Kemilau Malam Lepas Pisah SDN Soddara 2 dan TK Kusuma Bangsa Pukau Ratusan Penonton

Spektakuler! Kemilau Malam Lepas Pisah SDN Soddara 2 Pukau Warga


PASONGSONGAN – Suasana Dusun Paoan, Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep mendadak riuh dan gemerlap. 

Ratusan pasang mata saksi bisu kemegahan pagelaran pentas seni bertajuk "Kilau Malam Lepas Pisah" yang digelar secara kolaboratif oleh SDN Soddara 2 dan TK Kusuma Bangsa. Sabtu (30/5/2026). 

Acara perpisahan siswa-siswi ini berlangsung sangat luar biasa. 

Tidak sekadar seremonial biasa, panggung lepas pisah disulap jadi ajang unjuk bakat yang memadukan kelestarian budaya lokal dan kreativitas modern yang memukau.
Dahsyat! Kilau Malam Lepas Pisah SDN Soddara 2 Pukau Warga

Dari Topeng Dalang hingga Fashion Show Baju Adat
Sejak awal acara dimulai, penonton sudah disuguhi berbagai penampilan spektakuler dari para siswa. 

Panggung bergetar lewat penampilan Tari Topeng Dalang Madura, sebuah warisan budaya luhur yang dibawakan dengan sangat apik dan penuh penghayatan oleh para siswa.

Kemeriahan semakin memuncak saat alunan musik tradisional Tongtong "Bintang Kejora" menggelegar, memacu semangat siapapun yang mendengarnya. 

Tak kalah mencuri perhatian, drama kolosal yang penuh pesan moral, pembacaan puisi yang menyentuh hati, serta penampilan lagu solo berhasil membawa emosi penonton hanyut dalam suasana haru sekaligus bangga.

Kekayaan budaya Indonesia juga ditampilkan secara apik melalui deretan Tari Nusantara dan Tari Modern. 

Sebagai penutup kelincahan para siswa, fashion show dengan kreasi baju adat Madura sukses mengundang decak kagum. 

Para siswa berlenggak-lenggok di atas panggung mengenakan pakaian adat yang telah dimodifikasi secara kreatif, menampilkan pesona khas Kacong Cebbing masa kini.
Spektakuler! Kilau Malam Lepas Pisah SDN Soddara 2 Pukau Warga

Membawa Berkah Ekonomi bagi Pedagang Lokal
Kemegahan pagelaran ini nyatanya tidak hanya meninggalkan kesan mendalam bagi wali murid dan guru, tetapi juga mendatangkan berkah tersendiri bagi para pedagang kaki lima yang mengais rezeki di sekitar lokasi acara.

Banyaknya orang tua yang menyempatkan hadir dengan membawa anak-anak kecil membuat lapak-lapak pedagang diserbu pembeli. 

Salah satunya adalah Slamet Hariyadi, seorang pedagang mainan anak-anak berasal dari Dusun Sempong, Desa Pasongsongan. 

"Alhamdulillah, acara ini membawa berkah luar biasa bagi kami. Karena banyak orang tua yang membawa anaknya, mainan yang saya jual laris manis malam ini," ujar Slamet dengan wajah sumringah.

Wujud Sinergi dan Kebanggaan Desa
Kepala Sekolah SDN Soddara 2 dan TK Kusuma Bangsa mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh pihak, mulai dari guru, komite sekolah, hingga orang tua wali murid yang telah memberikan dukungan penuh demi suksesnya acara ini.

Pagelaran "Kilau Malam Lepas Pisah" ini membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan halangan bagi sekolah di tingkat desa untuk mencetak generasi yang berkarakter, kreatif, dan tetap mencintai akar budaya leluhurnya. 

Acara ini sukses ditutup dengan senyum bahagia sekaligus tetes air mata haru melepas kelulusan para siswa menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. [Kaiy]

Postingan populer dari blog ini

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

Soal-soal Bahasa Madura Kelas IV SD

Dari Pasongsongan ke Jember: Refleksi 33 Tahun Perjalanan Hidup Syamsul Arifin