Kesunyian Diri



Pentigraf: Yant Kaiy

 

Ternyata benar kata orang tua, kalau usia sepertiku bisa membelenggu hasrat masa muda dulu. Karena menyibukkan diri di dunia kerja, membuat suasana hati kacau. Mana yang mesti didahulukan. Langkahku seolah terhenti. Hasrat masa muda itu terkubur. Ditambah kegagalan demi kegagalan untuk mendekat pada seorang dara. Kecewa sudah pasti. Namun apa boleh buat.

 

Padahal aku tidak pernah pilih-pilih dalam urusan perempuan. Yang penting, gadis tersebut tidak cacat fisik.  Soal cantik itu dari hati. Lebih-lebih dia harus taat beribadah. Niat baikku tulus untuk membina mahligai rumah tangga. Impian dulu itu terus perkasa, bertahta tak tergoyahkan.

 

Akan tetapi niat tulus tidak cukup. Butuh campur tangan Tuhan untuk bisa meraihnya. Bersabar jalan terbaik untuk tetap sehat jasmani.[]

 

Pasongsongan, 25/4/2021

Postingan populer dari blog ini

Dedikasi Tanpa Batas, Guru PJOK di Pasongsongan Tetap Gembleng Siswa Meski Cabang Lomba HUT RI Berkurang

Deretan Santri Pondok Pesantren Annidhamiyah Raih Prestasi Gemilang Selama Bulan Juli 2026

Ketulusan Anak-Anak Pasongsongan di Tengah Riuhnya Negeri