Bincang Santai dengan Ian (Bagian III dari 3 Tulisan): Impian Manajemen Koperasi Nelayan yang Bermanfaat Bagi Masyarakat Luas
Kata koperasi sering kita dengar.
Apa sesungguhnya koperasi itu, bagaimana sistem kerjanya, sekaligus manfaat apa
yang bisa didapat dari koperasi itu sendiri. Berikut apoymadura mewawancarai
Kades Pasongsongan Ian, panggilan sehari-hari dari Ahmad Saleh Harianto.
Menurut Ian, koperasi itu berasal
dari bahasa Inggris, coperation yang berarti kerja sama. Sistem pengelolaan koperasi
didasarkan pada asas kekeluargaan dalam sendi kehidupan berdemokrasi. Maka
siapa pun dapat mendirikan koperasi, baik perorangan ataupun badan hukum.
“Para ahli ekonomi
mengklasifikasi beberapa tujuan berdirinya koperasi. Sebenarnya koperasi
bertujuan utuk meningkatkan taraf hidup anggotanya dan masyarakat luas.
Koperasi juga dapat membangun tatanan perekonomian nasional, maka secara
otomatis koperasi itu bisa membantu pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang
adil dan makmur,” ujar Ian bersahaja. Senin (16/12/2019)
Ian mengimpikan sebuah koperasi
yang tidak bergerak di bidang simpan pinjam. Menurut pengalamannya, koperasi
yang bergerak di bidang ini seringkali gagal. Ian akan mencoba koperasi itu
bisa menyerap tenaga kerja.
Ian mencontohkan koperasi sukses
di bidang pembuatan kerupuk.
“Ada satu desa di Pulau Jawa yang
masyarakatnya membikin kerupuk. Para anggotanya bisa langsung mengambil tepung
di koperasi. Setelah jadi kerupuk mentah, mereka menjual ke koperasi. Tepung
satu kilogram harganya Rp 7.000,-. Setelah jadi kerupuk dijual dengan harga Rp
11.500,- per kilogram. Kelebihan Rp 3.500,- menjadi milik mereka. Koperasi
menjual ke pedagang Rp 12.000,- per kilogram. Koperasi memperoleh untung Rp
500,- per kilogram,” cerita Ian lebih jauh.
Ian menginginkan koperasi semacam
ini, karena koperasi hanya menyediakan bahan baku. Sedangkan anggota
menyelesaikan pekerjaannya di rumah masing-masing. Semakin banyak hasil
pekerjaannya, maka kian banyak pula pendapatan yang mereka peroleh.
“Koperasi nelayan sudah ada. Maka
saya akan memilih putra daerah yang memiliki kapabilitas untuk mengisi koperasi
ini,” janji lelaki murah senyum ini.
Apakah ada ide lain untuk
koperasi, tanya apoymadura lebih lanjut.
“Dari koperasi saya akan
mendirikan toserba. Di mana modal toserba ini akan diambil dari koperasi itu
sendiri. Tentu keuntungan dari toserba ini untuk kesejahteraan anggotanya. Saya
yakin program ini akan mendapat banyak dukungan,” pungkas Ian. (Yant
Kaiy)