Sinergi Hebat SDN Panaongan 3: Ketuk Empati Wali Murid demi Masa Depan Anak

Sinergi Tanpa Sekat: SDN Panaongan 3 Sukses Satukan Visi dan Ketuk Empati Wali Murid demi Kemajuan Bersama


PASONGSONGAN – Hubungan harmonis antara sekolah dan orang tua bukan sekadar formalitas di SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. 

Hal ini dibuktikan dalam rapat wali murid kelas I sampai kelas V yang berlangsung penuh kekeluargaan. Selasa (26/5/2026). 

Pertemuan ini jadi momentum penting bagi sekolah untuk menyatukan maksud, menyelaraskan tujuan, sekaligus mengetuk empati dan kepedulian para orang tua demi membawa lembaga pendidikan ini ke arah yang lebih baik.

Rapat digelar untuk mempersiapkan Malam Pelepasan Siswa Kelas VI dan Pengajian Umum peringatan Tahun Baru Hijriyah 1448 H tersebut, berkembang jadi ruang dialog yang menyentuh hati. 

Sekolah dan wali murid tampak melebur dalam satu visi yang sama: memberikan yang terbaik bagi anak-anak.

Dalam sambutannya yang penuh kehangatan, Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto, memaparkan pandangan sekolah mengenai pentingnya menyatukan langkah. 

Ia menegaskan bahwa sekolah tidak bisa berjalan sendiri dalam membentuk karakter siswa. 

Dibutuhkan kepekaan, empati, dan rasa memiliki yang kuat dari orang tua terhadap setiap program yang dirancang sekolah.

“Kami di sekolah berfokus pada persiapan prosesi akademis dan ruang bagi anak-anak kita. Namun, ruh dari kesuksesan acara pengajian dan kemajuan sekolah ini sepenuhnya berada di tangan gerak bersama panitia wali murid. Ketika kita memiliki rasa empati dan saling memahami beban satu sama lain, tidak ada tantangan yang tidak bisa kita selesaikan,” ujar Agus Sugianto.

Langkah SDN Panaongan 3 yang membuka ruang kepercayaan penuh ini terbukti ampuh memantik empati wali murid. 

Alih-alih merasa terbebani, para orang tua justru merasa dihargai dan dilibatkan sebagai bagian utuh dari keluarga besar sekolah.

Ia juga menambahkan bahwa budaya gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan harus ditransformasikan jadi rasa kepedulian nyata terhadap dinamika sekolah.

“Kesuksesan anak-anak adalah buah dari kebersamaan kita. Saat wali murid memiliki rasa empati dan ikut merasakan tanggung jawab atas kemajuan sekolah, di situlah energi positif akan terus mengalir untuk anak-anak kita,” tambahnya.

Sebagai bentuk nyata dari keselarasan tujuan ini, wali murid dengan penuh antusias langsung membentuk kepanitiaan dan membagi tugas secara mandiri. 

Mereka bahkan telah menyepakati untuk menghadirkan penceramah kondang, KH. Musleh Adnan, guna memberikan siraman rohani pada acara yang dijadwalkan tanggal 16 Juni 2026 mendatang.

Rapat yang berlangsung tertib dan sarat emosional ini mencerminkan keberhasilan SDN Panaongan 3 dalam merangkul masyarakat. 

Bukan lagi sekadar hubungan struktural antara guru dan murid, melainkan sebuah ikatan batin yang kuat. 

Melalui sinergi dan empati yang telah terbangun kokoh ini, SDN Panaongan 3 siap melangkah ke arah yang lebih baik, memastikan setiap program sekolah didukung penuh oleh hati dan tindakan nyata seluruh wali murid. [Kaiy]


Postingan populer dari blog ini

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

Soal-soal Bahasa Madura Kelas IV SD

Dua Siswa SMPN 1 Pasongsongan Ukir Prestasi Membanggakan di Ajang Pantomim