Terseret Rindu



Pentigraf: Yant Kaiy

Dia belum menyatakan jatuh cinta terhadapku. Sikapnya tetap seperti yang dulu, tertutup dalam urusan cinta. Beda denganku. Acapkali aku membeberkan apa saja kepadanya tanpa sisa. Sebab rahasiaku tidak akan dibocorkan.

Dia pernah hendak menciumku di salah satu ruang pertemuan. Tapi segera kutepis. Dia tak memaksa. Terlihat wajahnya pucat dan salah tingkah. Sejak saat itu persahabatan kami berjalan tidak normal, tidak seperti biasanya.

Kejadian tersebut sudah berlalu tiga tahun. Kami akhirnya terpisah karena  kuliah berbeda kota. Namun malam ini aku tiba-tiba mengingatnya.[]

Pasongsongan, 31/1/2021







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Sempat Direvitalisasi, Kondisi Sumber Agung Pasongsongan Kembali Memprihatinkan

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Mitos Uang Bernomer 999

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Hairus Samad Kenang Sosok Ustadz Patmo: Ulama Muda Berpandangan Jauh ke Depan

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik