunisasi. Karena itu, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menyediakan vaksin campak secara gratis di fasilitas kesehat...

Sosialisasi Imunisasi Campak Massal di MI Annajah Pasongsongan

Gambar
Pemberian imunisasi campak. [Foto: sh] SUMENEP - RA Annajah dan MI Annajah menggelar acara sosialisasi pemberian imunisasi campak secara massal di aula sekolah tersebut. Selasa (16/9/2025).  Kegiatan ini dihadiri oleh wali murid RA Annajah dan MI Annajah serta berbagai tokoh penting. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ahmad Saleh, M.Pd (Pengawas MI), Camat Pasongsongan (Fariz Aulia Utomo, S.STP., M.Si), Kepala Puskesmas Pasongsongan (dr. Ariyanis Rasdyahati, M.Kes) dan perwakilan WHO Pusat (dr. Maftun). Dalam kesempatan itu, para narasumber menekankan pentingnya imunisasi campak untuk mencegah penularan penyakit menular yang rentan menyerang anak-anak.  Program imunisasi massal ini diharapkan mampu meningkatkan kekebalan tubuh anak sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan generasi sehat dan bebas campak. Acara berjalan lancar dengan antusiasme tinggi dari para wali murid yang hadir.  Mereka menyambut positif langkah kolaboratif antara sekolah, pemerintah, t...

Peringatan Maulid Nabi di SDN Pasongsongan 1, Ustadz Akhmad Kusyairi: Teladan Rasulullah Tetap Relevan Hingga Kiamat

Gambar
Dua dari kanan: Ustadz Akhmad Kusyairi. [Foto: sh] SUMENEP — SDN Pasongsongan 1 Kecamatan Pasongsongan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di aula sekolah tersebut. Sabtu (13/9/2025).  Kegiatan ini diisi dengan tausiah yang disampaikan Ustadz Akhmad Kusyairi. Dalam ceramahnya, Ustadz Akhmad Kusyairi menegaskan bahwa tidak ada teladan terbaik di alam dunia ini selain Baginda Rasulullah SAW.  “Akhlaknya begitu terpuji membuat beliau patut dijadikan teladan bagi umat manusia. Kehidupan dan ajaran beliau jadi panduan dalam menjalani berbagai aspek kehidupan,” tuturnya. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keteladanan Rasulullah tetap relevan hingga akhir zaman.  Karena itu, generasi muda diharapkan mampu meneladani sifat-sifat beliau dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun lingkungan masyarakat. Acara berlangsung khidmat dan diikuti dengan penuh antusias oleh para guru serta siswa SDN Pasongsongan 1. [sh]

SDN Padangdangan 2 Pasongsongan Rutin Gelar Upacara Bendera Setiap Senin

Gambar
Upacara bendera SDN Padangdangan 2. [foto: sh] SUMENEP — SDN Padangdangan 2 Kecamatan Pasongsongan secara rutin menyelenggarakan upacara bendera. Senin (15/9/2025).  Kegiatan ini jadi sarana penting bagi sekolah dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan sekaligus mempererat rasa kebangsaan para siswa. Dalam upacara terbaru, Yenny AL selaku pembina upacara memberikan amanat yang menekankan pentingnya penerapan 7 Kebiasaan Jadi Anak Indonesia Hebat.  Menurutnya, kebiasaan tersebut bermanfaat dalam membentuk karakter positif anak didik. “Manfaatnya untuk membentuk karakter positif yang meliputi religius, bermoral, sehat, cerdas, kreatif, kerja keras, disiplin, mandiri, dan bermanfaat," ucap Yenny AL.  Lebih jauh Yenny AL mengatakan, 7 kebiasaan ini akan menciptakan individu yang sehat secara fisik dan mental, disiplin, serta memiliki daya saing global.  Pihak sekolah berharap melalui kegiatan rutin ini, siswa bisa menumbuhkan rasa tanggung jawab, cinta tanah air, serta ...

Kesombongan Tona dan Ketulusan Debur

Gambar
By: Suriyanto Hasyim Luar biasa, Tona begitu lihai memainkan perannya.  Dengan rayuan dan kepura-puraan, ia berhasil membuat Debur salah langkah dalam menentukan pilihan hidup.  Cinta yang ditawarkan Tona hanyalah topeng kesombongan, yang ujungnya menjerumuskan Debur dalam kehidupan rumah tangga yang penuh derita bersama istrinya. Bagi Tona, kepuasan terletak pada keberhasilannya menenggelamkan kehidupan Debur.  Ia merasa menang, seolah dendam lama terbalaskan dengan cara yang paling halus.  Akan tetapi, di balik semua kepahitan itu, Debur tidak pernah menyimpan kebencian. Bagi Debur, Tona hanyalah bagian dari masa lalu yang sudah ditutup rapat.  Ia memilih berjalan tanpa dendam, meski hatinya pernah disayat oleh permainan cinta yang menyesakkan.  Dalam diam, ia justru mendoakan Tona, agar kelak sadar bahwa kesombongan tak pernah memberi kemenangan sejati.[]

CERPEN: Mengalah Demi Cinta Abadi

Gambar
By: Suriyanto Hasyim Debur menatap jauh ke cakrawala senja, hatinya remuk oleh kenyataan yang tak bisa ia ubah.  Cinta kepada Tona begitu dalam, tapi di hadapannya terbentang dinding bernama keluarga.  Ia tahu, jika ia memaksakan kehendak, maka Tona akan terseret dalam pusaran perpecahan yang kelak menghancurkan kehangatan rumah keluarganya. Dengan harta dan kedudukan yang ia miliki, sesungguhnya mudah saja bagi Debur untuk merebut Tona dari genggaman siapa pun.  Tapi ia memilih jalan berbeda: Jalan mengalah.  Bukan karena ia lemah, melainkan karena ia tak ingin melihat Tona tersingkir dari lingkaran kasih sayang keluarganya sendiri. “Mungkin aku bisa memenangkan cinta ini,” bisik Debur dalam hati, “tapi aku tak akan pernah tega mengorbankan keluarganya.” Keputusan itu pahit, tapi baginya cinta sejati bukan soal memiliki, melainkan menjaga agar orang yang dicintai tetap bahagia, meski kebahagiaan itu tak bersanding dengan dirinya. []

CERPEN: Luka Menganga Debur

Gambar
By: Suriyanto Hasyim Senantiasa Debur berusaha keras menata hidupnya agar jadi manusia seutuhnya; bertanggung jawab, bekerja jujur, dan membahagiakan keluarganya.  Dalam setiap tetes keringatnya, tersimpan doa agar rumah tangga yang ia bina bersama Tona tetap kokoh. Tapi lacur, harapan itu seketika hancur berkeping-keping.  Suatu sore, langkah Debur lebih cepat dari biasanya, ia pulang kerja tanpa memberi kabar.  Sesampainya di rumah, sunyi yang menyelimuti ruang tamu terasa ganjil.  Ia melangkah ke kamar, dan di sanalah kenyataan pahit menusuk hatinya. Tona, istrinya, tengah larut dalam pelukan adik kandungnya sendiri.  Mata Debur membelalak, jantungnya seakan berhenti berdetak.  Bau pengkhianatan tercium lebih menyengat daripada bau bangkai.  Dunia Debur runtuh dalam sekejap, menyisakan luka yang sulit diobati. Harapannya untuk hidup utuh bersama Tona kini retak.  Ia berdiri di antara cinta yang dikhianati. Debur berlalu, genggam bara api dalam ...