Senin, 16 Mei 2022

Pelaksanaan Ujian Sekolah di SDN Padangdangan l Kecamatan Pasongsongan

Kepala SDN Padangdangan II Kecamatan Pasongsongan, Matrasit,M.Pd. (Foto: Yant Kaiy)

SUMENEP - Dimulainya Pelaksanaan Ujian Sekolah (US) tahun pelajaran 2021/2022 di SDN Padangdangan l Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep berlangsung sesuai harapan semua pihak. Selasa pagi (17/5/2022).

"Hari ini US di SDN Padangdangan l dilangsungkan di tiga ruangan. Tentunya, semua komponen pendidikan berharap mendapat nilai terbaik dari US," ujar Matrasit, M.Pd. selaku Kepala SDN Padangdangan l.

Lebih jauh Matrasit menambahkan, upaya untuk mendapatkan nilai terbaik bagi para peserta didik telah ditempuh dengan memotivasi mereka., yakni dengan memberikan tugas berupa pekerjaan rumah (PR).

"Dengan memberikan PR kepada para murid, nantinya guru bisa mengevaluasi kemampuan mereka," tambah Matrasit. (Kay)



Sabtu, 14 Mei 2022

Mencuat: Moh Ramli di Pemkab Sumenep

Moh Ramli, Ketua Tim Terpadu Pengawasan dan Penertiban Perizinan tambak udang ilegal Pemkab Sumenep. (Foto: Yant Kaiy)

Catatan: Yant Kaiy

Tugas pokok dan fungsi Moh Ramli di Pemerintahan Kabupaten Sumenep selalu di garda terdepan dalam soal kepentingan masyarakat luas. Posisi vital dan sensitif dijalankannya sesuai sistem yang berlaku, tegak-lurus dengan mandat Bupati.

Selama ini urgensi kebijakannya melahirkan panorama indah menyejukkan hati segenap penghuni bumi Aria Wiraraja, Sumenep.

Sebelumnya, Moh Ramli sukses menggawangi DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Sumenep. Kecerdasan dalam menentukan keputusan ternyata bisa diterima lapang dada oleh semua pihak.

Saat ini, Moh Ramli mengemban tugas sebagai Ketua Tim Terpadu Pengawasan dan Penertiban Perizinan tambak udang ilegal Pemkab Sumenep. Memang ada sebagian masyarakat pesimis, karena tugas dia berhadapan langsung dengan orang-orang berduit.

Namun sebagian besar masyarakat luas percaya, bahwa kebijakan Moh Ramli pasti akan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Sesuai hukum yang berlaku.

Tak berlebihan kalau akhirnya Bupati Sumenep menunjuk dia untuk segera beraksi. Sebab “gerakan” Moh Ramli sudah terbukti cantik dalam mengemban amanat.[]

Yant Kaiy, Pimred apoymadura.com



Jumat, 13 Mei 2022

Terkini: Pagelaran Sapi Sono' se-Madura di Pasongsongan

Kontes sapi sono' se-Madura di Desa Padangdangan-Pasongsongan. (Foto: Yant Kaiy)

SUMENEP - Pagi ini, Sabtu (14/5/2022), Pagelaran sapi sono' se-Madura tengah berlangsung di lapangan sepak bola Desa Padangdangan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep.

Menurut salah seorang pemilik sapi sono' dari Kabupaten Sampang, bahwa tempat pertunjukan sapi sono' cukup representatif.

Sebagian besar pemilik sapi sono' dan para penjual makanan berharap tidak turun hujan. (Kay)



Kamis, 12 Mei 2022

SDN: Rekreasi atau Haflatul Imtihan

Catatan: Yant Kaiy

Sebagian besar Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Keris Sumenep cenderung memilih berwisata pada masa libur sekolah. Terutama pada waktu memasuki musim libur kelulusan bagi kelas VI.

Kegiatan rekreasi ini dinilai positif bagi banyak tenaga kependidikan untuk mengenal wisata dan budaya daerah lain. Tapi sisi lainnya, wali murid terbebani soal anggaran. Lantaran biaya transportasi dan tiket masuk tempat wisata, plus uang jajan anak didik tidak sedikit.

Berbeda dengan Lembaga Pendidikan Islam (LPI), mereka lebih memilih Haflatul Imtihan sebagai bentuk lepas-pisah peserta didiknya.

Pada dasarnya Haflatul Imtihan diisi oleh kegiatan lomba-lomba, mengasah kecerdasan dan ketangkasan para siswa.

Biasanya penutupan Haflatul Imtihan diisi acara doa bersama dan pengajian. Seluruh komponen tenaga kependidikan dilibatkan, termasuk komite sekolah, tokoh masyarakat setempat dan wali murid. Mereka lebur jadi satu, bersuka-cita.

Jurus ini ternyata signifikan dalam menjaring peserta didik baru. Tak ayal LPI lebih diminati calon wali murid baru ketimbang SDN. Tak berlebihan pula kalau akhirnya SDN peserta didiknya bisa dihitung dengan jari.[]

Yant Kaiy, Pimred apoymadura.com





Segera: Sikat Habis Tambak Udang Ilegal

Moh Ramli, Ketua Tim Penanganan Tambak Udang Pemkab Sumenep.

Catatan: Yant Kaiy

Menjamurnya tambak udang di Kabupaten Sumenep mendapat atensi dari Moh Ramli selaku ketua tim penanganan tambak udang Pemkab Sumenep.

Seperti diberitakan banyak media online di Kota Keris Sumenep, Kamis (12/5/2022), bahwa ada sebanyak 700 lebih tambak udang ilegal yang beroperasi.

Sedangkan yang mengantongi izin dari Pemkab Sumenep ada 26 tambak udang. Ini tentu sangat ironis.

Masyarakat awam hanya bisa menanti action tim penanganan tambak udang Pemkab Sumenep. Mampukah tim bekerja maksimal untuk menertibkannya?

Yant Kaiy, Pimred apoymadura.com



Gempa Berkekuatan 3,9 M Guncang Batuputih Sumenep


SUMENEP – Gempa bumi mengguncang Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur dengan kekuatan 3.9 Magnitudo. Kamis dini hari (12/5/2022).

Salah tokoh masyarakat Desa Badur Kecamatan Batuputih, Atnawi menyampaikan melalui WhatsApp, bahwa getaran gempa dengan kekuatan 3.9 magnitudo sangat dirasakan sekali di warga masyarakat di wilayah Desa Badur. 

“Getaran gempa sampai 2 kali secara beruntun dan cukup keras dirasakan masyarakat Desa Badur. Tak ayal masyarakat yang sedang tidur sontak terjaga. Mereka banyak keluar rumah,“ terangnya.

Lebih lanjut, Atnawi menyampaikan, ”Kalau korban jiwa insya Allah tidak ada. Saya hanya bisa mengimbau para Kadus untuk mengkroscek keadaan di setiap dusun agar mendata, barangkali ada kerusakan bangunan," pungkasnya.

Sebelumnya, melansir dari Twitter Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, pusat gempa berada di 21 kilometer arah timur laut Sumenep pada kedalaman 10 kilometer.

Lokasi gempa ada di koordinat 6.89 Lintang Selatan (LS) dan 113.99 Bujur Timur (BT). Gempa dengan kekuatan 3,9 magnitudo ini tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. (SL/Jv/Kay)



Senin, 09 Mei 2022

Desa Pasongsongan Bakal Miliki Pengolahan Sampah

Kades Pasongsongan, Ahmad Saleh Harianto. (Foto: Yant Kaiy)

SUMENEP – Informasi kalau Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep bakal memiliki sarana pengolahan sampah terlontar dari Kades Pasongsongan, Ahmad Saleh Harianto. Sabtu (7/5/2022).

“Kami telah melakukan studi banding di Kediri dan Malang tentang pengolahan sampah masyarakat. Sampah tersebut nantinya dimanfaatkan menjadi pupuk,” terang Harianto dikediamannya.

Tindakan peduli lingkungan Kades Pasongsongan ini akan menjawab kekhawatiran warga setempat. Karena sungai di Pasongsongan sudah lama menjadi tempat pembuangan sampah.

“Selama ini sampah di daerah padat penduduk menjadi keprihatinan semua pihak. Tidak terkecuali di Desa Pasongsongan,” ujar Harianto lebih jauh.

Impian seluruh warga untuk memiliki pengolahan sampah bakal menjadi kenyataan dalam tempo yang tak terlalu lama. Hal itu seiring adanya keterlibatan Pemerintah Kabupaten Sumenep dan dinas terkait. (Kay)



Penipuan: Tutup Pencatat Meter PLN

Alat pencatat meter PLN milik salah seorang warga Desa/Kecamatan Pasongsongan. (Foto: Yant Kaiy)

SUMENEP – Sikap meyakinkan dari oknum yang mengatasnamakan mitra PLN telah banyak meresahkan warga masyarakat Dusun Sempong Barat Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Sabtu (5/5/2022).

“Dia langsung main pasang tutup pencatat meter PLN tanpa persetujuan harga. Setelah terpasang oknum tersebut minta duit Rp 50 ribu,” cerita Supiya (56 tahun), janda cerai mati.

Memang ada tetangga Supiya yang menolak untuk dipasangi tutup pencatat meter. Bahkan ada yang terpasang, lalu dibuka lagi dengan alasan tidak punya uang.

“Oknum mitra PLN itu terlihat kecewa dan nada suaranya tinggi ketika saya menolaknya mentah-mentah,” terang Sundari (41 tahun), tetangga Supiya.

Sundari berpikir kalau dirinya berhak menentukan pilihan. Lagi pula pencatat meter PLN miliknya tidak bermasalah. Kalaupun ada gangguan, perempuan ini langsung menelpon call center PLN.

“Saya harap oknum mitra PLN itu menghentikan ulahnya karena sangat berbahaya bagi keselamatan jiwanya. Kalau saya berteriak maling, sontak tetangga akan menggebukinya dong,” tukas Sundari meniscaya. (Kay)





Group Musik Tongtong “Lanceng Parsanga”

Musik tongtong Lanceng Parsanga Sumenep. (Foto: Kay)

SUMENEPDitelisik sejarahnya, musik tongtong merupakan salah satu jenis kesenian tradisional khas Sumenep. Musik ini umumnya dimanfaatkan kebanyakan orang untuk membangunkan warga masyakarat pada waktu sahur dibulan suci Ramadhan.

Tapi seiring jaman, musik tongtong saat ini juga digelar pada acara-acara penting. Seperti acara selamatan, perayaan ulang tahun, bahkan juga diperlombakan setiap tahunnya.

Seperti yang dipertontonkan musik tongtong "Lanceng Parsanga" saat show di kediaman A Rasyid (Aktivis Sumenep), di Dusun Perreng Tale Desa Parsanga Kecamatan Kota Sumenep. Ahad malam (8/5/2022).

A Rasyid, warga Desa Parsanga sekaligus Aktivis Sumenep ini menuturkan, musik tongtong Lanceng Parsanga yang beranggotakan 30 personil semuanya para pemuda. Mereka statusnya bujang dan rata-rata masih sekolah.

Diakuinya, mereka mempunyai keinginan tinggi untuk tetap melestarikan musik tradisional tersebut.

Walau saat itu dalam suasana hujan, musik tongtong Lanceng Parsanga tetap melanjutkan pertunjukannya di kediaman aktivis tersebut.

"Musik tongtong Lanceng Parsanga memang beranggotakan sekitar 30 orang yang rata-rata personilnya para pemuda bujang yang duduk di bangku sekolah. Mereka semua pemuda asli Desa Parsanga,jelasnya.

A Rasyid menyampaikan, dengan berdirinya group musik tongtong  diharapkan agar para pemuda Desa Parsanga tidak jatuh ke pergaulan bebas dan negatif.

"Dengan kesabaran dan keuletan, saya bersama teman yang lain untuk membina para pemuda supaya mencintai dan punya keinginan kuat tetap melestarikan musik tongtong,” harapnya.

Lebih lanjut A Rasyid berkeinginan, "Semoga bisa ada kerja sama dengan Pemdes Parsanga dan juga dinas terkait untuk membesarkan group musik tongtong Lanceng Parsanga," pungkasnya. (Red/R/Kay)





Senin, 02 Mei 2022

Ribuan Jamaah Shalat Idul Fitri, Banjiri Masjid Agung Asy-Syuhada’

Terlihat ribuan jamaah shalat Idul Fitri Masjid Agung Asy-Syuhada' di area Arek Lancor. (Foto: Jazimul)

PAMEKASAN – Masjid Agung Asy-Syuhada’ lokasinya terletak di tengah-tengah Kota Pamekasan.

Pada Lebaran Idul Fitri 1443 H kali ini, masjid kebanggaan warga Pamekasan ini dihadiri ribuan jamaah. Saking banyaknya, jamaah sebagian besar melaksanakan shalat di area luar masjid, yakni di Taman Bunga Arek Lancor.

Khutbah disampaikan oleh Dr Drs H Abd Syukur Ghazali, M.Pd dengan tema: “Mempertahankan Nilai-nilai Ramadhan.”

Pewarta: Akhmad Jazimul Ahyak

Editor: Yant Kaiy





Minggu, 01 Mei 2022

Tradisi Ziarah Kubur Kaum Muslim

SUMENEP – Tradisi ziarah kubur Lebaran 1443 H kali ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Sebagian besar kaum muslim di wilayah Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep sebelum ke masjid untuk shalat Idul Fitri, terlebih dulu mereka melakukan ziarah kubur. Senin (2/5/2022).

Terspesial bagi para perantau yang pulang kampung. Seolah-olah wajib hukumnya mereka ziarah kubur. Karena orang yang dicintainya telah terpendam dalam perut bumi bersama sejuta kenangan.

Ziarah kubur mengingatkan kematian. Bahwa kita akan juga menyusul mereka. Sudahkah kita mempersiapkan bekal menuju alam barzah? (Kay)





# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...