Lautan Dosa



Pentigraf: Yant Kaiy

Keinginan untuk menghancurkan hidupnya semakin kuat saja. Tapi aku tidak terbiasa berlaku dosa semena-mena. Biarlah semua itu kupasrahkan pada Tuhan.

Mendustai semua yang telah kuberikan padanya teramat menyakitkan. Bagaimana tidak terkoyak batin ini, aku telah menggugurkan darah dagingnya, berjanji akan menikahinya. Tapi apa lacur, dia pindah ke lain cinta.

Episode terakhir dari penyesalan itu, aku tak mungkin berkubang selamanya pada luka. Mohon ampunan lebih baik. Tidak akan mengulanginya lagi.[]

Pasongsongan, 29/1/2021






Postingan populer dari blog ini

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

Jurnal Pembelajaran Mendalam dan Asesmen 2.0 (Umum) dengan Topik Pendekatan Understanding by Design dalam Perencanaan Pembelajaran

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi