Edukatif dan Berkesan, Murid Kelas 6 SDN Padangdangan 2 Gelar Darmawisata Sejarah hingga Religi
PASONGSONGAN – Alih-alih merayakan kelulusan dengan acara lepas-pisah formal di dalam ruangan, SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, memilih cara yang lebih edukatif dan berkesan bagi para murid kelas VI. Sabtu (23/5/2026).
Mereka menggelar kegiatan darmawisata dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata sejarah, religi, dan alam ikonik di Kabupaten Sumenep.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa kelas VI dengan didampingi langsung para guru ini menyasar tiga lokasi utama, yaitu Kompleks Pemakaman Raja-Raja Asta Tinggi, Museum Keraton Sumenep, dan destinasi wisata pemandian Bukit Tawaf di Kecamatan Saronggi.
Kepala SDN Padangdangan 2, Madun, S.Pd.SD, menyampaikan bahwa agenda kunjungan wisata ini sengaja dirancang sebagai pengganti momentum lepas-pisah tradisional.
Selain memberikan ruang rekreasi setelah menempuh ujian, kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan kebudayaan lokal para siswa.
"Kami ingin memberikan kenangan yang tidak hanya menyenangkan, tapi juga bernilai guna bagi masa depan mereka. Kunjungan wisata ini menjadi pengganti acara lepas-pisah kelas VI, di mana anak-anak bisa belajar langsung dari sejarah dan potensi daerahnya sendiri," ujar Madun, S.Pd.SD.
Menelusuri Jejak Sejarah dan Religi Sumenep
Perjalanan edukasi ini dimulai dari Asta Tinggi, kawasan pemakaman sakral para raja dan keluarga bangsawan Sumenep.
Di lokasi ini, para murid diajak untuk mengenal lebih dekat silsilah pemimpin masa lalu sekaligus memanjatkan doa bersama.
Suasana religius dan khidmat menyelimuti kegiatan di lokasi pertama ini.
Puas menyelami wisata religi, rombongan SDN Padangdangan 2 melanjutkan perjalanan ke Museum Keraton Sumenep.
Di sini, antusiasme para siswa semakin memuncak saat melihat langsung berbagai peninggalan benda bersejarah, persenjataan kuno, kereta kencana, hingga arsitektur keraton yang masih terjaga keasliannya.
Para guru pendamping secara aktif memberikan penjelasan mengenai narasi sejarah di balik benda-benda koleksi tersebut yang dipandu oleh petugas.
Penyegaran di Bukit Tawaf Saronggi
Sebagai penutup rangkaian darmawisata, para murid diajak menikmati keindahan alam dan kesegaran air di Bukit Tawaf, Kecamatan Saronggi.
Tempat ini menjadi lokasi yang tepat bagi para siswa untuk melepaskan penat, bermain air, dan mempererat kebersamaan sebelum mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Melalui kegiatan darmawisata luar kelas seperti ini, SDN Padangdangan 2 membuktikan bahwa perpisahan sekolah tidak harus formal, melainkan bisa dikemas jadi ruang pembelajaran kontekstual yang menyenangkan dan menumbuhkan rasa cinta siswa terhadap tanah kelahirannya. [Kaiy]
