Dilansir dari terbitan.com, edisi Senin (21/4/2925), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Taretan Legal Justika menggelar aksi damai di depan Mapolres Sumenep untuk menuntut pemecatan Kanit Reskrim Polsek Dungkek, Joko Dwi Heri Purnomo, yang diduga melakukan pemerasan terhadap rakyat kecil. Joko diduga meminta uang kepada pelapor agar kasus perusakan pagar bisa dilanjutkan. LBH Taretan Legal Justika mendesak Kapolres Sumenep untuk memecat Joko dan mengambil alih kasus perusakan pagar di Bancamara. Jika tidak ada tanggapan, mereka akan melakukan aksi lanjutan dengan jumlah massa lebih besar.[]
Senin, 21 April 2025
Protes‼️ Jalan Rusak, Warga Sumenep Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan😭
Dilansir dari demarkasi.com, edisi Senin (21/4/2025), warga Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang di tengah jalan utama yang rusak parah. Jalan tersebut sudah bertahun-tahun tidak diperbaiki dan telah memakan korban kecelakaan tunggal lebih dari 5 orang dalam beberapa bulan terakhir. Anggota DPRD Sumenep, Akhmadi Yazid, mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) untuk segera melakukan perbaikan jalan, karena perbaikan tidak boleh menunggu sampai menimbulkan korban susulan. Sementara itu, kepala Dinas PUTR belum memberikan respons terkait kasus ini.[]
Minggu, 20 April 2025
Eksotis‼️ 4 Wisata Bahari di Sumenep yang Wajib Dikunjungi saat Libur Lebaran🍸
Dilansir dari radarmadura.jawapos.com, edisi Ahad (13/4/2025), Sumenep merupakan sebuah kabupaten di ujung timur Pulau Madura, memiliki empat permata wisata bahari yang memikat, yaitu Gili Labak, Pantai Slopeng, Pantai 9, dan Pantai Lombang. Gili Labak menawarkan keindahan bawah laut yang masih perawan,Pandai sementara Pantai Slopeng menjadi tempat favorit untuk menyaksikan sunset yang romantis. Pantai 9 memiliki keunikan garis pantai yang menyerupai angka sembilan, sedangkan Pantai Lombang menawarkan kombinasi pasir putih dan hutan cemara yang menyegarkan. Keempat pantai ini menjadi destinasi wisata populer saat libur Lebaran dan menawarkan pengalaman berlibur yang berbeda-beda.[]
H3boh‼️ Istri Bupati Pamekasan Diduga Terlibat Kasus Jual Beli Kios Eks PJKA, Ini Kronologinya🔥
Dilansir dari detektifjatim.com, edisi Ahad (20/4/2025), seorang wrga berinisial RP mengungkap dugaan keterlibatan istri Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, dalam kasus jual beli kios eks PJKA di kawasan stasiun Pamekasan. RP membeli kios tersebut dari almarhumah HT, ibu kandung TAS yang diduga istri Bupati Pamekasan. Namun, TAS meminta kios tersebut dikembalikan dengan alasan sebagai ahli waris, meskipun RP telah membeli kios tersebut dengan perjanjian hitam di atas putih. RP menolak permintaan TAS dan menunjukkan surat perjanjian yang ditandatangani oleh TAS, yang menyatakan kios tersebut milik almarhumah HT. Bupati Pamekasan enggan memberikan komentar dan meminta semua pihak taat pada aturan.[]
Besok‼️ Penyerahan SK CPNS dan PPPK di Sumenep, Momentum Awal Pengabdian bagi Ratusan Calon ASN
Dilansir javanetwork.co.id, edisi Ahad (20/4/2025), Pemerintah Kabupaten Sumenep akan mengadakan acara penyerahan Keputusan Bupati tentang pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 21 April 2025. Acara ini menandai babak penting dalam perjalanan birokrasi lokal dan menjadi simbol apresiasi terhadap perjuangan panjang para peserta seleksi. Penyerahan surat keputusan ini diharapkan menjadi pelecut semangat baru bagi para CPNS dan PPPK yang akan mengabdikan diri di berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Sumenep.[]
Luar Biasa‼️ Fuad dari Palu Kembali Mencium Aroma Setelah 8️⃣ Tahun, Berkat Terapi Ramuan Banyu Urip
![]() |
| MS Arifin (belakang) bersama Fuad dari Palu. [Foto: Surya] |
Sabtu, 19 April 2025
Siapa Peduli⁉️ Nenek Arbemi Lumpuh Total 10 Tahun😭 Hidup dalam Kemiskinan tanpa Bantuan Sosial🆘
Dilansir dari terasindo.co.id, edisi Sabtu (19/4/2025), Nenek Arbemi, seorang warga Desa Beringin, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, hidup dalam kemiskinan dan lumpuh total selama 10 tahun. Adiknya, Mastuya, merawatnya sendirian dengan kondisi ekonomi yang sulit. Meskipun seharusnya menerima bantuan sosial dari pemerintah, Arbemi tidak pernah mendapatkannya. Sebaliknya, tetangga yang lebih mampu secara ekonomi justru menerima bantuan, membuat Mastuya merasa bingung dan tidak adil. Keluarga tersebut sangat membutuhkan bantuan, terutama untuk biaya pengobatan dan kebutuhan sehari-hari.[]
Amburadul⁉️ Program BSPS di Sumenep Disebut Tidak Sesuai Ketentuan, Kejari Diminta Usut Tuntas💪
Dilansir dari radarmadura.jawapos.com, edisi Sabtu (19/4/2025), Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep diduga amburadul dan berpotensi berimplikasi hukum karena tidak sesuai dengan ketentuan. Seorang penerima bantuan di Desa Torjek, Kecamatan Kangayan, hanya menerima papan kayu dan genting senilai kurang dari Rp 5 juta, padahal seharusnya menerima bantuan senilai Rp 20 juta. Komisi III DPRD Sumenep mendesak aparat penegak hukum untuk menyeret pelaku pemotongan bantuan ke meja hijau dan memanggil pihak-pihak terkait untuk membuka ruang keadilan bagi masyarakat miskin yang dipermainkan. Saat ini, Kejari Sumenep telah memanggil beberapa kepala desa dan OPD untuk mendalami perkara tersebut.[]
Miris😭 PLN Sumenep Diduga Lepas Tangan, Warga Merugi Puluhan Juta Karena Penipuan Oknum❗
Dilansir dari madurapost.net, edisi Sabtu (19/4/2025), salah seorang warga Desa Lapataman, Kecamatan Dungkek, Jailani, mengaku menjadi korban penipuan oleh oknum yang mengatasnamakan petugas PLN dan merugi puluhan juta rupiah. Meskipun demikian, PLN Sumenep dinilai belum memberikan kejelasan dan terkesan lepas tangan. Kepala ULP PLN Sumenep menjelaskan bahwa pelanggan harus bermigrasi ke sistem pascabayar untuk menyelesaikan tagihan susulan, namun Jailani menilai PLN berusaha melepaskan tanggung jawab. Jailani mempertanyakan logika sanksi denda yang dijatuhkan dan mendesak PLN untuk membuka status kepegawaian oknum yang bersangkutan dan menjelaskan prosedur yang berlaku.[]
Manunggal Air💧 Kodim Sumenep Laksanakan Pengeboran Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air 💦
Dilansir dari jnn.co.id, edisi Jumat (18/4/2025), Kodim 0827/Sumenep melalui program TNI AD Manunggal Air melakukan pengeboran sumur bor di Dusun Tembing, Desa Batudinding, Kecamatan Gapura, untuk menyediakan akses air bersih bagi 125 Kepala Keluarga (KK). Pengeboran yang dimulai pada 17 April 2025 ini telah mencapai kedalaman 53 meter dan diharapkan bisa memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat setempat, meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka, serta mendukung program swasembada pangan. Program ini bertujuan memastikan seluruh masyarakat bisa menikmati air bersih dan mengurangi masalah sosial dan kesehatan yang terkait dengan kekurangan air.[]
Viral‼️ Tempat Liburan Anak Murah di Sumenep, ABS Gapura Jadi Pilihan yang Tepat
# Featured
Buka Puasa Hari ini dalam Ironi
Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...
-
Catatan: Yant Kaiy Membantu seorang teman membuatkan soal-soal Bahasa Madura. Dia seorang guru yang mengajar di salah sebuah SDN di Ke...
-
Catatan: Yant Kaiy Pada Sabtu (24/4/2021) salah seorang teman guru honorer datang ke rumah. Ia meminta dibuatkan soal-soal Bahasa Madura...










