Pertemuan Topan



Pentigraf: Yant Kaiy

Sekian lama aku tak bertemu dengannya di forum kajian agama di gedung elite. Aku susah beradaptasi dengan mereka para kaum intelektual, apalagi aku telah tahu banyak sepak terjangnya di arena kompetisi pemuja kaum berduit. Bukan aku membencinya. Tujuanku tak ingin larut akan permainan mereka di kehidupan nyata.

Dulu aku mengaguminya, lantaran segudang prestasi pernah disandangnya ketika kami masih di bangku SMP. Tapi dikala acara ramah tamah di salah satu ruangan tergelar, tak ada sepotong kata terluncur dari bibirnya.

Aku menjaga jarak. Dari ekor mata kuketahui, kalau dia sedang bersama suaminya. Aku tahu kalau ia menjaga penampilan agar terlihat anggun,  penuh pesona.[]

Pasongsongan, 20/1/2021





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Peduli Warisan Desa, Pemuda Pakotan Inisiasi KP3L untuk Revitalisasi Sumber Agung

Mitos Uang Bernomer 999

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya