Negeri Aman Banget? Saat Polisi Sibuk Urus Catering dan Gizi Rakyat

Kejahatan belum hilang, tapi polisi malah urus dapur dan catering. Ini sinergi negara atau tanda fungsi penegakan hukum mulai kabur? Hehe. Lucu, guys!
Polri tak lagi ngurus kriminal, tapi ngurus MBG

Ada sebuah pertanyaan dari masyarakat: Apakah tidak ada kejahatan di Indonesia sekarang, kok Polri ikut mengurus MBG? 

Pertanyaan itu wajar, bahkan sangat masuk akal. 

Di saat laporan kejahatan masih datang silih berganti—dari pencurian kecil sampai kasus besar—publik justru melihat Polri sibuk mengurus dapur dan catering. 

Seolah-olah negeri ini sudah terlalu aman, sampai urusan perut warga harus ikut ditangani aparat penegak hukum. 

Ironisnya, rasa aman di jalan belum tentu sebanding dengan kerapian sanitasi di dapur SPPG.

Tentu niatnya bisa disebut mulia. Gizi penting, generasi emas perlu disiapkan. 

Tapi ketika polisi lebih sering muncul sebagai pengelola makanan ketimbang penegak keadilan, wajar jika muncul tanda tanya. 

Apakah ini bentuk sinergi luar biasa, atau justru sinyal bahwa fungsi-fungsi negara mulai tumpang tindih karena ada yang tak berjalan semestinya?

Negara idealnya bekerja dengan pembagian peran yang jelas. Polisi fokus pada keamanan.L embaga lain fokus pada pangan dan gizi. 

Kalau semua dikerjakan Polri, pertanyaannya sederhana: siapa yang mengurus kejahatan? 

Atau jangan-jangan, di negeri ini yang dianggap darurat bukan lagi kriminalitas, tapi isi piring. 

Hmm, ayo mikir, bro. Salam waras! [kay]

LihatTutupKomentar
ApoyMadura_20260225_085139617
ApoyMadura_20260225_085139617
ApoyMadura_20260225_085139617
ApoyMadura_20260225_085139617