Perangi Perundungan, KKG Gugus 2 Pasongsongan Gelar Seminar "Sekolah Aman, Hati Nyaman Tanpa Bullying"

Sinergi KKG Pasongsongan: Wujudkan Sekolah Aman Bebas Bullying!


PASONGSONGAN – Guna memperkuat komitmen menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan ramah anak, Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 2 SD Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, menggelar seminar pendidikan. Kamis (21/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Sekolah Aman, Hati Nyaman Tanpa Bullying” ini ditempatkan di SDN Padangdangan 1 dan menjadi momentum penting bagi sekolah-sekolah di wilayah Gugus 2 untuk menyamakan visi dalam memerangi praktik perundungan (bullying) di lingkungan institusi pendidikan.

Seminar ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Denny Rohmy Wahyuni, S.Pd. (Guru SRT 49 Sumenep) dan Amilia Rahma Sania, S.Pd. (Guru SMPN 2 Sumenep).

KKG Gugus 2 Pasongsongan Gelar Seminar Edukasi Anti-Bullying

Hadir dalam acara tersebut perwakilan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Pasongsongan, jajaran pengurus KKG, seluruh kepala sekolah negeri maupun swasta se-Gugus 2, serta seluruh guru di lingkungan Gugus 2 Kecamatan Pasongsongan.

Dalam pemaparannya, salah satu narasumber, Amilia Rahma Sania, S.Pd., menegaskan bahwa penanganan dan pencegahan tindakan perundungan di sekolah tidak bisa bertumpu pada satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi dan kerja sama yang kuat dari seluruh ekosistem pendidikan.

“Pencegahan bullying tidak bisa dilakukan sendiri. Guru, kepala sekolah, orang tua, dan siswa harus bergerak bersama menciptakan budaya sekolah yang positif dan saling menghormati,” ungkap Amilia di hadapan para peserta.

Menuju Sekolah Ramah Anak: Strategi KKG Gugus 2 Pasongsongan Cegah Perundungan

Pantauan di lokasi menunjukkan kegiatan seminar berlangsung semarak dan penuh antusiasme. 

Para peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru aktif mengikuti setiap sesi, terutama saat memasuki ruang diskusi dan tanya jawab yang berjalan menarik serta interaktif.

Banyak guru memanfaatkan momentum ini untuk berbagi pengalaman riil yang dihadapi di sekolah masing-masing. 

Mereka juga berkonsultasi mengenai langkah-langkah penanganan perundungan yang tepat, responsif, namun tetap bersifat mendidik bagi siswa.

Melalui agenda strategis ini, KKG Gugus 2 Kecamatan Pasongsongan berharap bisa melahirkan kesamaan visi antar-sekolah. 

Dengan demikian, implementasi program lingkungan pendidikan yang lebih humanis, aman, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal dapat segera terwujud secara merata. [Kaiy]

Postingan populer dari blog ini

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

Soal-soal Bahasa Madura Kelas IV SD

Membuat Soal-soal Bahasa Madura Kelas V