Minggu, 07 September 2025

Macopat Lesbumi Pasongsongan Tetap Eksis Gelar Pagelaran Seni

Macopat madura
Sunayan (kiri) saat melantunkan tembang Macopat. [Foto; sh]

SUMENEP — Perkumpulan Macopat Lesbumi MWC NU Pasongsongan kembali menampilkan pagelaran Macopat Madura di kediaman Salehodin Khoir, Dusun Benteng, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan. Sabtu (6/9/2025). 

Pagelaran tersebut menghadirkan suasana khas seni tradisi lisan yang masih lestari di tengah masyarakat.

Menurut keterangan Sunayan saat diwawancarai, hingga saat ini perkumpulan tersebut jadi satu-satunya komunitas macopat yang masih eksis di wilayah Pasongsongan. 

“Perkumpulan Macopat Lesbumi tiap bulan tetap mengudara di Kecamatan Pasongsongan, bahkan ada anggota kami yang dari Kecamatan Pasean,” ungkap Sunayan, salah satu anggota perkumpulan Macopat Lesbumi.

Keberlangsungan pagelaran ini menjadi bukti nyata bahwa seni macopat sebagai warisan budaya Madura tetap terjaga di Pasongsongan. 

Hal ini sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Pasongsongan di tengah arus modernisasi. [sh]

MI Annajah Dusun Pakotan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Maulid nabi muhammad saw
Dewan guru MI Annajah, Ketua dan Pembina Yayasa LP Ma'arif. [Foto: sh]

SUMENEP — Madrasah Ibtidaiyah (MI) Annajah yang berlokasi di Dusun Pakotan, Desa sekaligus Kecamatan Pasongsongan, menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman sekolah. Sabtu (6/9/2025). 

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri seluruh peserta didik dari kelas 1 hingga kelas 6, dewan guru, serta Ketua Yayasan MI Annajah.

Mi Annajah pasongsongan Sumenep

Selain itu, hadir pula sejumlah tokoh agama dari wilayah Pasongsongan dan Pembina Yayasan LP Ma’arif, K. Ahmad Hannan, BA, yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. 

Kehadiran berbagai unsur tersebut semakin menegaskan pentingnya peringatan Maulid Nabi SAW sebagai momentum memperkuat ukhuwah dan meneladani akhlak Rasulullah.

Mi annajah desa pasongsongan Sumenep

"Peringatan Maulid Nabi SAW diharapkan tidak hanya jadi agenda rutin, melainkan juga wadah pembinaan karakter religius peserta didik," harap Syamsi, S.Pd.I usai acara. 

Kepala MI Annajah ini juga menambahkan, bahwa pelaksanaan Maulid Nabi ini bertujuan agar peserta didik bisa meneladani nilai-nilai luhur yang diajarkan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. [sh]

Jalan-jalan Sehat Desa Pasongsongan Berlangsung Sukses, Ribuan Peserta Padati Lapangan Sawunggaling

Desa Pasongsongan Sumenep
Peserta JJS Desa Pasongsongan membludak. [Foto: sh]

SUMENEP — Jalan-jalan Sehat (JJS) yang digelar Pemerintah Desa Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, berlangsung meriah dan sukses dengan diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan. 

Tidak hanya warga setempat, sejumlah peserta juga datang dari luar Desa Pasongsongan untuk turut serta dalam kegiatan tersebut. Ahad (7/9/2025). 

Acara yang dipusatkan di Lapangan Sawunggaling ini dimeriahkan dengan penyerahan hadiah utama berupa sepeda listrik, disusul berbagai hadiah menarik lainnya, seperti peralatan elektronik rumah tangga serta sejumlah doorprize. 

Kecamatan Pasongsongan Sumenep

Ditambah adanya pentas musik menambah suasana kian semarak. 

Kepala Desa Pasongsongan, Ahmad Saleh Harianto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah ikut serta. 

“Insya Allah tahun depan akan kami laksanakan JJS lagi dengan hadiah utama lebih besar dan lebih banyak,” ujarnya di hadapan ribuan peserta.

Dengan suksesnya pelaksanaan JJS tahun ini, Pemerintah Desa Pasongsongan optimis kegiatan serupa akan terus jadi agenda tahunan. [sh]

Satpol PP dan Dishub Pamekasan Tertibkan Pedagang Musiman di Jalan Raya Waru

Satpol pp dan dishub pamekasan
Pedagang musiman tidak lagi berjualan di pinggir Jalan Raya Pasar Waru. [Foto: sh]

PAMEKASAN – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan melakukan penertiban terhadap para pedagang musiman yang berjualan di sepanjang pinggir Jalan Raya Waru. Ahad (7/9/2025). 

Penertiban ini rutin dilakukan sejak Agustus setiap hari pasaran, yakni Kamis dan Ahad. 

Tujuan utamanya menjaga ketertiban para pedagang musiman agar arus lalu lintas di kawasan Pasar Waru tidak macet. 

“Setiap hari pasaran, petugas Satpol PP dan Dishub terus bertugas di Pasar Waru,” ujar Joko Sura, salah seorang pedagang jual-beli emas. 

Ia menambahkan, sejak adanya penertiban, kondisi arus lalu lintas di Jalan Raya Waru jadi lebih tertib dan lancar.

Langkah ini disambut positif masyarakat, mengingat kawasan tersebut kerap mengalami kemacetan akibat banyaknya pedagang musiman yang menempati bahu jalan. 

"Kami berharap, penertiban ini bisa berkesinambungan. Sehingga ada rasa nyaman baik bagi pedagang maupun pengguna jalan," pungkas Joko Sura. [sh]

Sabtu, 06 September 2025

Perkumpulan Macopat Lesbumi Pasongsongan Dapat Undangan Tampil di Jakarta

Macopat lesbumi Pasongsongan
Sunarto (kiri), Humas Perkumpulan Macopat Lesbumi Pasongsongan. [Foto: sh].

SUMENEP – Kabar baik datang dari Perkumpulan Macopat Lesbumi MWC NU Pasongsongan. 

Dalam waktu dekat, kelompok seni tradisi ini berpeluang tampil di Jakarta memenuhi undangan seorang pegiat kesenian. 

“Memang belum final, tapi sinyal itu sudah ada,” ungkap Sunarto, Humas Perkumpulan Macopat Lesbumi. Ahad (7/9/2025). 

Lebih lanjut, Sunarto menyampaikan bahwa peluang ini merupakan buah dari konsistensi para anggota dalam merawat dan melestarikan kesenian Macopat Madura. 

“Rekan-rekan kami terus berkomitmen dalam menjaga warisan leluhur, sehingga perhatian dari luar daerah mulai berdatangan,” tambahnya.

Jika rencana ini terealisasi, penampilan di Jakarta akan jadi momentum penting bagi Macopat Lesbumi Pasongsongan 

Sudah pasti akan memperluas jangkauan dan memperkenalkan kekayaan seni budaya Madura ke khalayak yang lebih luas. [sh]

Macopat Lesbumi Pasongsongan Tampil Memukau dengan Kisah Nurbuat

Lesbumi Pasongsongan Sumenep
Ahmad Tohari (kanan). [Foto: sh]

SUMENEP – Perkumpulan Macopat Lesbumi MWC NU Pasongsongan kembali memikat para pendengarnya melalui lantunan syair penuh makna. 

Kesenian warisan leluhur ini berkumandang lewat pengeras suara di kediaman Salehodin Khoir, Dusun Benteng, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan. Sabtu malam (6/9/2025). 

Pada kesempatan kali ini, Macopat Lesbumi mengetengahkan kisah Nurbuat. 

“Nurbuat bercerita tentang kenabian dari manusia mulia Nabi Muhammad SAW,” terang Ahmad Tohari, Ketua Perkumpulan Macopat Lesbumi Pasongsongan.

Lebih lanjut, Ahmad Tohari menuturkan bahwa pementasan Macopat kali ini sekaligus jadi bentuk penghormatan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Kehadirannya di tengah masyarakat tidak hanya menjadi hiburan, tapi juga media dakwah budaya yang sarat nilai spiritual. [sh]

Perkumpulan Macopat Lesbumi NU Pasongsongan Berkisah tentang Nurbuat

Macopat Lesbumi Pasongsongan
Akhmad Jasimul Ahyak (tengah) bersama anggota Perkumpulan Macopat Lesbumi Pasongsongan. [Foto: sh]

SUMENEP — Suasana syahdu terasa di kediaman Salehodin Khoir, Dusun Benteng, Kecamatan Pasongsongan, ketika perkumpulan Macopat Lesbumi MWC NU kembali berkumandang. Sabtu (6/9/2025). 

Dalam kesempatan tersebut, para pelantun macopat mengetengahkan kisah Nurbuat yang sarat dengan nilai spiritual.

Macolat Lesbumi Pasongsongan Sumenep

Ketua Lesbumi Pasongsongan, Akhmad Jasimul Ahyak, menjelaskan bahwa kisah Nurbuat mengisahkan tentang cahaya kenabian. 

“Ini selaras dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang masih kita peringati saat ini,” ungkap Jasimul.

Acara ini dihadiri seluruh jamaah perkumpulan macopat, sekaligus menjadikannya sebagai momentum memperkokoh tradisi, menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. [sh]

Dominasi Sekolah Swasta dalam Ajang HUT RI ke-80 Pasongsongan

Pendopo Kecamatan Pasongsongan
Penyerahan trofi dan piagam oleh Danramil Pasongsongan. [Foto: sh]

Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Kecamatan Pasongsongan melahirkan catatan menarik dari dunia pendidikan di Kecamatan Pasongsongan. 

Dalam ajang perlombaan antarlembaga, mulai dari tingkat TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA, seluruh juara umum justru berhasil disapu bersih oleh lembaga pendidikan swasta berbasis keagamaan.

Berdasarkan hasil pengumuman resmi yang disiarkan dalam resepsi penutupan di Pendopo Kecamatan Pasongsongan, tercatat RA Al Furqon sukses meraih predikat juara umum tingkat TK/RA. 

Disusul MI An Najah yang unggul di tingkat SD/MI. 

Sementara itu, MTs Istikmalunnajah kembali menunjukkan dominasinya di tingkat SMP/MTs.

Dan MA Itmamunnajah menutup rangkaian kemenangan dengan predikat juara umum di tingkat SMA/MA.

Dari catatan ini, terlihat jelas sebuah pola: Tidak ada satu pun lembaga pendidikan negeri yang menyabet posisi juara umum. 

Fenomena ini patut jadi bahan renungan bersama. 

Apakah sekolah negeri kini mulai tertinggal dalam hal pembinaan non-akademik? 

Atau justru sekolah swasta mampu membuktikan diri lebih gesit dalam mengembangkan potensi siswanya di luar kelas?

Perlu diakui, sekolah swasta, khususnya yang berbasis pesantren atau keagamaan, kerap lebih intens dalam membina kedisiplinan, kebersamaan, serta motivasi berprestasi siswanya. 

Modal inilah yang tampaknya berbuah pada keberhasilan mereka dalam tiap kompetisi, baik akademik maupun non-akademik. [sh]

Jumat, 05 September 2025

MTs Istikmalunnajah Kembali Raih Juara Umum Tingkat SMP/MTs di HUT RI ke-80 Pasongsongan

Mts istikmalunnajah kecamatan Pasongsongan
Edi Sucipto (6 dari kiri) bersama para juara umum lainnya. [Foto: sh]

SUMENEP — Madrasah Tsanawiyah (MTs) Istikmalunnajah, Desa Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat juara umum tingkat SMP/MTs. 

Gelar ini diperoleh dalam ajang berbagai lomba yang digelar panitia HUT Kemerdekaan RI ke-80 se-Kecamatan Pasongsongan. Jumat malam (5/9/2025). 

Pengumuman pemenang sebagai juara umum disampaikan pada acara resepsi HUT RI yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Pasongsongan. 

"Prestasi ini sekaligus melanjutkan catatan manis MTs Istikmalunnajah yang pada tahun lalu juga berhasil meraih predikat serupa," ucap Edi Sucipto, Kepala MTs Istikmalunnajah. 

Ia juga menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut karena persaingan untuk mendapatkan posisi predikat juara umum amat ketat

“Tidak lupa saya menghaturkan terima kasih atas jerih payah para guru pembimbing yang telah mengantarkan para peserta didik jadi juara umum,” tambahnya.

Keberhasilan ini makin menegaskan konsistensi MTs Istikmalunnajah dalam melahirkan generasi berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. [sh]

MI Annajah Raih Juara Umum Lomba HUT RI ke-80 di Pasongsongan

Mi annajah kecamatan Pasongsongan
Trofi dan piagam sebagai juara umum dipegang oleh salah seorang guru MI Annajah. [Foto: sh]

SUMENEP – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Annajah, Desa Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih predikat juara umum tingkat SD/MI pada ajang berbagai lomba yang digelar dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80.

Pengumuman resmi sebagai juara umum dikukuhkan langsung oleh panitia lomba HUT RI ke-80 dalam acara resepsi yang digelar di Pendopo Kecamatan Pasongsongan. Jumat malam (5/9/2025). 

Keberhasilan ini disambut penuh rasa syukur oleh Kepala MI Annajah, Syamsi, S.Pd.I. 

Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi para guru pembimbing serta kerja keras para peserta didik.

“Secara pribadi, saya mengucapkan terima kasih atas jerih payah para guru pembimbing yang telah mengantarkan para peserta didik ke gerbang juara umum,” ujar Syamsi.

Prestasi tersebut sekaligus jadi bukti komitmen MI Annajah dalam mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik siswanya.

Dan hal ini juga memperkuat posisi MI Annajah sebagai salah satu lembaga pendidikan unggulan di Kecamatan Pasongsongan. [sh]

Masjid Mujahidin Gelar Pengajian Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Masjid Panaongan
KH Busro Karim ketika berceramah. [Foto: sh]

SUMENEP – Masjid Mujahidin yang berlokasi di Dusun Benteng Utara, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan menggelar pengajian agama Islam dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Jumat malam (5/9/2025).

Pengajian tersebut menghadirkan KH Busro Karim, tokoh ulama sekaligus mantan Bupati Sumenep, yang memberikan siraman rohani kepada jamaah. 

Dalam ceramahnya, KH Busro Karim mengupas panjang-lebar tentang jenis-jenis setan beserta tugasnya.

"Sebagai muslim, kita wajib waspada terhadap berbagai bentuk godaan yang bisa melemahkan iman dan menjauhkan diri dari tuntunan Rasulullah SAW,' terang KH Bsro Karim. 

Kehadiran masyarakat pada acara tersebut cukup antusias, menandakan besarnya semangat umat dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Selain sebagai ajang mempererat silaturahmi, pengajian ini juga menjadi momentum refleksi keimanan bagi warga sekitar. [sh]

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...