Perkumpulan Macopat Lesbumi NU Pasongsongan Berkisah tentang Nurbuat

Macopat Lesbumi Pasongsongan
Akhmad Jasimul Ahyak (tengah) bersama anggota Perkumpulan Macopat Lesbumi Pasongsongan. [Foto: sh]

SUMENEP — Suasana syahdu terasa di kediaman Salehodin Khoir, Dusun Benteng, Kecamatan Pasongsongan, ketika perkumpulan Macopat Lesbumi MWC NU kembali berkumandang. Sabtu (6/9/2025). 

Dalam kesempatan tersebut, para pelantun macopat mengetengahkan kisah Nurbuat yang sarat dengan nilai spiritual.

Macolat Lesbumi Pasongsongan Sumenep

Ketua Lesbumi Pasongsongan, Akhmad Jasimul Ahyak, menjelaskan bahwa kisah Nurbuat mengisahkan tentang cahaya kenabian. 

“Ini selaras dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang masih kita peringati saat ini,” ungkap Jasimul.

Acara ini dihadiri seluruh jamaah perkumpulan macopat, sekaligus menjadikannya sebagai momentum memperkokoh tradisi, menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. [sh]

Komentar

  1. Mantap, kami berharap semoga nilai-nilai budaya spiritual di pertahankan khususnya di pasongsongan

    BalasHapus

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan sopan agar kita bisa memberikan pengalaman yang baik untuk pengunjung. Terima kasih.

Popular Posts

Dikasih Hati Minta Jantung: Noktah Sejarah Imigran Yaman dan Ulama Nusantara

NU Abu-Abu Soal Imigran Yaman, Diam yang Justru Menggelapkan Akal Sehat

Indonesia Milik Siapa? Anekdot Klaim Aulia Tarim dan Nasab yang Merasa Paling Berhak