Kidung Sesal


Pentigraf: Yant Kaiy
Memikirkannya membuat hati tambah khawatir. Cemas. Tonah, anakku satu-satunya lagi kuliah di luar kota. Sebagai seorang ibu dalam batin ini ingin selalu bersamanya. Tapi pendidikan anak jauh lebih penting. Satu dilema tak bisa terurai walau sudah tiga tahun kami terpisah jarak dan waktu. Sulit benak ini menangkis gempuran rindu padanya.

Penyesalan kini baru muncul. Tapi sudah terlambat, karena aku tak bisa hamil lagi. Itu disebabkan usiaku sudah mencapai 50 tahun.

Dulu, suamiku meminta untuk punya anak sebanyak-banyaknya. Alasannya, kalau satu anak saja akan kasihan mengurus kami jika sudah tua. Kalau lebih dari satu anak, mereka akan bergantian merawat kami.

Pasongsongan 25/3/2020


Postingan populer dari blog ini

Tak Ingin Inovasi Mati Saat Mutasi, Kepala SDN Panaongan III Abadikan Program Sekolah dalam Dua Buku

SDN Dungkek I Kembali Pertahankan Juara Umum, Borong 21 Piala di Semarak HUT ke-81 RI

SDN Padangdangan 1 Gelar Upacara Rutin, Pembina Tekankan Setiap Anak Unik dan Punya Potensi Sukses