Selasa, 25 April 2023
Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 1 SD Kurikulum Merdeka
KUNCI JAWABANPENILAIAN AKHIR TAHUN (PAT)
Minggu, 23 April 2023
Bang Sahar: Tokoh Madura Idealis
| Bang Sahar, tokoh Madura yang suka berbagi kepada siapapun yang membutuhkan. [Foto: Yant Kaiy] |
Catatan: Yant Kaiy
Orang
Madura berasal dari Sumenep yang ada di Jakarta mayoritas kenal akan namanya.
Kendati mereka tidak tahu sosoknya. Dialah Bang Sahar berasal dari Kecamatan
Kalianget Kota Keris Sumenep. Selama bertahun-tahun Bang Sahar menjadi tujuan
bagi kebanyakan orang Madura yang tidak punya sanak keluarga.
Sabtu
malam (22/4/2023), saya bertemu Bang Sahar dikediaman salah seorang musisi
dangdut di Pandian Sumenep. Saya baru tahu saat itu penampilannya.
Seperti
kebanyakan orang, pada 1996 saya kali pertama menginjakkan kaki di bumi
Jakarta, dan saya sudah mendengar namanya. Sekelumit identitasnya diceritakan
oleh salah seorang teman.
Bang
Sahar menjadi masyhur karena sikap sosialnya. Siapapun, berasal darimanapun
orangnya yang datang ke rumahnya, sudah pasti Bang Sahar menjamin makan mereka.
Bahkan rumahnya digratiskan bagi mereka yang ingin menggapai impiannya di
Jakarta. Dia menampungnya seperti keluarga sendiri. Kendati dirinya bukan
tergolong orang kaya.
Tidak
pernah pamrih. Sudah banyak orang Madura sukses berlabuh dan tak pernah
bersandar lagi. Namun Bang Sahar tak pernah mengingatnya lagi. Inilah sikap
mulia darinya.
Bagaimana
dengan orang bersuku lain? Ia tetap tidak pernah membeda-bedakan. Bang Sahar tetap
menampungnya. Asalkan dia mau makan dan tidur apa adanya.[]
- Yant Kaiy, Pimred apoymadura.com
Jumat, 21 April 2023
Tetap Lestari Tradisi Ziarah Kubur di Pasongsongan
| Agus Sugianto, warga Pasongsongan Sumenep. [Foto: Yant Kaiy] |
SUMENEP – Ziarah kubur menjadi salah sebuah tradisi Islami
bagi kaum nahdliyin di Madura. Ziarah kubur dilakukan dengan mengunjungi makam
keluarga yang telah meninggal dunia. Mereka mendoakan almarhum dan almarhumah
agar selamat dari siksa kubur sembari menaburkan bunga di pusaranya.
Tradisi
ziarah kubur juga masih tetap terjaga di tengah-tengah masyarakat
Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Jumat sore (21/4/2023).
“Biasanya
masyarakat Pasongsongan mengunjungi makam keluarganya sebelum berangkat ke
masjid melaksanakan shalat ied. Mereka baca Al-Quran, bertahlil, dan mendoakan
para arwah agar diampuni dosa-dosanya,” terang Agus Sugianto ketika dimintai
keterangannya tentang tradisi ziarah kubur.
Sebagai salah seorang pegiat NU dan tokoh masyarakat Pasongsongan, Agus Sugianto menilai bahwa kegiatan ziarah kubur merupakan satu peringatan kepada segenap insan, bahwa setiap yang bernyawa akan meninggalkan dunia fana ini. [kay]
Kamis, 20 April 2023
Pasar Murah Ramadhan Pasongsongan dan Santunan Anak Yatim
| Dari kiri: Agus Sugianto, Wakil Bupati Sumenep, dan Ainur Ridwan. [Foto: Yant Kaiy] |
SUMENEP – Pasar Murah Ramadhan dan santunan anak yatim
merupakan program Bupati Sumenep yang ditempatkan di halaman SDN Pasongsongan 1
Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Kegiatan sosial tersebut dihadiri Wakil
Bupati Sumenep Dewi Khalifah. Kamis sore (20/4/2023).
“Untuk
yang kesekian kalinya, saya dan Bapak Ainur Ridwan mendapat kepercayaan sebagai
tim pelaksana kegiatan sosial dari Pemkab Sumenep. Tebar manfaat di Bulan Suci
Ramadhan ini tidak hanya digelar di Pasongsongan saja. Banyak kecamatan lain
didaratan juga mendapat bagian dari program ini,” terang Agus Sugianto.
Selesai
penyerahan santunan anak yatim, Wakil Bupati Sumenep itu langsung meninggalkan
tempat pasar murah menuju Kecamatan Dasuk.
“Di Kecamatan Dasuk digelar juga Pasar Murah Ramadhan. Jadi beliau berbuka puasa disana,” tambah Agus Sugianto. [kay]
Nyai Eva Santuni Anak Yatim di Pasongsongan
| Nyai Eva sedang memberikan bantuan kepada salah seorang penerima manfaat. [Foto: Yant Kaiy] |
SUMENEP – Wakil Bupati Sumenep, Dewi Khalifah alias Nyai Eva
memberikan santunan anak yatim yang dipusatkan di SDN Pasongsongan 1 Kecamatan
Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Santunan tersebut berupa uang dan sembako.
Kamis sore (20/4/2022).
“Semoga
santunan kami bisa melahirkan senyum bahagia para anak yatim. Apalagi Ramadhan
tinggal menghitung hari akan berakhir. Insya Allah kedepan kami akan terus
menyantuni mereka, tidak terbatas di Bulan Suci Ramadhan,” ucap Nyai Eva dalam
kata sambutannya.
Dilokasi
juga digelar Pasar Murah sebagai ikhtiar meringankan beban masyarakat kecil
dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
“Terakhir, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada panitia pelaksana Pasar Murah yang telah memberikan ruang terhadap kami untuk bisa berbagi,” pungkas Nyai Eva. [kay]
Rabu, 19 April 2023
Haul KH Abdul Hamid Sayuthi Bindang Pasean
| Suasana haul KH Abdul Hamid Sayuthi. [Foto: Red As/YK] |
PAMEKASAN – Haul pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Falah, KH
Abdul Hamid Sayuthi dihadiri ratusan masayikh dan warga masyarakat sekitar.
Ponpes ini berlokasi di Dhalem Anyar
Bindang Kecamatan Pasen Kabupaten Pamekasan atau persis sebelah utara
SMPN 2 Pasean. Rabu (12/4/2023).
Para
masayikh yang hadir banyak diantaranya dari Kecamatan Pasongsongan Kabupaten
Sumenep. Wajar, sebab Ponpes Darul Falah berdiri di daerah yang berbatasan
langsung dengan Desa Pasongsongan.
Sepeninggal KH Abdul Hamid Sayuthi, telah dibangun masjid di kawasan Ponpes Darul Falah. Ikhtiar ini sebagai bentuk perhatian pengasuh Ponpes terhadap keinginan masyarakat sekitar. [kay]
Bukber Pepsi Gajah Cabang Pamekasan
| Suasana buka puasa bersama Pepsi Gajah Cabang Pamekasan. [Foto: Yant Kaiy] |
PAMEKASAN – Buka puasa bersama (Bukber) menjadi agenda rutin
bagi Pepsi Gajah (Persatuan Pencak Silat Gabungan Anti Jahat) yang berpusat di
Jalan Kiai Abubakar Sidik Pasongsongan Sumenep. Kali ini Bukber digelar di
Pepsi Gajah Cabang Pamekasan, Jalan Raya Tamberu Pamekasan. Selasa sore
(18/4/2023).
“Tahun
kemarin, pembagian takjil dan Bukber dilaksanakan di Pepsi Gajah Pusat
Pasongsongan. Bagi saya Bukber menjadi sarana terbaik dalam menjalin rasa
kekeluargaan diantara kami. Ini penting karena diantara kami punya kesibukan
masing-masing,” ujar Misyatun, salah seorang pengurus Pepsi Gajah Pasongsongan.
Misyatun
menambahkan, pelaksanaan Bukber kali ini memang dikemas sederhana. Kendati
begitu tidak mengurangi rasa kebersamaan, sebab sekian lama diantara mereka
jarang bertemu.
Pepsi Gajah didirikan oleh almarhum Muhammad Fadil yang telah melahirkan banyak pesilat berprestasi. Kini cabang perguruan ini tersebar di berbagai wilayah di Madura. [kay]
Selasa, 18 April 2023
Takmir Masjid Mujahidin Panaongan Bagi Bingkisan Lebaran
| Agus Sugianto,S.Pd (kanan) memberikan bingkisan Lebaran kepada salah seorang jamaah Masjid Mujahidin. [Foto: Yant Kaiy] |
SUMENEP – Takmir Masjid Mujahidin Dusun Benteng Utara Desa
Panaongan Kecamatan Pasongsongan Sumenep, dalam Bulan Suci Ramadhan kali ini
membagikan 54 bingkisan Lebaran. Pemberian bingkisan itu dibagikan langsung
kepada penerima manfaat. Selasa sore (18/4/2023).
“Bingkisan
Lebaran itu diperuntukkan bagi imam shalat rawatib, imam shalat Tarawih, imam
Shalat Jumat, Bilal, Marbot dan kepada mereka yang tadarus Al-Quran. Kegiatan
sosial ini merupakan agenda rutin tiap tahun,” terang Agus Sugianto, Sekretaris
Takmir Masjid Mujahidin.
Jangan
dinilai bingkisan itu berapa harganya, tambah Agus Sugianto. Hal ini
dimaksudkan sebagai bentuk perhatian pengurus takmir kepada mereka yang telah
menyemarakkan semua kegiatan ibadah di masjid.
“Kita memang tahu, sebenarnya mereka ikhlas beramal ibadah di masjid. Tanpa pamrih. Tapi hal itu sebagai wujud perhatian kami terhadap mereka,” pungkas Agus Sugianto. [kay]
Ustadz Muhammad Namsura, Alumni SDN Panaongan 3 Pasongsongan Beri Penilaian
| Ustadz Muhammad Namsura (tengah) ketika memberikan penilaian terhadap kegiatan belajar mengajar di SDN Panaongan 3 Pasongsongan. [Foto: Yant Kaiy] |
SUMENEP – Ustadz Muhammad Namsura salah seorang penerima
bingkisan Lebaran 1444 Hijriah dari SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan
berkesempatan didapuk memberikan pencerahan kepada para murid di sekolah
tersebut. Ia bercerita ketika masa-masa sulit sekolah dulu. Selasa (18/4/2023).
“Dulu
baju seragam hanya dua setel, putih-merah dan coklat. Kedua orang tua tak
pernah mengawasi pelajaran kita di rumah. Itu karena orang tua sibuk mencari
makan untuk kita,” urai Ustadz Namsura.
Berbeda
dengan anak-anak saat ini. Baju dan celana necis. Kurang uang jajan saja tidak
jadi berangkat sekolah, tambah Ustadz Namsura diiringi derai tawa hadirin.
Disamping
sebagai alumni, ia juga salah seorang guru ngaji yang tetap tinggal di tanah
kelahirannya. Posisi kediamannya di sebelah barat SDN Panaongan 3.
“Sejak Pak Agus Sugianto menjabat Kepala SDN Panaongan 3, rupanya banyak perubahan sangat berarti. Kegiatan belajar mengajar saat sekarang lebih dinamis. Selama ini saya tetap menjalin kerjasama dengan beliau terkait persoalan pendidikan,” nilai Ustadz Namsura. [kay]
Bingkisan Lebaran SDN Panaongan 3 Pasongsongan Sumenep
| Agus Sugianto,S.Pd (kanan) menyerahkan bingkisan Lebaran 1444 Hijriah kepada salah seorang guru ngaji yang ada di sekitar SDN Panaongan 3 Pasongsongan. [Foto: Yant Kaiy] |
SUMENEP – Dalam menjaga hubungan kekeluargaan dengan
masyarakat di sekitarnya, Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan 3 Pasongsongan
Sumenep menyerahkan bingkisan Lebaran 1444 Hijriah kepada beberapa guru ngaji
dan Komite Sekolah. Selasa sore (18/4/2023).
“Tradisi
ini tiap tahun selalu terlaksana. Sebagai kepala sekolah baru, saya melanjutkannya.
Saya berharap semoga hubungan baik ini senantiasa terjaga,” ucap Agus Sugianto.
Bingkisan
Lebaran kali ini berupa sarung yang diberikan kepada tujuh guru ngaji, Komite
Sekolah dan patner media online SDN Panaongan 3, yakni apoymadura.com.
“Bingkisan
Lebaran SDN Panaongan 3 mungkin harganya tidak seberapa. Yang tak kalah penting
jalinan komunikasi antara kami dengan masyarakat sekitar, utamanya guru ngaji
yang ada di sekitar sekolah ini,” tambah Agus Sugianto.
Penyerahan bingkisan tersebut diberikan langsung Agus Sugianto di acara buka puasa bersama (bukber). Hal ini dimaksudkan agar ada jalinan kekeluargaan dengan mereka. [kay]
Pesan Agus Sugianto di Pondok Ramadhan SDN Panaongan 3 Pasongsongan Sumenep
| Agus Sugianto,S.Pd (kiri) bersama para guru ngaji di acara buka puasa bersama di SDN Panaongan 3 Pasongsongan. [Foto: Yant Kaiy] |
SUMENEP – Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto merupakan
warga Dusun Benteng Utara Desa Panaongan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep
yang jadi Guru Penggerak satu-satunya di jenjang pendidikan SD Kecamatan
Pasongsongan. Terbukti dia telah sukses membuat perubahan cukup berarti bagi
kemajuan pendidikan di lembaganya.
Selama
Bulan Suci Ramadhan, Agus Sugianto menghelat acara Pondok Ramadhan 1444 Hijriah
selama tiga hari di sekolahnya. Puncaknya, digelar buka puasa bersama (bukber) dengan
guru ngaji, Komite Sekolah, para guru dan semua peserta didiknya. Selasa
(18/4/2023).
“Pondok
Ramadhan menjadi bagian tak terpisahkan dengan kegiatan sekolah selama hari
efektif fakultatif. Tiap tahun kegiatan religius ini selalu jadi agenda rutin.
Karena kita tahu didalamnya sarat pembelajaran moral terhadap peserta didik dan
masih ada kaitannya dengan dunia pendidikan,” ucap Agus Sugianto dalam kata sambutannya.
Dalam
kesempatan itu, Agus Sugianto menyampaikan ucapan terima kasih setinggi-tingginya
kepada semua yang hadir.
“Kegiatan
Pondok Ramadhan yang digagas SDN Panaongan 3 kali ini sebagai upaya memupuk
kebersamaan dengan para guru ngaji. Karena saya sadar, secara tidak langsung
para guru ngaji menjadi tulang punggung pendidikan akhlak terhadap para murid
kami,” tegas Agus Sugianto.
Memang
di sekolah juga diajarkan Pendidikan Agama Islam, tapi porsinya sedikit. Maka
untuk menajamkan nilai ilmu keagamaan para peserta didiknya tentu lebih banyak
diperoleh dari para guru ngaji.
“Pendidikan
karakter menjadi fokus utama kami. Maka di SDN Panaongan 3 sekarang tidak ada
lagi perangkingan. Yang ada adalah murid teladan,” tegasnya.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan Hari Raya Idul Fitri kepada beberapa guru ngaji, apoymadura.com dan Komite Sekolah. Karena mereka semua telah mempersembahkan sumbangsih besar bagi kemajuan SDN Panaongan 3 selama ini. [kay]
# Featured
Buka Puasa Hari ini dalam Ironi
Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...
-
Catatan: Yant Kaiy Membantu seorang teman membuatkan soal-soal Bahasa Madura. Dia seorang guru yang mengajar di salah sebuah SDN di Ke...
-
Catatan: Yant Kaiy Pada Sabtu (24/4/2021) salah seorang teman guru honorer datang ke rumah. Ia meminta dibuatkan soal-soal Bahasa Madura...