Baru Sadar
Pentigraf: Yant Kaiy
Lama aku tenggelam dalam laut penyesalan tak berpantai. Terlunta dari
sekian hasrat tentang hidup sejahtera melebihi dari mereka tergolong bodoh saat
di bangku sekolah. Ya, ketimbang mereka, akulah siswa terbaik ketika menjawab
pertanyaan-pertanyaan guru.
Aku iri kepada mereka. Hidupku hancur tak berupa.
Diambang kehancuran itulah kemudian Tuhan menurunkan inspirasi tentang
arti hidup sesungguhnya. Bahwa di dunia tempat manusia menjalani ujian dan
cobaan.[]
Pasongsongan, 13/1/2021

