Pelupuk Senja Rindu

Get Google

Pentigraf: Akhmad Jasimul Ahyak
Wajah sendu menghias beranda mewah bagi rindu, itulah senyummu yang robusta kerap kali merobek bagian lambungku. Akulah pria patah hati, bagaimana aku bisa melanjutkan hidup kesehrianku jika merindumu hanya untuk orang yang selalu kau ingat di kota itu.

Sejak aku mengenalmu lewat angin yang berbisik dalam ponselku, di situ banyak catatan rahasia yang aku simpan di loker goole drive ku, karena itu merupakan bukti tentang cinta kita disaat pernah terjalin rindu dan kasmaran yang tak pernah aku lupa. Di awal kesendirianku hati ini membisu dalam kehampaan, terbius oleh sepi yang menyengat hati yang ada hanya kelam tanpa arti.

Saat kehilanganmu. Kau laksana mutiara berharga yang hilang tanpa bekas, tapi ada kenangan yang tak mungkin aku lupakan yaitu fotomu “Sulastri” kini masih membekas di goole drive ku. Dan manakala rasa gelisahku kian menjajah, untuk menghilangkan rasa rinduku aku buka laptop yang sudah terlukis wajahmu. Kini ‘Rinduku Terbawa Pelupuk Senja Matamu' .....Sulastri.

Komentar

Popular Posts

Dikasih Hati Minta Jantung: Noktah Sejarah Imigran Yaman dan Ulama Nusantara

NU Abu-Abu Soal Imigran Yaman, Diam yang Justru Menggelapkan Akal Sehat

Indonesia Milik Siapa? Anekdot Klaim Aulia Tarim dan Nasab yang Merasa Paling Berhak