Gelar Ta’aruf Pengurus Baru MWC NU Pasongsongan: Luncurkan Aplikasi Keuangan Digital Menuju Era Transparansi

Gebrakan Baru MWC NU Pasongsongan: Luncurkan Aplikasi Keuangan Modern

PASONGSONGAN – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Pasongsongan sukses menyelenggarakan acara Gelar Ta’aruf (perkenalan) pengurus baru. Senin (25/5/2026). 

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus MWC NU beserta badan otonom dan lembaga di bawah naungannya.

Acara tersebut dipusatkan di Gedung KH Wahab Hasbullah, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Momentum ini jadi pijakan awal bagi nakhoda baru MWC NU Pasongsongan untuk bersinergi selama satu masa khidmat ke depan.

Pembacaan Struktur Kepengurusan Baru

Dalam sambutannya, Ketua Terpilih MWC NU Pasongsongan, K. Ahmad Riyadi, M.Pd, secara resmi membacakan komposisi kepengurusan baru MWC NU dan Lembaga. 

Langkah ini dilakukan agar seluruh jajaran pengurus saling mengenal, menyamakan visi, dan siap bergerak bersama dalam menjalankan roda organisasi.

"Ta'aruf ini bukan sekadar formalitas, melainkan jembatan untuk membangun kemandirian dan soliditas antar-pengurus. Kita butuh kerja sama yang nyata dari semua lini lembaga," ujar K. Ahmad Riyadi dalam arahannya.

Inovasi Digital: Luncurkan Aplikasi Keuangan MWC

Ada yang menarik dalam gelar ta'aruf kali ini. Guna menjawab tantangan manajemen modern, Bendahara Terpilih, Ahmad Fauzi, secara resmi meluncurkan (launching) aplikasi keuangan khusus MWC NU.

Langkah revolusioner ini diambil sebagai sistem kontrol agar pengelolaan arus kas organisasi berjalan transparan, akuntabel, dan rapi. 

Ahmad Fauzi menegaskan bahwa digitalisasi keuangan ini sangat penting agar pengelolaan dana umat di masa yang akan datang tidak berantakan.

"Kita ingin mengikis manajemen tradisional yang rawan kekeliruan. Dengan aplikasi ini, setiap rupiah yang masuk dan keluar akan tercatat secara real-time dan sistematis. Kita berkomitmen agar keuangan MWC NU ke depan tidak amburadul," tegas Ahmad Fauzi saat memaparkan programnya.

Harapan Baru di Gedung KH Wahab Hasbullah

Pemilihan Gedung KH Wahab Hasbullah di Desa Panaongan sebagai lokasi acara juga menambah nilai historis dan semangat perjuangan para pengurus. 

Dengan kepengurusan yang segar dan didukung oleh sistem keuangan berbasis aplikasi, MWC NU Pasongsongan diharapkan mampu jadi role model bagi MWC lain di Kabupaten Sumenep dalam hal tata kelola organisasi yang modern dan transparan.

Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh pengurus lembaga, menandai dimulainya babak baru perjuangan Nahdlatul Ulama di wilayah Pasongsongan. [Kaiy]

mbx

Postingan populer dari blog ini

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

Soal-soal Bahasa Madura Kelas IV SD

Dari Pasongsongan ke Jember: Refleksi 33 Tahun Perjalanan Hidup Syamsul Arifin