SDN Prancak 3 Gelar Tour Religi: Meneladani Perjuangan Wali Songo sebagai Fondasi Karakter Siswa

Bravo sdn prancak 3 pasongsongan kabupaten Sumenep


PASONGSONGAN – Suasana penuh khidmat dan semangat kebahagiaan menyelimuti rombongan siswa kelas VI SDN Prancak 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, saat melaksanakan tour religi ke makam Wali 5 di Jawa Timur. Kamis (14/5/2026). 

Kegiatan ini bukan sekadar perjalanan wisata biasa, melainkan sebuah kurikulum luar ruangan yang dirancang untuk memperkuat akidah dan pemahaman sejarah Islam bagi para siswa.

Tour religi ini jadi momentum penting bagi para siswa untuk memahami konsep tawasul dan menghormati jasa para ulama dalam menyebarkan syiar Islam di Nusantara. 

Sdn prancak 3 memang mantap

Dengan didampingi Kepala SDN Prancak 3, Miftahul Ulum, M.Pd., serta para guru, siswa diajak merenungi nilai kesabaran dan keteguhan iman yang dicontohkan oleh para Wali Songo.

Di setiap titik kunjungan, rombongan melakukan doa bersama dan pembacaan tahlil. 

Hal ini bertujuan untuk membiasakan siswa mendoakan orang-orang saleh sekaligus mengingatkan mereka akan esensi kehidupan setelah mati (akhirat).

Top.: Tour religi prancak 3

Kepala SDN Prancak 3, Miftahul Ulum, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud syukur (tasyakkur) atas tuntasnya masa pendidikan dasar para siswa. Namun lebih dari itu, ada pesan dakwah yang ingin disampaikan.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal nama besar Wali Songo, tetapi juga memahami strategi dakwah mereka yang santun dan penuh kedamaian. Ini adalah pengajaran tentang bagaimana Islam masuk ke tanah Jawa dengan merangkul budaya, bukan memukulnya,” jelas Miftahul Ulum.

Ia menambahkan bahwa nilai akhlakul karimah (akhlak terpuji) jadi fokus utama. 

Siswa diajarkan bagaimana beradab di tempat suci, menjaga lisan, dan menjaga kebersihan sebagai bagian dari iman.

Bagi para siswa, melihat langsung situs-situs bersejarah memberikan dampak kognitif yang berbeda dibanding hanya membaca buku teks. 

Salah satu siswa mengungkapkan bahwa ia merasa lebih bangga jadi seorang muslim setelah mengetahui betapa gigihnya perjuangan para wali dalam menyebarkan cahaya Islam di tengah tantangan zaman dahulu.

Lewat kegiatan ini, pihak sekolah berharap para lulusan SDN Prancak 3 memiliki bekal spiritual yang kuat sebelum melangkah ke jenjang pendidikan menengah.

“Kami berharap mereka menjadi pelajar yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tekun dalam beribadah dan memiliki semangat juang untuk mengisi kemerdekaan dengan nilai-nilai islami, seperti kejujuran, disiplin, dan kerja keras,” pungkas Miftahul Ulum.

Perjalanan ini ditutup dengan kebersamaan yang hangat, mempererat tali silaturahmi (ukhuwah) antar siswa dan guru, menciptakan kenangan yang tidak hanya berkesan di hati, tapi juga jadi amal jariyah dalam bentuk ilmu yang bermanfaat. [AS/Kaiy]

Postingan populer dari blog ini

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Madura PAS Kelas IV SD

Kepala SDN Panaongan 3 Jadi Narasumber Sosialisasi KGBO di SDN Pasongsongan 1