Postingan

Siswa SDN Padangdangan 2 Gelar Upacara Rutin, Tekankan Kebersihan dan Persiapan Asesmen

Gambar
PASONGSONGAN – Pelaksanaan upacara bendera hari Senin di SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, berlangsung khidmat dan lancar. Senin (11/5/2026).  Suasana kondusif ini menunjukkan kedisiplinan yang terus dijaga warga sekolah dalam mengawali kegiatan belajar mengajar di awal pekan. Bertindak sebagai pembina upacara, Yeny Alfi Laeliy, S.Pd., memberikan amanat yang menekankan pentingnya menjaga ekosistem sekolah yang sehat.  Ia mengajak para murid untuk lebih peduli terhadap sampah dan menjaga keasrian kelas serta halaman agar suasana belajar tetap nyaman. Selain masalah kebersihan, Yeny juga memberikan motivasi khusus kepada para siswa untuk memacu semangat belajar mereka.  "Tingkatkan intensitas belajar kalian dan tetap fokus, agar hasil asesmen nanti memuaskan dan mencerminkan kerja keras kalian selama ini," pungkasnya di akhir amanat. [Kaiy]

Sapi Sonok Pasongsongan 2026: Keanggunan Budaya Madura di Tengah Terik.

Gambar
Sabtu (9/5/2026), berlokasi di Lapangan Sawungggaling, Desa/Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, bukan sekadar lapangan berdebu.  Di bawah sengatan matahari musim kemarau yang cukup menyengat, ribuan pasang mata jadi saksi betapa tingginya martabat kebudayaan Madura lewat helatan Kontes Sapi Sonok 2026. Walau cuaca panas membungkus arena, semangat ribuan penonton yang datang dari berbagai penjuru Madura tidak surut.  Hal ini membuktikan satu hal: Sapi Sonok bukan sekadar tontonan, melainkan kebanggaan kolektif yang menyatukan masyarakat. Lebih dari Sekadar Kontes Kecantikan Berbeda dengan Karapan Sapi yang mengadu kecepatan, Sapi Sonok adalah perayaan estetika dan etika.  Diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Pasongsongan, kontes ini menampilkan sepasang sapi betina yang diapit oleh Pangonong —ukiran kayu atau bambu yang menyatukan keduanya dalam satu harmoni. Ada filosofi mendalam di balik Pangonong tersebut. Ia bukan sekadar beban, melainkan simbol keselarasan....

SDN Padangdangan 2 Luncurkan Program "Sapusa" untuk Jaga Kebersihan Lingkungan

Gambar
PASONGSONGAN -- SDN Padangdangan 2 yang terletak di Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, secara resmi meluncurkan program Sabtu Pungut Sampah (Sapusa).  Program inovatif ini dirancang sebagai langkah nyata sekolah dalam membangun kesadaran individu seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga staf kependidikan. Sabtu (9/5/2026).  Lewat kegiatan ini, tiap Sabtu seluruh elemen sekolah bergerak bersama untuk memastikan tidak ada sampah yang berserakan di area pendidikan tersebut.s Implementasi program Sapusa dilakukan dengan metode gotong royong yang santai tapi tetap disiplin.  Suriyanto, selaku penjaga sekolah di SDN Padangdangan 2, menyambut positif inisiatif ini.  "Pembiasaan baik melalui Sapusa sangat efektif dalam menjaga kenyamanan tempat belajar," tutup Sundari. [Kaiy]
Gambar
Musik seringkali jadi mesin waktu yang paling jujur di antara beragam kesenian.  Lewat kolaborasi saya bersama musisi berdarah Batak, Yamaro Sitompul, lahir sebuah karya berjudul "Pelabuhan Pasongsongan".  Lagu ini bukan sekadar deretan nada, melainkan sebuah upaya untuk memotret kembali kejayaan sebuah bandar tua di pesisir utara Madura yang telah jadi saksi bisu pertukaran peradaban sejak berabad-abad silam. Pasongsongan dalam Lintasan Sejarah Jauh sebelum kita mengenal batas-batas modern, Pasongsongan sudah jadi magnet bagi dunia internasional.  Catatan sejarah menunjukkan bahwa sejak awal abad ke-14 Masehi, pelabuhan ini telah menjelma jadi titik temu yang sangat sibuk bagi para saudagar dari Arab dan Cina.  Di sinilah transaksi perdagangan global terjadi, berdampingan dengan misi mulia penyebaran agama Islam di nusantara. Pada masa itu, Pasongsongan bukanlah wilayah tak bertuan. Sistem pemerintahan yang tertata sudah berdiri kokoh di bawah kekuasaan seorang Adip...

Harmoni dalam Perbedaan: Persahabatan Saya dengan Yamaro Sitompul

Gambar
Persahabatan sejati seringkali tidak mengenal batas suku, agama, maupun latar belakang budaya.  Hal inilah yang saya rasakan dalam hubungan persahabatan erat saya dengan Yamaro Sitompul, seorang penyanyi gereja dan musisi berbakat berdarah Batak.  Hubungan kami adalah bukti nyata bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang mampu melahirkan karya-karya indah. Kenangan yang paling berkesan terjadi pada 1999. Selama tiga bulan, saya sempat tinggal dan menumpang di kediaman Yamaro di Perumahan Taman Wisma Asri, Bekasi.  Di sana, saya menyaksikan langsung bagaimana sosok Yamaro bukan hanya seorang seniman yang hebat, tetapi juga pribadi yang luar biasa hangat. Meskipun saya beragama Islam dan memiliki darah Madura yang kental, Yamaro dan keluarganya menerima kehadiran saya dengan tangan terbuka tanpa sedikit pun rasa canggung. Kebaikan hati Yamaro melintasi sekat-sekat identitas. Ia memperlakukan siapa saja dengan rasa hormat dan kasih yang tulus.  Sifat ...

Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) Hari Ketiga Kelas VI di SDN Padangdangan 2 Berlangsung Tertib dan Lancar

Gambar
PASONGSONGAN --  Di hari ketiga, pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) Tahun Pelajaran 2025-2026 untuk kelas VI di SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, berlangsung tertib dan lancar. Rabu (6/5/2026).  Kegiatan evaluasi akhir ini diikuti dengan penuh konsentrasi oleh para peserta didik.  Seluruh rangkaian kegiatan sejak pagi hari berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan tanpa adanya kendala yang berarti. Pengawasan yang dilakukan dewan guru juga berjalan dengan baik untuk memastikan pelaksanaan asesmen sesuai dengan tata tertib yang berlaku.  Lingkungan sekolah yang tenang dan teratur sangat mendukung kelancaran serta kenyamanan para siswa dalam menyelesaikan tahapan ASAJ pada hari ketiga ini. Akbar Choliq KS, S.Pd., selaku guru kelas VI di SDN Padangdangan 2, memberikan apresiasinya terhadap semangat para siswa.  "Pelaksanaan ASAJ kali ini siswa sangat antusias. Kami berharap hasil yang diperoleh nantinya bisa memu...

Cegah Cacingan, SDN Panaongan 3 Bersama Puskesmas Pasongsongan Wujudkan Generasi Sehat

Gambar
PASONGSONGAN – Upaya peningkatan kesehatan anak usia sekolah terus digalakkan. Salah satunya melalui kegiatan pemberian obat cacing yang dilaksanakan di SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsonga, Kabupaten Sumenep, bekerjasama dengan Puskesmas Pasongsongan. Selasa (5/5/2026). Dua tenaga kesehatan dari Puskesmas Pasongsongan, Ishmatul Amaniyah dan Maisarah, hadir langsung memberikan edukasi kepada para siswa sebelum proses pembagian obat dilakukan.  Dalam penyampaiannya, keduanya menjelaskan pentingnya konsumsi obat cacing secara berkala untuk menjaga kesehatan tubuh, mencegah gangguan pertumbuhan, serta meningkatkan konsentrasi belajar anak. Kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa terlihat aktif menyimak penjelasan dan sesekali mengajukan pertanyaan terkait materi yang disampaikan.  Suasana kelas pun menjadi hidup, mencerminkan tingginya rasa ingin tahu siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri. Pelaksanaan kegiatan di masing-masing kelas turut didampingi oleh wali kela...