Selasa, 31 Mei 2022

Liku-liku Sertifikat Tanah


Realita di lapangan, mengurus sertifikat tanah itu tidak mudah. Kendati iklan telah disiarkan lewat berbagai media, bahwa sertifikat tanah sangat mudah didapatkannya. Itu hanya omong besar. Basa-basi.

Kita mafhum kalau akhirnya banyak orang berkata membuat sertifikat tanah itu ribet dan susah, menghabiskan duit jutaan rupiah dan lama selesainya. Menguras energi.

Sudah menjadi mainset atau kebiasaan di masyarakat, bahwa membuat sertifikat tanah itu harus lewat notaris dengan biaya mahal dan lama jadinya. Terkadang pemohon seperti pengemis. Padahal semua orang tahu, kalau mereka yang mengurus sertifikat tanah ada dana untuk hal itu.

Wajar jika akhirnya banyak kasus orang membuat sertifikat tanah mempercayakan kepada notaris, kendati dari sisi pembiayaan cukup mahal. Ditambah juga lama sekali jadinya, dari berbulan-bulan sampai bertahun-tahun.

Semua orang tahu, pekerjaan yang begitu membosankan adalah menanti. Kalau memang mudah, kenapa rakyat harus dipersulit. Persoalan ini sejatinya mendapat perhatian serius dari pemerintah. Bukan hanya bahasa gombal yang terus dibombardir ke tengah-tengah masyarakat luas.

Aslinya membuat sertifikat tanah maju urus sendiri tanpa pakai Notaris, itu bisa sangat mudah dan biaya juga sangat murah.

Jika Anda disibukkan oleh faktor pekerjaan, dagang, bisnis dan lainnya yang membuat waktu Anda tidak memungkinkan untuk membuat sertifikat tanah maju sendiri. Bukan melemparkan pada pihak ketiga.

Berikan kuasa kepada saudara Anda atau tetangga Anda yang masih menganggur atau orang yang menurut Anda bisa dipercaya untuk mendaftarkan sertifikat tanah Anda.

Kemudian datanglah ke kantor BPN untuk menanyakan persyaratan pendaftaran, biaya dan waktu selesainya sertifikat tanah sesuai dengan riwayat tanah yang akan Anda buatkan sertifikat.

Riwayat sertifikat tanah itu macam-macem yaitu pembuatan sertifikat baru, balik nama waris, hibah, jual beli, sertipikat hilang dan lainnya.

Kemudian jika sudah datang ke Bagian Pendaftaran BPN dan masyarakat yang akan mendaftar maju sendiri ditolak dan diarahkan harus pakai atau melalui notaris.

Maka bisa diduga oknum pegawai BPN itu bermain dengan oknum Notaris dalam bisnis pendaftaran sertipikat tanah.

Sebab tidak ada dasar hukum dan melanggar hukum jika pegawai BPN menolak masyarakat maju sendiri mendaftar sertipikat tanah.

Dan tak usah bingung ketika ketemu kasus seperti itu, di google banyak sekali informasi tentang syarat-syarat berkas yang dibutuhkan untuk pendaftaran sertipikat tanah, dan tinggal ketik di pencarian sesuai riwayat tanah anda maka akan terbuka banyak informasi.

■ Berapa sih biaya pembuatan sertipikat tanah di BPN ketika diurus sendiri ?

1. Pendaftaran awal dari Letter C ke Sertipikat = Rp. 800.000an

2. Pecah atau Split = Rp. 400.000an

3. Balik nama = Rp. 300.000an

4. Pecah dan Balik Nama = Rp. 800.000an

5. Dan lain-lainnya.

Dasar hukum :

(Peraturan Pemerintah No 128 Tahun 2015)

■ Berapa sih waktu pembuatan sertipikat tanah di BPN ?

1. Pendaftaran awal dari Letter C ke Sertifikat = 98 hari

2. Pecah atau Split = 15 hari

3. Balik Nama = 5 hari

4. Dan lain-lainnya.

Dasar hukum :

Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 1 Tahun 2010)

Dan apa sih yang membuat mahal dalam pembuatan sertipikat tanah itu?

Yang membuat mahal adalah urusan melengkapi berkas persyaratan dari mulai mengurus surat di Desa, Kecamatan dan Dinas dan pembuatan Akta di PPATS (Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara) atau PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) swasta atau non pemerintah.

Biaya pengurusan berkas persyaratan bisa menghabiskan biaya dari Rp. 500.000 sampai 2 juta.

Baik untuk biaya bolak-balik mengeluarkan bensin, makan, rokok, membayar kebutuhan berkas sesuai peraturan yang harus dibayar.

Kadang juga banyak oknum-oknum baik perangkat desa, camat dan lainnya yang meminta uang tips untuk diuruskan berkas persyaratannya dari uang rokok Rp. 50.000 sampai Rp. 100.000.

Belum lagi jika harus ada berkas persyaratan yang diurus di PPATS di Kecamatan atau PPAT yaitu pembuatan Akta baik Akta Jual Beli, Hibah dan Waris.

Banyak kasus di Kecamatan ketika masyarakat ingin membuat Akta di PPATS itu harus membayar mahal sampai berjuta-juta.

Jika menemukan kasus seperti itu maka mintalah bukti pembayaran (Kuitansi), pasti mereka tidak akan berani memberikan bukti pembayaran tersebut.

Itu artinya mereka mau menipu dan memeras masyarakat, karena aslinya itu sangat murah tidak sampai berjuta-juta.

Dan ingat selain membuat Akta di PPATS Kecamatan, yaitu membuat Akta di PPAT, maka anda akan datang ke kantor PPAT yang biasanya menemukan plang bertuliskan PPAT / Notaris, artinya PPAT itu merangkap sebagai Notaris.

Ketika sudah datang ke kantor cukup minta dibuatkan akta saja, tidak perlu dipasrahkan atau percayakan kepada Notaris untuk diurus membuat sertipikat tanah sampai jadi dengan biaya mahal dan lama jadinya hingga bertahun-tahun.

Sebab urusan sertipikat tanah itu yang dibutuhkan hanya dengan PPAT yaitu membuat Akta dan tidak membutuhkan notaris sama sekali.

PPAT dan Notaris itu berbeda, dan Notaris itu tidak ada urusan sama sekali dengan kebutuhan persyaratan pendaftaran sertipikat tanah.

Benarkah membuat Akta di PPAT itu mahal sampai berjuta-juta ?

Sangat tidak benar sama sekali, biaya pembuatan Akta bisa dari Rp 500.000 sampai Rp 2 juta bahkan lebih tergantung nilai transaksi tanah yang tercantum dalam akta.

Dan biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat akta di PPAT adalah 1% dari nilai transaksi tanah yang tercantum dalam akta.

Contoh : Nilai transaksi jual beli tanah adalah Rp 200 juta, maka biaya pembuatan Akta di PPAT adalah Rp 2 juta.

Hitungan: 1 / 100 x 200.000.000 =Rp 2 juta.

Semakin murah nilai transaksi tanah, maka semakin murah biaya pembuatan Akta, begitu juga sebaliknya semakin mahal nilai transaksi tanah maka semakin mahal biaya pembuatan Akta di PPAT.

Dan bukti pembayaran untuk pembuatan akta harus diminta, jika ternyata tidak sesuai peraturan yaitu 1% dari nilai transaksi yang tercantum dalam akta, maka bisa dilaporkan oknum PPAT yang berusaha menipu dan memeras masyarakat.

Dasar Hukum :

(Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2016)

Setelah Akta di PPAT selesai, ada biaya lain yang harus dikeluarkan yaitu pajak, yang bisa menghabiskan biaya berjuta-juta.

Saat Pajak sudah ditaksir oleh PPAT berapa yang harus dibayarkan, maka mintalah bukti pembayaran pajak yang harus dibayarkan (Brilling) dan bayarlah sendiri pajaknya ke bank atau kantor Pos.

Jika sudah mendatangi kantor PPAT dan menanyakan masalah biaya membuat Akta itu tidak sesuai peraturan dan bukti pajaknya tidak mau diberikan ke masyarakat untuk dibayarkan sendiri.

Atau juga jika anda ingin membuat Akta dan kemudian ditolak karena tidak mau sebatas membuat Akta saja.

Tapi pendaftaran sertipikat tanah semuanya harus diurus oleh Notaris dengan biaya mahal dan lama jadinya sampai bertahun-tahun, itu jelas melanggar hukum dan memaksa masyarakat.

Maka carilah PPAT lainnya di daerah anda yang masih murah dan jujur dalam memberikan pelayanan kepada anda sesuai dengan aturan biaya pembuatan Akta dan urusan Pajak kepada masyarakat.

Sebab masih banyak PPAT di daerah yang jujur dan terbuka dan melayani anda dengan baik apa adanya kepada masyarakat.

Setelah urusan Akta dan Pajak di PPAT selesai dan semua urusan berkas persyaratan lainnya juga sudah lengkap diurus.

Datanglah kembali ke kantor BPN untuk mendaftarkan sertipikat tanah.

Jika membuat sertipikat tanah dipasrahkan ke notaris, maka anda tidak memegang bukti tanda terima pendaftaran sertifikat dan Surat Perintah Setor dari BPN.

Jadi ketika sertipikat lama sekali jadinya, padahal sudah bayar mahal, maka anda hanya bisa pasrah menunggu ketidakjelasan atau ketidakpastian dari Notaris.

Berbeda jika anda mendaftarkan sertipikat tanah maju sendiri ke BPN, maka akan menerima tanda bukti pendaftaran dan tanda bukti Surat Perintah Setor yang tercantum biaya pembuatan sertipikat tanah yang ternyata sangat murah.

Surat Perintah Setor adalah bukti yang tidak akan pernah diberikan kepada masyarakat, dan akan disembunyikan atau dirahasiakan.

Sebab jika masyarakat tahu Surat Perintah Setor, maka akan terbongkar biaya asli yang sangat murah, sedangkan biaya pembuatan sertipikat tanah ketika masyarakat mempercayakan ke Notaris itu sangat mahal.

Kemudian setelah mendaftarkan sertipikat tanah di BPN dan pelayanan di BPN buruk dan lama diproses jadinya sertipikat tanah tidak sesuai standar pelayanan waktu dan biaya, maka bisa dilaporkan tentang buruknya pelayanan BPN ke Menteri Agraria dan ditembuskan ke Ombudsman Republik Indonesia.

Demikian sedikit uraian ini tentang langkah-langkah yang harus dilakukan saat akan mendaftarkan sertifikat tanah. (ZF/Kay/diolah dari berbagai sumber)



Klip Lagu dan Film Pendek Merebak di Kanal Toutube

Aloy sedang mempelajari lagu Beremma Se tapesa'a. (Foto: Yant Kaiy)


SUMENEP – KR Music Studio merupakan sebuah komunitas Youtuber Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep yang terus berkreativitas tanpa kenal lelah. Beberapa produksinya yang berupa klip lagu dan film pendek telah tayang di kanal Youtube.

Kali ini KR Music Studio sedang mengerjakan proyek lagu daerah berbahasa Madura, Beremma Se Tapesa’a dengan vokalis Aloy.

“Di Pasongsongan sebenarnya banyak musisi berkualitas yang tak tergali. KR Music Studio bagian terkecil yang mencoba mewadahi beberapa musisi. Kami masuk didalamnya karena lagu Beremma Se Tapesa’a adalah karya saya,” terang Aloy yang telah menyelesaikan klip lagunya kemarin. Rabu (1/5/2022).

Menurutnya, kanal Youtube menjadi sarana terbaik dalam mempromosikan hasil karyanya ke pelataran belantika musik tanah air seiring berkembangnya sosial media yang tak terbendung lagi. (Kay)



Aloy dan Yayuk beradu Akting dalam Klip Lagu "Beremma Se Tapesa'a"

Aloy (kiri) sebagai vokalis lagu "Beremma Se Tapesa'a" bersama A Jazimul. (Foto: Yant Kaiy)


SUMENEP - Lagu berbahasa Madura "Beremma Se Tapesa'a" menjadi proyek KR Studio Musik Sumenep yang saat ini sudah memasuki tahap editing. Selasa (31/5/2022).

Aloy dan Yayuk beradu akting dalam klip lagu yang mengambil syuting di pantai Desa Panaongan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep.

"Awal mulanya kami agak tegang. Tapi adegan yang disutradai A Jazimul akhirnya berjalan lancar," ujar Aloy kepada apoymadura.com.

Ketika ditanya kapan akan launcing; "Dalam pekan ini insya Allah sudah bisa dinikmati di beberapa channel Youtube."

Sedangkan Yayuk, lawan akting Aloy berharap,  kehadiran lagu "Beremma Se Tapesa'a" bakal mendapat sambutan publik di Kota Keris Sumenep.

"Ini pengalaman pertama saya dalam dunia intertaiment. Semoga klip ini bisa menghibur dan banyak yang menyukainya," pintas Yayuk dengan senyum. (Kay)



Pembuatan Klip Lagu "Beremma Se Tapesa'a"

Aloy sedang membawakan lagu "Beremma Se Tapesa'a". (Foto: Yant Kaiy)


SUMENEP - Pembuatan klip lagu "Beremma Se Tapesa'a" karya Aloy mengambil lokasi syuting di pantai Desa Panaongan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep Madura. Selasa (31/5/2022).

"Sebenarnya lagu ini saya bikin beberapa tahun yang lalu. Lagu ini menggunakan bahasa Madura," terang Aloy.

Perlu diketahui, lagu ini diaransemen Hajar Debra, produksi KR Studio Musik dan disutradai A Jazimul. 

Sedang Aloy sebagai vokalis berterima kasih kepada beberapa pihak yang telah mensupport proyek ini. Karena dalam pembuatan klip lagu tidak ada yang mensponsori. (Kay)



Sabtu, 28 Mei 2022

Menghamba Pada-Mu



Menghamba Pada-Mu

Karya : Agus Sugianto

Apakah ku pantas menghamba pada rindu.

Sedang rindu bukan milikku

Tapi milik Dia sang maha segala tahu.


Apakah ku pantas menghamba pada sunyi.

Sedang sunyi hanyalah suasana tatkala bunyi tak bisa dikenali.

 

Apakah ku pantas menghamba pada gelap.

Sedang gelap tak lebih hanyalah sebuah ruang kosong,dimana cahaya tidak semburat.

 

Apakah ku pantas menghamba padaMu.

Sedangkan adaMu karena ketiadaanku.

Dan adaKu karena ketiadaanMu.

 

Menghamba pada DzatMu,sedang DzatMu menyelimuti jasadku.

Menghamba pada sifatMu,sedang sifatMu menjadi penyifat jasadku.

Menghamba pada jasadku,sedang jasadku musnah menjadi Sahara debu.

 

Lantas pada siapa aku harus menghamba?

 

Ya Rabb..

Biarlah aku menghamba pada ketidakmampuanku dan ketidaktahuanku untuk mengenal wujud keberadaanMu.

Sumenep, 27 Mei 2022



Sertijab Kepala SDN Panaongan lll

Agus Sugianto (kanan) sekarang resmi jadi Kepala SDN Panaongan lll Pasongsongan. (Foto: Yant Kaiy)


SUMENEP – Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala SDN Panaongan lll Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep berlangsung di sekolah tersebut. Sabtu (28/5/2022).

Agus Sugianto,S.Pd sebelum menjadi Kepala SDN Panaongan lll, dirinya adalah seorang guru di SDN Pasongsongan l.

Acara Sertijab dihadiri pengawas SD/TK, yakni Sutiksa,M.Pd. Ia berpesan; “Untuk Kepala SDN Panaongan lll yang baru diharapkan bisa memajukan lembaga pendidikannya dengan baik. Ibarat jalan, kalau ada yang berlubang, maka segera diperbaiki.” (Kay)



Kamis, 26 Mei 2022

Moh Ramli dan Dilematika Tambak Udang

Moh Ramli


SUMENEP – Persoalan tambak udang ilegal yang ada di bumi Kota Keris masih menjadi trending topik hingga saat ini. Sebagian masyarakat berharap dilematika tersebut segera final. Segera menemukan formulasi bijak.

Tentu harus melewati rel prosedural yang disetujui bersama lewat balutan perundangan berlaku. Pro-kontra dari berbagai kalangan jelas takkan bisa lagi dihindari.

Meski begitu, Moh Ramli sebagai Ketua Tim Terpadu Pengawasan dan Penertiban Perizinan tambak udang telah menjalankan amanat Bupati Sumenep.

“Kami tetap akan memberikan pembinaan dan edukasi kepada para pelaku usaha tambak udang. Step by step,” tandas Moh Ramli didepan para jurnalis. Senin (23/5/2022).

Dirinya tentu tidak bisa melakukan tindakan asal main tutup tambak udang. Ada beberapa tahapan yang harus dilewati. (Kay)




“ BENIH KI HAJAR KU TANAM DISINI “

KARYA : AGUS SUGIANTO

BENIH KI HAJAR KU TANAM DISINI

DI RELUNG KALBU HATI INI

KUSEMAI LEWAT CINTA KASIH MURNI

AGAR BISA KU PETIK BUAH BERAROMA KASTURI.


BENIH KI HAJAR KU TANAM DISINI

DI SEKOLAH PINGGIRAN ATAUPUN KOTA TANPA KECUALI

AGAR KELAK ESOK HARI

KU SUA GENERASI PINUNJUL LUHUR BERBUDI PEKERTI

 

BENIH KI HAJAR KU TANAM DISINI

DENGAN SEGALA KODRATALAMI PEMBERIAN SANG RABBI

TAK BISA KURUBAH KARENA BUKAN RANAH INSANI

YANG BISA MENGUBAH DALAM SEKEJAB LOYANG MENJADI BESI

 

JIKA KAU PADI KUTANAM KAU SEBAGAI PADI

JIKA KAU JAGUNG KUTANAM KAU SEBAGAI JAGUNG

JIKA KAU GANDUM KUTANAM KAU SEBAGAI GANDUM

DAN JIKA KAU SEJUMPUT RUMPUT

KAN KUTANAM KAU SEBAGAI RUMPUT

DAN JIKA KAU SEBUAH BENALU ATAU GULMA,ANAKKU…!

KAN KUTANAM  KAUJUGA SEBAGAI BENALU ATAU GULMA.

KU TAK BISA BERHARAP BANYAK DAN MEMAKSA SEGALA KUASA

AGAR DARI KELADI KAU BERUBAH MENJADI TANAMAN PADI

DARI REMPAH DAPUR KAU BERUBAH MENJADI BUAH MANIS SELAKSA ANGGUR

AKU TAK BISA,ANAKKU!

BAPAK HANYA BISA SEMAIKANMU APA ADAMU SESUAI KODRATMU

BAPAK HANYA BISA MERAWAT DAN MENJAGAMU

DARI TANAMAN GULMA SERTA TANAMAN PENGGANGGU

AGAR KELAK WALAU KAU SEJUMPUT RUMPUT

PALING TIDAK KAU BISA MEMBERI MANFAAT PADA MEREKA

WALAU HANYA SEKEDAR MELEPAS DAHAGA DENGAN DERAI TAWA CANDA

AGAR MEREKA BISA LUPAKAN SEJENAK DUKA YANG MEREBAK NESTAPA

 

DARI BILIK RUANG  SEDERHANAKELAS INI

BAPAK MEMULAINYA DENGAN LANGKAH KECIL MUNGILMU

AJARKANMU HURUF DEMI HURUF

HINGGA KAU BISA MENGEJA DAN BISA MEMBACA

AJARKANMU ANGKA DEMI ANGKA

YANG SELAMA INI HANYA TERBERSIT DALAM BENAK KEPALA

 

DARI HALAMAN YANG BERTUMBUH ILALANG DAN RUMPUT TEKI

BAPAK MENGAJAKMU BERMAIN GOBAK SODOR DAN BOLA KASTI

HINGGA KAU TAHU ARTI KERJA SAMA,ADU KETANGKASAN DAN SEMANGAT JUANG TINGGI

YANG DAPAT KAU ADOPSI SAAT KAU LULUS DAN BESAR  NANTI

 

DARI BUKU MUNGILMU YANG TERKADANG LUSUH TAK UTUH LAGI

BAPAK MENYURUHMU UNTUK MENCERITAKAN KEMBALI

DONGENG PENGANTAR TIDUR SIANG TADI

AGAR KAU KENALI BUDAYA LUHUR DAERAHMU SENDIRI

SEHINGGA TAK KAU ADOPSI BUDAYA LUAR

YANG TERKADANG AMORAL DILUAR NALAR

 

DARI SLOGAN BAPA’ BABU’ GURU RATO

KAU SERAP BUDAYA ADILUHUNG UNTUK MENGHORMATI

AYAH IBUMU,SEMUAGURUMU DAN JUGA PEMIMPINMU

 

DARI SLOGAN HOLLOPES KUNTOL BARIS

KAU BELAJAR BAHWA GOTONG ROYONG ADALAH KEBIASAAN MEMBUMI

YANG ADA PADA SEANTERO NEGERI INI

DIMANA PEKERJAAN BERAT SELESAI KARENA SEMANGAT EMPATI YANG TINGGI

 

DARI PERIBAHASA “KENNENGNGI KENNEGNGENNA,LAKONI LAKONA”

KAU BISA BELAJAR UNTUK MENGGALI SETIAP POTENSI YANG KAU MILIKI

HINGGA BISA HANTARKANMU TUK MERAIH MIMPI

 

DARI PERIBAHASA JE’ NOBI’EN TABU’NA PATE’,MON NOBI’ TABU’NA DIBI’ SAKE’

KAU BELAJAR BAHWA KAU TIDAK BOLEH MENYAKITI PERASAAN SESAMA

KARENA KAU TERCIPTA DAN TERLAHIR DARI RUANG MUARA YANG SAMA

 

DARI PERIBAHASA BILA ATANI ATANA’

KAU BISA TAHU BAHWA DENGAN BEKERJA KERAS

HASIL AKHIR YANG KAU PEROLEH TIDAK AKAN PERNAH MENGKHIANATI SETIAP PROSES AWALMU

 

DARI LAGU MERDU KE’ RANGKE’ KOKONENGAN”

YANG KAU NYANYIKAN TIAP PURNAMA MENDAYU

KAU BELAJAR SEMANGAT BERGANDENG TANGAN YANG TAK BEDAKAN LATAR BELAKANG DAN STATUS SOSIALMU

 

DARI LAGU SETSETSET MALOKO’

KAU BELAJAR MEMBERI  KASIH SAYANG PADA SEMUA MAKHUK TUHAN TANPA BEDA-BEDAKAN

 

HANYA INI YANG BISA BAPAK LAKUKAN

SETITIK TELADAN PADA SEANTERO LAUTAN,

SEBUTIR DEBU PADA SAHARA KEHIDUPAN

AGAR KELAK SETELAH BAPAK DIMAKAMKAN,BAPAK BANGGA.,ANAKKU!

KARENA KAU TELAH MENJADI KI HAJAR MASA DEPAN

DARI BENIH YANG DULU BAPAK RAWAT,BAPAK JAGA  DAN BAPAK SEMAIKAN

 

SUMENEP, 25 MEI 2022

- Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan lll Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep.





Minggu, 22 Mei 2022

Pertemuan Bulanan PAC Pergunu Pasongsongan

Pertemuan Rutin Pergunu Pasongsongan. (Foto:Yant Kaiy)

SUMENEP – Bertempat di kediaman Sudahri,S.Pd.I, Dusun Panyepen Desa Lebeng Timur Kecamatan Pasongsongan Sumenep, telah dilangsungkan pertemuan rutin bulanan PAC Pergunu (Persatuan Guru Nahdlatul Ulama) Pasongsongan. Ahad (22/5/2022).

“Pada pertemuan kali ini ada tiga hal yang dibahas. Pertama tentang menyelaraskan akselerasi dalam membumikan NU melalui masjid-masjid dan pendidikan. Kedua pembentukan ranting dan pelaksanaan program pelatihan untuk para guru,” ujar Sudahri selaku Ketua PAC Pergunu Pasongsongan.

Dia menambahkan, kalau Pergunu Pasongsongan terus berbenah. Semua bertujuan supaya para guru senantiasa bisa menjawab tantangan. (Kay)

 


Menyambut Musim Tanam Tembakau 2022

Sebagian masyarakat Desa Pasongsongan-Sumenep mulai menanam bibit tembakau Madura. (Foto: Yant Kaiy)

SUMENEP – Meskipun cuaca tidak menentu, sering turun hujan, sebagian para petani tembakau di wilayah Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, saat ini telah mulai melakukan penanaman bibit tembakau. Ahad (22/5/2022).

“Kami sudah terbiasa menanam tembakau tiap tahun pada bulan ini. Terus terang, agak kepikiran kalau tidak bercocok tanam tembakau walau hasilnya kurang dari cukup. Kadung terbiasa,” ujar Matsuri (62 tahun), warga Dusun Sempong Barat Desa Pasongsongan.

Apakah tidak kepikiran juga, kalau dalam prakiraan cuaca diterangkan hujan akan turun hingga Agustus 2022.

“Kita pasrah saja, Mas. Apalagi saya menanam tembakau tidak banyak,” tandasnya.

Menurut Matsuri, minat masyarakat menanam tembakau Madura saat sekarang sangat menurun ketimbang beberapa tahun terakhir. (Kay) 




Jumat, 20 Mei 2022

Jembatan Sungai Angsana Pasongsongan tak Terawat

Jembatan sisi utara Sungai Angsana Pasongsongan-Sumenep yang pagarnya rusak parah. (Foto: Yant Kaiy)

SUMENEP – Sungai Angsana menjadi pembatas dua desa, yakni Desa Pasongsongan dan Desa Panaongan. Kedua desa ini berada dalam kawasan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep.

Ada dua jembatan yang menjadi penghubung kedua desa ini. Jembatan sebelah selatan biasa dilintasi kendaraan roda empat dan dua. Sedangkan sebelah utara jarang dilalui kendaraan roda empat. Hal itu disebabkan oleh jalan tertutup oleh lapak pedagang sisi barat sungai.

“Sejatinya jembatan utara Sungai Angsana bisa dilintasi kendaraan roda empat. Tapi lapak pedagang menghalanginya. Bahkan kalau Selasa dan Sabtu ada pedagang yang menjajakan dagangannya di atas jembatan,” ucap Ivan, salah seorang warga Desa Pasongsongan. Sabtu (21/5/2022).

Lebih parahnya lagi, pagar jembatan tersebut rusak parah akibat tidak dirawat.

“Sebagian besar masyarakat berharap pada dinas terkait untuk segera memperbaiki pagar jembatan tersebut. Karena pagar itu penting, sebagai pengaman supaya para pelintas tidak tercebur ke sungai,” tandas Ivan. (Kay)



# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...