Cakades Pasongsongan Salamin Berpolitik Santun
Perhelatan pesta demokrasi
Pilkades serentak di Kabupaten Sumenep sudah tinggal 4 hari lagi. Tentu para
Cakades telah menerapkan beberapa strategi dan jurus ampuh yang menurutnya bisa
mengatrol perolehan suara. Perspektif antar Cakades dalam menyoroti suasana di
desanya tentu juga berbeda dengan Cakades pesaingnya. Mereka sama-sama mencari
celah atau kans yang bisa menarik pemilih menjatuhkan aspirasinya pada dirinya.
Salah satu dari 5 diantara
Cakades Pasongsongan Kabupaten Sumenep yang menerapkan politik santun adalah
Salamin. Sebagai mantan Kepala Desa Pasongsongan selama satu periode, ia sangat
yakin kalau warga Pasongsongan akan menjatuhkan pilihan kepadanya. Baginya
tidak perlu melakukan black campaign dan berkonfrontasi politik untuk
menjungkalkan rivalnya. Sebab baginya dua jurus itu najis.
“Masyarakat Pasongsongan sudah
tahu siapa saya dan hasil kerja yang telah saya lakukan selama menjadi Kades
Pasongsongan. Plus-minus tentang kepemimpinan seseorang memang lazim berlaku bagi siapa saja. Adalah karya
nyata yang bisa menjawab, bukan kata-kata. Sebab kata-kata bisa dusta,
sedangkan kerja nyata adalah realita yang tak terbantahkan lagi,” ujar Salamin
pada apoymadura di kediamannya di Dusun Lebak Pasongsongan.
Cakades yang berada di nomer urut
2 ini memang lebih mengedepankan suasana adem-ayem. Suasana yang tenang tanpa
ada ketegangan. Menurutnya masyarakat Pasongsongan sudah banyak yang pintar dan
mengerti. Ia lebih mengedepankan logika, bukan dusta yang dibungkus dengan
janji-janji belaka.
Lebih jauh Cakades Salamin
memaparkan, strategi politik santunnya sebagai ujung tombak yang bisa menarik
simpati warga. Desa Pasongsongan yang mempunyai pelabuhan pesisir pantai
terbesar di Pulau Madura ini sepantasnya dapat memiliki Kepala Desa yang
cerdas. Mampu mengayomi warganya dengan baik sehingga kesejahteraan lahir
dengan sendirinya.
“Bagaimana kemakmuran akan
diraih, sementara warganya tidak rukun. Kalau kerukunan sudah mendarah-daging,
jelas warga akan giat berkarya,” tegasnya menyikapi suasana Pasongsongan yang
agak tegang pra Pilkades berlangsung.
Berikut petikan visi misi Cakades
Salamin:
Visi: Terwujudnya Desa
Pasongsongan ASRI (Aman, Sejahtera, Mandiri, dan Adil).
Misi:
1. Menjaga keamanan dan
ketertiban Desa Pasongsongan melalui semangat gotong-royong (meningkatkan
siskamling, kerja bakti).
2. Menjaga keharmonisan dan toleransi dalam
kehidupan berbudaya dan beragama masyarakat Desa Pasongsongan (mengadakan
pertunjukan budaya, menyelenggarakan hari besar keagamaan).
3. Meningkatkan kesejahteraan
masyarakat Desa Pasongsongan melalui pemenuhan fasilitas dan aksesibilitas di
bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.
4. Meningkatkan ekonomi desa
secara mandiri melalui pengelolaan produk unggulan desa.
5. Meningkatkan tata kelola
pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.
6. Meningkatkan kualitas
pelayanan publik kepada masyarakat secara optimal.
Lebih jauh Cakades Salamin
mengatakan, kalau dirinya tetap menjalin komunikasi hangat dengan para Cakades
lain. “Jalinan kemesraan, bukan permusuhan. Soal persaingan itu pasti,” ujar Salamin
singkat. (Yant Kaiy)