Kamis, 19 Desember 2024

SDN Panaongan 3 dapat Apresiasi di Hari Anti Korupsi Sedunia 2024 di Sumenep

Sdn panaongan 3 kecamatan Pasongsongan kabupaten Sumenep
Dari kanan: Badrul, Camat Ambunten. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia 2024, KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) menggelar sosialisasi penguatan nilai-nilai integritas dan kampanye anti korupsi. Kamis (19/12/2024). 

Acara ini berlangsung di Pendopo Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, dihadiri oleh para kepala sekolah serta bendahara dari Kecamatan Ambunten dan Pasongsongan.

Sebagai pemateri, Badrul dari Inspektorat Kabupaten Sumenep memaparkan pentingnya peran kepala sekolah dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran dan disiplin. 

Ia juga mengupas kegiatan positif yang telah dilakukan SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan. 

"Setelah saya mengikuti sosial media SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan, saya nilai sekolah ini sebagai contoh baik karena secara konsisten mengajarkan murid-muridnya berperilaku jujur, disiplin, dan bertanggung jawab," terang Badrul. 

Dalam pemaparannya, Badrul menyoroti bahwa pembentukan karakter harus dimulai dari hal-hal kecil. 

Badrul mengapresiasi para guru dan tenaga kependidikan yang terus berupaya menanamkan moralitas positif terhadap diri sendiri. 

"Kita akan terus berkomitmen untuk menciptakan pendidikan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi," tutup Badrul. [Surya]

Rabu, 18 Desember 2024

Therapy Banyu Urip Cabang Bekasi Gelar Pelatihan Offline dan Online Bersama Puji Suwok

Therapy banyu urip international
Puji Suwok (dua dari kiri, berdiri) bersama peserta pelatihan. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Therapy Banyu Urip Cabang Bekasi pimpinan Puji Suwok kembali akan menggelar pelatihan istimewa. 

Khususnya bagi masyarakat yang ingin mendalami pengobatan Therapy Banyu Urip. Kamis (19/12/2024). 

"Pelatihan ini tersedia dalam dua format, yakni offline dan online, sehingga peserta dapat memilih sesuai keinginan," ucap Puji Suwok. 

Menurut Puji Suwok, pelatihan offline akan dilaksanakan Minggu, 29 Desember 2024.

Pada pelatihan offline ini, peserta akan mendapatkan pembelajaran mendalam tentang:

1. Terapi Banyu Urip, metode terapi holistik yang memadukan Ramuan Tradisional yang mendunia sebagai medium penyembuhan.

2. Terapi Energi Suwok Bayu Cakra, teknik unik yang dikembangkan oleh Puji Suwok. 

3. Kaos eksklusif sebagai bagian dari fasilitas pelatihan.

4. Produk herbal yang mendukung proses penyembuhan.

5. Sertifikat resmi, sebagai tanda keikutsertaan dan penguasaan ilmu.

"Sedangkan pelatihan offline ini investasinya Rp 1,5 juta," terang Puji Suwok. 

Pelatihan ini akan diadakan secara tatap muka di Bekasi, sehingga peserta bisa merasakan langsung energi dan pengalaman interaksi langsung bersama Puji Suwok.

Sedangkan pelatihan online akan dilaksanakan pada Minggu, 22 Desember 2024.

"Bagi peserta yang tidak bisa hadir secara langsung, pelatihan online melalui Zoom Meeting akan diadakan pada pukul 20.00 WIB hingga selesai," terang Puji Suwok. 

Peserta pelatihan online juga akan mendapatkan:

1. Terapi Banyu Urip.

2. Terapi Suwok Bayu Cakra.

3. Kaos eksklusif.

4. Sertifikat.

5. Produk herbal.

"Untuk Investasi ilmu hanya Rp 750 ribu," ungkapnya. 

Pendaftaran dan Pembayaran

Untuk mengikuti salah satu atau kedua pelatihan ini, peserta dapat melakukan pembayaran melalui:

Bank BRI, Nomor Rekening: 7205 0100 8650 533, atas nama: Puji Mulyanto

"Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi saya di nomor 0812 8062 6333," ucap Puji Suwok. 

Ia berharap agar masyarakat tidak melewatkan kesempatan untuk belajar langsung dari sang pakar, Puji Suwok. 

"Dan dapatkan ilmu berharga yang bermanfaat bagi kesehatan dan kehidupan Anda," pungkasnya. [Surya]

Terbukti, ODGJ Pulih dengan Therapy Banyu Urip

Therapy banyu urip international
Pasien ODGJ (kiri) bersama H Imam Wahyudi. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Pengobatan alternatif Therapy Banyu Urip jadi pilihan untuk membantu Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Kamis (19/12/2024). 

Salah satu cabang Therapy Banyu Urip di Jombang, yang dipimpin H Imam Wahyudi, telah memberikan hasil meniscaya bagi banyak pasien.

"Kami memadukan Ramuan Banyu Urip dengan teknik pijat di titik-titik tertentu, termasuk kepala, jari kaki, dan tangan pasien," ucap H Imam. 

Teknik ini dikenal efektif meringankan beban pikiran serta memulihkan fungsi tubuh pasien. 

Metode pemulihan yang digunakan adalah pijat "jari petir", yang dilakukan di jari-jari kaki dan tangan pasien untuk memperbaiki aliran energi dalam tubuh.

Kisah Pemulihan Risanto

Salah satu pasien yang berhasil dibantu adalah Risanto (35 tahun), seorang buruh tani asal Desa Sumber Mulyo, Kabupaten Jombang. 

Risanto mengalami gangguan jiwa setelah kematian ayahnya satu tahu  lalu. 

Ia terpuruk dan mengurung diri di kamar sambil berbicara sendiri. 

Karena kondisinya yang sering mengamuk, pihak keluarganya sempat membawa ke penampungan ODGJ di Jombang. 

Tapi, disana ia justru mengalami tindak kekerasan dari sesama penghuni. 

Akhirnya, keluarga memutuskan untuk membawanya ke tempat praktik Therapy Banyu Urip.

"Saat pertama kali datang, kondisi Risanto sangat memprihatinkan," terang H Imam. 

Tangan kanan dan kirinya lumpuh total, dan ia kehilangan kemampuan berpikir jernih. 

Tapi, hasil terapi menunjukkan perkembangan yang signifikan:

Sesi pertama: Ingatan Risanto mulai kembali normal, dan ia dapat berkomunikasi lebih baik.

Sesi kedua: Tangan yang semula lumpuh mulai bisa diangkat, menandakan adanya perbaikan saraf dan fungsi otot.

"Perkembangan ini memberikan harapan baru bagi keluarga Risanto," ungkap H Imam. 

Mereka bersyukur atas perubahan positif yang terjadi dalam hidupnya setelah menjalani terapi di bawah bimbingan H Imam Wahyudi.

Dengan pendekatan penuh kasih, Therapy Banyu Urip berkomitmen membantu pasien ODGJ kembali menjalani hidup lebih baik.

Terapi ini bukan hanya soal pengobatan fisik, tapi juga menyentuh aspek emosional dan spiritual pasien. 

"Semoga kisah sukses Risanto ini bisa menginspirasi banyak orang untuk terus berupaya mencari pengobatan terbaik bagi ODGJ," harap H Imam. 

Dukungan Keluarga

Kesuksesan terapi seperti yang dialami Risanto tidak lepas dari peran besar keluarga. 

Dalam proses pemulihan ODGJ, dukungan keluarga adalah elemen utama yang tidak bisa diabaikan. 

Menurut H Imam selain Therapy Banyu Urip, keluarga juga berperan sebagai tempat aman dan nyaman bagi pasien.

Sayangnya, stigma terhadap ODGJ masih kerap jadi hambatan bagi mereka untuk mendapatkan perawatan layak. 

Masih menurut Imam, Banyak keluarga merasa malu, atau bahkan putus asa menghadapi anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa. 

"Padahal, sikap yang penuh kasih sayang, sabar, dan mendukung dari keluarga bisa menjadi katalisator pemulihan pasien," ucapnya. 

Menurut H Imam, ODGJ sejatinya membutuhkan perawatan yang tepat, dimulai dari keluarga terdekatnya. 

Konsultasi dan Informasi

Bagi masyarakat yang memiliki keluarga atau kenalan dengan kondisi serupa, konsultasi dengan H Imam Wahyudi bisa dilakukan melalui nomor HP: 0852-5933-3334. [Surya]

Therapy Banyu Urip, Harapan Baru untuk Pemulihan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)

Therapy banyu Urip
H Imam Wahyudi (kiri) bersama pasien ODGJ. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Penyakit gangguan jiwa seringkali sukar diatasi, butuh pendekatan khusus dan berkelanjutan. Rabu (18/12/2024].

Tapi, sebuah metode terapi alternatif bernama Therapy Banyu Urip mulai menarik perhatian masyarakat.

Karena terapi ini diklaim bisa membantu proses pemulihan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). 

Salah satu cabangnya di Jombang, dipimpin H Imam Wahyudi, telah memberikan hasil cukup signifikan bagi pasien ODGJ. 

Menurut H Imam Wahyudi, kunci utama dari metode ini adalah penggunaan Ramuan Banyu Urip yang dioleskan ke kepala pasien. 

"Kepala pasien dibasahi Ramuan Banyu Urip sambil dilakukan pijatan pada titik-titik tertentu," terang H Imam. 

Teknik ini, menurutnya, dapat membantu meringankan beban mental dan fisik pasien. 

Selain itu, Therapy Banyu Urip Cabang Jombang juga menerapkan terapi tambahan pada jari kaki dan tangan pasien. 

Terapi ini dikenal dengan istilah "pijat jari petir," yang diklaim mampu memperbaiki aliran energi tubuh. 

Therapy Banyu Urip menggabungkan elemen pijat refleksi, penggunaan bahan herbal, dan pendekatan spiritual. 

Menurut H Imam Wahyudi, proses pemulihan melibatkan:

1. Pembasahan Kepala: Kepala pasien dibasahi dengan Ramuan Banyu Urip sambil dipijat lembut. Teknik ini dirancang untuk merilekskan pikiran dan memperbaiki aliran darah ke otak.

2. Pijat Jari Petir: Fokus pada jari tangan dan kaki, teknik ini dipercaya membantu meredakan ketegangan serta meningkatkan koneksi antara tubuh dan pikiran pasien.

Masih menurut H Imam Wahyudi, sejumlah pasien dan keluarganya melaporkan perubahan positif setelah menjalani pengobatan di Therapy Banyu Urip Cabang Jombang. 

"Pengobatan ODGJ tidak hanya melibatkan tubuh, tapi juga pikiran dan jiwa. Therapy Banyu Urip menawarkan  pemulihan mental dan emosional pasien," ucap H Imam. 

Dengan semakin banyaknya pasien yang merasa terbantu oleh metode ini, Therapy Banyu Urip menjadi harapan baru untuk pemulihan gangguan jiwa. 

"Bagi yang mau berkonsultasi, silakan hubungi saya di Hp: 085259333334," tutup H Imam. [Surya]

Sabtu, 14 Desember 2024

SDN Panaongan 3 Gelar Kemah Pramuka di Tengah Cuaca yang Menantang

Sdn Panaongan 3 kecamatan Pasongsongan kabupaten Sumenep

apoymadura.com - SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, gelar kegiatan kemah Pramuka yang berlangsung di halaman sekolah tersebut. Ahad (15/12/2024). 

Meskipun cuaca sering hujan, semangat para peserta didik tetap berkobar untuk mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang telah terjadwal.

"Kegiatan kemah ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kemandirian dan kebersamaan," ucap Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan 3.

Berbagai aktivitas menarik seperti lomba keterampilan kepramukaan, hingga permainan edukatif menjadi bagian dari agenda kemah tersebut.

Agus Suginto, menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat peserta didik yang tak tergoyahkan oleh kondisi cuaca. 

"Mereka tetap antusias dan menjalankan setiap mata kegiatan dengan penuh semangat," ujarnya.

Agus juga menambahkan bahwa kegiatan kemah ini merupakan upaya sekolah untuk mendukung pendidikan karakter siswa. 

"Kami ingin memberikan pengalaman berharga, dimana belajar tidak hanya di kelas, tapi juga melalui aktivitas di luar ruangan," imbuhnya.

Walau hujan sesekali mengguyur, panitia telah mempersiapkan segala kebutuhan dengan baik, agar kegiatan bisa berjalan lancar. 

Para guru dan pembina Pramuka juga turut mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung. 

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para siswa dan orang tua.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SDN Panaongan 3 membuktikan komitmennya yang tidak hanya mengedepankan akademik, tapi juga pengembangan karakter dan kemandirian. [Surya]

Jumat, 13 Desember 2024

Program Sarapan Sabtu Bersama Nase’ Lemma’ (Sabernam) di SDN Padangdangan 2, Menanamkan Nilai Kebersamaan dan Kearifan Lokal

Sdn Padangdangan 2 kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep

apoymadura.com - SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, gelar program Sarapan Sabtu Bersama Nase’ Lemma’ (Sabernam) sebagai bagian dari upaya membangun kebersamaan di antara siswa, guru, dan staf sekolah. 

Kepala SDN Padangdangan 2, Madun, S.Pd, SD, menjelaskan bahwa program ini diadakan menjelang libur panjang, dengan tujuan menanamkan nilai solidaritas sekaligus melestarikan kearifan lokal.

Menurut Madun, Sabernam bukan sekadar kegiatan makan bersama, tapi sebuah momen yang memperkuat rasa kekeluargaan di sekolah. 

"Melalui program ini, kami ingin siswa memahami pentingnya kebersamaan. Nase’ lemma’, sebagai simbol makanan tradisional khas Pasongsongan, menjadi wujud nyata penghargaan terhadap budaya lokal," jelas Madun.

Dalam pelaksanaan Sabernam, seluruh siswa membawa nase’ lemma’ dari rumah masing-masing.

Acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan kegiatan sarapan di halaman sekolah. 

Suasana penuh keakraban tercipta saat guru dan siswa makan bersama sambil berbincang santai.

Selain mempererat hubungan antar warga sekolah, Sabernam juga merupakan bagian dari pendidikan karakter. 

Program ini mendorong siswa untuk berbagi, peduli terhadap teman, dan menghargai budaya daerah. 

"Kami ingin anak-anak tumbuh tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki kepribadian yang peduli terhadap sesama," tambah Madun.

Program Sabernam mendapat sambutan hangat dari siswa dan wali murid. 

Mereka merasa kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, tapi juga memberikan pelajaran berharga. 

Salah seorang siswa, Hoiriyah, mengatakan, "Saya senang bisa makan bersama teman-teman. Nase’ lemma’ jadi terasa lebih enak saat dimakan bareng-bareng."

Para orang tua siswa juga mendukung penuh program ini. 

Dalam era modernisasi, program seperti Sabernam menjadi langkah penting untuk melestarikan tradisi lokal. 

Dengan mempraktikkan kearifan lokal di lingkungan sekolah, generasi muda diharapkan bisa lebih bijak dalam melestarikan warisan budaya.

Program Sabernam yang diinisiasi SDN Padangdangan 2 membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tapi juga melalui kegiatan sederhana yang sarat makna. [Surya]

Kreatif dan Edukatif, Perjusami SDN Panaongan 3 Pasongsongan Jadi Sorotan Warga Sumenep

Sdn Panaongan 3 kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep

apoymadura.com - SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, gelar acara Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami) sebagai bagian dari kegiatan sebelum masuk masa liburan sekolah. Jumat (13/12/2024). 

Perjusami ini bertujuan untuk melatih kemandirian, kedisiplinan, dan kebersamaan di antara peserta didik melalui berbagai aktivitas Pramuka.

Acara dibuka kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto, yang dalam sambutannya memberikan beberapa pesan penting kepada peserta Pramuka. 

Ia menekankan agar para peserta tetap memprioritaskan kesehatan selama mengikuti kegiatan. 

“Jika cuaca sedang hujan, semua peserta Pramuka diperbolehkan menempati ruang kelas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Agus.

Kegiatan Perjusami ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi peserta. 

Mereka akan diajak mengikuti berbagai aktivitas, seperti upacara pembukaan, lomba kreativitas, hingga acara api unggun yang jadi puncak kebersamaan nanti.

Selain melatih fisik dan mental, kegiatan ini juga jadi ajang bagi peserta Pramuka untuk menjalin keakraban dengan para temannya. 

Nanti dalam tiap kegiatannya, nilai-nilai kerja sama, tanggung jawab, dan rasa saling menghormati jadi fokus utama.

Kegiatan seperti Perjusami ini sangat penting untuk membangun karakter peserta didik. 

"Diharapkan para peserta Pramuka tidak hanya memperoleh pengalaman seru, tapi juga membawa nilai-nilai positif yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," tutup Agus. [Surya]

Kamis, 12 Desember 2024

SDN Soddara 1 Gelar Kegiatan Panarema untuk Mengenalkan Menu Tradisional Sumenep

Sdn soddara 1 kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep

apoymadura.com - SDN Soddara 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, baru saja mengadakan kegiatan unik bertajuk Sarapan Nase’ Rebba Bersama (Panarema). Jumat (13/12/2024). 

Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas selesainya asesmen sumatif akhir semester (ASAS) ganjil 2024.

Menurut Kepala SDN Soddara 1, Sarkawi, Panarema bertujuan mengenalkan siswa pada makanan tradisional khas Sumenep, yakni nasi jagung. 

"Menu tradisional ini merupakan nasi jagung yang dibungkus daun pisang, memberikan cita rasa autentik yang kaya akan nilai budaya lokal," terang Sarkawi. 

Masih menurut Sarkawi, kegiatan ini bukan hanya jadi sarana memperkenalkan kuliner khas Sumenep kepada siswa, tapi juga untuk menanamkan nilai-nilai rasa syukur dan kebersamaan. 

"Dalam kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama sebagai wujud syukur atas kelancaran proses pembelajaran sepanjang semester ganjil," tambah Sarkawi. 

Semua siswa, guru, dan staf sekolah berkumpul dalam suasana penuh keakraban dan kebahagiaan.

Sarkawi menambahkan, Panarema diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta siswa terhadap budaya lokal, yang semakin jarang dikenal generasi muda. 

“Melalui kegiatan Panarema, kami ingin anak-anak lebih mengenal dan mencintai warisan budaya daerah mereka, sehingga bisa terus dilestarikan,” jelasnya. 

Sarkawi berharap, kegiatan serupa bisa terus dilakukan di masa mendatang, sehingga nilai-nilai tradisional Sumenep tetap ada dan dikenal oleh generasi muda. [Surya]

4 Hari Gelar Class Meeting SDN Panaongan 3 Sumenep

Sdn Panaongan 3 kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep
Class meeting SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. [Foto: Surya]

apoymadura.com - SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, menggelar kegiatan class meeting yang berlangsung mulai Senin hingga Kamis (8-13/12/2024). 

Selama empat hari tersebut, para peserta didik antusias mengikuti berbagai lomba yang telah disiapkan pihak sekolah.

Adapun jenis perlombaan meliputi lomba lari memasukkan paku ke dalam botol, tartil Quran, memukul plastik berisi air, dan permainan kasti. 

Semua lomba ini dirancang guna memberikan hiburan, plus mengasah keterampilan para murid dalam berbagai aspek, baik fisik maupun spiritual.

Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan 3, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan ini. 

Menurutnya, class meeting adalah sarana untuk merekatkan kebersamaan sekaligus memberikan waktu bersantai. 

"Bagi para murid, ini merupakan sarana hiburan setelah mereka menyelesaikan asesmen sumatif akhir semester ganjil," ungkap Agus. 

Kegiatan class meeting ini juga merupakan ajang pengembangan kreativitas dan semangat sportifitas anak-anak. 

"Ini penting untuk menjaga keseimbangan antara kegiatan belajar dan kegiatan rekreatif,” ujar Agus.

Kemeriahan kegiatan class meeting terlihat dari semangat para murid yang tidak hanya berkompetisi, tapi juga saling dukung teman-temannya. 

Para guru dan staf sekolah pun turut berpartisipasi dengan menjadi panitia serta memberikan dukungan moral bagi para peserta lomba.

"Endingnya, kegiatan ini bisa menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan harmonis," ucapnya. 

Didalamnya terkandung nilai-nilai positif seperti kerja sama, disiplin, dan sportifitas di kalangan peserta didik. [Surya]

Rabu, 11 Desember 2024

K3S Pasongsongan Rakor Bahas Membangkitkan Kembali KKG

Rapat KKKS Kecamatan Pasongsongan di SDN Prancak 3: Membangkitkan Kembali KKG

apoymadura.com - Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Pasongsongan gelar Rakor (Rapat Koordinasi) di SDN Prancak 3. Kamis (11/12/2024). 

Rapat dihadiri kepala sekolah se-Kecamatan Pasongsongan dengan tujuan guna membahas berbagai program bagi perkembangan pendidikan di daerah tersebut.

"Salah satu topik utama yang dibahas dalam rapat yakni rencana untuk mengaktifkan kembali KKG (Kelompok Kerja Guru)," terang Agus Sugianto, sekretaris K3S. 

KKG adalah forum amat penting bagi para guru untuk saling berdiskusi, meningkatkan kompetensi pengajaran di sekolah masing-masing. 

Dengan diaktifkannya KKG, diharapkan akan terjadi peningkatan kualitas pendidikan dan kolaborasi antar semua guru dalam menghadapi tantangan.

Agus Sugianto dalam jumpa persnya menjelaskan, penting bagi para guru untuk memberikan yang terbaik bagi para peserta didik. 

“Melalui KKG, kita bisa saling mendukung dan belajar satu sama lain," terang Kepala SDN Panaongan 3 ini tegas. 

Ini adalah langkah yang positif untuk meningkatkan proses belajar mengajar di sekolah. 

Pembahasan ini diharapkan bisa jadi dasar bagi pengambilan keputusan yang strategis untuk kemajuan pendidikan di Kecamatan Pasongsongan.

Rapat berakhir dengan komitmen dari semua kepala sekolah untuk aktif terlibat dalam kegiatan KKG dan menciptakan suasana kolaboratif yang bermanfaat bagi guru dan siswa. 

Dengan demikian, diharapkan pendidikan di Kecamatan Pasongsongan akan semakin maju dan berkualitas. [Surya]

Bentuk Pembiasaan Cinta Lingkungan SDN Panaongan 3 Pasongsongan

Sdn panaongan 3 kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep
Para murid SDN Panaongan 3 sedang membersihkan halaman kelas. [Foto: Surya]

apoymadura.com - SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, mempunyai program unggulan yang patut jadi teladan bagi semua sekolah. Rabu (11/12/2024). 

Program itu dilabeli Bertasbih (Bersihkan Taman Kelas Biar Hijau), mengajarkan siswa pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Program ini dilaksanakan setiap pagi sebelum siswa memasuki kelas masing-masing. 

Seluruh siswa secara bergotong-royong membersihkan taman di sekitar kelas mereka. 

Hal ini menciptakan suasana sekolah yang asri, nyaman, dan penuh nilai kebersamaan.

Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan 3, menjelaskan bahwa program Bertasbih bertujuan menanamkan cinta lingkungan terhadap para siswa sejak dini. 

"Kami ingin siswa tidak hanya belajar secara akademik, tapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan," ucap Agus. 

Dengan begitu, nilai-nilai kepedulian terhadap alam dapat tertanam dalam diri mereka dan menjadi bagian dari kebiasaan hidup. 

Sukses program Bertasbih ini terlihat dari lingkungan sekolah yang kian hijau, bersih dari sampah. 

"Output dari Bertasbih, menjadikan siswa lebih disiplin dan peduli terhadap kebersihan di sekitarnya, baik di sekolah maupun di rumah," imbuh Agus. 

Program ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan karakter dapat diintegrasikan dengan pembelajaran sehari-hari.

Dengan Bertasbih, SDN Panaongan 3 berkomitmen mencetak generasi yang peduli lingkungan dan bisa jadi agen perubahan di masa depan. 

Program ini layak jadi inspirasi bagi sekolah lain dalam menciptakan budaya cinta lingkungan di kalangan siswa. [Surya]

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...