Antologi Puisi “Riak Sungai Debur Hati” (19)



Karya: Yant Kaiy

Oh, Gadis

teganya kau mengkhianati cinta

kepalsuan menghantar piluku

terurai. kumengimla nasib

kau kusayang menjadi miiik orang

dari ketulusan hatiku

 

semoga kita diberi jalan terang

meraih bintang cinta. bukan aku

tak lagi mencintaimu

bukan pula aku yang memulai

kebenoian di antara kita

dan dia.

Pasongsongan, 31/12/90

 

Kado Perpisahan

tiada yang lebih baik dari kesetiaanku

pengorbananku. hanya satu pintaku

sayangilah dia selalu

aku tak menghendaki sengketa itu

 

dari sekian banyak dusta. kepalsuanmu

kado mungil telah rusak bungkusnya

sekian lama kunenyimpan di lemari hati

dari keteduhan janji-janji manismu .

Pasongsongan, 31/12/90

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Sempat Direvitalisasi, Kondisi Sumber Agung Pasongsongan Kembali Memprihatinkan

Hairus Samad Kenang Sosok Ustadz Patmo: Ulama Muda Berpandangan Jauh ke Depan

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Mitos Uang Bernomer 999

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Peduli Warisan Desa, Pemuda Pakotan Inisiasi KP3L untuk Revitalisasi Sumber Agung