Senin, 08 September 2025

SDN Soddara 2 Pasongsongan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Sdn soddara 2
Bambamg Sutrisno (kiri) bersama M Akbar (kanan). [Foto: sh]

SUMENEP – SDN Soddara 2, Kecamatan Pasongsongan, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat. Selasa (9/9/2025). 

Acara yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan jajaran sekolah ini berlangsung meriah sekaligus sarat makna.

Dalam kesempatan tersebut, tausiah disampaikan M Akbar, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah setempat. 

Ia memaparkan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Sdn Soddara

“Kita sebagai muslim sangat pantas meneladani akhlak dan perbuatan Nabi,” tutur M Akbar dalam tausiahnya. 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa di tengah tantangan zaman modern, peringatan Maulid Nabi harus dimaknai sebagai momentum refleksi spiritual bagi umat Islam.

Sementara itu, Kepala SDN Soddara 2, Bambang Sutrisno, menyampaikan bahwa pemilihan M Akbar sebagai penceramah bukan tanpa alasan. 

“Kami sengaja memilih beliau karena paham betul dengan kondisi peserta didik, sehingga pesan yang disampaikan bisa lebih mudah diterima,” ujarnya.

Peringatan Maulid Nabi di SDN Soddara 2 ini tidak hanya jadi ajang mengenang kelahiran Rasulullah, tapi juga upaya menanamkan nilai-nilai keteladanan Nabi sejak dini kepada para siswa. [sh]

CERPEN: Kisah Cinta Debur dan Tona: Rumah Tangga 17 Tahun yang Diuji Godaan Nafsu

Cerita singkat apoy Madura

By: Suriyanto Hasyim

Debur selalu percaya bahwa cinta adalah fondasi paling kokoh dalam rumah tangganya. 

Tujuh belas tahun sudah ia bersama Tona, melewati suka dan duka, membangun keluarga dengan penuh kesetiaan. 

Malam-malam mereka sering diisi dengan kebersamaan, tawa kecil, dan mesra yang tak pernah pudar meski usia kian bertambah.

Tapi, belakangan Debur merasakan keganjilan. 

Tona berubah. Tatapannya sering kosong, senyumnya tidak lagi utuh. 

Hingga akhirnya, kenyataan pahit itu terkuak—Tona jatuh hati pada seorang pemuda jauh lebih muda darinya. 

Bukan karena harta, melainkan karena keinginan liar yang tak mampu ia kendalikan.

Debur terpukul. 

Baginya, Tona bukan sekadar istri, tapi separuh jiwa. 

Ia sulit memahami, bagaimana mungkin wanita yang tiap malam masih ia dekap dengan penuh cinta, bisa tergoda oleh nafsu sesaat.

Di ruang sunyi hatinya, Debur hanya mampu berbisik, 

“Apakah cinta yang kuberi selama ini belum cukup? Ataukah cinta memang bisa kalah oleh nafsu?” []

KH Kamilul Himam: Wajib Bersyukur Atas Lahirnya Baginda Nabi Muhammad SAW

Mts Istikmalunnajah
KH Kamilul Himam (tengah). [Foto: sh]

SUMENEP — Madrasah Tsanawiyah (MTs) Istikmalunnajah yang berlokasi di Dusun Pakotan, Desa/Kecamatan Pasongsongan, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat. Senin (8/9/2025). 

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri seluruh siswa, para kepala madrasah di lingkungan LP Ma’arif, serta beberapa tokoh penting, salah satunya KH Hosnan Mustofa dari PC NU Sumenep.

Hadir sebagai penceramah utama, KH Kamilul Himam, salah satu pengasuh Pondok Pesantren Al-Istikmal, Pasongsongan. 

MTs Istikmalunnajah Pasongsongan
Peserta didik MTs Istikmalunnajah. [Foto: sh]

Dalam tausiyahnya, ia menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan momentum yang sangat berharga.

“Maulid Nabi merupakan kenikmatan yang luar biasa karena manusia merupakan umat Nabi Muhammad SAW. Dan wajib hukumnya kita mensyukuri atas lahirnya Baginda Nabi,” ungkap KH Kamilul Himam.

Ia membahkan, bahwa peringatan ini tidak hanya jadi ajang memperkuat kecintaan kepada Rasulullah, tapi juga mempererat ukhuwah antar lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif. 

Suasana makin semarak dengan kehadiran para tokoh agama dan masyarakat yang ikut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tahunan ini. [sh]

Minggu, 07 September 2025

MTs Istikmalunnajah Pasongsongan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Penuh Khidmat

Mts Istikmalunnajah kecamatan Pasongsongan
Edi Sucipto (2 dari kiri) dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW. [Foto: sh]

SUMENEP — Suasana penuh khidmat menyelimuti salah satu ruangan MTs Istikmalunnajah yang berlokasi di Dusun Pakotan, Desa/Kecamatan Pasongsongan, saat madrasah ini menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh siswa, para kepala madrasah di lingkungan LP Ma’arif, serta tokoh agama K. Hosnan Mustofa dari PC NU Sumenep. Senin (8/9/2025). 

Peringatan ini diawali dengan lantunan shalawat yang menggema dari para siswa, menambah suasana religius dan menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW. 

Kegiatan ini tidak hanya jadi agenda rutin, tapi juga momentum kebersamaan antara warga madrasah, para pendidik, dan masyarakat sekitar.

Kepala MTs Istikmalunnajah, Edi Sucipto, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya mengambil hikmah dari peringatan Maulid Nabi. 

“Maulid Nabi merupakan momentum kebersamaan untuk menambah ketaqwaan kepada Allah SWT. Dengan memperingati Maulid Nabi, kita diharapkan bisa meneladani seluruh sisi kehidupan Nabi Muhammad SAW,” harapnya.

Edi Sucipto juga mengajak para siswa untuk kian memperkuat akhlak, meneladani perjuangan Nabi, dan menjadikan pendidikan sebagai bekal utama menghadapi masa depan. [sh]

Siswi SDN Padangdangan 2 Ikuti Lomba Baca Puisi HUT RI ke-80

Sdn Padangdangan 2 kecamatan Pasongsongan
Gaya Bilqis saat ikut lomba. [Foto: sh]

SUMENEP — Bilqis Khoirunnisa’ Agustin, siswi kelas V SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, terpilih mewakili sekolahnya untuk mengikuti Lomba Baca Puisi dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80. 

Penunjukan tersebut merupakan hasil kepercayaan guru pembimbing terhadap kemampuan Bilqis.

“Itu pengalaman pertama ikut lomba baca puisi,” ungkap Bilqis polos ketika ditemui di rumahnya. Sabtu (6/9/2025). 

Dengan bimbingan gurunya, ia tampil maksimal di hadapan dewan juri.

Tapi, vokalnya yang tipis membuat harapannya untuk melaju ke babak semifinal belum tercapai.

Meski demikian, Bilqis mengaku bangga bisa berpartisipasi dalam ajang tersebut. 

Baginya, kesempatan ini jadi pencapaian berharga karena dari sekolahnya hanya dua siswa yang berkesempatan mengikuti lomba baca puisi tingkat kecamatan.

Guru pembimbing Bilqis, Sundari, mengaku puas dengan usaha siswinya meski belum berhasil melangkah lebih jauh. 

“Kami bangga dengan Bilqis. Keberanian tampil di depan umum adalah langkah besar, dan pengalaman ini akan jadi bekal berharga untuk pengembangan dirinya di masa depan,” ujarnya. [sh]

Macopat Lesbumi Pasongsongan Tetap Eksis Gelar Pagelaran Seni

Macopat madura
Sunayan (kiri) saat melantunkan tembang Macopat. [Foto; sh]

SUMENEP — Perkumpulan Macopat Lesbumi MWC NU Pasongsongan kembali menampilkan pagelaran Macopat Madura di kediaman Salehodin Khoir, Dusun Benteng, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan. Sabtu (6/9/2025). 

Pagelaran tersebut menghadirkan suasana khas seni tradisi lisan yang masih lestari di tengah masyarakat.

Menurut keterangan Sunayan saat diwawancarai, hingga saat ini perkumpulan tersebut jadi satu-satunya komunitas macopat yang masih eksis di wilayah Pasongsongan. 

“Perkumpulan Macopat Lesbumi tiap bulan tetap mengudara di Kecamatan Pasongsongan, bahkan ada anggota kami yang dari Kecamatan Pasean,” ungkap Sunayan, salah satu anggota perkumpulan Macopat Lesbumi.

Keberlangsungan pagelaran ini menjadi bukti nyata bahwa seni macopat sebagai warisan budaya Madura tetap terjaga di Pasongsongan. 

Hal ini sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Pasongsongan di tengah arus modernisasi. [sh]

MI Annajah Dusun Pakotan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Maulid nabi muhammad saw
Dewan guru MI Annajah, Ketua dan Pembina Yayasa LP Ma'arif. [Foto: sh]

SUMENEP — Madrasah Ibtidaiyah (MI) Annajah yang berlokasi di Dusun Pakotan, Desa sekaligus Kecamatan Pasongsongan, menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman sekolah. Sabtu (6/9/2025). 

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri seluruh peserta didik dari kelas 1 hingga kelas 6, dewan guru, serta Ketua Yayasan MI Annajah.

Mi Annajah pasongsongan Sumenep

Selain itu, hadir pula sejumlah tokoh agama dari wilayah Pasongsongan dan Pembina Yayasan LP Ma’arif, K. Ahmad Hannan, BA, yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. 

Kehadiran berbagai unsur tersebut semakin menegaskan pentingnya peringatan Maulid Nabi SAW sebagai momentum memperkuat ukhuwah dan meneladani akhlak Rasulullah.

Mi annajah desa pasongsongan Sumenep

"Peringatan Maulid Nabi SAW diharapkan tidak hanya jadi agenda rutin, melainkan juga wadah pembinaan karakter religius peserta didik," harap Syamsi, S.Pd.I usai acara. 

Kepala MI Annajah ini juga menambahkan, bahwa pelaksanaan Maulid Nabi ini bertujuan agar peserta didik bisa meneladani nilai-nilai luhur yang diajarkan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. [sh]

Jalan-jalan Sehat Desa Pasongsongan Berlangsung Sukses, Ribuan Peserta Padati Lapangan Sawunggaling

Desa Pasongsongan Sumenep
Peserta JJS Desa Pasongsongan membludak. [Foto: sh]

SUMENEP — Jalan-jalan Sehat (JJS) yang digelar Pemerintah Desa Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, berlangsung meriah dan sukses dengan diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan. 

Tidak hanya warga setempat, sejumlah peserta juga datang dari luar Desa Pasongsongan untuk turut serta dalam kegiatan tersebut. Ahad (7/9/2025). 

Acara yang dipusatkan di Lapangan Sawunggaling ini dimeriahkan dengan penyerahan hadiah utama berupa sepeda listrik, disusul berbagai hadiah menarik lainnya, seperti peralatan elektronik rumah tangga serta sejumlah doorprize. 

Kecamatan Pasongsongan Sumenep

Ditambah adanya pentas musik menambah suasana kian semarak. 

Kepala Desa Pasongsongan, Ahmad Saleh Harianto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah ikut serta. 

“Insya Allah tahun depan akan kami laksanakan JJS lagi dengan hadiah utama lebih besar dan lebih banyak,” ujarnya di hadapan ribuan peserta.

Dengan suksesnya pelaksanaan JJS tahun ini, Pemerintah Desa Pasongsongan optimis kegiatan serupa akan terus jadi agenda tahunan. [sh]

Satpol PP dan Dishub Pamekasan Tertibkan Pedagang Musiman di Jalan Raya Waru

Satpol pp dan dishub pamekasan
Pedagang musiman tidak lagi berjualan di pinggir Jalan Raya Pasar Waru. [Foto: sh]

PAMEKASAN – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan melakukan penertiban terhadap para pedagang musiman yang berjualan di sepanjang pinggir Jalan Raya Waru. Ahad (7/9/2025). 

Penertiban ini rutin dilakukan sejak Agustus setiap hari pasaran, yakni Kamis dan Ahad. 

Tujuan utamanya menjaga ketertiban para pedagang musiman agar arus lalu lintas di kawasan Pasar Waru tidak macet. 

“Setiap hari pasaran, petugas Satpol PP dan Dishub terus bertugas di Pasar Waru,” ujar Joko Sura, salah seorang pedagang jual-beli emas. 

Ia menambahkan, sejak adanya penertiban, kondisi arus lalu lintas di Jalan Raya Waru jadi lebih tertib dan lancar.

Langkah ini disambut positif masyarakat, mengingat kawasan tersebut kerap mengalami kemacetan akibat banyaknya pedagang musiman yang menempati bahu jalan. 

"Kami berharap, penertiban ini bisa berkesinambungan. Sehingga ada rasa nyaman baik bagi pedagang maupun pengguna jalan," pungkas Joko Sura. [sh]

Sabtu, 06 September 2025

Perkumpulan Macopat Lesbumi Pasongsongan Dapat Undangan Tampil di Jakarta

Macopat lesbumi Pasongsongan
Sunarto (kiri), Humas Perkumpulan Macopat Lesbumi Pasongsongan. [Foto: sh].

SUMENEP – Kabar baik datang dari Perkumpulan Macopat Lesbumi MWC NU Pasongsongan. 

Dalam waktu dekat, kelompok seni tradisi ini berpeluang tampil di Jakarta memenuhi undangan seorang pegiat kesenian. 

“Memang belum final, tapi sinyal itu sudah ada,” ungkap Sunarto, Humas Perkumpulan Macopat Lesbumi. Ahad (7/9/2025). 

Lebih lanjut, Sunarto menyampaikan bahwa peluang ini merupakan buah dari konsistensi para anggota dalam merawat dan melestarikan kesenian Macopat Madura. 

“Rekan-rekan kami terus berkomitmen dalam menjaga warisan leluhur, sehingga perhatian dari luar daerah mulai berdatangan,” tambahnya.

Jika rencana ini terealisasi, penampilan di Jakarta akan jadi momentum penting bagi Macopat Lesbumi Pasongsongan 

Sudah pasti akan memperluas jangkauan dan memperkenalkan kekayaan seni budaya Madura ke khalayak yang lebih luas. [sh]

Macopat Lesbumi Pasongsongan Tampil Memukau dengan Kisah Nurbuat

Lesbumi Pasongsongan Sumenep
Ahmad Tohari (kanan). [Foto: sh]

SUMENEP – Perkumpulan Macopat Lesbumi MWC NU Pasongsongan kembali memikat para pendengarnya melalui lantunan syair penuh makna. 

Kesenian warisan leluhur ini berkumandang lewat pengeras suara di kediaman Salehodin Khoir, Dusun Benteng, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan. Sabtu malam (6/9/2025). 

Pada kesempatan kali ini, Macopat Lesbumi mengetengahkan kisah Nurbuat. 

“Nurbuat bercerita tentang kenabian dari manusia mulia Nabi Muhammad SAW,” terang Ahmad Tohari, Ketua Perkumpulan Macopat Lesbumi Pasongsongan.

Lebih lanjut, Ahmad Tohari menuturkan bahwa pementasan Macopat kali ini sekaligus jadi bentuk penghormatan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Kehadirannya di tengah masyarakat tidak hanya menjadi hiburan, tapi juga media dakwah budaya yang sarat nilai spiritual. [sh]

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...