Membuang Waktu



Pentigraf: Yant Kaiy

Bila dalam kalut menyelimuti alam pikiranku, acapkali kuhabiskan waktu dengan membuka sosial media di smartphone. Kenyamanan berselancar di dunia maya membantai habis persoalan hidup sementara waktu. Memaksakan diri untuk tetap berkarya tidak mudah, justru kian dalam atma terperangkap ke lembah-lembah gundah. Ya, semakin amburadul semuanya.

Ketika mata mulai mengantuk, kubaringkan tubuh. Namun aku tidak bisa segera terlelap begitu saja. Sejenak ada penyesalan bergantungan. Tersadar karena waktu terbuang percuma.

Tidak hanya sekali. Tatkala penyesalan ternatal, ada ikrar tidak mengulanginya kembali. Tapi tetap saja tanganku gatal bila kesendirian malam mulai merasuk jiwa.[]

Pasongsongan, 27/2/2021





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik

Dedikasi 21 Tahun Berbuah Manis, Sundari Resmi Bertugas di SDN Padangdangan 1

Wujudkan Generasi Bugar, SDN Padangdangan 1 Gelar Program "Aku Hebat Aku Sehat"

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤