NU Abu-Abu Soal Imigran Yaman, Diam yang Justru Menggelapkan Akal Sehat

nahdliyin gregetan atas sikap angkuh imigran Yaman

Pengurus NU, dari pusat sampai ranting, tampak betah di warna abu-abu. Tidak hitam. Tidak putih. 

Seolah persoalan imigran Yaman ini hanya kabut pagi. Datang, lalu diharap hilang sendiri. 

Padahal kegaduhan sudah jadi konsumsi harian umat.Tatanan berbangsa digeser pelan-pelan. Atas nama agama. Budaya lokal dianggap remeh. 

Sejarah Nusantara dilipat. Lalu muncul klaim nasab suci. Katanya keturunan Nabi. 

Umat diminta percaya. Tanpa bukti. Tanpa malu. Kritik dianggap dosa.

Ironisnya, mereka menumpang hidup di negeri ini. Tapi bertingkah seperti pemilik sertifikat surga. Paling benar. Paling mulia. Paling berhak. 

Sementara NU masih menimbang-nimbang. Takut salah sikap. Padahal diam pun sudah jadi sikap. Dan abu-abu sering kali lebih gelap dari hitam. [kay]

Postingan populer dari blog ini

Membuat Soal-soal Bahasa Madura Kelas V

Meriahkan HUT Kemerdekaan ke-81 RI: Ini Daftar Pemenang Lomba Kolase Tingkat TK/RA Pasongsongan

Dedikasi Tanpa Batas, Guru PJOK di Pasongsongan Tetap Gembleng Siswa Meski Cabang Lomba HUT RI Berkurang