Upacara Perdana Pasca-Libur Lebaran 2026 di SDN Padangdangan 2 Berlangsung Khidmat

Simak momen khidmat upacara perdana Lebaran 2026 di SDN Padangdangan 2. Pesan penting Kepsek Madun tentang disiplin belajar & kebersihan. Baca yuk!
Upacara Perdana Lebaran 2026 SDN Padangdangan 2: Semangat Baru & Pesan Inspiratif


SUMENEP – Suasana khidmat menyelimuti halaman SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan. Senin (30/3/2026). 

Seluruh siswa beserta dewan guru melaksanakan upacara bendera pertama setelah kembali memasuki masa sekolah usai libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026.

Upacara ini jadi momentum penting bagi warga sekolah untuk mengawali kegiatan belajar mengajar dengan semangat baru dan rasa syukur.

Pesan Kepala Sekolah: Tingkatkan Belajar di Rumah

Kepala SDN Padangdangan 2, Madun, S.Pd.SD, bertindak langsung sebagai Pembina Upacara. 

Dalam amanatnya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta upacara yang telah hadir tepat waktu dan mengikuti prosesi dengan penuh disiplin meskipun baru saja melewati masa liburan.

Madun juga menekankan agar para siswa segera kembali fokus pada kewajiban akademik. 

Ia mengingatkan agar intensitas belajar terus ditingkatkan, terutama saat siswa berada di rumah.

"Libur lebaran telah usai, kini saatnya kita kembali fokus mengejar ilmu. Saya berharap anak-anak sekalian terus meningkatkan belajarnya, jangan hanya mengandalkan waktu di kelas, tapi juga disiplin mengulang pelajaran ketika berada di rumah," pesan Madun dalam amanatnya.

Jaga Kebersihan Lingkungan Sekolah

Selain aspek akademik, poin yang tak kalah penting yang disampaikan adalah mengenai kebersihan lingkungan. 

Mengingat sekolah sempat kosong selama masa libur, ia mengimbau seluruh warga sekolah untuk kembali menumbuhkan kesadaran menjaga keasrian lingkungan pendidikan mereka.

"Kebersihan adalah bagian dari iman. Mari kita jaga bersama lingkungan SDN Padangdangan 2 ini agar tetap bersih dan nyaman. Jangan membuang sampah sembarangan agar suasana belajar kita tetap sehat," tambahnya.

Upacara perdana ini ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan tradisi bersalam-salaman (halalbihalal) antara guru dan siswa untuk mempererat tali silaturahmi. [kay]

LihatTutupKomentar