Lautan Dosa



Pentigraf: Yant Kaiy

Keinginan untuk menghancurkan hidupnya semakin kuat saja. Tapi aku tidak terbiasa berlaku dosa semena-mena. Biarlah semua itu kupasrahkan pada Tuhan.

Mendustai semua yang telah kuberikan padanya teramat menyakitkan. Bagaimana tidak terkoyak batin ini, aku telah menggugurkan darah dagingnya, berjanji akan menikahinya. Tapi apa lacur, dia pindah ke lain cinta.

Episode terakhir dari penyesalan itu, aku tak mungkin berkubang selamanya pada luka. Mohon ampunan lebih baik. Tidak akan mengulanginya lagi.[]

Pasongsongan, 29/1/2021






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Hairus Samad Kenang Sosok Ustadz Patmo: Ulama Muda Berpandangan Jauh ke Depan

Sempat Direvitalisasi, Kondisi Sumber Agung Pasongsongan Kembali Memprihatinkan

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Mitos Uang Bernomer 999

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Hari Terakhir Sekolah, SDN Padangdangan 2 Gelar Rekreasi dan Makan Bersama di Pantai

Peduli Warisan Desa, Pemuda Pakotan Inisiasi KP3L untuk Revitalisasi Sumber Agung