Teladan Birokrat: Moh. Ramli Terlihat Bersihkan Rumput Sendirian di Pasongsongan
PASONGSONGAN – Pemandangan tidak biasa terlihat di sepanjang jalan menuju Lapangan Sawunggaling, Desa Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, pada Sabtu pagi (11/4/2026).
Di tengah suasana pagi yang tenang, tampak seorang pria paruh baya sedang sibuk mengayunkan parang, membersihkan rumput liar yang mulai menutupi bahu jalan.
Pria tersebut ternyata bukan petugas kebersihan setempat, melainkan Drs. Moh Ramli, M.Si., yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) Kabupaten Sumenep.
Tanpa pengawalan maupun instruksi formal, birokrat senior ini tertangkap kamera warga sedang bekerja bakti seorang diri.
Dengan modal sebilah parang, ia tampak telaten membabat rumput yang dinilai mengganggu keasrian lingkungan menuju lapangan kebanggaan warga Pasongsongan tersebut.
Aksi Spontan Tanpa Sungkan
Aksi spontan ini pun menuai simpati. Meski menyandang jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Ramli tampak tidak canggung atau merasa sungkan melakukan pekerjaan fisik di area publik.
Baginya, menjaga kebersihan lingkungan tampaknya merupakan tanggung jawab moral yang tidak mengenal kasta jabatan.
"Beliau terlihat sangat santai, seolah hal itu sudah menjadi kebiasaan. Padahal kita tahu beliau adalah pejabat teras di Sumenep," ujar Sundari, S.Pd salah seorang guru yang lewat di lokasi itu hendak mengajar.
Sosok Birokrat Senior
Moh Ramli bukanlah nama baru di jajaran birokrasi Sumenep. Pria kelahiran Pamekasan, 3 Mei 1968 ini, dikenal sebagai sosok kaya pengalaman dan memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan.
Keterikatan emosional Ramli dengan wilayah Pasongsongan pun terbilang kuat.
Diketahui, ia mempersunting istri tercintanya berasal dari desa setempat, sehingga Pasongsongan sudah dianggapnya sebagai rumah kedua.
Kesadaran untuk menjaga keasrian lingkungan ini jadi bukti nyata kepeduliannya terhadap wilayah yang telah jadi bagian dari sejarah hidupnya tersebut.
Aksi yang ditunjukkan Moh Ramli pada Sabtu pagi itu seolah memberikan pesan tersirat bagi para ASN dan masyarakat luas: Bahwa pengabdian tidak selamanya harus di balik meja, tapi bisa dimulai dari hal kecil seperti menjaga kebersihan di depan mata. [Kaiy]

